Istri Kontrak Tuan Muda

Istri Kontrak Tuan Muda
Godaan Pras


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 2 malam. Mitha tengah berada di kamar Mecca karena putrinya itu menangis meminta jatah asi nya malam ini, sedang Pras belum nampak batang hidungnya namun sebelumnya Pras sudah berpesan akan pulang terlambat karena ada OP darurat.


Ditengah aktivitas mengASIhi, terdengar suara mobil masuk ke halaman rumah, Mitha mendekat jendela lalu membuka gorden untuk memastikan itu benar suaminya.


Tap .. Tapp .. Langkah kaki Pras terdengar melewati kamar anak anak begitu saja.


" Ayang .. " Panggil Pras saat tak mendapati istrinya di kamar mereka.


" Apa mas ? "


" Aku cariin .. Hmm "


" Ya emang aku kemana lagi sih mas selain disini. "


" Yang besok kamu masuk pagi loh, padahal biar mba kasih ASIP aja. Kamu punya stock kan yang ? " Tanya Pras khawatir istrinya ke lelahan.


" Gak papa mas, aku udah biasa. Lagian aku tadi tidur awal. Jam 8an kayanya, abis isyaan aku langsung tidur. "


" Itu Mecca nya masih mimi yang ? " Tanya Pras mendekat lalu menyentuh pipi Mecca untuk memastikan putri kecilnya itu masih menghisap disana.


" Ish kamu emang udah mandi ? " Mitha memelototi Pras.


" Ya Allah yang galak amat. Udah, tadi sebelum pulang mas mandi dulu di ruangan. Sengaja takut ke maleman. "


" Sana gih mas ganti baju dulu, nanti aku nyusul udah mau bobo Mecca nya. "


" Okay .. Jangan bobo disini ya ? Mas gak ada temennya " Pras mengerucutkan bibir.


" Anak kamu udah 2 mas, masih aja manja nya lebih lebih dari El "


" Mas udah lowbet banget butuh pelukan buat charge tenaga " Jawab Pras dengan senyum manisnya yang membuat Mitha tak akan bisa lagi mengomel karena terlalu menggemaskan.


Ketika Mecca benar benar terlelap, Mitha pindah kembali ke kamarnya. Mitha membuka pintu kamar dan mendapati suaminya tengah duduk di tepi ranjang masih menggunakan pakaian kerja.



" Kamu mau tidur pakai baju itu ? " Tanya Mitha sarkas.


" Engga yang mas gak ada tenaga buat ganti, tolong dong bukain. " Goda Pras sambil mengadahkan kedua tangannya memberi kode Mitha agar duduk di pahanya.


__ADS_1


Aduu aduu katanya gak punya tenaga tapi malah ngajakin berolahraga ..


Pras mengecupi leher istrinya yang putih mulus itu lalu menghisap pelan hingga berubah menjadi kemerahan beberapa titik. Dengan lembut Pras juga mengusap punggung Mitha menjalarkan rasa hangat dan perasaan tak biasa.


" Hmm udah mau jam 3 masshh " Ucap Mitha seraya menahan desa*hnya kala bibir Pras kini beralih mengecupi bagian atas dadanya.


" Gak papa sayang, mas gak ada praktek pagi " Jawab Pras masih fokus dengan 'mainannya'.


" Tapi kan aku masuk pagi "


" Kan kamu udah tidur yang. Ya ? " Pras menghentikan sejenak aktivitas nya. Lalu menatap Mitha dengan tatapan memelas.


Melihat Pras, Mitha tak menjawab hanya menelungkup ke dua pipi Pras lalu menarik wajahnya membuat bibir mereka beradu dan mel*umat.


Mana tega aku mas mana tegaaaa ..


Mendapatkan respon baik, Pras mengangkat baju Mitha lalu membuangnya sembarang. Sama halnya Mitha pun membuka satu persatu kancing kemeja Pras hingga tinggallah otot yang di lapisi kulit itu terlihat begitu maskulin. Membuat Mitha ingin memainkan jari lentiknya di sana.


" I love you baby .. " Bisik Pras.


" I love you more masshh "


" Kamu cantik " Puji Pras ketika isrti yang masih berada di pangkuannya itu sudah polos tanpa sehelai benang pun.


