
Setiapa mata yang memandang tidak mempercayai apa yang terjadi. Saron jatuh dari serangan yang di lancarkan Impian.
Setiap gerakan yang di lakukan Impian sangat cerdik, tebasan jarak jauh dari pedangnya merupakan serangan pengalihan untuk sihir tanah yang mencuat dari bawah Saron.
Saat Saron sibuk dengan tebasan aura saja sudah mengagetkan, pemula memiliki skill pedang seperti itu? apa lagi sihir tanah yang mencuat dari bawah kakinya.
Akibatnya Saron naik ke atas bersama tanah yang mencuat.
Setelah melihat Impian datang dengan sihir tanah yang di pakai kepada Saron dengan cara tidak biasa, Saron berpikir itu cukup untuk menghentikan serangan apapun yang tertuju padanya.
Dengan pemikiran itu, Saron mengambil keputusan yang salah. Tanah yang mencuat, tempat 'ia berpijak runtuh.
Sihir telah di tiadakan, yang mengakibatkan pijakan Saron saat ini sudah tidak ada.
Dengan runtuhnya pijakan yang ada, keseimbangan Saron-pun hilang dan goyah secara bersamaan.
Sayangnya pedang Impian yang telah di aliri mana yang besar sudah terhunus. Tidak dapat menghindar dan tidak memungkinkan membelokan serangan karena hilangnya pijakan dan tidak adanya titik keseimbangan, Saron harus menahan serangan agar tidak terkena ke tubuh secara langsung.
Saron yang berada di udara dan serangan Impian yang mengarah ke bawah, membuat momentum Saron untuk terjun bebas.
"HAHAHAHAHA! menarik! anak ini benar-benar menarik!"
Tawa lepas dan kata-kata pujian keluar dari mulut Gerald.
Sepertinya, seorang beastman sangat menyukai pertarungan jika di lihat dari tingkah lakunya.
Tidak hanya Gerald yang bereaksi berlebih, sang Saintess 'pun tersenyum 'excited' atas apa yang terjadi.
Seorang yang masih pemula dapat berbuat jauh seperti itu...
Sayangnya, di sisi arena, Saron yang telah terjatuh dan debu yang menghalangi pemandangan akhirnya perlahan-lahan menghilang, memperlihatkan bahwa Saron baik-baik saja.
Ya, perbedaan level yang terlampau jauh membuat semua ini terjadi. Seakan-akan serangan Impian tidak berpengaruh sama sekali terhadapnya.
Saat Saron melihat keatas dimana Impian seharusnya berada, tidak ada satu sosok 'pun dapat di lihat.
Ujung pedang terlihat muncul dari balik debu di belakang Saron. Mengarah langsung kepadanya-
*TRANG!
Saron menangkis tusukan pedang yang datang.
Impian yang tidak terlihat di udara, tiba-tiba muncul di belakang Saron dari balik debu dan menghunuskan pedangnya untuk menusuk secara langsung.
Sayangnya tusukan diam-diam yang di lakukan Impian masih dapat di tangkis oleh Saron.
Tidak berhenti dengan satu tusukan dan melihat posisi tubuh Saron yang buruk, dimana tubuh Saron miring ke arah belakang karena menangkis tusukan diam-diam Impian, serangan tusukan lain datang silih berganti.
*Trang!
*Trang!
Saron yang berusaha menepis tusukan dari Impian, harus menghalau sambil berjalan mundur kebelakang.
Saat tusukan ke tiga di lancarkan, tanah mencuat dari kaki kiri Saron menjadi penumpu pusat dari tubuhnya.
Meski hanya beberapa centi, akibat hal itu, tubuh Saron kehilangan keseimbangan. Serangan tetap datang ke arahnya dari pedang Impian.
*BUG!
__ADS_1
Saron memutar tubuhnya dan membuat pedang besarnya sebagai tumpuan, Saron menendang Impian.
Hal tersebut di lakukan dengan sangat cepat!
Impian meski melihat hal itu dengan skill [The Great One Who's See The Truth], tetap tidak dapat merespon tendangan yang datang dari Saron.
-16234
Tendangan tersebut mengenai tubuh Impian langsung dan membuat Impian terbang beberapa meter.
Hanya dari satu, satu tendangan terkena secara langsung, angka damage serangan yang terlihat telah mencapai lebih dari 16 ribu!
Tidak ada efek negatif apapun atas kerusakan yang ada di banding aura yang terpancar dari Saron sebelumnya.
Jeda akhirnya tercipta jeda sekali lagi antara mereka berdua.
Mana yang di miliki Impian hanya tersisa 20% saat ini. Meski mana Impian telah mencapai 130 ribu, tetapi Impian secara terus menerus mengaliri mana pada tubuhnya untuk meningkatkan kecepatan, kekuatan, dan reaksi tubuhnya.
Selain itu, Impian juga mengaliri mana ke senjata beberapa kali. Hingga sihir pijakan dan sihir tanah di gunakan.
