
"Aaaaacccccckkkkkkkkk!!!!"
"Lihat? tubuh fisik-mu terlalu terbebani hingga sekarang. Berbeda dengan tubuh kesadaranmu yang tidak merasakan apa-apa"
"bisa.. kita... bicarakan itu... nanti.. guh..."
Sembari menggertakan giginya, rasa sakit itu menyebar diseluruh tubuhnya. Padahal rasa sakit pada pengaturan sistem telah diubah ke persentase terkecil, tetapi rasa sakit itu masih dirasakan hingga terasa seperti ini.
Tubuh fisik Impian terus-menerus menyerap mana Ether sejak di tinggal dalam bentuk kesadaran. Tidak hanya itu, mana Ether yang diserap langsung di edarkan ke tubuh kesadarannya untuk dipergunakan, hal itu menambah beban tubuh yang sudah terus-menerus bekerja, sehingga rasa sakit itu menumpuk dan baru terasa saat tubuh kesadaran Impian kembali ke tubuh fisiknya.
"lagipula, masih ada hal yang harus dipertimbangkan. Lempengan batu di depanmu sudah mencapai batas. Karena sihir lempengan batu yang sedang bekerja kamu ganggu, akhirnya sihir itu menjadi rusak"
"apa!?"
"sihir untuk membuka portal sudah tertutup benar? karena gangguan sihir yang memaksa untuk melakukan aktivitas lain, akhirnya benda itu menjadi rusak. lempengan batu akan meledak karena gangguan sihir"
Lempengan batu dihadapan Impian memang sudah tidak stabil. Listrik-listrik statis yang muncul seperti halnya yang terjadi pada portal Asmodius, telah memastikan bahwa lempengan batu memang telah rusak.
"meledak!? kalau begitu... aku harus pergi... dari sini!"
"apa yang kamu takutkan? bukankah makhluk sepertimu tidak takut akan kematian? tetap disini dan terus menyerap mana Ether agar ledakan tidak menyebar terlalu luas"
"..."
"ya, ya, aku tahu bahwa masih akan ada kerugian jika kamu mati, tetapi kamu masih memiliki [Unbreakable Dead] yang belum bekerja pada tubuh fisikmu. Hanya serap energi ledak agar tidak terlalu besar"
Skil [Unbreakable Dead] akan mencegah Impian dari kematian langsung selama 300 detik. Skil tersebut telah aktif saat Impian dalam bentuk kesadarannya, tetapi Origin berkata bahwa skil tersebut belum aktif di tubuh fisik Impian.
Jika apa yang dikatakan Origin benar adanya, maka Impian memiliki 3 nyawa karena skil itu!
"seberapa besar?"
"100 meter jika kamu tidak menyerap energi ledakan, 10 meter jika kamu menyerap dengan benar"
"sialan!"
Impian mengutuk keadaannya saat ini. Tentu saja pilihannya adalah menyerap energi ledakan. Jika tidak, dengan luas ledakan yang akan terjadi, berapa banyak orang yang ada ditempat ini akan terancam.
Jika hanya ada pemain, Impian tidak akan terlalu perduli, mereka hanya akan kembali dibangkitkan sesudahnya, tetapi elf, dark elf, dan monster guardian masih berada ditempat ini.
Sudah tidak ada waktu, lempengan batu telah bergetar hebat dan telah mencapai batasnya. Melihat itu, Impian menggetarkan gigi dan memutuskan apa yang akan dilakukannya.
"MENJAUH SEPULUH METER DARI SINI"
Begitu kata-kata Impian terucap dengan begitu keras, energi hitam meledak dan menyebar luas seperti gelombang bola. Melahap apapun yang ada disekitarnya.
Kepanikan dari setiap orang yang melihat dapat dirasakan bahkan terlihat dengan mata telanjang. Bola hitam super besar yang membentang dan melahap apapun yang di laluinya membuat panik akan keberadaan kuat lainnya yang muncul.
"apakah bocah itu akan baik-baik saja?"
__ADS_1
"aku juga tidak tau, melihat energi super besar ini, kita hanya bisa berharap dia akan baik-baik saja"
Begitupula dengan para elf yang melihat peristiwa saat ini. Mereka menghawatirkan Impian yang saat ini berada dipusatnya.
Bola energi muncul tidak dalam waktu lama, perlahan-lahan menghilang setelah mencapai luas 10 meter. Bukan dalam bentuk yang perlahan-lahan semakin mengecil lalu menghilang, tetapi menghilang seluruhnya dalam ketiadaan.
Di pusatnya, seseorang melayang di udara. Itu adalah tubuh Impian yang terlihat seperti tidak memiliki energi.
*Puk!
Tubuhnya langsung jatuh ke tanah.
"Tuan Impian!"
"Bocah!"
Seluruh elf berlari ke arah tubuh Impian yang telah tergeletak di tanah.
"sial..."