" You know me so well sweetheart " Pras meremasnya pelan lalu mengulum bergantian agar ASI Mitha tak sampai keluar.


" Ah maassshh, faster please " Mitha meminta Pras untuk segera melakukannya.


Pras mengangkat tubuh Mitha lalu merebahkannya di ranjang seraya dirinya melucuti celana yang masih terpasang rapih di pinggangnya.


" Udah basah yang " Ucap Pras kala menyentuh bagian inti Mitha lalu sedikit memainkannya hingga si mpunya bergerak nikmat tak karuan.


Pras hanya menatap puas bisa memberikan kenikmatan pada istrinya lalu menekan miliknya lembut dengan tempo sedang.


Satu jam kemudian pergulatan mereka baru selesai, dengan nafas yang saling memburu dan lelah tak tertahankan, mereka pun sama sama terlelap hingga pagi datang.


Pras bangun lebih dulu karena ketukan pintu di kamarnya, matahari baru saja sedikit naik namun sudah ada yang mengganggi tisurnya. Sedang Mitha masih terlelap tanpa pakaian. Pras menarik selimut untuk menutupi tubuh Mitha lalu berjalan lunglai menuju pintu sambil menggunakan bathrobe nya



" Hmm .. " Maylinda menggeleng gelengkan kepalanya melihat putra semata wayangnya itu hanya keluar menggunakan bathrobe sedang terlihat Mitha yang masih tidur beryulung selimut namun punggungnya tetap terekspose.

__ADS_1



" Udah beres ? "


" Udah Bun dari tadi, orangnya aja udah tidur lagi. Kenapa ? "


" Kata Jo kamu gak ada praktek pagi ya Pras ? Bunda mau minta tolong wakilin meeting sama rumah sakit cabang. Bunda gak enak badan Pras. "


" Udah minum obat ? " Tanya Pras seraya memegang tangan Bundanya yang terasa hangat.


" Udah .. Bunda mau istirahat di rumah aja biar anak anak sama Bunda. Kamu sama Mitha ke rumah sakit. " Pinta Maylinda.


" Okay Bun .. "


" Maaf ya Pras Bunda jadi repotin, harusnya kamu masuk siang mana semalem begadang. "


" Gak papa Bun. Bunda istirahat aja kalo gak membaik langsung ke IGD ya nanti Pras suruh supir buat stay "


Maylinda menganggukkan kepalanya lalu kembali ke lantai bawah dimana kamarnya berada. Yang tadinya niat hati 0ras ingin tidur lagi, namun akhirnya harus tetap bersiap untuk meeting pagi.


Pras membangunkan Mitha dengan cara mengecupi pundak Mitha yang terbuka.


" Bangun yang katanya mau kerja pagi . "


" Hmm ngantuk, jam berapa ? "


" Jam 6 yang "


" Setengah jam lagi deh " Mitha berbalik mengahadap suaminya.


" Minimal di baju dulu yang kalo gak mau mas terjang lagi " Pras memainkan rambut yang menghalangi wajah Mitha.


" Jangan mas, nanti aku kesiangan "


" Mas juga masuk pagi ko, ada meeting mau gantiin Bunda. Bunda gak enak badan katanya "


" Oh ya ? " Mitha langsung membuka matanya sempurna yang awalnya berbicara dengan Pras sambil menutup mata karena mengantuk.


" I Love you mas, aku mau mandi dulu mau cek Bunda ke bawah " Mitha mencium bibir Pras sekilas lalu langsung berdiri dan meraih gaun tidurnya.


" Mandi bareng aja yang, biar cepet "

__ADS_1


" Gak usah yang ada nambah lama " Mitha mengerucutkan bibirnya yang membuat Pras langsung terkekeh menatap lucu.


Pras mengikut keinginan Mitha dan membiarkan istrinya itu mandi lebih dulu sedang dirinya memilih merebahkan tubuh di ranjang untuk sesaat. Tubuhnya masih terasa lelah sebenarnya, namun apa daya. Dirinya harus tetap siaga mengurusi pekerjaan, karena Bundanya sakit Pras sudah mengabari ke departemen bedah bahwa dirinya tidak akan masuk dan untungnya tidak ada OP. Jadi hari ini Pras hanya akan fokus pada meetingnya, setelahnya langsung menikmati istirahat panjang.


__ADS_2