INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 38 : PELARIAN DAN KEMBALINYA IMPIAN


__ADS_3

"hey 'nak, kenapa kamu masih mengkonsepkan sihir seperti itu"


Impian masih di tempat Origin berada saat ini.


Pengetahuan tentang pertarungan hand-to-hand kombat memang sudah cukup di kuasai oleh Impian, tetapi konsep jurus dan skill Impian payah besar.


Saat terdapat orang yang bisa mengajarkan apa yang belum kamu kuasai, adalah kebodohan besar jika kamu menolaknya.


Saat ini, itu adalah apa yang sedang di lakukan Impian, dia tidak pergi dari tempat ini dan belajar langsung dari masternya.


"hmm?"


"kamu telah menjadi avatar-ku, aku adalah alam itu sendiri, cukup tuntun alam untuk mengubah energi dalam dirimu dan jadikan sihirmu sendiri"


"sial, kata-kata mutiara apa lagi itu..."


Di luar dari tempat ini memang telah terjadi kericuhan perang. Apalagi batasan level telah di angkat oleh pihak pengembang.


Meski begitu, dari informasi yang di dapat, Impian masih merasa bahwa tempat kerajaan suci Lorena masihlah menjadi tempat teraman dan tidak perlu khawatir untuk dunia luar.


Maka dari itu, Impian memutuskan untuk berlatih apa yang dia miliki saat ini ketimbang kembali ke desa Keoropi.


 -----.


Tiga hari di dunia nyata, sama dengan 9 hari telah berlalu di dunia INK FANTASI.


Perubahan dalam perang gesekan antaran kerajaan Oriteral dengan kerajaan Moscard sudah sangat besar.


Kerajaan Oriteral telah mengerahkan pasukan elf-nya yang beraliansi dengan pasukan beastman di garis depan.


Pasokan persenjataan yang di buat oleh dwarf, salah satu aliansi dari kerajaan Oriteral, membuat pasukan mereka lebih unggul.


Kota H'rden telah di kuasai oleh pasukan elf dan beastman.


Kerajaan dimana dalam pertempuran awal menjadi buruan, saat ini skema telah berbalik. Kerajaan elf bersama aliansinya telah memojokan kerajaan Moscard dan mengambil kota H'rden dari mereka.


Kota H'rden selalu di curigai sebagai tempat pemasokan budak elf yang di tangkap dan di jual.


Kemarahan dari kerajaan elf telah terlihat dan saat ini menguasai kota tersebut.


"Jendral, banyak dari pelarian prajurit Moscard pergi ke kota Timan"


Salah satu elf melaporkan kepada elf lain yang di panggilnya jendral.


Saat ini, pasukan elf dan aliansi sedang menempati kota H'rden dan mendiskusikan tindakan mereka selanjutnya.


"bukankah kota itu wilayah kekuasaan kerajaan Lorena?"


Bagi seorang elf, kata suci adalah sesuatu yang sakral bagi mereka dan kota kerajaan yang memiliki kata suci adalah tabu. Akibatnya, sebutan kerajaan suci Lorena akan di sebut sebagai kerajaan Lorena saja oleh para elf.


"benar, sayangnya salah satu bangsawan manusia yang kita cari ada di salah satu pelarian itu"


"jika seperti ini, kita akan sulit menangkapnya"


Salah seorang elf lainnya yang berada di tempat itu angkat bicara.

__ADS_1


"aku bisa pergi kesana jika untuk masalah politik"


Seorang beastman yang terlihat seperti singa merah memberikan pendapat.


"tuan Gerald, kalau begitu kami akan merepotkanmu"


"tidak masalah"


"tempat ini akan menjadi benteng pertahanan terluar kita, kirim pengintai dan habisi pasukan kerajaan Moscard yang mendekati wilayah ini. Penduduk yang masih berada di kota, pindahkan mereka ke barat dan awasi. Untuk sementara, kita akan istirahat dan menunggu kabar dari tuan Gerald. Buabar!"


Atas hasil diskusi dari pasukan elf dan aliansi, kota H'rden saat ini menjadi basecamp terdepan dari pemain yang mengikuti perang. Banyak misi pengintaian dan pemusnahan sisa-sisa prajurit dari kota H'rden di berikan oleh NPC.


Hal itu di manfaatkan oleh pemain-pemain untuk menaikan level mereka lebih cepat.


-----.


"berhenti!"


Salah seorang penjaga kota Timan berteriak kepada rombongan yang terburu-buru ingin memasuki kota mereka.


"tunjukan identitas kalian!"


"prajurit penjaga gerbang biasa sepertimu berani memerintah!? lepaskan dan biarkan kami masuk!"


Seorang lelaki berpakaian armor penuh berteriak atas ketidaksenangan yang di alaminya dari penjaga gerbang tersebut.


"jika anda tidak dapat bekerja sama, jangan salahkan kami mengambil tindakan yang di perlukan!"


"apa kalian tidak tahu siapa aku!? aku adalah Kirof! jendral pasukan kerajaan Moscard! biarkan kami masuk!"


Meski begitu, orang-orang yang do bawanya, memiliki perlengkapan penuh pada tubuh mereka.


