
Atas perintah yang di berikan dari pusat komando pasukan di tempat, fokus dari para anggota prajurit, ksatria, dan pemain berkumpul di tengah. Gempuran menuju titik tempat persembunyian dark elf telah berpusat di sekitar Ararik.
Demi membuat perhatian musuh terfokus dan menjadi pengalihan pasukan yang telah menembus pertahanan sebelah kanan, gempuran yang terlihat habis-habisan dilakukan.
Berkat hal itu, monster yang di kendalikan oleh dark elf terfokus pada sisi Ararik. Insting monster yang akan selalu mencari tempat dimana mangsa mereka berkumpul banyak, membuat para monster tidak pergi kemana-mana dan pusat pertempuran menjadi disatu titik.
*Zrash!
*Crak!
*Booom!
Pertempuran terus berlangsung dengan Ararik dan dua beruang makhluk panggilan elf druid sebagai pusatnya. Pemain yang ada di sekitar ikut membantu pada sisi-sisi pertempuran para NPC elf.
Musuh memiliki level jauh lebih tinggi saat ini jika dibandingkan para pemain. Meski begitu, setiap pemain yang mengikuti misi ini tidak gentar, mereka mengakali kelemahan dari perbedaan level dengan jumlah.
Seakan pertempuran telah terlihat seakan satu sisi. Elf dari kerajaan Onteral telah mendominasi jalannya pertempuran yang ada.
*Srekkkk
*Srekkkk
*Creaaaakkkkkk, Booommm!
Pohon-pohon yang ada di keliling pertempuran jatuh, tumbang satu persatu. Makhluk hitam seperti jaring-jaring yang melilitnya muncul dan menggemparkan bumi.
Aura hitam yang menyelimuti tubuhnya mengepul di udara dan mata merah yang tajam seperti predator menatap setiap orang yang ada dihadapannya.
Saat pertempuran yang sedang berlangsung seakan terlihat bahwa kemenangan sudah di depan mata, makhluk mengerikan ini muncul. Tingginya bahkan mencapai 5 meter, kehadirannya terlihat mendominasi keberadaan setiap makhluk yang ada dipertempuran ini.
...Coils Of Cruelty [Elit]...
...Lvl 282...
...HP 540018900/540018900...
Monster dengan level yang hampir mencapai 300 dan kesehatan lebih dari 50 juta. Tidak hanya itu, nama yang ditampilkan oleh sistem mengatakan bahwa itu bukanlah monster biasa.
"apa!?"
"bagaimana kita mengalahkan monster seperti itu!?"
__ADS_1
"fokus! lihat jendela pengumuman! tidak mungkin sistem permainan akan membiarkan makhluk seperti itu dihadapi oleh pemain biasa!"
Pemain yang khawatir atas keberadaan monster hitam itu, menjadi panik. Kericuhan dan keriuhan mulai terjadi diantara mereka.
Mendengar teriakan pemimpin-pemimpin mereka yang memberitahu setiap pemain untuk tidak panik dan memeriksa pemberitahuan sistem masing-masing. Benar saja, seperti yang diharapkan oleh pemain elit, mereka tidak panik dan menenangkan anggota mereka.
[Makhluk dunia lain, penghuni dunia Chaos telah terpanggil]
[Quest dadakan tercipta]
[Lindungi punggung Ararik]
[Makhluk yang hanya memiliki insting untuk menghancurkan sekitarnya telah terpanggil. Kemampuanmu yang bertarung bersama ksatria Kelopak bunga Cilvsi Ararik masih kurang. Ksatria Ararik memutuskan untuk menghadapinya sendiri.
Akan tetapi, ditengah jalannya pertempuran sangat sulit berfokus untuk satu lawan satu menghadapi makhluk panggilan tersebut. Lindungi punggung Ksatria Ararik dari gangguan yang ada agar dirinya dapat fokus menghadapi makhluk panggilan itu.
Reward :
200000 Exp
Kesukaan Ksatria Ararik bertambah
1500 Ketenaran Kerajaan Onteral
1 Kotak Random Silver
Kegagalan :
Ksatria Ararik terluka berat dan pasukan akan mundur
Penalty Kegagalan :
Tidak akan dapat mengikuti penyerangan selanjutnya]
Melihat isi quest yang tiba-tiba muncul, wajah setiap pemain menjadi cerah. Tekad dari setiap wajah mereka tampak terlihat jelas.
"Lindungi Tuan Ksatria Ararik!"
"jangan biarkan satupun dari mereka mengganggu!"
