INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 159 : AKHIRNYA


__ADS_3

Satu-persatu lubang cacing telah tertutup. Waktu semakin mendekati akhir dari quest menahan gempuran makhluk Chaos.


Hanya menyisakan tiga lubang cacing yang masih terbuka. Awalnya terlihat buruk, karena monster yang datang tidak lagi memiliki waktu interval meski hanya sesaat.


"Woooaaaahhhhh!!!"


"Hanya sisa beberapa portal lagi!"


"semangat!!"


Para pemain yang sudah ikut dalam pertempuran tiga hari penuh ini berteriak karena rasa semangat mereka akan kemenangan yang sudah dekat. Tidak ada hambatan atau bencana lain yang muncul.


Semua begitu lancar dengan para ksatria elf dan beastman yang bersatu menghabisi monster-monster ini di hari terakhir. Semakin sedikitnya lubang cacing yang ada, meskipun kedatangan monster begitu intens tanpa waktu interval kedatangan, maka semakin sedikit pula jumlah monster yang ada.


Berbeda dengan jumlah pasukan yang masih tetap dan berjumlah sama saat perang telah meletus, monster yang datang semakin lebih mudah untuk dihadapi. Saat ini pasukan gabungan menang jumlah dengan hitungan mutlak, sehingga pertempuran terasa berjalan lancar tanpa hambatan sama sekali.


"huh? kenapa tidak ada yang keluar lagi?"


"apa terjadi sesuatu?"


Tidak ada satupun monster yang keluar dari lubang cacing. Hanya satu lubang cacing yang tersisa saat ini.


Situasi begitu random, mulai dari kedatangan monster berelemen, kedatangan monster yang tanpa interval, hingga tidak munculnya monster yang keluar dari lubang cacing. Hal itu membuat hati setiap prajurit berdebar-debar dan bertanya-tanya.


"tidak perduli dengan apa yang terjadi!"


"waktu sudah menunjukan detik terakhir!"


"benar! benar!"


"sepuluh!"


[00:00:10]


Mulai dari satu pemain yang meneriakan hitungan mundur dari waktu perhitungan quest-


""Sembilan!""


[00:00:09]


Hingga menyebar seperti menularkan kesetiap pemain yang ada.


Kerandoman situasi yang terjadi memang membuat setiap orang panik, tetapi melihat waktu yang sudah hampir habis, suasana pertempuran dipenuhi oleh teriakan para pemain yang bersemangat. Waktu yang telah menunjukan detik terakhir, digemakan oleh mulut para pemain.


""Lima!""


[00:00:05]


Keberlangsungan peristiwa saat ini adalah hasil dari quest dan hadiah yang terlihat lebih penting bagi para pemain. Maka dari itu, situasi tanpa kehadiran monster yang keluar dari lubang cacing tidak membuat setiap pemain menjadi panik dan waswas.

__ADS_1


""Tiga!""


[00:00:03]


""Dua!""


[00:00:02]


""Satu!!""


[00:00:01]


[00:00:00]


[Quest Selesai!]


[Berkat tindakan dan kemuliaan anda menghadang para penjajah dunia lain, Kedamaian dunia dapat dipertahankan]


[Anda mendapatkan gelar : Pelindung Dunia Utama]


[Hadiah akan diberikan sesuai kontribusi anda atas situasi yang ada]


Begitu waktu telah menunjukan angka 0 secara keseluruhan, lubang cacing terakhir tertutup sepenuhnya. Pemberitahuan quest dadakan juga telah muncul dan hadiah diberikan sesuai kontribusi dari setiap pemain yang berpartisipasi.


Tidak ada bencana atau peristiwa yang tidak mengenakan muncul kembali. Kekhawatiran setiap orang atas kecemasan dari ketidak munculan monster kembali dari lubang cacing hilang.


Kelegaan itu terbayarkan dan rasa haru atas leberhasilan mereka akhirnya tiba.


"Kita menangggggg!!"


"WOOOOOOOAAAAAA!!!"


Teriakan penuh kegembiraan ditunjukan oleh setiap pemain yang berada ditempat ini. Teriakan penuh kemenangan dan kegembiraan karena telah melalui semua ini.


Suara penuh emosi dicurahkan oleh para pemain dan memenuhi tempat pertempuran. Membuat suasana penuh tegang di hari-hari lalu telah berubah menjadi susana penuh kemenangan dan kegembiraan setiap pemain.


...


...


...


Perlahan-lahan, suara gemuruh kemenangan mulai menghilang. Suara dari teriakan keras itu hanya terdengar oleh para pemain yang ada.


