INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 124 : ENERGI HITAM


__ADS_3

Dengan menghilangnya makhluk hitam yang tertera dengan nama Coil of Cruelty oleh Ararik, deruan kemenangan bergema di tempat ini. Lawan terkuat yang ada, telah dikalahkan oleh komandan mereka dan hadiah dari penyelesaian quest menambah kebahagiaan para pemain.


"lapor tuan!"


Salah satu prajurit elf datang dan mendekati Ararik. Prajurit tersebut seperti melaporkan sesuatu kepada Ararik dengan terlihatnya perubahan ekspresi yang di tunjukan.


"disini hanya tinggal sisa dari musuh, bagi pasukan untuk tetap di tempat ini dan atur sebagian besar orang untuk mengikutiku"


Kata-kata Ararik terdengar oleh sebagian orang yang berada tidak jauh olehnya. Mendengar itu, wajah mereka menjadi semakin cerah, mengira bahwa mereka akan kembali bergerak ke tempat lain untuk menghadapi musuh baru.


Pertempuran yang berlanjut akan membuat hati para pemain lebih senang. Dengan permainan yang mempersembahkan pertarungan seperti ini, akan membuat para pemain yang memilih rol peran mereka berguna.


Apalagi, siapa yang tahu, barang jatuhan dari monster atau musuh akan semakin tinggi, dan quest yang bisa saja kembali muncul dapat menambah exp dan hadiah lebih banyak.


"kita akan bergerak ke pangkalan musuh langsung! aku akan menunggu selama 5 menit untuk mempersiapkan barisan!"


"mengerti tuan!"


Atas pengumuman Ararik, setiap pemain menunggu dengan tegang. Berharap mereka adalah salah satu yang terpilih untuk ikut bersama Ararik.


"sayang mereka tiba-tiba menghilang. Padahal event masih berlanjut dan sepertinya cerita utama telah tersaji"


Oliver berbicara di sebelah Janeth yang menyayangkan IKILUA dan yang lainnya tidak bisa ikut serta dalam acara lanjutan.


Para elf yang telah di ketahui bahwa mereka menemukan 6 titik pangkalan dark elf sebagai musuh mereka, belum mengetahui pasti pangkalan utamanya. Sehingga para elf mau tidak mau harus menyerang satu-persatu pangkalan yang telah diketahui.


Tempat ini, adalah tempat terdekat dari ke-6 pangkalan yang sudah diketahui. Sayangnya, tempat ini bukanlah merupakan tempat pangkalan utama dari para dark elf.


Dengan pertempuran yang baru saja terjadi, para pemain akan memprediksi waktu yang di butuhkan untuk para elf menyelesaikan peristiwa ini lebih lama. Dikarenakan masih terdapat 5 pangkalan yang tersisa dan waktu serta usaha yang di butuhkan hanya untuk mengbil alih penuh satu pangkalan yang bahkan bukan merupakan markas utama dark elf.


Dengan pengumuman Ararik yang telah mengatakan bahwa mereka akan menggempur pangkalan utama, berarti waktu yang di butuhkan menjadi lebih singkat dan mereka tidak perlu menyusuri satu-persatu pangkalan yang ada.


Saat ini adalah waktu yang krusial bagi para pemain untuk mengikuti event yang ada, karena dengan ditemukannya pangkalan utama dark elf, para elf akan menyelesaikan event ini secepat yang mereka bisa. Sayangnya IKILUA dan yang lainnya yang menghilang secara tiba-tiba, tidak akan dapat mengikuti event ini yang akan segera berakhir.


Oliver berbicara kepada Janeth yang menyesalkan hal itu. Mereka telah memutuskan untuk mengikuti rombongan Impian, sayangnya Impian yang harus menjalankan kebutuhannya sendiri harus meninggalkan IKILUA dan yang lainnya ke sisi.

__ADS_1


Dengan menghilangnya IKILUA dan yang lainnya, berarti hanya tinggal mereka dua bersaudara yang hanya akan mendapatkan manfaat dari event ini.


"mau bagaimana lagi, mereka menghilang secara tiba-tiba dan kita tidak tahu keberadaan mereka saat ini. Sebaiknya kita berdua fokus untuk dapat terpilih mengikuti tuan Ararik"


"kamu benar, ayo!"


Ksatria dan prajurit elf telah disiapkan siapa saja yang akan mengikuti Ararik ke garis utama musuh. Sisanya hanyalah para pemain yang sedang menunggu pengumuman mereka yang akan terpilih.


Jika hanya dipikirkan secara simpel, seharusnya mereka bisa saja diam-diam mengikuti Ararik di dalam para NPC yang terpilih. Tidak mungkin mereka semua, para NPC mengetahui ataupun menghafal para pemain yang diam-diam mengikuti.


