
Didalam gereja dari desa Keoropi, kerajaan Suci Lorena.
Ruangan yang terdapat pintu penghubung antara dunia nyata dan menara persidangan. Dengan penuh dekorasi dan daun pintu dimana terbuat dari air yang mengambang tegak.
Sinar terang perlahan-lahan menyelimuti pintu tersebut.
Tanpa celah sedikitpun, pintu tersebut akhirnya terselubung dari sinar yang menyala tersebut.
"gerbang telah menyala, cepat laporkan kepada pastor Pe'rgi!"
Salah seorang pendeta yang menjaga tempat tersebut memberi perintah kepada rekannya di samping.
Tidak lama setelah temannya tersebut pergi, 'ia kembali dengan membawa pastor Pe'rgi di sampingnya.
"apakah 'ia akan kembali?"
Pastor Pe'rgi menunggu di depan pintu seakan menunggu seseorang akan kembali dan keluar dari pintu yang ada di hadapannya.
10 menit...
30 menit...
1 jam...
"kenapa tidak ada yang keluar?"
Salah seorang pendeta yang menunggu bersama pastor Pe'rgi memecah kesunyian dari keheningan menunggu di depan pintu tersebut.
"apa yang terjadi? apakah orang tersebut sudah keluar sebelumnya?"
"tidak pastor... saya menjaga tempat ini dan mengamati pintu setelah menyampaikan kepadanya untuk memberitahumu"
"aneh..."
"...."
"...."
Ya, setelah menunggu beberapa saat, tidak ada satu orangpun yang muncul dari pintu tersebut. Seakan kepercayaan mereka kepada pintu yang telah bersinar menandakan bahwa seseorang akan datang dari pintu tersebut semuanya bohong.
"kalau begitu, tetap amati ruangan dan menahan orang yang akan datang, suruh 'ia temui aku. katakan kepada mereka yang akan menjaga tempat ini setelah kamu"
""baik pastor""
...----------------....
Suatu tempat yang jauh, berda di pegunungan berbatu, kota dari kerajaan Moscard yang memiliki nama kota H'rden.
Kota perbatasan yang menghubungkan wilayah manusia dari benua selatan dan wilayah kekuasaan ras elf. Seharusnya banyak dari pemain yang memilih ras elf sebagai karakter mereka berlalu lalang di kota ini.
Sayangnya, dari masalah yang terjadi akhir-akhir ini, pemain elf tidak lagi di temui di kota ini.
"sangat sulit untuk menjalankan misi saat ini"
__ADS_1
"benar, semua ini gara-gara mereka"
Di dalam bar yang penuh sesak dengan NPC dan pemain di dalamnya, percakapan antara 3 pemain yang sedang menikmati bir mereka dapat di dengar.
"misi yang ada semua tentang perang, akan sulit bagi pemain seperti kami"
"apa kalian ingin pindah ke kerajaan lain?"
"apa kamu ingin pergi dari kerajaan ini?"
"cukup mahal untuk pergi antar kerajaan kau tahu?"
"setidaknya lebih baik dari pada tetap tinggal di kerajaan ini"
"yah, aku memiliki tabungan coin cukup untuk pindah ke kerajaan suci Lorena"
"apa kamu ingin pergi kesana?"
"ya, kudengar tempat itu aman dari perang"
Semenjak terjadinya perang antara guild Koskolo yang berafiliasi dengan kerajaan Moscard dan guild Higienis yang berafiliasi dengan kerajaan Onteral tempat dimana ras elf mendirikan kerajaannya, akhirnya perang merambat antara dua kerajaan tersebut.
"aku mendengar bahwa guild Koskolo menculik elf yang ada dan menjualnya ke pedagang budak"
Obrolan lain di lain meja terjadi percakapan berbeda antara pemain di sana.
"ya, itu yang menjadi alasan kerajaan Onteral marah besar dan terjadi pertempuran di sana-sini"
"aku tidak tahu"
"tapi kerajaan Onteral beraliansi dengan kerajaan duarf dan kerajaan beast"
"apakah akan terjadi perang antar ras?"
