
Mengikuti puluhan pasukan beastman yang menuju luar kota, dari balik gerbang kota terlihat dua ribu tentara elf sedang berbaris. Pasukan beastman bergabung dengan mereka.
"hmm? Ada beberapa manusia yang ikut bergabung?"
"apa kau yakin mereka bukan si penjelajah dunia yang ikut?"
"aku mengenal pakaian mereka, berbeda denganmu yang tidak pernah keluar dari tempatnya"
"apa maksud-mu!? aku sesekali keluar untuk mengumpulkan bahan penelitian!"
Apa yang terlihat dan dibicarakan oleh Gerald dan Teirin adalah beberapa manusia dengan pakaian pendeta menjadi bagian dalam pasukan yang berbaris.
"lambang itu.. mereka adalah para pendeta dari kerajaan Lorena"
Lambang matahari dan mahkota yang ada disetiap jubah pendeta adalah lambang yang digunakan kerajaan suci Lorena. Puluhan dari pendeta tersebut berbaur dalam barisan kelompok prajurit elf.
Gerald yang telah mengenal Saron ksatria suci Saintess cukup lama dan beberapa kali mengunjungi kerajaan suci Lorena sangat familiar dengan lambang yang dipakai oleh para pendetanya. Sedangkan Teirin yang selalu menghabiskan waktunya dalam penelitiannya dan hampir tidak pernah keluar dari tempatnya, tidak mengetahui lambang yang dipakai oleh kerajaan lain.
Dengan penampilan Teirin yang terlihat seperti manusia burung hantu, setiap orang yang melihatnya akan memaklumi jika mengetahui bahwa Teirin sendiri hampir tidak pernah keluar dari tempatnya dan terfokus pada penelitiannya. Postur tubuh dan penampilannya yang seperti seorang peneliti, telah melekat dan menjadi tampilan kepribadian Teirin sendiri.
"Tannivh, maaf atas keterlambatan kami"
Bastore yang saat ini memimpin pasukan beastman menyapa Tannivh yang memimpin para pasukan elf.
Meski memiliki penampilan ganas dengan tubuh manusi tirex-nya, Bastore bersikap sopan dan lembut dihadapan Tannivh. Seorang elf dengan penampilan sangat tampan dan pakaian elegan yang menambah aura ksatrianya.
Tannivh adalah pemegang posisi ke-dua dari Ksatria Ranting Borneo. Dirkarenakan Astaresee yang telah lebih dulu pergi kegaris depan, Tannivh menjadi satu-satunya ksatria Ranting Borneo yang memegang posisi tertinggi dan menjadi pemimpin pasukan prajurit elf saat ini.
Dibelakangnya, para penatua yang dulu pernah memegang posisi ksatria setiap ibu kota dan kota seluruh elf dapat ditemukan. Bahkan penatua Zulana yang pernah memegang posisi pertama ksatria Ranting Borneo hadir ditempat ini.
"Tidak masalah, kita akan berangkat 10 menit lagi"
"apakah kita masih menunggu kehadiran lain? Pasukan besar telah disiapkan bahkan aku melihat beberapa pendeta Lorena dan prajurit Vestia, apa masih ada yang datang lagi?"
"ya, kami telah mendapat permohonan keikut sertaan dari seluruh kerajaan yang ada diwilayah utara benua utama"
"seluruh kerajaan di wilayah utara?"
"ah, selain kerajaan Moscard tentunya"
Total kerajaan yang berada diwilayah utara dari benua utama terdapat 6 kerajaan. Kerajaan Moscard, kerajaan Suci Lorena, dan kerajaan Vestia adalah kerajaan yang dikuasai oleh ras manusia. Kerajaan Onteral yang dikuasai oleh ras elf, Kerajaan Ronalu yang dikuasai oleh ras beastman, dan terakhir adalah kerajaan Blackrock yang dikuasai oleh ras dwarf.
Wilayah tengah dari benua utama dikuasai penuh oleh kekaisaran dan kerajaan bawahannya. Seluruh wilayah tengah dikuasai oleh kekaisaran dan kerajaan manusia.
Sedangkan wilayah selatan terdapat 2 kerajaan beastman, satu kerajaan dwarf, satu kerajaan manusia dan suku-suku kecil maupun besar yang mendiami wilayah itu.
"peristiwa ini menyebar sangat cepat yang bahkan belum terjadi seminggu"
"ya, itu karena berita yang disampaikan oleh pra pengembara dunia"
"hmph! orang-orang itu. Aku tidak tahu bagaimana cara mereka menyebar peristiwa yang terjadi bahkan dengan jarak yang sangat jauh"
"tetap saja, karena mereka kami mendapatkan bantuan untuk menghadapi makhluk-makhluk itu"
"tentu saja! siapa yang akan diam saja saat mengetahui dunia kita didatangi makhluk dari dunia lain yang akan menjajah!"
