INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 92 : KEPUTUSAN MEMILIH SKIL


__ADS_3

Terdapat tiga buku skil dan dua gulungan skil yang di pajang pada rak. Buku - buku itu tebalnya bukan main, itu lebih terlihat seperti tumpukan buku yang di gabung menjadi satu. Berbeda dengan gulungan yang ada, itu hanya satu lembar kertas yang di gulung saja.


Buku pertama, tertulis sebagai skil [1000 langkah perpindahan cepat dalam menyayat dan menebas musuh]. Terlalu panjang hanya untuk nama skil yang ada.


Buku kedua, tertulis sebagai skil [Memfokuskan blesing pada satu titik]. Dilihat dari namanya, itu hanya cara penggunaan skil blessing dengan cara berbeda.


Buku terakhir, yaitu buku ketiga, tertulis dengan nama [Pembalikan sinar cahaya]. Buku terakhir lebih terlihat seperti skil sesungguhnya ketimbang dua buku lainnya.


Kemudian gulungan pertama dari dua gulungan yang ada, tertulis dengan nama skil [Sanctuari of Galadius]. Nama yang ada lebih fancy dari nama skil ketiga buku yang ada.


Gulungan terakhir memiliki nama skil [Kelopak bunga cahaya pagi]. Entah apa yang di pikirkan oleh pembuat skil, namanya lebih terlihat seperti penamaan dari sebuah lukisan.


"apa perbedaan buku dan gulungan ini?"


Setelah melihat nama dari skil yang tertera, Impian bertanya pada NPC pemandu. Perbedaan dari keduanya, buku dan gulungan, terlihat sangat jauh. Jika memikirkan bahwa alat catat yang di gunakan berbeda karena perbedaan zaman, akan lebih di mengerti.


Semakin modern zaman yang ada, seseorang akan mencatat di sebuah buku ketimbang sebuah kertas atau kayu yang di gulung. Akan tetapi, jika menulis dalam kertas yang di gulung, maka akan menemukan gulungan lain di sebelahnya.


Hanya ada satu gulungan dari kedua gulungan itu, berbeda dengan satu buku yang di tumpuk dari berbagai buku sehingga terlihat satu kesatuan. Hal itu membuktikan bahwa orang yang menulis skrip skil di dalam buku merasa tidak cukup, sehingga memakai buku lain untuk mencatat, kemudian, di jadikan satu kesatuan dan terlihat seperti saat ini.


Berbeda dengan buku tersebut jika melihat gulungan yang ada. Jika mencatat dalam bentuk gulungan, seharusnya terlihat tebal atau terdapat beberapa gulungan lain dari satu kesatuan sebuah skil yang tercatat. Sayangnya hanya ada satu gulungan dan teori tersebut tidak bisa di masukan dari apa yang telah terlihat di depan mata.


"ketiga buku, merupakan teori yang telah di catat oleh pembuat dan penerus akan hasil skil tersebut. Sedangkan gulungan, merupakan sihir memori yang akan mengajarkan-mu secara langsung"


Ah!, jadi yang satu berupa catatan, sedangkan satunya lagi lebih mirip dengan video


Mendengar penjelasan NPC pemandu, Impian menyimpulkan dari keanehan bentuk catatan skil tersebut.


"kelima skil yang ada di sini harus di pelajari terlebih dahulu. Anda tidak dapat mempelajarinya secara langsung"


NPC pemandu menambahkan penjelasan. Yang dimana memberi tahu bagaimana perbedaan dengan skil lainnya yang tertera.


Di tempat lain, lantai yang sama maupun lantai lainnya, pemain yang ingin mempelajari skil dari tempat ini, cukup dengan menekan tombol 'pelajari' yang muncul dari sistem. Secara otomatis, pemain tersebut dapat menggunakan skil itu.


Sedangkan apa yang di tunjukan kepada Impian saat ini, skil yang ada harus di pelajari secara manual tanpa bantuan sedikit-pun dari sistem.


"jika apa yang anda ucapkan benar, maka lebih baik mempelajari skil lain yang sudah pasti. Batasan dari hanya satu skil yang bisa di pelajari di tempat ini, sama saja mengambil resiko jika aku mempelajari skil yang belum sempurna"


"ah! maaf, saya belum menjelaskan tentang itu karena penuh dengan pikiranku sendiri. Setiap skil yang ada di tempat ini dapat anda pelajari, semua tergantung akan kecocokan dan penguasaan skil anda. Hanya saja, setiap skil hanya dapat di pelajari di tempat ini dan manuskrip tidak boleh di bawa keluar. aku akan membuat pengecualian untuk anda memasuki tempat ini berkali - kali jika anda tidak mempelajari skil lain selain yang ada di sini"


Setelah penjelasan dari NPC pemandu, Impian menyetujui, membuat keputusan untuk mempelajari skil - skil tersebut atas saran darinya. Setelah membuat beberapa keperluan seperti kartu pengunjung tempat ini agar dapat memasuki berkali - kali, Impian membaca - baca manuskrip dari buku skil terlebih dahulu.

__ADS_1


...----------------...


"apakah Impian masih belum datang?"


Togay yang telah kembali dari pengambilan kelas kedua-nya, bertanya pada IKILUA dan Alice. Saat ini hanya ada mereka berdua dan tidak terlihat dimanapun sosok Impian di tempat ini.