Itu adalah kata-kata yang keluar dari tubuh Impian yang tidak bergerak sedikitpun di tanah. Kata-kata yang secara reflek terucap darinya setelah melihat berbagai notifikasi dari sistem.
[[Unbreakable Dead] telah aktif]
[selama 300 detik, tubuh anda akan bertahan dengan sisa HP : 1]
[299 detik tersisa]
[Tubuh anda mengalami cedera dalam]
[Egek timbal balik yang didapat tubuh anda mengurangi seluruh stat 10% hingga pulih sepenuhnya]
[Energi yang anda serap dari luar terlalu besar]
[Tubuh anda tidak dapat menampungnya]
[Efek perusak mana Ether melekat pada anda dan menyebabkan pemulihan tubuh -90%]
Lagi-lagi efek yang sangat tidak menyenangkan di dapat Impian. Penurunan stat sebesar 10% telah ditambahkan dari penurunan stat 50% sebelumnya.
Ditambah dengan efek seperti kutukan yang menurunkan tingkat pemulihan sebesar 90% membuat Impian semakin terpuruk. Hanya saja, pemberitahuan sistem yang didapat tidak berhenti disitu.
[Asmodius sangat marah dari perbuatan yang telah anda lakukan]
[Asmodius mengutuk anda]
[Setiap pemuja Asmodius yang bertemu dengan anda akan memburu anda tanpa alasan apapun]
Dibawah semua pemberitahuan negatif yang didapat, dendam Asmodius terhadap Impian menjadi salah satunya. Setiap orang ataupun makhluk yang memuja Asmodius meski itu dalam kategori bawahan, mereka akan menargetkan Impian dan memburunya begitu mereka bertemu.
__ADS_1
Artinya Impian telah dibuat menjadi musuh Asmodius, selain itu, dirinya tidak akan tenang meskipun berada di dunia yang berbeda sekalipun.
"tuan Impian!"
"Impian!"
"Bocah!"
Seluruh elf yang datang dan menghampiri Impian merasa khawatir dibuatnya. Tidak hanya dirinya yang berada dipusat bola energi, tetapi juga keadaannya saat ini yang terlihat tergeletak di tanah tanpa bergerak dengan energi hitam dan percikan listrik hitam yang masih menyelimuti tubuhnya.
"haha halo... sepertinya aku dalam situasi yang buruk"
"bagaimana keadaannya?"
"sihir pemulihanku tidak bekerja padanya"
"sama disini. Seperti sihir pemulihanku ditolak oleh tubuhnya"
Tidak ada satupun yang bahkan menanggapi gurauan kecil dari Impian. Semua elf fokus untuk melakukan sesuatu untuk menyembuhkan atau memulihkan Impian.
"dimana Nowe?"
"Dia berada di barisan belakang agar fokus menyembuhkan yang terluka"
"urgh... bahkan dengan keadaanku saat ini, aku tidak bisa menyentuhnya"
Asteresee yang mencoba menyentuh Impian untuk langsung membawanya ke base belakang, terkena dampak kerusakan. Energi yang masih menyelimuti Impian menolak siapapun yang akan menyentuhnya.
Penglihatan Impian sedikit-demi sedikit kembali pulih dan memandang para elf yang sedang berkumpul di depannya. Meski efek buruk yang menurunkan pemulihannya sebesar 90%, tetapi tingkat pemulihan Impian sendiri telah memulihkan kesehatannya dengan angka sangat... kecil.
Dalam situasi seperti ini, Impian tidak tahu harus berkata ataupun berbuat apa. Setiap orang sangat berusaha untuk membantu bahkan memulihkan dirinya.
Melihat pemandangan itu, Impian hanya terharu dengan apa yang mereka usahakan hanya untuknya. Rasa sakit dari setiap efek yang terkena pada tubuh Impian sendiri memang masih ada, tetapi dirinya berusaha sebaik mungkin untuk menutupinya agar tidak terlihat oleh yang lainnya dan tidak menambah buruk suasana saat ini.
"apa yang terjadi?"
IKILUA, Alice, Togay, Oliver, dan Janeth datang, mereka menanyakan apa yang baru saja terjadi.
"hahaha kamu babak belur begitu"
"Impian yang hebat sedang meringkuk di tanah tidak bernyawa"
"sial! jangan hanya tertawa, bantu aku!"
"berhenti meledeknya dan cepat bantu!"
Para elf panik dan khawatir tercengan akan perilaku mereka. NPC-NPC ini tidak mengerti sama sekali akan tingkah para pemain yang tertawa bahkan saat melihat temannya sendiri dalam kondisi yang buruk sekalipun.
Seakan mereka tidak perduli dan mempercandakan keadaan yang ada. Akan tetapi, akibat tingkah dari teman-teman Impian, suasana tegang sedikit berubah menjadi lebih tenang.
__ADS_1
Tawa mereka mencairkan suasana yang ada.