
Terdapat beberapa skill yang di berikan kepada Impian. Skill [Guard], [Shield Bash], [Aura], [Aura Slash], dan [Triple Thrust]. Lima skill yang di dapat Impian menambah kolom skill-nya.
Skill [Guard] seperti skill buff, saat di aktifkan akan memberikan peningkatan pertahanan sebesar 50 %. Lalu ada skill buff lainnya yang di dapat Impian, skill [Aura], memiliki pasif dan aktif yang tertempel dalam penjelasannya.
Pasif dari [Aura] memberikan poin statistik Aura pada status Impian sebanyak 1000 poin, sedangkan skill aktif dari [Aura], menyelimuti Impian dengan pancaran energy yang memberikan efek serangan dan pertahanan meningkat 10%.
Impian juga di berikan tiga skill serangan saat ini, [Shield Bash] menyerang menggunakan perisai dan memberikan 250% physical attack dan 50% kemungkinan musuh terkena efek stun, [Aura Slash] menebas dengan mengaliri aura pada pedang dan memberikan damage sebesar 500% physical damage, dan [Triple Thrust] menusuk tiga kali secara beruntun dengan kecepatan tinggi dan memberikan 200% physical damage setiap tusukannya.
Ketiga skill memerlukan stat Aura untuk mengaktifkannya, 100 untuk [Shield Bash], 200 [Aura Slash], dan 250 [Triple Thrust].
Semua skill yang di dapat telah mencapai tingkat master. Dengan 1000 poin yang di miliki Impian, hanya cukup beberapa kali saja Impian dapat menggunakan skill-skill tersebut.
Kemudia ada perisai yang memberikan 50 pertahanan, pedang yang memberikan 10-50 physical attack dan armor yang bertipe satu set memberikan 30 pertahan secara keseluruhan. Tidak hanya pertahanan, armor set yang di kenakan Impian memberikan 60% pertahanan terhadap efek negative.
Menara lantai satu saat ini dimana Impian dan kedua partner NPC berada. Muncul tiga goblin warior membawa gada yang cukup besar jika di bandingkan tubuh goblin tersebut.
GREEN GOBLIN WARIOR (ELIT)
LVL 5
HP : 1200/1200
“jangan mati saat masih di lantai satu 'nak! [Mana Break]!”
“[Protect][Brave Aura][Fleeting Time][Cooldown Reduction]”
Amelia bersiap mengeluarkan sihirnya, sedangkan Kiara memberikan berbagai buff yang memperkuat, mengurangi cooldown skill, serta mengurangi konsumsi mana.
Dengan berbagai buff yang Impian terima, tubuh Impian terasa ringan dan terasa lebih kuat.
Impian melesat maju menuju ketiga goblin warior dengan mengangkat perisai yang ia pegang.
Posisi goblin tidak sejajar, salah satu dari yang berada di tengah memiliki posisi lebih kedepan ketimbang dua dari goblin lainnya. Menabrakkan perisainya pada goblin di tengah dan paling depan, Impian mendorong tubuh goblin kebelakang.
[Shield Bash]
-38
Saat goblin yang berada paling depan terdorong oleh perisai Impian, Impian memutar tubuhnya dan menyerang goblin yang ada di kiri dengan bagian sisi pedang. Goblin warior terkena pukulan pedang Impian pada kepalanya dan terjatuh.
__ADS_1
Perisai di angkat dan dengan menggunakan bagian bawah perisai, Impian menyerang goblin warior yang tersisa.
-12
Meski perisai tidak menunjukan informasi attack damage yang tercantum, system masih memutuskan apa yang di lakukan Impian sebagai serangan.
Lalu Impian memutar pedangnya yang di pegang di tangan kanannya terbalik dan menusuk goblin yang tersungkur di tanah.
-22
Bola api datang mengarah goblin sebelah kiri dan mengenai muka dari goblin warior itu.
-32
Impian yang telah menusuk pedangnya ke goblin yang tersungkur, mencabut pedangnya dan menyerang goblin yang terdorong perisai sebelumnya.