"hadang! hadang! jangan biarkan satupun lolos!"
__ADS_1
"tahan mereka bahkan jika harus dengan tubuhmu!"
Bahkan rasa dari rivalitas mereka tidak timbul dan malah terpendam karena quest yang ada. Setiap dari pemain yang mengikuti pertempuran ini mengelilingi Ksatria Ararik dan tidak membiarkan satupun baik monster, dark elf, bahkan serangan dari kedua sampai pada tubuh ksatria Ararik.
...----------------...
"laporan dari garis depan telah tiba tuan!"
Salah satu prajurit elf memasuki tenda dan berteriak untuk memberi laporan.
"katakan!"
"Pasukan intelegent garis depan telah memasuki titik pertama persembunyian dark elf. Temuan yang mereka gambarkan menyatakan bahwa memang benar seperti yang ada di laporan. Kelompok ketiga telah ikut campur. Terdapat beberapa puluh mayat dark elf dan ratusan mayat monster disekitar lingkaran sihir di dalam persembunyian. Akibatnya, satu makhluk Chaos telah terpanggil dan tuan Ksatria Ararik sedang menghadapinya"
"jadi yang pertama bukan tempatnya ya..., Bagaimana menurut anda penatua Feanor?"
Setelah Vilirik mendapatkan laporan dari prajurit, berbicara kepada penatua Feanor dan meminta pendapat.
"benar seperti yang diberitahu bunda alam, pihak ketiga telah ikut campur. Bunda alam memberitahu bahwa sebisa mungkin untuk tidak berpusat pada dark elf, biar bagaimanapun mereka masih satu ras dan keturunan dengan kita. Pusat dari misi ini adalah menghancurkan pihak ketiga yang ikut campur, mereka membawa kekuatan lain yang dapat merusak kehidupan hutan. Maka dari itu, kita membawa tuan disini untuk membantu kita memurnikan kekuatan yang dibawa pihak ketiga itu. Kita masih harus menunggu hingga benda tersebut ditemukan dan kami akan langsung bergerak. Bagaimanapun kita harus menunggu laporan lebih lanjut. Bagaimana dengan yang lain? jika lebih sulit, aku akan meminta ibu kota untuk membawa bantuan"
Operasi yang dilakukan saat ini, dimana Ararik yang merupakan salah satu dari kelopak bunga Cilvsi digaris depan, merupakan pergerakan pengalihan dari pencarian yang dilakukan saat ini.
Kota Cilvsi memiliki delapan ksatria kelopak bunga, ksatria terpilih dan yang paling kuat serta pemimpin dari kota Cilvsi. Dua orang berada di tenda ini yang bertugas sebagai pusat komando. Dua orang bertugas dipinggiran kota untuk menghalang dark elf yang menyerang kota secara langsung.
Ararik yang seorang diri bersama dua belas kapten dari kota Cilvsi berperang digaris depan saat ini. Mereka hanyalah umpan pengalihan dari pandangan dark elf agar terfokus pada mereka.
Tiga orang dari kelopak bunga Cilvsi yang tersisa, bergerak terpisah bersama beberapa anggota intelegen kota Cilvsi untuk mencari benda yang dibawa oleh pihak ketiga. Kelompok yang diduga berada di belakang atas penyerangan yang dilakukan dark elf kali ini.
Laporan dari ketiga anggota kelopak bunga Cilsi yang bergerak secara terpisah masih belum datang. Laporan berkelanjutan yang datang setiap saat masihlah dari pasukan penyerbu, dimana sebenarnya kelompok pengalihan isu atas penyerangan yang di pimpin Ararik.
Hal itulah yang di kemukakan penatua Feanor beranggapan bahwa ksatria Cilvsi mengalami kesulitan dan menyarankan untuk meminta anggota lebih dari ibu kota.
"lapor tuan!"
Tiba-tiba, seorang prajurit kembali memasuki tenda.
"Ksatria Kelopak bunga Alaneia telah menemukan tempat keberadaan benda tersebut. Tempat itu berada di titik terjauh, tempat keenam yang diyakini sebagai tempat persembunyian dark elf"
Akhirnya, kata-kata yang ditunggu-tunggu, informasi dari garis depan telah menemukan tempat itu. Atas kata-kata prajurit tersebut, wajah setiap anggota, khususnya kelompok Impian, menjadi tegang.
"kita bergerak sekarang!"
__ADS_1
Atas kata-kata Penatua Feanor, akhirnya kelompok Impian bergerak dari tenda.