INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 106 : KESEPAKATAN


__ADS_3

Tempat lain, diluar istana kerajaan Onteral. Togay, Alice dan kedua elf bersaudara sedang melihat-lihat ibu kota.


Jix, sang reporter ternama di wilayah asia tenggara, memutuskan untuk berpisah. Ia berpisah dengan yang lainnya untuk mencari berita baru setelah diberitahu oleh Impian, dimana Impian dan IKILUA membutuhkan waktu untuk keluar dari tempat mereka berada.


Jix telah dikabari oleh Impian sendiri jika dirinya telah keluar dan akan memberikan video hasil rekamannya untuk dijadikan berita. Karena itulah, saat ini hanya ada mereka berempat disini.


Berbeda dengan kerajaan suci Lorena ataupun kerajaan Moscard, tepatnya kota H'rden. Ibu kota kerajaan Onteral lebih seperti taman bermain out bound dengan bangunan-bangunan terbuat dari kayu.


Bahkan setiap bangunan yang ada, akan selalu ada karangan bunga atau bahkan bunga-bunga itu sendiri yang tumbuh dari tanaman yang merambat dibagian-bagian tertentu bangunan. Hal tersebut menghiasi tipe bangunan itu sendiri dan membuatnya lebih indah untuk dipandang.


Tidak hanya pemain elf yang terlihat bolak - balik disetiap penjuru jalan, tetapi beberapa pemain dengan ras bestman dan bahkan ras manusia bisa dilihat. Para NPC elf terlihat tidak masalah dengan keberadaan pemain dengan ras manusia di kota mereka.


Hal tersebut terlihat cukup aneh bagi yang memandang. Perseteruan mereka sebelumnya dengan kerajaan Moscard yang merupakan kerajaan manusia, membuat perselisihan antara elf dengan manusia menjadi lebih intens.


Akan wajar bagi para elf jika mereka membenci manusia, tetapi dari pandangan ini, sepertinya mereka baik-baik saja dengan para pemain yang memiliki ras mereka sebagai manusia. Lalu bagaimana mereka tahu perbedaan pemain dan kaum penghuni dunia ini?


NPC tidak bisa membedakan mana pemain dan mana kaum mereka sendiri, hal itu berbeda dengan pemain yang dapat membedakan dengan dot hijau diatas kepala pemain. Apa mereka melihat melalui tingkah pemain yang berjalan-jalan seenaknya atau tingkah pemain yang selalu mencari-cari misi dari penduduk?


Apapun itu, setiap elf di ibu kota kerajaan Onteral sepertinya baik-baik saja menemui pemain denag ras manusia. Beberapa dari mereka bahkan bercengkrama dengan pemain ras manusia, hal itu juga yang dilakukan oleh Togay dan Alice, mereka tidak terlalu kesusahan untuk berbicara dengan penduduk kerajaan Onteral meski mereka memiliki ras manusia pada karakter mereka.


"Bisakah kita berbicara sebentar Alice? dan teman dari Impian?"


Sesaat mereka sedang menikmati suasana ibu kota kerajaan, tiga orang yang memiliki dot hijau diatas kepala mereka menghampiri rombongan Alice. Para pemain itu bertanya dengan sopan untuk meminta waktu Alice dan Togay.


"apa yang ingin kalian bicarakan?"


"oh... lambang itu, kalian dari guild Higienis ya?"


Alice membalas yang di ikuti dengan Togay memberitahu latar belakang ketiga pemain dilihat dari jubah dan logo di dada kiri mereka. Lambang telapak tangan terbuka dengan empat bintang yang mengelilingi telapak tangan tersebut, merupakan lambang dari guild Higienis.


Guild yang terkenal tinggi dan guild pemain yang menguasai kerajaan Onteral. Hampir tidak ada saingan sama sekali bagi guild para pemain yang dapat menyaingi guild Higienis dikerajaan Onteral.

__ADS_1


Basis yang sangat kuat bagi sebuah guild pemain tanpa satu-pun saingan didalam sebuah kerajaan. Bahkan guild yang cukup berperan tinggi dalam penyebab peperangan antara kerajaan Onteral dan Moscard.


"Bisakah kita mencari tempat nyaman terlebih dahulu untuk berbicara?"


"pimpin jalannya"


Setelah mendapat persetujuan dari Alice, mereka berpindah ketempat yang pebih nyaman untuk saling berbicara. Mereka memilih restoran yang cukup terkenal di ibu kota dan tempat yang dapat di pesan dalam ruang private sehingga tidak ada yang mengganggu.


"perkenalkan kami, seperti yang telah kalian ketahui, kami merupakan anggota guild Higienis. Nama saya Nifelheim, wakil pemimpin guild Higienis. Yang disebelah kanan saya Orderon, kapten pertama divisi penyerangan kami"


"saya Orderon, kapten pertama divisi penyerangan guild Higienis"


"disebelah kiri saya Momuska, kepala pengembangan guild Higienis"


"salam kenal"


"saya akan langsung ke intinya. Kami mendapat kabar bahwa salah seorang yang bersama denganmu mendapatkan undangan lansung dari sang raja dan kalian yang bersama dengannya memasuki istana bersama"


Informasi yang di dapat saat dimana tidak ada seorang pemain-pun yang dapat menemui raja elf di istananya secara langsung, membuat mereka mau tidak mau mengambil tindakan untuk mencari kebenaran hal itu sendiri. Tidak main-main dalam pencarian informasi tersebut, orang nomer dua dalam guild Higeinis melakukannya secara langsung.