"kami memutuskan berdiri secara netral, tidak memihak dan membantu salah satu dari kerajaan yang berperang, maafkan kami jendral, tetapi kami tidak bisa membiarkan anda lewat"


Kapten penjaga turun tangan setelah melihat keributan yang terjadi atas perilaku jendral dan anak buahnya.


Di sudut rombongan jendral, ada empat orang yang tidak mengenakan armor seperti prajurit dan diam-diam berpisah dari rombongan.


Mereka membaur dengan antrian lainnya dari orang-orang yang ingin memasuki kota.


"tuan, kita tidak bisa masuk dengan jendral jika seperti ini"


Salah satu dari keempat orang tersebut berbicara dengan nada membisik kepada orang di sampingnya yang memakai pakaian mewah ketimbang orang biasa.


"tidak masalah, kita memasuki kota dengan dalil sebagai pedagang, kalian ikuti saja arahanku"


Ketiga orang lainnya hanya menganggukan kepala atas pernyataan orang tersebut.


"maafkan kami jendral, tapi peraturan dari yang di atas sudah seperti itu"


Kembali ke masalah kapten penjaga gerbang dengan jendral Kirof masih berkutat dengan masalah mereka.


"kalian akan menyesali ini! tunggu saja!"


Jendral Kirof pergi menjauh dari kota bersama pasukannya setelah tidak kunjung juga mendapatkan ijin untuk memasuki kota.

__ADS_1


-----.


Jauh di dalam hutan wilayah kerajaan suci Lorena, jendral Kirof bersama pasukannya berkemah untuk menetap sementara.


"jendral... kenapa kita pergi ke wilayah Lorena dan tidak kembali saja"


Salah seorang prajurit yang bersama rombongan jendral Kirof angkat bicara di tengah api unggun yang melentik dari percikan apinya.


"apa kamu bodoh! kepala kita akan hilang jika kembali sekarang! kita gagal melindungi kota H'rden dari ras hina itu! tujuan kita saat ini adalah mencari tentara bayaran dan mengumpulkan mereka"


"...."


"saat yang mulia raja memutuskan untuk mengambil kembali kota H'rden dari tangan musuh dan mengerahkan pasukannya, kita bersama tentara bayaran yang telah di sewa akan masuk dan berkumpul untuk menaklukkan musuh"


"oh..."


"mengambil kembali kota H'rden dan ikut berkontribusi dalam perang... dengan begitu, kepala kita akan aman saat kembali nanti"


"pemikiran jendral memang hebat"


-----.


Setelah merasa cukup untuk mempelajari apa yang bisa di ajarkan oleh Origin, Impian memutuskan untuk kembali.


Pembelajaran yang ada memang sangat nyaman, tidak hanya kelas Impian yang mempermudah pembelajaran karena efeknya, tempat di sekitar Origin sendiri memberikan buff besar untuk pemain dalam pembelajaran yang di lakukan.


Akibatnya, apa yang di pelajari Impian, dengan cepat di kuasai jika di bandingkan dengan orang normal pada umumnya.


"apakah aku bisa kembali ketempat ini?"


Tempat dimana Origin berada adalah salah satu wilayah paling selatan dari dunia utama. Artinya pemain akan dapat menemukan tempat ini hanya dengan menjelajahi benua selatan.


Wilayah di sekitar Origin sendiri hanyalah padang rumput yang luas tanpa kehidupan selain dirinya. Impian di beritahu bahwa makhluk-makhluk yang ada tidak berani mendekati wilayah Origin berada.


Sekitar 100 kilo meter dari dirinya berada, tidak ada se-ekorpun makhluk yang dapat terlihat. Jika telah melewati wilayah 100 kilo meter darinya, banyak makhluk dengan kekuatan yang sangat besar dapat di temui.


Akibat aura dan keberadaannya saja, wilayah di sekitar Origin merubah makhluk-makhluk yang ada. Tidak hanya dari kekuatan, tetapi juga ukuran dan keberadaan mereka menjadi semakin besar.


Maka dari itu, tempat baru di mana terdapat wilayah dan monster baru dapat di temukan, merupakan surga dunia bagi pemain petualang.


"apa yang kamu pertanyakan? tentu saja kamu dapat kembali dengan kemampuanmu, tingkatkan level-mu dan kamu akan mengetahuinya sendiri"


"ah! aku lupan jika sebagian besar dari kelas Avatar masih terkunci"


Meski Impian telah tercantum dengan kelas yang ada, tetapi itu masih dalam nama saja. Impian saat ini masih berada di level 5, sedangkan bagi pemain untuk mendapatkan kelas mereka harus di butuhkan level 10 untuk syarat yang di tentukan.


"baiklah kalau begitu, kirim aku kembali"


"huhuhu aku tidak sabar melihat perubahan apa yang kamu bawa pada dunia"


Origin menjentikan jarinya dan sinar muncul di tubuh Impian yang perlahan-lahan menyelimuti tubuhnya sepenuhnya.


"jangan terlalu berharap pada satu orang"


Setelah mengucapkan kalimat terakhirnya, Impian menghilang dari tempat itu sepenuhnya.

__ADS_1


"aku akan mengamatimu..."


__ADS_2