"dia bilang masih butuh waktu"


"entah skil apa yang dia pilih hingga memakan waktu lama"


"ah, itu dia!"


Saat Togay di berikan penjelasan oleh IKILUA dan Alice, Impian telah terlihat dari kejauhan. Sosoknya muncul dan menghampiri mereka bertiga.


"skil apa yang kamu pilih?"


Sesampainya Impian di tempat mereka bertiga, Togay bertanya dengan penuh minat. Meski pertanyaan itu di wakilkan oleh Togay, tetapi wajah IKILUA dan Alice mengatakan hal yang sama dengan Togay.


"hahaha masalah itu..."


Sambil menggaruk kepala belakangnya, Impian menjelaskan kepada mereka bertiga. Skil yang di tawarkan oleh NPC pemandu di tempat skil ksatria Lorena, dimana pemain, yaitu Impian sendiri, diharuskan mempelajari skil itu secara manual, bukan dengan sekali 'poof' berkat bantuan sistem.


"kenapa kamu menyulitkan dirimu sendiri!?"


"huh~, kalian lupa? Riski tetaplah Riski"


Setelah mendengar ucapan Alice, Togay dan Ikilua sama - sama menghela nafas mereka. Bahkan Alice sampai menggunakan nama asli Impian di dunia nyata dalam kata - katanya.


"lalu? seberapa jauh kamu sudah mempelajarinya?"


"haha itu juga..."


Impian menjawab pertanyaan IKILUA dengan isyarat tangan. Jempol dan telunjuk yang di dekatkan, hingga membentuk isyarat 'sedikit' saat Impian menjawab pertanyaan IKILUA.


"kemudian apa isi-nya? biar kami membantumu"


"haha itu juga..."


Setelah Alice menawarkan diri kepada Impian yang terlihat kesulitan dalam mempelajari skil itu, Impian menjawab dengan jawaban so-so.


Setelah di pertanyakan oleh mereka bertiga, Impian menjelaskan seluruh jalan cerita. Mulai dari nama skil dan isi yang di catat dalam bentuk berbeda.

__ADS_1


"apa harus bulak-balik ke tempat itu hanya untuk belajar?"


"sepertinya begitu..."


"lalu kenapa tidak kamu rekam saja?"


"ah! kamu benar Togay! kenapa aku tidak kepikiran sebelumnya! bodohnya aku"


Saat Togay memberikan ide lain kepada Impian, awalnya Impian ingin segera kembali ketempat itu-


"mau kemana kamu!? apa kamu tahu syarat merekam di dalam game?"


Kerah baju Impian ditarik oleh Alice dan mengingatkan Impian.


"a... Memangnya ada cara lain? bukankah hanya tinggal menekan tombol rekam di pengaturan Alice?"


"aku jadi ragu... kamu hebat atau tidak sebenarnya"


"haha terkadang sifatnya memang seperti itu gendut, kamu harus terbiasa"


"lalu?"


"kamu harus membeli peralatan kamera di 'mall shop'. Setelah membelinya, kamu atur untuk merekam di pengaturan"


"apa tidak bisa hanya tinggal merekam saja?"


"sayangnya tidak"


INK START FANTASY memang memiliki beberapa batasan dalam hal penyiaran. Tidak sembarang orang dapat merekam kegiatan mereka di dalam permainan begitu saja.


Dalam hal ini, pemain di haruskan membeli peralatan kamera pada toko dengan menggunakan uang cash. Itu seperti item cash yang di perjual belikan oleh pengembang.


Dibeberapa waktu saat item cash di perkenalkan, setiap pemain sempat melakukan protes terhadap pengembang. Pemain yang menikmati permainan, akan lebih tidak seimbang dengan pemain yang memiliki banyak uang dan membeli setiap item yang di perdagangkan dalam mall shop.


Seiring berjalannya waktu, sayangnya item yang di perdagangkan bukanlah item OP, atau item yang dapat menjadikan pemain lebih kuat. Barang - barang yang di perjual belikan, adalah barang - barang sampingan dalam game.


Benda yang membantu pemain di luar permainan atau pakaian yang hanya bisa di lihat oleh sesama pemain. Contohnya adalah kamera, pemain membutuhkan hal tersebut untuk merekam kegiatan mereka di dalam permainan, ada lagi Mikrofon, benda yang membantu penyiar dalam menyiarkan rekaman mereka di dalam permainan.


Di samping itu, ada beberapa pakaian yang menjadi ikonik dari tokoh atau brand yang telah bekerja sama dengan perusahaan pengembang. Hampir tidak ada penambahan sama sekali, pakaian tersebut hanya untuk pemain dapat bergaya atau cosplay menjadi apa yang mereka ingini.


Tidak hanya itu, pemain yang memakai pakaian di dalam mall shop, hanya bisa di lihat oleh sesama pemain, tetapi tidak dapat di lihat oleh NPC di dalam game. Hal itulah yang pemain biasa sebut sebagai 'skin' di dalam INK START FANTASY.

__ADS_1


Ada banyak lagi barang - barang atau item yang di jual, sayangnya hal tersebut tidak menambah stat pemain menjadi over power. Apalagi pemain harus membeli dalam uang asli dan tidak di perjual belikan dalam coin game.


__ADS_2