
[Setelah mendapatkan kelas pemain stat Luck terkunci]
[Exp Pemain akan di terapkan dalam persentase]
[Efek kelas di terapkan dalam status pemain]
Status :
Nama : Impian
Ras : High Human
Lvl : 10 (1%)
Kelas : Avatar of Origin
Sub Kelas : -
Pekerjaan : -
Title :
One Who Meet The Origin
THE CHOSEN ONE FROM LORENA
SUCCESSOR OF THE THREE GUARDS
CHILD OF LIGHT
THE CHALLENGER
Penantang Skuad Desa
......................
HP : 112933/112933
MP : 138881/138881
STAMINA : 87/100%
......................
STR : 379
VIT : 378
AGI : 379
DEX : 378
INT : 378
WIS : 379
Charm : 80
LUK : 378
SP : 50
......................
PSY DMG : 49245 - 49624
MGC DMG : 45375 - 45753
PSY DEF : 49140
MGC DEF : 50324
EVA : 45375
CRIT DMG : 90930 - 91309
CRIT RATE : 17%
......................
Inti Mana :
Element Wood : 100%
Element Rock : 60%
Element Wind : 60%
Element Water : 80%
__ADS_1
Element Light : 100%
Element Life : 100%
Element Soul : 100%
......................
Ketenaran Desa : - Desa Keoropi : 5
Ketenaran kerajaan : -Kerajaan Suci Lorena : 12000
Ketenaran dunia : 120
......................
Skill :
Aktif : [Clean], [Parfum], [Massage], [Little Light], [Quiet], [Night Vision], [Small Heal], [Pray], [Purify], [Mini Blessing]
Pasif : [Slash], [Stab], [Bela Diri], [Memanah], [Berpedang], [Skinning]
Blessing : [Goddes Embrace]
HP dan MP yang di miliki Impian telah mencapai angka seratus ribu, selain itu seluruh elemen status serangan dan pertahanan telah mencapai angka lebih dari empat puluh ribu.
Benar-benar besar untuk pemain di level 10. Bahkan jika ingin di bandingkan, status Impian akan sama dengan pemain level 50 yang memakai perlengkapan penuhnya, itupun hanya menyamai salah satu elemen status yang di miliki Impian.
Seorang pemain akan memfokuskan salah satu karakteristik status untuk mengeluarkan secara penuh potensi dari kelas mereka.
Contohnya seorang penyihir, mereka akan lebih mengutamakan tingkat pertumbuhan dari status magic mereka. Semakin tinggi status INT ataupun WIS yang mereka miliki, akan semakin tinggi MGC ATK dari sihir mereka.
Berbeda dengan Impian yang memiliki keseimbangan di seluruh statusnya.
"apa maksudnya stat LUC terkunci?"
Impian bertanya kepada Togay yang telah memiliki pengalaman melewati level 10 dari akun utamanya.
"ah, artinya kamu tidak bisa menaikan stat LUC dari SP lagi"
"yang benar!!? tidakkkkkk"
"jangan bertingkah berlebihan"
.....
...
..
Poin dari ketenaran desa juga telah terkumpul banyak karenanya.
Setelah itu, Impian dan Togay menemui pastor Pe'rgi atas saran yang di terima sebelumnya.
"Ini kedua surat rekomendasi yang kuberikan padamu. Yang berwarna putih ini, berikan kepada Natalie dari lembaga perurusan teleportasi, kemudian yang cokelat, berikan kepada Dendilf dari lembaga pembagian dan pengaturan kekuatan kerajaan"
Impian menerima surat berwarna putih dan cokelat yang telah di segel dengan cap yang sama persis.
"kemudian ini lempengan pass untuk menggunakan gerbang teleportasi ke ibu kota secara geratis, kamu harus pergi ke pusat balai desa untuk mendapat surat perijinan terlebih dahulu, baru dapat menggunakan lempengan pass ini"
"bagaimana dengan ku pak?"
Togay bertanya kepada pastor yang melihat hanya Impian yang mendapatkan sesuatu darinya.
"ah, kamu tidak bisa ku berikan surat rekomendasi apapun, tapi karena telah mencapai level minimal untuk melewati gerbang teleportasi..."
Pastor Pe'rgi menarik laci di mejanya dan mengeluarkan lempengan lain dari sana.
"...ini, kamu hanya bisa mendapatkan ini"
"terimakasih pak"
Setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan, Impian bersama Togay keluar dari gereja dan menuju pusat balai desa.
"hey Togay, apa kamu tahu untuk apa surat ini?"
Impian memegang surat yang berwarna cokelat dan melambaikannya ke arah Togay.
Surat Rekomendasi Pastor Pe'rgi
[Di tujukan ke lembaga pembagian dan pengaturan kekuatan kerajaan suci Lorena. Salah satu bukti untuk-mu yang telah di akui sebagai "Chosen one" dari kerajaan suci Lorena]
Apa yang di tunjukan oleh prom sistem terpampang informasi dari surat tersebut.
"bukankah itu surat rekomendasi?"
"ya, maksudku.."
"ah, lembaga itu akan menentukan kelas yang dapat di ambil oleh pemain"
"pengambilan kelas?"