"huh~ perang selalu terjadi di dunia manapun"
"aku ingin pindah ke kerajaan suci Lorena"
"ya, kurasa pilihanmu yang paling masuk akal"
Akibat adanya perang yang berlangsung akhir-akhir ini, banyak pemain dari kedua kerajaan Onteral dan Moscard memutuskan untuk bermigrasi ke kerajaan suci Lorena.
Meski begitu, masih banyak pemain yang memutuskan untuk tinggal karena perang sangat menguntungkan untuk mereka.
Mulai dari pemain yang suka bertarung dan menaikan level mereka dari perang, hingga pemain kerajinan dimana hasil pekerjaan mereka banyak di beli oleh orang-orang yang berperang.
Perlengkapan senjata dan Armor dalam INK FANTASI sangat sulit di koleksi. Monster tidak begitu saja menjatuhkan perlengkapan.
Pemain harus memilih-milih untuk mencari monster yang membawa senjata atau memakai armor untuk mendapatkan perlengkapan monster tersebut.
Sedangkan dungeon hanya memberikan orang pertama yang menyelesaikannya dan memberikan hadiah perlengkapan senjata maupun armor.
Pemain lebih sering membuat atau membeli langsung dari NPC yang menjual peralatan.
__ADS_1
Maka dari itu, Pengrajin senjata akan mendapatkan untung besar dari pesanan-pesanan perang yang datang.
...----------------....
"Iki, bagaimana hasilnya?"
"meski terdapat barak-barak yang terbentang, tidak di temukan kecurigaan tawanan elf"
Seorang pria dengan ras elf dan wanita dengan ras vampir sedang berdiskusi dari pekerjaan mereka yang memantau pasukan Moscard yang sedang berkemping di depan mereka.
"kita harus menunggu informasi dari Michel dan Jackfruit"
"kalau begitu mari kita kembali"
Mereka berdua adalah IKILUA dan Alice, teman dari Impian yang berada di guild ALITHREA. Mereka sedang menjalankan misi pengintaian.
Kalian tahu sendiri, bahwa ras dari IKILUA adalah ras elf dan kerajaan elf saat ini sedang berperang dengan kerajaan Moscard.
IKILUA bersama yang lainnya mengambil misi pengintai, sebab akan sangat sulit untuk pemain saat ini untuk terlibat langsung dalam perang yang terjadi. Level dari pemain masih di batasi oleh pihak INK FANTASI dan akan ada perbedaan besar dengan para NPC yang terlibat dalam perang langsung.
Mendengar perkataan Alice, IKILUA setuju dan memutuskan untuk kembali ke tempat berkumpulnya mereka yang menjalankan misi pengintai bersama.
Sesaat, dalam perjalanan kembali mereka melewati rimbunan pohon yang menghiasi hutan yang ada, sesosok manusia bertubuh besar berdiri di hadapan mereka.
"Alice!"
IKILUA memberi isyarat kepada temannya dan berhenti tepat beberapa meter dari manusia besar tersebut.
"kukira siapa... The Green Wind dan Si Cantik Alice..."
"ugh..."
"Gorila!"
"hai Alice, maaf saja, tapi ini semua karena misi perang"
Beberapa orang lagi muncul di belakang dan samping manusia besar itu yang di sebut Gorila oleh Alice. Mereka berdua di sergap di tengah pengintaian misi yang mereka lakukan.
IKILUA [Michel, Jack bagaimana di sana?]
Jackfruit [kami di sergap, tetapi kami dalam pelarian, hati-hatilah, sepertinya Gorila menuju tempat kalian]
Alice [kau telat Jack, dia sudah ada di depan]
IKILUA [kami akan melarikan diri ke kota Yemira, kita akan berkumpul disana]
Mereka melakukan chat party dengan teman-teman mereka dan sama-sama mengabarkan apa yang sedang terjadi dengan mereka.
Sayangnya, tidak hanya mereka saat ini yang ketahuan dan sedang di sergap oleh musuh, teman mereka lainnya yang sama-sama mengerjakan misi pengintaian saat ini sedang dalam kondisi yang sama.
IKILUA melihat Alice dan menganggukan kepalanya.
Dikonfirmasi oleh anggukan kepala kembali oleh Alice, Mereka berdua berlari ke arah yang berbeda dan melakukan pergerakan melarikan diri dari penyergap yang datang.
__ADS_1