INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 161 : MELEWATI LEVEL 100


__ADS_3

Situasi perang telah sangat berubah. Dengan fokus dari pertempuran hanya ada pada satu situasi, banyaknya prajurit yang ada menggempur seluruh penyihir gelap yang membuat masalah.


Seberapa kuat-pun mereka, hanya terdapat beberapa orang saja melawan seluruh pasukan gabungan dengan jumlah yang sangat banyak, tidak mungkin para penyihir gelap itu akan bertahan.


Hanya ada dua pilar cahaya hitam yang membantu kemampuan mereka dalam memanggil para undead, antek-antek mereka. Tentu saja, itu membuat kemampuan mereka turun jauh dari yang semestinya.


Jumlah pasukan gabungan tidak hanya serta-merta terfokus pada para penyihir hitam itu, beberapa prajurit, khususnya yang terpusat pada Impian, dengan mudah mengeliminasi para undead tanpa membuat mereka kembali bangkit bahkan setelah dikalahkan.


Memenangkan jumlah dalam pertempuran membuat pekerjaan yang ada menjadi lebih mudah. Impian yang memiliki kemampuan untuk menghilangkan para undead hingga mereka tidak dapat bangkit kembali, berpesta atas exp yang didapatnya.


Kolom exp yang terus-menerus terisi itu membuat level Impian juga terus meningkat tanpa hambatan. Dirinya telah menembuas angka dari level yang seharusnya terhenti sementara sebelum mengambil misi awakening untuk menembus batasan level itu.


"huh? lvl 101!?"


Itu adalah ekspresi keterkejutan Impian saat mengetahui dirinya telah naik level. Padahal level sebelumnya telah mencapai angka 100 dan Impian mengetahui bahwa level akan terhenti sebelum misi awakening dapat diselesaikan.


"konsep level pada kelas biasa? jangan samakan dengan kelas yang kuberikan padamu dengan hal-hal yang remeh bocah!"


Ekspresi terkejut Impian menggelitik Origin untuk menjawabnya. Atas jawaban yang diterima itu, Impian menyadari bahwa semua itu tidak berfungsi atas kelas dari Origin sendiri.


"ho... Itu cukup keren..."


Tentu saja Impian akan mengagumi konsep kelas yang tidak terikat seperti kelas lainnya. Ekspresi heran diawal telah berubah menjadi ekspresi kekaguman akan apa yang ada, tetapi, perlahan-lahan ekspresi wajah Impian kembali menjadi muram, mengetahui atas kenyataan yang ada.


"...jika begitu, bukankah semakin lama akan semakin tertinggal atas kelas ini?"


"apa maksudmu!?"


"coba bayangkan, konsep kelas bagi para pemain, kami, setelah melakukan awakening, peningkatan pada pertumbuhan poin stat akan semakin tinggi, kemampuan yang di dapat, serta peningkatan akan tubuh ataupun pengetahuan yang bertambah. Semakin banyak mereka melewati awakening, maka semakin tinggi pertumbuhan mereka"


Apa yang dimaksud Impian, adalah pertumbuhan akan poin status yang didapat setiap kali level bertambah.


Misalnya saja pada kelasnya saat ini, yaitu kelas Avatar of Origin.


[Perhitungan status dari kelas :


1 Str \= 105 PSY ATK, 25 PSY DEF, 45 HP, 5 CRIT


1 VIT \= 105 PSY DEF, 25 PSY ATK, 251 HP, 8 MGC DEF


1 AGI \= 105 CRIT, 15 EVA


1 DEX \= 105 EVA, 5 CRIT


1 INT \= 105 MGC ATK, 75 MGC DEF, 75 MP


1 WIS \= 289 MP, 50 MGC DEF, 15 MGC ATK]


[Setiap peningkatan lvl :


Penambahan otomatis : 3 STR, 5 VIT, 1 AGI, 5 INT, 2 WIS]

__ADS_1


Perhitungan poin stat maupun peningkatan poin setiap kali naik level akan tetap sama. Sedangkan kelas lain akan semakin bertambah setiap kali mereka melakukan awakening.


Artinya, tidak ada pertumbuhan yang signifikan yang terjadi meskipun level sudah mencapai angka yang sangat besar. Pertumbuhan yang luar biasa memang terjadi di awal-awal level yang ada, tetapi semakin berkembang, maka akan semakin tertinggal Impian dari pemain lainnya meskipun pemain lain itu hanya memiliki kelas yang umum saja.


Dan sayangnya, peningkatan akan awakening hanya dapat dilakukan pada kelas utama saja. Jadi meskipun berbagai kelas luar biasa yang diambil, jika itu menjadi sub-kelas, maka tidak akan mendapat pertumbuhan atas awakening dari kelas tersebut.


Jika dibandingkan dengan kelas-nya yang lain, yang bahkan sudah termasuk dalam golongan kelas tier tinggi, yaitu Ksatria Suci Saintess, memang pertambahannya lebih kecil.