"benar, pemain memang dapat menemukan kelasnya sendiri di luar yang telah di sediakan kerajaan afiliasi mereka, tetapi untuk pemain awal, di sanalah kita bisa mendapatkan kelas pertama"
__ADS_1
"tapi aku sudah memiliki kelas, apa untuk sub kelas?"
"apa!? bagaimana bisa? aku bersamamu setiap saat, bagaimana bisa kau mendapatkan kelas langsung?"
"ah, di menara persidangan, tetapi masih ada sub kelas yang kosong"
Impian menjelaskan kepada Togay dan menutupi sebagian kebenaran yang ada.
"bahkan sudah bisa mengambil sub kelas!?"
"sudahi sikapmu, jelaskan padaku"
"huh~ aku juga sudah mulai lelah dengan perkembangan yang tidak wajar darimu"
"ya, ya, lalu?"
Penjelasan yang di berikan Togay cukup panjang. Intinya adalah sub kelas di butuhkan untuk mengambil kelas yang lebih tinggi tingkatannya.
Seperti kelas Paladin contohnya, kamu harus memiliki kelas warior dan kelas priest sebagai kelas dasar.
Atau kelas dari akun utama Togay yang sebagai Pedagang Besar Keliling, kamu harus memiliki kelas dasar pedagang dan wanderer terlebih dahulu.
Kelas yang memiliki tingkatan lebih besar, di wajibkan untuk meningkatkan keahlian kelas dasar mereka ke level yang di butuhkan sebagai prasyarat dari kelas yang lebih tinggi.
Lalu bagaimana dengan Impian yang telah memiliki kelas tidak biasa?
Togay tidak bisa menjawab apapun karena dia tidak pernah mendengar tentang hal itu.
"tunggu dulu! jika dari pengumuman dunia dengan apa yang terjadi padamu, apakah artinya kamu yang mendapatkan legacy!?"
"ya, itu aku"
"apa!?"
Togay hanya bisa memegangi kepalanya atas keterkejutan yang 'ia rasakan dari Impian.
......................
Banyak pemain yang telah mengantre untuk kepengurusan surat izin menggunakan gerbang teleportasi menuju ibu kota.
Pemain yang memilih desa Keoropi sebagai tempat awal mereka memulai bukan hanya Impian dan Togay saja.
Meski sudah banyak pemain yang berkurang di tempat ini karena perang dan pembukaan batasan level, masih ada beberapa pemain di desa ini dan telah mencapai level 10.
Otomatis, Impian dan Togay harus bersama untuk mengantre giliran mereka mendapatkan surat izin.
Itu hanya surat izin biasa dengan cap desa di atasnya.
"woahhh"
"cukup besar dan megah bukan?"
Impian mengeluarkan suara kekagimannya setelah melihat gerbang teleportasi desa.
Memang Impian telah melihat gerbang teleportasi desa sebelumnya, tetapi itu dengan jarak yang cukup jauh.
Saat melihatnya lebih dekat secara langsung, mau tidak mau, Impian akan mengagumi gerbang teleportasi di depannya.
"ah, nak! apa kamu mau pergi ke ibu kota?"
Salah satu penjaga yang mengatur perizinan untuk memasuki gerbang teleportasi bertanya kepada Impian.
"paman! ya, aku sudah memiliki level yang cukup, ini lempengan pass dan surat izinnya"
Dia adalah salah satu yang di lawan Impian sebelumnya di lapangan latihan. Sepertinya saat ini merupakan waktu kerja untuknya.
"woh, kamu mendapatkan lempengan pass?"
Melihat Impian memberikan lempengan pass kepada penjaga tersebut, 'ia berseru dari tindakan Impian.
"apa gunanya ini paman?"
"ah, ini dapat di gunakan untuk kembali ke desa ini secara geratis. kamu tahu, seseorang yang ingin ke desa ini melalui gerbang teleportasi harus membayar sejumlah koin, istilahnya tiket gratis seumur hidup"
"oh!"
"aku juga punya paman!"
Togay juga menyerahkan lempengan pass dan surat izin kepada penjaga tersebut.
"baik, baik, kalian dapat lewat"
""terimakasih paman""
Impian dan Togay secara bersamaan berseru dan memasuki gerbang teleportasi menuju ibu kota kerajaan suci Lorena.
Cara kerjanya cukup simpel, lingkaran sihir besar yang menyelimuti orang-orang akan terbentuk di bagian bawah, kemudian berbagai cahaya akan naik ke atas dan tubuh akan perlahan-lahan menghilang menjadi butiran cahaya.
Setelah cahaya kembali berkumpul dan menyatu menjadi bentuk orang sepenuhnya, tampilan yang di tunjukan pada ruang sekitar akan berubah dan berbeda dari sebelumnya.
"woah...."
Pemandangan gedung-gedung besar berjejer di sekitar, memenuhi pandangan Impian.
Meskipun suasana yang ada di dalam game seperti abad pertengahan, tetapi apa yang di tunjukan di ibu kota hampir tidak terasa nuansa abad pertengahan.
Suasana fantasi masih ada dari bentuk bangunan-bangunan yang ada, burung-burung berterbangan bahkan dapat terlihat bebas.
__ADS_1
Akhirnya, Impian dan Togay sampai di ibu kota kerajaan suci Lorena dan memulai petualangan baru mereka.