[Triple Thrust]
-28
-27
-28
Goblin warior itu terjerat sehingga memberi waktu Impian dengan hanya mengurus kedua goblin yang tersisa.
Goblin warior yang terkena bola api kembali tersadar dan mengayunkan gada-nya ke arah Impian. Impian hanya menghindarinya dan menebas goblin tersebut dengan tebasan.
[Aura Slash]
-56
Tidak berhenti dengan serangan yang menggunakan skill, Impian juga menyerang dengan serangan biasa kepada goblin warior.
Silih berganti antara serangan tebasan Impian dan bola api menyerang kedua goblin yang masih bediri. Perlahan-lahan satu goblin warior kehabisan bar kesehatannya dan menghilang.
“belakangmu!”
Kiara berteriak saat goblin yang tersungkur di tanah telah terbebas dari jeratan cahaya menyerang Impian dari belakang menggunakan gada-nya.
__ADS_1
[Guard]
-10
Menerima serangan dari goblin warior, Impian mundur beberapa langkah agar jarak tercipta dengan kedua goblin yang masih berdiri. Bola api datang setelahnya menyerang salah satu goblin. Melihat bola api yang mengganggu salah satu goblin warior, Impian menyerang goblin warior lainnya.
Serangan silih berganti antara pedang Impian dan sesekali perisai Impian serta sihir-sihir yang terbang menuju goblin warior. Di sela pertarungan, skill dari Kiara dengan cahaya yang menjerat tubuh goblin membantu mempermudah Impian yang hanya harus focus pada satu goblin warior saja.
Membutuhkan beberapa waktu akhirnya Impian menghabisi seluruh goblin warior yang ada.
[selamat, seluruh goblin telah di kalahkan]
[seluruh poin status bertambah 1]
[HP, MP, STAMINA, dan COOLDOWN SKILL direset ulang]
Dengan kemenangan yang ada, Impian juga mendapatkan bonus hadiah yang di berikan oleh system kepadanya. Meski hanya mendapatkan peningkatan 1 poin, tetapi itu peningkatan seluruh status.
“cukup baik untuk lantai pertama”
Amelia mengapresiasi pergerakan Impian dalam mengalahkan goblin. Impian hanya terkena satu serangan tanpa bisa menangkisnya dan karena skill [Guard]-nya, damage yang di terima tidak terlalu besar.
“apa sesulit ini meski masih di lantai 1?”
Monster yang keluar sudah menjadi monster elit dan memiliki level 5 pada statusnya, bahkan 3 dari mereka keluar sekaligus. Impian yang berhasil mengalah meski hanya terkena serangan satu kali masih cukup sulit jika harus menghadapi sekaligus seorang diri.
Bantuan dari Kiara sangat besar dimana tidak hanya peningkatan akibat buff yang di berikannya, juga skill-nya yang dapat menjerat goblin untuk beberapa saat. Serangan Amelia tidak kalah membantu Impian yang memiliki damage tidak seberapa jika harus bertarung lama dan akan menghabiskan staminanya lebih dulu sebelum seluruh goblin kalah.
Kiara “masih akan bertambah sulit semakin tinggi lantai yang ada, kau tahu?”
Amelia “memang harus seperti ini menara persidangan. Jika tidak, untuk apa hanya orang-orang terpilih yang dapat memasukinya”
Impian “yah, kurasa tidak ada pilihan, juga, ceritakan tentang kalian berdua”
Masih di lantai pertama dan Impian memilih untuk mengenal mereka berdua terlebih dahulu.
Mendekatkan diri dan mengenal partner bertarung lebih dekat, merupakan salah satu yang harus di lakukan jika ingin bertarung bersama.
Komposisi, keinginan, dan kemampuan partner akan di butuhkan dalam pertarungan kelompok seperti ini.
__ADS_1
Hal ini lah yang membuat Impian berinisiatif untuk menetap di lantai awal terlebih dahulu.
Impian memilih untuk tidak melanjutkan menaiki lantai menara persidangan dan memilih untuk mendengarkan cerita dari Amelia dan Kiara.