
"jika seperti ini dia akan kalah"
"Amelia"
Pertarungan antara malaikat bersayap hitam dan Impian masih berlangsung.
Serangan Impian yang mengenai tubuh malaikat bersayap hitam telah mengurangi bar kesehatan malaikat hingga bar kesehatan malaikat telah turun sebanyak 35%.
Impian sendiri juga telah banyak kehilangan kesehatan akibat serangan dari malaikat bersayap hitam. Berkali-kali sihir penyembuhan dari Kiara menyembuhkan kesehatan Impian yang berkurang.
Dengan sihir penyembuhan Kiara, Impian masih dapat melakukan pertarungan dengan malaikat bersayap hitam.
Meski Impian masih terus bertarung, kelelahan mulai terlihat dari cara Impian bernafas.
Stamina yang di miliki tidak dapat membuat Impian bertahan dalam pertarungan yang lama melawan malaikat bersayap hitam.
"aku tahu! sangat di sayangkan bagi orang terpilih kalah di lantai terakhir"
Amelia dan Kiara berdiskusi dan menyetujui saran dari Kiara hanya dengan beberapa kata.
Tubuh Kiara menghilang menjadi butiran-butiran cahaya dan terlihat memasuki tubuh Amelia. Mata Amelia berubah menjadi emas dan terlihat sedikit memancarkan cahaya yang keluar dari matanya.
Amelia melaju kearah Malaikat bersayap hitam yang sedang bertarung dengan Impian. Tongkat yang selalu di pegangnya terselimut bara api yang melayang-layang menyelimuti tongkat.
Tongkat api melayang ke arah kepala dari malaikat bersayap hitam.
Melihat tongkat api mengarah padanya, malaikat tersentak dan menggerakan sayap hitamnya untuk menghalau.
Impian tidak melewatkan kesempatan yang ada dan mengayunkan pedangnya ke tubuh malaikat bersayap hitam.
-112
Malaikat bersayap hitam terbang menjauh mengambil jarak antara dirinya dengan Impian dan Amelia.
"apa yang kamu lakukan?"
""mode ini tidak akan bertahan lama, terus serang""
Terdengar dua suara secara bersamaan dari kata-kata Amelia yang sedang berbicara. Seakan dua Amelia sedang berbicara sekaligus dari satu mulut yang di miliki.
Setelah mengatakan itu, Amelia kembali berlari kearah malaikat bersayap hitam yang menjauh. Melihat hal itu, Ipian mengikuti dari belakang.
Malaikat bersayap hitam menghunus pedangnya kearah Amelia yang sedang menuju tempatnya berada.
-978
Amelia tidak menangkis atau meghalau serangan pedang malaikat dan tetap mengarahkan tongkat yang di selimuti api itu kearah wajah malaikat tersebut.
[Fire Hammer]
-230
Ledakan tercipta dari ujung tongkat dan wajah malaikat bersayap hitam.
[Heal]
+500
Seakan sihir yang bekerja dari satu orang memiliki dua pemikiran, Amelia juga merapalkan sihir penyambuhan ke dirinya sendiri saat memegang pedang malaikat bersayap hitam.
Impian tidak tinggal diam dan mengarah kesamping dari tubuh malaikat dan menyerang sayap yang entah bagaimana membentang setelah ledakan di terima tepat di wajahnya.
[Aura Slash]
-648
[Triple Thrust]
-242
-252
-272
-124
-154
-174
-183
__ADS_1
-214
Menyerang pada tempat yang sama secara terus-menerus Impian lakukan, yang entah mengapa, serangan yang di berikan oleh Impian terus bertambah besar karena menyerang di satu titik.
Malaikat yang terkena serangan besar terus menerus dari Impian mencoba menyerang Impian.
Sayangnya, setiap kali malaikat mengalihkan pandangan dari Amelia, Amelia akan melancarkan serangan ledakan terus menerus kepada malaikat tepat di wajahnya.
Pedang malaikat yang di gunakan akan selalu di tahan oleh Amelia setelah di hunuskan dan Amelia yang tidak memperdulikan kerusakan yang di sebabkan oleh serangan pedang dari malaikat.
*ZRASH!
-2956
[serangan yang di berikan menyebabkan serangan kristis pada tubuh]
[tambahan damage sebesar +245187]
-248143
Sayap hitam dari malaikat terputus setelah di serang terus menerus oleh Impian.
*KYAAAAAA
Darah merah bercucuran keluar saat sayap hitam malaikat terputus dari tubuhnya.
[FALLEN ANGEL : LUST OF ITERIA mengalami pendarahan]
[kesehatan FALLEN ANGEL : LUST OF ITERIA akan berkurang 10-20 setiap detik]
Masih tidak seberapa jika di bandingkan dengan seberapa HP total yang dimiliki malaikat bersayap hitam ini, tetapi sekecil apapun damage yang ada akan sangat berarti untuk Impian saat ini.
Malaikat terlihat marah dan menyerang Impian dengan pedangnya seakan tidak lagi memperdulikan serangan Amelia.
Melihat malaikat yang ingin menyerang Impian dengan pedangnya, Amelia menabrakkan dirinya kearah tangan yang memegang pedang dari malaikat.
-972
""[Flame Burst]""
-324
Amelia tidak menggunakan sihir penyembuhan seperti sebelumnya malah menyerang balik dengan sihirnya.
""KYAA""
Tubuh Amelia terbang menjauh beberapa langkah dari tubuh malaikat bersayap hitam.
""APA YANG KAMU LAKUKAN!?""
"apa!? jika ingin bunuh diri, maka jangan lakukan! kembali ke mode sebelumnya!"
Amelia yang memarahi Impian, di marahi balik oleh Impian sambil beradu pedang dengan malaikat bersayap hitam.