"itu benar, lalu?"


"sebagai guild yang memegang kekuasaan tertinggi di wilayah ini, kami ingin mengetahui cara yang ada. Katakan saja biayanya, kami akan memenuhi berapapun harga yang kalian tawarkan"


Sebagai guild nomer satu di kerajaan Onteral, kata-kata dan pernyataan penuh arogan di keluarkan oleh Nifelheim. Sebagai orang kedua dalam guild besar sepertinya, sifat dan tindakan yang dimiliki memang wajar dengan apa yang ditunjukannya.


Mendengar pernyataan dan penawaran dari Nifelheim, wajah Alice menjadi berkedut dan terlihat kesal. Apa yang ditunjukan Nifelheim saat ini, terasa seperti merendahkan dirinya dan mereka yang bersama dengannya. Tiba-tiba tangan Togay memberi isyarat kepada Alice untuk dia saja yang menanggapi.


"tidak masalah untuk itu, tetapi kesempatan yang kami dapat mungkin tidak sejalan dengan cara yang kalian pikirkan. Informasi yang diberikan akan menjadi alasan kalian untuk tidak menepati kata-kata yang baru saja kamu ucapkan"


Mendengar Togay berbicara seperti itu, Alice malah menjadi kesal terhadapnya. Togay memang seorang pedagang dan tawaran yang di keluarkan oleh Nifelheim memang menguntungkan, tetapi apa memang harus merendah begitu saja hanya untuk uang?

__ADS_1


Berbeda dengan apa yang seharusnya menjadi secercah kesenangan, dimana Alice yang tidak senang dengan pernyataan Togay, seharusnya Nigelheim dan kedua kawannya akan merasa senang. Sayangnya, kata-kata yang dikeluarkan Togay malah di anggap sebagai provokasi atas pernyataan mereka sendiri.


Ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi kepada pemain bahkan dalam pertemuan seorang pemimpin negri. Hanya karena satu dua orang dapat melakukan hal tersebut, belum tentu orang lainnya dapat melakukan hal yang sama.


Hal itu juga yang menjadi makna dari perkataan Togay. Informasi yang mereka minta dapat diberikan oleh Togay, tetapi bayangan akan cara yang kemungkinan mereka sendiri tidak dapat lakukan, akan menjadi alasan dimana Nifelheim sendiri akan mengingkari janjinya dalam memberi pembayaran atas informasi yang diberikan.


"apa maksudmu!?"


"jangan merendahkan guild kami! jika orang seperti kalian saja bisa, kau pikir kami tidak akan mampu melakukan hal tersebut!?"


Dua orang yang berada di sisi Nifelheim membalas sengit kata-kata Togay. Mereka tidak terima bahwa mereka sebagai anggota guild nomer satu dikerajaan Onteral tidak dapat melakukan hal yang sama dengan apa yang mereka lakukan.


Akan tetapi, Nifelheim sendiri kebalikan dengan dua orang itu. Dirinya tidak marah dan terpancing atas kata-kata Togay. Dia saat ini berpikir dan merenungkan apa yang telah di ucapkan Togay.


Seseorang yang menjadi wakil pemimpin dan penasehat guild nomer satu di kerajaan ini memang berbeda. Berbagai kemungkinan yang ada akan selalu dipikirkannya dan tidak mudah terpancing akan kata-kata lawan bicaranya.


"kalau begitu, berapa harga informasi yang kalian tawarkan atas informasi itu? Aku akan membayar 50% dimuka sebagai kepercayaan kalian atas transaksi ini"


"wakil pemimpin!?"


"tuan Nifelheim!"


Mendengar kata-kata Nifelheim, kedua orang yang bersamanya tercengang. Wakil pemimpin mereka mengalah dan menawarkan tawaran yang lebih menguntungkan lawan kesepakatannya.


Ada beberapa hal yang kemungkinan terjadi, meski salah satunya seperti yang dijabarkan sebelumnya, hal lain yang tidak diinginkan dapat tercipta. Kerugian akan informasi yang diberikan dari Togay dimana hasil informasi itu tampak tidak berguna oleh mereka dan pembayaran telah diserahkan meski sebagian, itu tetap menjadi kerugian pihak Nifelheim.


Masih ada kerugian lainnya yang bisa saja terjadi, informasi palsu dan lebih tidak berguna untuk mereka yang telah menawarkan harga dan membayar setengahnya dimuka. Kedua hal ini akan merugikan mereka dan bisa saja dilakukan oleh Togay.


Maka dari itu, kedua orang disamping Nifelheim yang mendengar penawaran lain dari Nifelheim itu sendiri dan lebih menguntungkan pihak lain, membuat mereka terkejut. Hasil yang didapat bisa saja tidak menguntungkan mereka sama sekali.


"apapun informasi yang didapat, mendengar langsung dari orang yang telah melakukannya tidak akan buruk untuk kita. Aku juga yakin mereka tidak akan berbohong dalam memberitahu informasi dalam kesepakatan"

__ADS_1


Nifelheim menjelaskan kepada kedua orang disampingnya dan kata-kata terakhir yang terucap, lebih di tegaskan kepada pihak Togay.


__ADS_2