Mereka, para pemain yang ada di tempat ini, di tempat pertempuran melawan makhluk Chaos, memandang setiap ksatria NPC yang ada.


Tidak ada satupun teriakan kemenangan terdengar dari mereka. Malahan, mereka telah berbaris dan pergi ketempat lain.


Tidak ada luapan kegembiraan sedikitpun. Padahal, apa yang diketahui oleh beberapa pemain yang ada ditempat ini telah selesai.

__ADS_1


Pertempuran panjang, tiga hari dua malam telah mereka lalui dengan penuh susah payah. Keringat dan darah telah mereka tumpahkan, tetapi suara kemenangan itu tidak terdengar sama sekali dari para NPC.


"huh? apa yang terjadi?"


"kemana mereka pergi?"


"apa sedingin itu sikap para NPC?"


"ungkapan rasa lega bahkan tidak terdengar dari mereka.."


Pemain-pemain ini, adalah pemain-pemain yang memang fokus pada tempat pertempuran ini. Mereka tidak mengetahui kejadian lain, pertempuran yang telah pecah di tempat lain meski itu berhubungan dengan situasi mereka saat ini.


Perang yang terjadi melawan monster hutan dan undead, terjadi di hari terakhir dan saat-saat pertempuran melawan makhluk Chaos akan segera berakhir. Jadi wajar saja, bagi para pemain yang tidak kembali ke barak penyembuhan dan berfokus bertarung di tempat ini tidak mengetahuinya.


Informasi dan arahan hanya diberikan kepada para prajurit dan ksatria NPC saja. Berbeda dengan para pemain yang bergerak atas diri mereka sendiri, informasi mengenai adanya pertempuran di tempat lain tidak diketahui oleh mereka.


Memang.. beberapa pemain yang mengetahui informasi itu dari teman atau kenalan mereka di tempat pertempuran melawan monster hutan dan undead mengikuti pergerakan NPC tanpa membuat keributan lain. Pemain-pemain yang tidak mengetahui hal tersebut hanya bisa heran dan bertanya-tanya dengan apa yang sebenarnya terjadi atas situasi saat ini.


"apa kau tidak tahu? pertempuran belum selesai ditempat lain"


"ada pertempuran lagi di tempat lain?"


Salah satu pemain yang bertanya kepada pemain lain di dekatnya diberitahu mengenai apa yang terjadi.


"ya, para NPC sedang bergerak kesana"


Satu kalimat sederhana yang dikatakan oleh pemain itu sudah menjelaskan segalanya. Mengetahui hal itu, setiap pemain yang tidak mengerti apa-apa mengenai situasi lanjutan ini, lagi-lagi nuansa cerah terlihat diwajah mereka.


Pertempuran yang belum usai, pertempuran yang terjadi di tempat lain, adanya pertarungan kembali, hanya ada satu kata bagi mereka. Event lainnya telah muncul!


Tanpa basa-basa, orang-orang itu bergerak mengikuti NPC yang berbaris pergi. Mereka, para pemain ini, bergerak dengan penuh semangat mengiringi setiap langkah yang mereka jejakkan.


...----------------...


Benar saja, apa yang tidak diketahui oleh pemain yang fokus pada pertempuran melawan makhluk Chaos sudah ada pertempuran lain yang telah terjadi. Pasukan undead yang muncul, bertempur dengan pasukan makhluk hidup.


Terdapat tiga tempat sisi dalam pertempuran, tetapi undead yang berjumlah lebih banyak dan terlihat dua pilar cahaya di tempat itu, Impian sedang bertempur bersama para dwarf.


"kita telah menang"


Kata-kata yang terlontar dari mulu Impian mengejutkan baik itu dua pendeta Lorena yang berada di sampingnya, serta pasukan elf dan dwarf yang membantu membatasi undead untuk dihabisi Impian.


"lubang cacing telah tertutup. Kita menang melawan makhluk Chaos"


Tidak ada teriakan kegembiraan dari mereka setelah mendengar kata-kata Impian, tetapi Impian dapat melihat ekspresi kegembiraan di wajah mereka. Bahkan kepalan tangan atas ekspresi kemenangan ditunjukan dari beberapa orang dan itu terlihat di depan mata Impian sendiri.


"ini adalah kemenangan pertama kita melawan makhluk dari dunia sana"


"masih ada musuh lain di tempat ini. Setelah semua ini selesai, kita adakan acara kemenangan"

__ADS_1


Ucapan terakhir dari Doranda meningkatkan adrenalin mereka. Setelah pertempuran di sini usai, kemenangan dapat dirayakan oleh mereka dan perayaan kemenangan dapat mereka lakukan.


__ADS_2