Apa yang mereka bicarakan, adalah para pemain yang menyebar berita kedatangan para makhluk dunia Chaos. Dikarenakan siaran langsung Impian, para pemain salah berdiskusi dan menyebarkan berita peristiwa yang sedang terjadi.
Hanya dalam beberapa hari sejak event penyerangan dark elf, dan belum mencapai dua hari sejak letupan mana Ether, rumor telah tersebar luas. Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu hari, peristiwa dari serbuan makhluk Chaos terjadi dan rumor telah didapat keseluruh negri.
__ADS_1
Rumor yang beredar diantara pemain telah didapat oleh para NPC. Peristiwa yang menyangkut ketentraman dunia dari serbuan penjajah mahkluk dunia lain, ditanggapi dengan sangat cepat oleh petinggi kerajaan.
Meminta keikut sertaan dalam penyerbuan kepada kerajaan Onteral langsung dikirim dari setiap kerajaan terdekat. Masalah kali ini sudah tidak lagi menjadi permasalahan satu wilayah saja, tetapi sudah menyangkut masalah keamanan dunia, maka dari itu, setiap kerajaan terdekat meminta keikut sertaan mereka.
"berarti hanya para dwarf yang belum muncul?"
"baru saja dibicarakan, mereka akhirnya datang"
Fluktuasi dari energi sihir terkumpul beberapa meter dari mereka. Muncul dan membentuk portal lubang cacing berwarna putih dengan ukuran yang sangat besar.
Dari sana, setelah portal terbentuk penuh, puluhan orang bertubuh kecil dengan janggut lebat dan otot yang mencuat tidak sesuai dengan proporsi tubuh mereka keluar satu-persatu. Mereka datang dengan penuh gaya dan pamer akan kedatangan mereka ke tempat ini.
"huh! selalu saja pamer dengan alat buatan mereka"
"Ho-Ho-Ho-Ho apa kamu menginginkannya? kami dapat menjual beberapa kepada kalian"
"tidak, terimakasih. Hanya biaya pengaktifannya saja sudah sangat mahal"
Itu adalah teleportasi masal dengan cara membuka portal dimanapun ditempat titik yang telah ditentukan.
Jika sihir teleportasi yang digunakan oleh jendral Georg dari Moscard menggabungkan kemampuan banyak penyihir, atau gerbang teleportasi kota biasa diharuskan selalu menyuplai mana dalam pengoprasiannya, atau portal dunia Chaos yang baru saja Impian lakukan beberapa saat lalu diharuskan memiliki cadangan mana dalam jumlah besar berkat lempengan batu, apa yang dilakukan para dwarf adalah teleportasi masal dimanapun titik baru yang telah digunakan dengan alat ciptaan mereka.
Biaya pengoprasiannya juga membutuhkan mana dalam jumlah besar. Mereka yang terbiasa hidup dalam menambang dan mengumpulkan sumber daya mineral dalam jumlah besar, memiliki pasokan yang hampir tidak terbatas akan sumber batu mana.
Dalam kerajaan lain, batu mana sangat langka dan akhirnya memiliki nilai yang sangat mahal. Para dwarf yang datang dengan portal mereka dan seakan menghambur-hamburkannsumber daya batu mana yang mereka miliki, terbayang pasokan batu mana yang melimpah yang mereka miliki.
"tentu saja kami akan memberikan harga satu paket dengan bahan bakarnya"
"lupakan soal itu, kalian membuka portal diwilayah kerajaan lain. Seberapa besar nyali yang kalian miliki?"
"Hah! jangan salah paham Bastore, tentu saja kami telah meminta izin sebelumnya. Benar, Tannivh?"
Sang dwarf beralih kearah Tannivh dan bertanya.
"ah, maafkan aku, salam ksatria Tannivh dari Ranting Borneo. Kami akan berada dalam perawatan kalian"
"karena semua sudah datang, kami akan memberitahu perwakilan kalian tentang apa yang akan dilakukan"
Tannivh mengumpulkan perwakilan dari seluruh pasukan antar kerajaan yang ikut berpartisipasi.
...----------------...
Ditengah pertempuran melawan monster-monster dunia Chaos yang keluar dari cacing hitam, arah dari jalannya pertarungan sekali lagi berubah. Monster-monster yang keluar tidak ada henti-hentinya.
Level mereka sangat tinggi saat ini bagi para petarung. Satu monster saja sudah setara dengan satu ksatria-ksatria kuat suatu kerajaan.
Monster yang keluar memang berhasil di eliminasi satu-persatu, tetapi stamina dan mana prajurit ada batasnya, sedangkan para monster akan berganti dengan monster baru yang keluar dari lubang cacing seakan tidak ada habisnya.