Penggunaan mana dan pemanfaatan mana memang dapat Impian lakukan secara langsung, tetapi semua itu memerlukan mana yang di milikinya untuk mengaktifkannya.
Hanya dengan sisa mana 20% yang di miliki, Impian masih mengumpulkan mana pada pedangnya.
Kalian ingat serangan yang di lakukan Impian untuk menghabisi segerombolan serigala waktu masih di desa Keoropi?
Hal tersebut di lakukan Impian saat ini.
Pedang terhunus kedepan dan angin tornado tercipta mengarah pada Saron. Angin kencang yang tercipta memporak-porandakan arena tempat Impian dan Saron berdiri.
"apa!?"
Seorang pemula telah melakukan sihir besar!
Impian sendiri tidak berhenti di sana, 'ia mengangap Saron yang memiliki level sangat tinggi tidak akan terpengaruh dengan serangan angin ini.
Sambil menghilangkan aura keberadaan dengan mana, Impian berlari ke arah Saron saat angin dan debu masih berkecamuk.
-512
-497
-524
....
Meski terkena damage dari sihirnya sendiri akibat angin yang masih berkecamuk, Impian tetap berlari menuju Saron. Tombak yang di lemparkan Impian dan di halau oleh Saron melayang di tengah pusaran angin.
Impian melemparkan pedang yang di pegang di tangan kirinya ke tubuh Saron berada dan mengambil tombak yang melayang di hadapannya.
Dengan skill [The One Who's See The Truth] Impian dapat melihat tubuh Saron secara jelas meski angin dan debu menghalangi.
Saron yang merasa pedang terbang kearahnya, menangkis pedang tersebut dan bersiap kearah di mana pedang datang, karena jika pedang terbang ke arahnya, maka disanalah tubuh Impian berada.
Sayangnya, prediksi Saron salah. Ujung tombak datang dari arah samping!
Saron yang memiliki kecepatan reflek tinggi karena levelnya yang telah mencapai angka 400, menghalau tombak dengan pedang besarnya.
Tombak yang terhunus berputar kebawah dan membuat pedang Saron yang berusaha menghalaunya mengikuti arah tombak.
__ADS_1
Meski kekuatan dari level tinggi sangat besar jika di bandingkan dengan Impian, tetapi gerakan menghalau tombak yang di lakukan Saron merupakan gerakan reflek.
Akibatnya, kekuatan berat pedang sangat berkurang dan Impian dapat mengarahkan pedang besar Saron jika memiliki gerakan yang efektif.
Pedang yang di pegang Impian di salah satu tangannya yang lain terhunus dan melaju kearah Saron.
*ZRASSSHHH!
"SARON!"
Terdengar suara teriakan dari Saintess atas apa yang terjadi.
Sebagian besar penonton tidak dapat melihat apa yang sebenarnya terjadi, tetapi sang Saintess berteriak meski angin dan debu menghalangi tubuh Saron dan Impian berada.
Seakan keadaan yang terjadi menjawab pertanyaan mereka, tubuh Impian terbang menembus debu yang ada.
[[Unbreakable Dead] telah aktif]
[selama 300 detik, tubuh anda akan bertahan dengan sisa HP : 1]
[299 detik tersisa]
Skill dari kelass Impian [Unbreakable Dead] telah aktif secara langsung.
Impian tidak langsung mati dan bertahan dengan HP yang di miliki sebanyak 1.
Akan tetapi, meski efek skill kelass-nya aktif, tubuh Impian tidak dapat di gerakan sama sekali dan terasa berat, serta penglihatan dan pendengaran Impian telah kabur.
jika skill aktifnya seperti ini, akan sama saja dengan mati...
Impian mengeluh dari hasil skill [Unbreakable Dead] yang telah di tunjukan, hingga-
+169
Setiap detik, HP Impian bertambah 169 akibat efek dari kelass Impian : Regenerasi kesehatan bertambah 150%.
penglihatan dan pendengaran Impian perlahan-lahan kembali jelas dan berat tubuhnya yang tidak dapat di gerakan sama sekali perlahan-lahan kembali seperti semula.
+500000
+500000
+500000
Angka hijau melayang di tubuh Impian dan tubuh Impian kembali segar seperti baru.
Banyak dari orang yang hadir memandang ke arah Saintess setelah melihat tubuh Impian bercahaya putih terang.
Ternyata, sang Saintess-lah yang telah menggunakan skill penyembuhan kepada Impian secara langsung.
"Senang rasanya dapat melihat sihir penyembuhan yang sangat hebat dari anda secara langsung"
Gerald menundukan kepala ke arah Saintess.
Tentu saja sihir penyembuhan Saintess sangat hebat, bahkan tergolong sangat mubazir.
+500000 secara langsung berturut-turut hanya untuk menyembuhkan HP Impian yang hanya 100 ribu saja.
1.5 juta total HP yang dapat di sembuhkan hanya dari satu sihir saja yang di pakai.
__ADS_1
Kekuatan Saintess pemimpin kerajaan suci Lorena memang tidak main-main.