[Perhitungan status dari kelas [magang] :


1 Str \= 30 PSY ATK, 10 PSY DEF, 10 HP, 10 CRIT


1 VIT \= 35 PSY DEF, 10 PSY ATK, 100 HP, 3 MGC DEF


1 AGI \= 30 CRIT, 5 EVA


1 DEX \= 30 EVA, 3 CRIT


1 INT \= 35 MGC ATK, 10 MGC DEF, 10 MP


1 WIS \= 100 MP, 35 MGC DEF, 5 MGC ATK]


[Setiap peningkatan lvl :


Penambahan otomatis : 2 STR, 3 VIT, 3 INT, 1 WIS]


Perbandingannya sangat jauh, dengan kelas Avatar yang menyentuh angka diatas 100 sedangkan kelas Ksatria Suci hanya menyentuh angka 35, tetapi jika kelas Ksatria Suci sebagai kelas utama dan melakukan misi awakening-nya, maka peningkatan jumlah akan dikonfirmasi.


"peningkatan, bukan pertumbuhan! yah.. lagipula, pertumbuhan selalu dibutuhkan bagi makhluk hidup"


"lihat status-mu sekarang! itu bahkan sudah sangat besar! tidak hanya itu, kemampuan dari kelas-ku sudah begitu hebat! jika hanya ingin menambah jumlah stat-mu, cukup cari dengan cara lain"


"cara lain? dengan berlatih setiap saat? huh... itu memang bagus, tetapi menurutku tidak terlihat mengagumkan"


"apa yang kau bicarakan? gunakan kemampuan [The Great One Who's Order The Soul], kenapa harus meningkatkan dengan cara seorang barbar?"


"ah! skill baru!?"


Level telah menyentuh angka 100. Skil dari kemampuan yang terkunci atas kelas Avatar sudah terbuka yang lainnya.


Syarat akan level yang dibutuhkan sudah terpenuhi bagi kemampuan [The Great One Who's Order The Soul]. Kemampuan baru yang berkaitan atas kelas Avatar of Origin.


"memerintah jiwa? lalu apa bedanya dengan [The Great One Who's Order Life]?"


"cari tahu sendiri bocah!"


"cih, dasar pelit!"


"setidaknya, dengan kemampuan baru itu, pertumbuhan stat yang kamu idam-idam-kan akan terpenuhi"


"oh.... aku tidak sabar untuk mengujinya!"

__ADS_1


Saat ini masih ditengah pertempuran, dan tugas Impian masihlah menghabisi para undead yang telah ditahan oleh pasukan termasuk prajurit dwarf. Tentu saja, Impian akan mencobanya langsung pada undead yang ada.


Impian menyentuh undead yang tengah terperangkap oleh jeratan tali yang seperti tambang oleh para dwarf.


-Beberapa detik berlalu... dan tidak ada yang terjadi...


"bagaimana cara kerjanya!"


Impian berteriak saat skil [The Great One Who's Order The Soul] tidak bekerja. Dirinya lupa bahwa skil yang ada tidak diketahui bagaimana cara menggunakannya.


"apa ada yang salah tuan?"


"apa ada yang salah bocah!?"


Aderai, pendeta Lorena yang selalu disampingnya, dan Doranda, ksatria dwarf yang saat ini membantu Impian bersama para bawahannya, bertanya berbarengan. Teriakan Impian saat menyentuh undead, membuat mereka berdua bertanya-tanya apa yang terjadi.


Seharusnya sang undead akan langsung lenyap begitu Impian menyentuhnya. Undead yang telah dilenyapkan akan menghilang sepenuhnya dan tidak akan kembali bangkit, tetapi sang undead yang disentuh Impian tidak terjadi perubahan, malah teriakan Impian yang datang, dan itu membuat Aderai dan Doranda bertanya, apakah terjadi masalah padanya.


"ah, tidak, maaf"


[The Great One Who's Order Life] aktif dan undead menghilang.


"buahahaha, tentu saja kau tidak bisa melakukan apapun pada jiwa yang telah terperangkap pada medium. Dalam hal ini tubuh undead itu sendiri"


Origin berbicara dan menertawakan Impian.


"memangnya kau sang dewa kematian yang dapat berbuat semaunya pada jiwa yang telah terikat, buahahaha"


"katakan lebih awal!"


Merasa seperti dipermainkan karena diledek terus-menerus, Impian menjadi kesal dan berteriak. Aderai dan Doranda yang melihat hal itu kembali bingung.


"tunggu! jika terikat, maka...!"


Serigala besar dengan tubuh yang sudah cacat karena memang sudah menjadi undead, Impian sentuh. Dengan menggunakan [The Great One Who's Order The Life], jiwanya terpisah dari tubuh undead-nya dan rantai dari sihir necromancer itu sendiri hancur sehingga membebaskan jiwa tersebut.


"maaf, tapi kamu akan menjadi makanan untuk pertumbuhan-ku"


Seharusnya jiwa serigala tersebut akan menghilang setelah rantai sihir necromancer terlepas darinya, tetapi Impian kembali memegang jiwa itu dan mengaktifkan skil [The Great One Who's Order Soul]. Jiwa serigala tersebut tidak menjadi menghilang dan malah terserap ke tubuh Impian.


[Anda Menyerap Jiwa Brown Hunt-Wolf level 163]


[Karakteristik Jiwa Brown Hunt-Wolf Terfokus Pada Kecepatan]


[AGI bertambah sebesar 0.0163]


Berbagai pop-up layar transparan muncul satu-persatu pada pandangan Impian. Sekali lagi, kemampuan yang sangat imba telah dimiliki oleh-nya.


"buahaha, I'm Top Of The World.....!"


Tertawa Impian, semakin lama, malah terlihat semakin mirip dengan Origin.

__ADS_1


__ADS_2