"Mundur perlahan bagi yang sudah kelelahan! jangan menghadapi lebih dari satu setiap kelompok!"
"pancing mereka berpisah!"
"jangan asal bicara! kita kekurangan tanker disini!"
Para pemain sibuk dan kesulitan untuk bertarung, sedangkan pasukan elf bertarung dengan mengait monster dengan serangan satu-persatu, silih berganti, dan mengandalkan kecepatan mereka. Pemain yang bergerak tidak secepat para elf kesulitan hanya untuk mengikuti.
"dimana bantuan yang ada!?"
"apa pasukan besar yang dikatakan masih belum datang!?"
__ADS_1
"sial, apa kita kena tipu?"
Beberapa pemain sudah mulai ada yang mengeluh. Pasukan saat ini perlahan-lahan dipukul mundur oleh monster-monster yang ada.
Semakin lama waktu berlalu, monster yang muncul dari lubang cacing semakin banyak. Jika dibiarkan saja, lama-kelamaan situasi saat ini akan menjadi bencana bagi para pasukan.
Meski quest dadakan pertama yang mencegah Asmodius datang telah diselesaikan, tetapi quest dadakan kelanjutannya masih ada.
[Quest dadakan]
[Bencana serbuan monster Chaos]
Itu adalah quest yang didapat setiap pemain ditempat ini dan masih bertarung melawan para monster. Meski keadaan menjadi genting dan pasukan kembali dipojikkan oleh situasi saat ini, para pemain tidak segera mundur karena quest yang ada.
Penjelasan quest yang didapat adalah mengeliminasi setiap monster yang keluar dari portal mereka. Sedangkan portal yang terbentuk akan bertahan dengan timer dari sistem yang telah berjalan dan akan tetap terbuka selama 3 hari penuh meskipun lempengan batu sebagai sumber mempertahankan dayanya telah rusak dan hilang saat ini.
Ditahan oleh quest yang ada, para pemain bertahan ditempat ini dan terus berusaha menyerang monster-monster yang ada meski mereka kesulitan saat ini. Quest yang hanya ada dengan batas waktu, tidak ingin mereka sia-siakan walaupun keluhan disana-sini mulai muncul dari mereka.
"HuaHuaHua, minggir kalian orang-orang lemah!"
*Booom!
Teriakan keras tiba-tiba dari sesosok yang memakai armor penuh dan memiliki kulit hitam datang dari belakang dengan kecepatan tinggi dan langsung menghantam monster dengan level 400 lebih. Kapak besar yang dipegangnya menghantam tubuh monster dengan keras yang mengakibatkan monster yang diserangnya terpental beberapa meter hanya dari satu serangan kapak besarnya saja.
"ingin pamer dalam kedatanganmu huh?"
*Shing! Shing! Shing!
Makhluk yang terlihat seperti manusia burung hantu hitam mengepakan sayapnya dan bulu-bulu sayap terbang seperti peluru menghantam monster yang terpukul mundur oleh sikapak besar.
"jangan mengambil mangsaku Teirin!"
*Bommm! Booom!
*Zrash!
Dirinya yang terlihat seperti manusia singa hitam menerjang monster itu dengan kapak besarnya. Menghantam tubuh monster yang telah tergeletak ditanah terus-menerus.
Seperti seorang algojo yang tidak membiarkan mangsanya untuk bangkit kembali.
"jangan menghalangi kami"
Seorang lagi dengan penampilan yang terlihat seperti manusia T-rex hitam dan beberapa puluh orang dengan penampilan beastman hitam berbicara kepada seluruh pemain.
"kalian sudah melihat mangsa kalian sendiri. Berpencar dan habisi mereka!"
Dengan satu perintah, para beastman bergerak kesegala arah, berpisah dengan manusia T-rex hitam dan menyerbu para monster yang terlihat.
"apa? beastman?"
"kenapa penampilan tubuh mereka hitam?"
"kamu tidak tahu informasi dalam wiki? itu kemampuan spesial tingkat tinggi ras mereka"
"jangan hanya terfokus pada mereka, lihat dibelakangmu"
Pemain itu melihat kebelakang dan menemukan ratusan, tidak, mungkin lebih dari seribu prajurit elf telah berdiri membentang dari ujung ke ujung.
Pasukan bantuan telah datang!
__ADS_1
Dibuka oleh para beastman yang langsung menyerbu dengan kekuatan penuh di medan tempur, para prajurit elf yang dikatakan pemain di siaran langsungnya telah terbukti. Kerajaan Onteral telah mengirim pasukan besar prajurit elfnya ketempat ini.
"jangan mengganggu para beastman, serang yang tersisa dan jangan menahan diri. Charge!!"