INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 93 : ITEM CASH


__ADS_3

Setelah mendengar penjelasan tentang item mall shop, Impian bersama teman - temannya pergi ke tempat bank. Gedung bank tersebar dimana - mana di setiap kota.


Fungsi bank sendiri bermacam - macam, selain tentu saja sebagai pinjam dan simpan coin, tetapi juga sebagai tempat penukaran coin ke dalam uang nyata. Untuk item mall shop yang di sediakan pengembang, pemain hanya bisa melihat - lihat katalok melalui tempat bank.


Itulah sebabnya Impian dkk menuju bank yang ada di ibu kota. Karena hanya di bank saja, pemain dapat membeli item cash yang di jual di mall shop.


"tempat apa itu?"


Saat Impian dan yang lainnya tiba di depan pintu masuk bank, gedung tepat di sebelah bank terlihat sangat ramai. Beberapa pemain terlihat berkumpul dan keluar masuk dari sana.


"itu tempat pelelangan barang. Barang - barang yang di jual oleh pemain di seluruh server dapat di temukan di sana"


"woah, jd bisa menjual barang tanpa terbatas akan wilayah?"


"iya, itu pelelangan khusus pemain"


Togay menjelaskan seluruh informasi. Pekerjaan khususnya pada akun pertama, memberikan banyak informasi mengenai penjualan di dalam game. Hal-hal seperti ini sudah menjadi makanannya.


"apa maksudnya? lalu apa ada pelelangan NPC berbeda?"


"benar, hanya ada di kota-kota manusia dan kota besar saja"


"apa maksudnya di kota ras lain tidak ada sistem pelelangan?"


"tidak ada, entah itu kebiasaan atau istiadat mereka. Barang-barang yang di jual hanya ada di satu tempat dan tidak di lelang"


"muncul lagi rasa penasarannya, kita membeli apa yang kamu butuhkan dulu"


Mendengar itu, IKILUA mengingatkan kepada Impian tujuan aslinya ke tempat ini.


"apa barang cash tidak di perjual belikan di pelelangan oleh para pemain?"


"item cash terikat pada pemain. Mereka tidak dapat menukar bahkan di perjual belikan ke sesama"


"sayang sekali"


Setelah di putuskan, Mereka memasuki bank. Impian menukar banyak dari coin yang dia miliki ke dalam uang asli. Bahkan coin kerajaan yang memiliki nilai tukar lebih tinggi di banding coin biasa, Impian tukar seluruhnya.


Perbandingan penukaran coin, tergantung dari konversi setiap server. 20 coin emas dapat di tukar dengan 1 dolar singapura pada server ini.


Nilainya akan mendapat keuntungan lebih besar kedalam rupiah. Banyaknya coin yang dimiliki Impian sejak saat bermain INK START FANTASI telah menumpuk. Tidak hanya hadiah misi, tetapi juga gaji sebagai calon ksatria suci dan pekerjaan peneliti portal teleportasi telah di dapat.


"ah, mahal sekali hanya untuk membeli kamera"


Melihat katalok harga kamera yang disajikan sistem, harga yang ada mencapai 3/4 dari harga asli di dunia nyata. Artinya, barang yang dijual dihargai tinggi oleh pihak pengembang.


"memang, karena itulah meski game menjadi topik hangat, tetapi video yang beredar tidak terlalu masif"


Untungnya berkat beberapa projek dari pekerjaan yang di berikan sepupunya dan coin yang di kumpulkan Impian hingga saat ini, uang yang dimiliki cukup banyak bahkan dapat membeli dua kamera jika ia mau. Setelah membeli kamera, mereka mampir ke pelelangan untuk memenuhi keingintahuan dari Impian.


Terlihat bahwa rasa penasaran itu begitu tinggi. Mereka bertiga hanya bisa berpasrah diri dan menemani Impian melihat - lihat tempat pelelangan.


Sesampainya disana, hampir sama dengan tampilan mall shop, apa yang ada di bank. Tampilan dari barang-barang pelelangan ditampilkan dalam layar transparan yang terbagi dalam banyak tipe. Barang habis pakai, senjata, armor, bahan baku, skil, dan masih banyak lagi.


Bayangkan jika membeli dari katalok aplikasi belanja online. Hanya saja, sistem bayar yang berlaku adalah tawaran-menawar dengan harga yang lebih besar.


Bahkan, keuntungan yang di dapat atas konversi mata uang yang berbeda dari masing-masing server, memberikan dampak lebih bagi negara yang memiliki 'pdb' rendah. Hal itu juga merupakan salah satu daya tarik bagi pemain di seluruh dunia untuk melakukan transaksi antar dunia.


"apa ada yang tertarik bagimu?"


Melihat Impian dengan asiknya melihat-lihat katalok pada layar transparan, Alice bertanya penasaran.


"haha, masalahnya aku tidak mengerti dengan kegunaan mereka"


Sembari menggaruk kepala belakangnya, Impian menjawab pertanyaan Alice.


"tentu saja begitu, apa kamu lupa Alice? kegemaran dia bermain VRMMORPG bukanlah barang-barang yang ada di game itu sendiri"


"huh~ kamu tidak berubah"


"haha"

__ADS_1


Mendengar kata-kata dari IKILUA dan Alice, Impian hanya tertawa kecil, tidak dapat membalas.


"kalau sudah, kita langsung pergi saja?"


"ayo"


"baiklah"


"hey, tunggu sebentar, aku masih menaruh jarahan kita di tempat lelang"


"Kalau begitu, aku akan pergi ketempat skil ksatria untuk merekam isi manuskrip. Kita ketemuan saja di portal teleportasi."


""baiklah""


"oke"


Impian-pun pergi meninggalkan mereka bertiga di dalam gedung pelelangan. Berjalan kembali ketempat ruang skil ksatria Lorena.