""...jika dengan caramu, kamu akan kalah""
"lalu apa? jika kalah ya sudah"
Amelia melaju kembali menuju malaikat bersayap hitam dengan mengayunkan tongkat api-nya.
"wh-"
""kebanggaanku tidak membiarkan itu terjadi nak""
"..."
""tolonglah... kami berharap dapat melihat yang terpilih menyelesaikan menara persidangan sepenuhnya""
Impian bergelut dengan pemikirannya sendiri, tetapi melihat wajah yang di tunjukan oleh Amelia, Impian membisu seribu bahasa.
"...sial!"
Setiap kali malaikat akan menyerang Impian yang tidak bisa di hindari, Amelia akan masuk dan menginterupsi serangan malaikat bersayap hitam.
Impian yang sudah bisa dengan bebas menyerang malaikat terus-menerus, mengurangi bar kesehatan dari malaikat bersayap hitam yang terjun bebas dengan pasti.
Malaikat yang terus di interupsi oleh Amelia, tidak dapat mengeluarkan satu skill pun yang dimilikinya terhadap Amelia dan Impian yang menyerangnya terus menerus.
HP malaikat telah terkuras dan menyisakan 30% dari total keseluruhan yang dimilikinya.
Energi hitam mulai menyelimuti tubuh dari malaikat.
__ADS_1
[Fallen Angel memasuki fase mengamuk]
[serangan dan kecepatan Falen Angel meningkat pesat selama 1 menit]
[pertahanan Falen Angel menurun selama 1 menit]
Amelia terpental jauh dari kekuatan serangan malaikat dan malaikat menyerang Impian berturut-turut dengan kecepatannya yang bertambah.
Impian tidak dapat menyerang balik dan akibat serangan beruntun yang di lancarkan malaikat terhadapnya.
"AMELIA, CARIKAN PERISAIKU!"
Impian berteriak dan fokus hanya untuk menahan serangan malaikat agar tidak secara langsung mengenai tubuhnya.
""NAK!""
Perisai terbang ke arah Impian karena di lempar oleh Amelia. Mengambil perisai yang datang, Impian menggunakan armor penuhnya yang di simpan dalam investaris miliknya.
Dalam permainan, pemain tidak perlu memakai satu persatu pakaian yang tersimpan dalam inventaris mereka. Pakai akan langsung terpakai di tubuh saat kolom pakaian di dalam investaris di pilih untuk di pakai pemain.
Akibatnya, Impian memakai armor penuhnya meski di sela-sela dalam pertarungannya dengan malaikat bersayap hitam.
Kecepatan dari malaikat yang bertambah dan serangan yang lebih berat karena telah memasuki mode mengamuk, membuat Impian mau tidak mau berfokus untuk pertahanan.
Impian akan menggunakan skill [Guard] hanya pada serangan dari malaikat yang terlihat paling kuat saja. Pertahanan yang telah bertambah besar dari perisai yang di pegang dan armor penuh yang di kenakannya, meski damage serangan masih ada, tetapi Impian masih dapat menerima damage serangan yang masuk dan tidak membunuhnya.
Amelia akan sesekali melemparkan skill penyembuhan kepada Impian dan sesekali melempar mantra bola apinya kepada malaikat.
Dengan cara seperti itu, malaikat yang telah masuk kedalam mode mengamuknya dapat di tahan oleh Impian.
Satu menit telah berlalu dari durasi mengamuk malaikat dan malaikat menjadi diam membeku berlutut di tempatnya.
""SEKARANG 'NAK! SERANGAN PENUH!""
Amelia berteriak setelah melihat keadaan malaikat yang telah keluar dari mode mengamuknya dan berlari kearah malaikat yang membeku di tempat.
[Shield Bash]
-475
Impian melancarkan serangan dengan skill perisainya kepada malaikat, kemudian melepas perisai dan armor penuhnya kembali untuk menyerang dengan kecepatan dari pada serangan besar yang lambat.
setiap kali Impian berhasil menjatuhkan serangannya secara langsung, damage yang di berikan lebih besar dari biasanya.
Serangan terus menerus dari Impian dan Amelia kepada malaikat bersayap hitam membuat kesehatan malaikat bersayap hitam mencapai 0 dan menghilang ke ketiadaan.
[FALLEN ANGEL : LUST OF ITERIA di kalahkan]
[seluruh poin status bertambah 10]
[HP, MP, STAMINA, dan COOLDOWN SKILL direset ulang]
[Perlengkapan yang di berikan akan di tarik kembali]
[seluruh skill yang di berikan akan di tarik kembali]
[Selamat, Menara Persidangan telah di selesaikan sepenuhnya]
[Dalam 60 detik, anda akan di pindahkan]
Impian jatuh ke tanah setelah berbagai pengumuman dari sistem muncul di hadapannya.
""terimakasih 'nak, kami bangga terhadapmu""
"apa yang kamu bicarakan? justru aku yang harusnya berterimakasih. oh, ngomong-ngomong, dimana Kiara?"
""disini""
Amelia menunjuk dirinya menjawab pertanyaan dari Impian.
"a... bergabung?"
""ya, ini salah satu skill dari Kiara""
"wow... lalu kenapa tidak kembali?"
""jika skill telah di aktifkan, Kiara akan selalu berada di tubuh ini""
Impian hanya bisa melihat dan membuka dan menutup mulutnya dengan pernyataan Amelia.
""tidak perlu khawatir, kami akan kembali seperti semula saat orang terpilih selanjutnya datang ke menara ini""
__ADS_1
"syukurlah"
Hitungan dari 60 detik yang di berikan sistem sebelum memindahkan Impian ketempat lain telah mencapai 0 dan tubuh Impian perlahan-lahan menghilang dari tempatnya.