Sayangnya, seperti sebuah sistem yang telah terprogram, para NPC mengetahui kejadian dan siapa saja yang tidak mengikuti perintah. Sistem akan mengatur dan memberikan penalti seperti ketidak sukaan NPC, pengurangan poin kontribusi, dan pengurangan poin kota hingga kerajaan.


Hal itu membuat para pemain kesusahan dan rugi karenanya, sehingga para pemain mau-tidak-mau harus mengikuti perintah yang ada dan tidak dapat berbuat curang karenanya. Bukannya tidak bisa, mereka tidak mau karena pengurangan yang ada.


"bagus! kita terpilih!"


"yeah! kita akan mengumpulkan poin kontribusi yang banyak!"


"aku terpilih!"


"tidak hanya kau! aku juga terpilih!"


"bagus!"


Pemain-pemain yang terpilih oleh pasukan Ararik berteriak dengan gembira. Total terdapat 3/4 pasukan yang akan mengikuti Ararik ke pusat pangkalan musuh.


"oh... aku terpilih, apa kamu juga terpilih kakak?"


"ya, sepertinya kita berdua terpilih"


"padahal poin kontribusi yang kita kumpulkan disini tidak seberapa jika dibandingkan mereka yang terlebih dahulu berada di tempat ini. Apa itu karena izin yang diberikan saat kita bersama IKILUA dan Alice?"


"kemungkinan besar. Lagi-lagi sayangnya hanya kita yang mendapatkan manfaat dari mereka"


"kita harus fokus saat ini! kita akan membalas kebaikan mereka setelah kita selesai di tempat ini"

__ADS_1


"kamu benar"


Begitu pula dengan kedua pemain elf bersaudara. Mereka terpilih untuk mengikuti Ararik dan pasukannya ke pangkalan utama musuh.


Setelah persiapan yang matang, pasukan yang berbaris mengambil langkah maju ke garis pangkalan utama dark elf.


Saat hanya beberapa langkah yang baru mereka ambil, sesuatu tiba-tiba terjadi di sekitar tempat pertempuran. Energi hitam yang terlihat seperti asap muncul di berbagai mayat yang telah dikalahkan.


Tubuh-tubuh itu juga terasa janggal. Tubuh-tubuh yang telah dikalahkan dan beberapa yang seharusnya telah dipastikan menghilang menjadi hamparan cahaya, muncul kembali.


Tubuh-tubuh itu berbentuk seperti hologram yang tidak bergerak dan mengeluarkan energi hitam. Tidak hanya satu, tapi seluruh tubuh yang tergeletak di tempat ini mengeluarkan energi hitam tersebut.


Tubuh Coil of Cruelty juga muncul dan berbentuk hologram serta mengeluarkan energi hitam dari tubuhnya. Tubuh para elf dan pemain yang telah gugur dan menghilang menjadi butiran cahaya juga demikian. Muncul berbentuk hologram dan mengeluarkan energi hitam yang terlihat seperti asap.


"apa yang terjadi!?"


"kenapa tubuh-tubuh itu tiba-tiba muncul!?"


"...dan apa asap hitam itu?"


Kegaduhan terjadi tidak hanya antar NPC, tetapi para pemain juga kebingungan karenanya. Seluruh orang melihat dan mempertanyakan hal yang sama tentang apa yang baru saja terjadi.


Bahkan Ararik, yang memimpin di depan menghentikan langkahnya dan melihat kejadian yang baru saja terjadi. Mempertanyakan apa yang sebenarnya sedang terjadi pada peristiwa ini.


Energi hitam tersebut yang berbentuk seperti asap mengepul dan berkumpul di atas. Energi hitam yang berbentuk asap itu seperti menyedot habis tubuh tersebut.


Seperti halnya sesuatu yang menarik energi hitam yang berbentuk asap dari satu tempat, seluruhnya bergerak ke arah yang sama setelah terkumpul di atas. Seperti angin yang tertarik dan berhembus, energi hitam yang berbentuk asap pergi ke satu arah yang sama.


*Wush! Wush! Wush! Wush!


Mereka berhembus ketempat tujuan yang sama, seperti tertarik oleh sesuatu. Hal yang menjadi mencengangkan, adalah tempat tujuan perginya energi hitam berbentuk asap itu.


Mereka tertarik ke arah yang Ararik tuju!


Pangkalan utama dark elf!

__ADS_1


"ini gawat... kita akan bergerak cepat! lari!"


Perasaan yang tidak enak dirasakan oleh Ararik melihat asap-asap itu menuju. Dengan teriakan kepanikan, Ararik memerintah yang lain untuk langsung bergerak dengan kekuatan penuh.


__ADS_2