Tidak butuh waktu lama untuk menuju ruang skil ksatria. Jarak antara gedung pelelangan dan tempai ini hanya berkisar 10 menit berjalan kaki.


Sesampainya di depan pintu masuk ruang skil ksatria, Impian melihat NPC pemandu sebelumnya.


"tuan Impian. Apa ada yang bisa saya bantu lagi?"


"ah, tidak, aku ingin kembali menghafal manuskrip skil dengan cara orang-orang seperti-ku"


...----------------...


Di tempat pelelangan sendiri, Togay masih memilah-milah barang yang akan dijual di dalam pelelangan. Itu semua adalah jarahan yang di dapat semenjak ia bersama Impian.


Hasil jarahan dikumpulkan dan ditumpuk oleh Togay seluruhnya. Dikarenakan akun utama Togay yang merupakan kelas pedagang dan cukup terkenal hingga IKILUA tahu, Impian mempercayakan hasil jarahan untuk dijual oleh Togay.


"banyak sekali barang yang kamu punya gendut!?"


"ini bukan cuman hasil yang kudapat, barang-barang jarahan yang Impian dapat juga ada padaku"


"apa kamu berniat menjual semuanya?"


"tidak dewi Alice, hanya sebagian barang saja. Aku punya tempat-tempat yang istimewa untuk menjual barang lainnya"


"bahkan hanya menjual sebagian masih sebanyak ini?"


Mendengar jawaban Togay atas pertanyaan Alice, IKILUA sontak tercengang melihat banyaknya barang yang telah di posting dan Togay mengatakan bahwa itu hanya sebagian saja.


"ya, kami sempat mendapatkan banyak jarahan saat pengawalan Saintess"


Tidak hanya jarahan dari bandit-bandit dan pengawal putri baron Ansilon, tetapi juga hadiah baron Ansilon dan monster-monster yang menyerbu di tengah pengawalan. Itulah sebabnya Togay memiliki banyak barang bawaan di dalam inventory-nya.


"baiklah, kurasa itu sudah semua. Kita pergi ke portal?"


"ayo"


"aku masih terpana dengan jarahan yang kalian miliki"


"sudahlah elf, kamu harusnya sudah melihat kehebatanku"


"itu semua bukan hanya barang jarahanmu!"


"ya, ya, ayo kita pergi"


"sialan, kenapa jadi dia yang begitu sombong?"


"hihihi, kali ini kamu yang kalah"


"Alice..."


Akhirnya mereka meninggalkan gedung pelelangan dan menuju portal teleportasi untuk bertemu dengan Impian.


Sesampainya disana, mereka telah melihat Impian berdiri sendiri. Terlihat beberapa prajurit memberi hormat sesekali saat melihat Impian.


"wow.. kamu bahkan dihormati oleh mereka"

__ADS_1


"haha yah..."


"sudahi sifat naif-mu, ayo pergi?"


"ayo"


Mereka menuju penjaga portal teleportasi untuk membayar biaya transport dan memberitahukan tujuan mereka.


"ah, tuan, anda tidak perlu membayar. Anda dapat menggunakan dengan bebas portal teleportasi disetiap kerajaan Lorena"


"benarkah? terimakasih kalau begitu"


"ya, apakah mereka bawahan anda? tidak perlu ikut membayar jika mereka bersama anda"


"ah, iya, mereka bertiga bawahanku"


"baiklah, silahkan lewat tuan"


Mendengar apa yang dikatakan oleh prajurit penjaga portal teleportasi, Togay, IKILUA, dan Alice tertawa kecil. Hak istimewa yang dimiliki Impian membuat mereka merasa diuntungkan karenanya.


"siapa mereka?"


"tidak perlu membayar biaya penggunaan portal?"


"woah, mereka pasti orang penting"


"bodoh, apa kamu lupa pemain yang ikut mengawal Saintess?"


"ah, pemain ksatria suci"


"ya, lihat dua orang itu"


"irinya.. karena mereka berdua, dua lainnya tidak perlu membayar biaya"


"cepat kirim permintaan teman, siapa tahu kita juga bisa dekat dengan mereka berdua"


"bodoh! mana mungkin mereka membuka permintaan pertemanan"


"ya... mereka pasti menutupnya"


"ah, aku diterima!"


"aku juga!"


"apa!? kok bisa!?"


"sial! dia menutupnya sekarang!"


"hahaha, cobalah sebelum kamu mengetahuinya! aku akan mencoba mendekatinya!"


"sial...."


"ah, dia menendangku dari pertemanan..."


"HAHAHAHA rasakan!"


Ditempat lain, Impian merasa kesal dengan banyaknya permintaan pertemanan yang silih berganti dari pemberitahuan sistem.


"kenapa?"


Melihat Impian yang seperti itu, Alice bertanya kepadanya.


"banyak permintaan teman..."


"tolak saja mereka, matikan permintaan pertemanan dari pengaturan. Mereka hanya mencoba memanfaatkanmu"


Alice memberitahu Impian yang merasa terbebani karena hal tersebut. Ketenaran yang Alice miliki, sudah membuatnya terbiasa akan hal itu. Impian yang belum pernah seperti ini sebelumnya, terlihat kesulitan karena banyaknya permintaan pertemanan yang muncul silih berganti.


Setelah diajari oleh Alice, Impian mematikan sistem permintaan pertemanan dari orang-orang yang tidak dikenalnya, dan membuang orang-orang yang sebelumnya ia terima karena tidak mengetahui siapa mereka.


Pemain yang sebelumnya senang karena permintaan pertemanannya telah di terima, terlihat sedih karena langsung di 'kick' oleh Impian.

__ADS_1


__ADS_2