
Pras mengambil ponsel di nakas.
" Mau ngapain itu hp ? " Tanya Mitha yang masih di tindih tubub Pras.
" Mau mas foto terus mas post, boleh ? "
" Haha buat apa mas ? "
" Biar yang panas makin panas, kan kata kamu juga gitu "
" Apa kata dunia presdir mereka yang dingin tiba tiba vulgar gini. "
" Biarin bleee sama istri sendiri ini "
Pras benar benar mengambil foto dan memposting nya dengan caption My Morning View.
Postingan Pras jelas menggemparkan dunia per gibahan rumah sakit. Bukan hanya mereka, Jo saja sampai kaget dan saling bertatap heran dengan Vidya.
" Ada yang lebih gila dari aku ya Vid " Tanya Jo pada Vidya yang sama baru bangun di ranjangnya.
" Vulgar banget dia. Tau sih dari dulu juga si om Presdir mesum cuman ini sih udah mesum di satuin sama bucin haha "
" Coba bucin nya dari dulu, gak akan ada drama sama si uler Dinda " Jawab Jo yang mengambil bathrobe hendak mandi.
" Dasar uler betinanya aja gak tau diri. Awas ya kamu jangan macem macem mas kalo gak mau foto te*lanjang kamu aku post di medsos "
" Haha gak masalah sih aku, toh body aku menawan gak jauh bedalah sama Bapak Prasetya. Gak akan bikin minder. "
" Banyak omong kamu mas. Sana mandi bau "
" Dasar bumil, dikit dikit bau lah dikit dikit jelek lah. Ini suami kamu ganteng plus harum gini juga " Jo mengendus tubuhnya yang memang tidak bau meski belum mandi.
Vidya hanya menatap jengah pada suaminya. Semenjak hamil dirinya jadi sensitif dan tidak mau dekat dekat dengan Jo, namun sekalinya Jo lembur Vidya terus saja menyutuh Jo cepat pulang. Memang aneh ibu hamil.
Waktu menunjukkan pukul 10 pagi. Pras akhirnya bangkit dan mau melepaskan Mitha setelah puas dengan pergulatan mereka.
" Aaaahhh aku belum dateng bulan mas jangan di gempur mulu, nanti kalo beneran jadi gimana ? "
" Ya gak gimana gimana kan ada bapaknya ini. Khawatirin apa sih "
" Yaudah mas aja yang hamil dan ngelahirin "
" Hehe becanda sayang becanda. Tenang aman pokonya kecuali kalo emang udah di kasih sama Allah ya itu mah mau gak mau di terima. "
__ADS_1
" Nye .. Nye .. Udah kamu berangkat cepet udah siang. Mau visit ke bangsal kan ? "
" Iya sayang iya .. Di rumah sakit pasti rame banget sekarang. "
" Emang kenapa ? "
" Lihat aja mas post apa "
Mitha meraih ponselnya lalu segera membuka story dan mendapati suaminya benar benar mem-post aktifitas pagi mereka.
" Gila kamu mas .. "
" Ya biarin, gak suka kan mas di goda yang lain ? Ya sekalian aja mas tunjukkin mas udah cukup bahagia cuman dengan milikin kamu. Biar gak ada yang nyari kesempatan mulu di kiranya mas kurang belaian kali ya ? "
" Emang ada ? Siapa ? "
" Ada, malah nawarin mijitin. Agak gimana gitu, mentang mentang mas udah 3 malem di rumah sakit ngiranya mas kesepian butuh di hangatkan haha " Pras terkekeh geli sendiri.
" Wah siapa orangnya ? Mau aku jambak rambutnya. "
" Kamu pasti tau siapa "
" Dinda ? "
Pras mengangguk ..
Ya Mitha sudah tahu hubungan antara Dinda dan Radit karena sudah terjalin cukup lama dan berniat untuk ke jenjang yang lebih serius namun Dinda yang terkesan mundur dan mengulur waktu.
Pras hanya mengangkat bahu memberikan signal untuk mempersilahkan istrinya jika memang ingin mengadukan Dinda. Lagi pula Pras merasa memang sudah keterlaluan meski belum sampai di sentuh langsung oleh Dinda, namun rasanya terlalu lancang Dinda bersikap begitu.
" Terus kamu suka di gitu gituin ? "
" Ya enggaklah. Kamu tau mas yang, mas malah jijik lihat cewek murahan gitu "
" Bagus deh kalo gitu, nanti siang aku ke Rumah Sakit ya ? Agak gak rela nih biarin kamu sendirian " Ucap Mitha sambil merapihkan rambut Pras yang hendak berangkat kerja.
" Ya ke rumah sakit aja sayang .. Mas malah seneng di susulin mulu haha "
" Kamu ya seneng banget sih bikin aku cemburu " Mitha mengerucutkan bibirnya.
" I Love you .. Mas berangkat ya " Pamit Pras sambil menyambar bibir Mitha.
Dan benar saja suasana Rumah Sakit seketika ramai, yang tak biasa bergosip pun malah jadi ikut ikutin.
__ADS_1
" Gue saranin Lo jangan lihat story Presdir " Ucap Resa saat Dinda baru saja keluar dari ruang bedah.
" Pokoknya jangan kalo Lo gak mau sakit hati "
" Alah palingan foto sama Bu Mitha kan ? Kemarin kemarin juga sering post gue gak papa "
Dilarang, Dinda malah semakin penasaran dan membuka story Pras yang membuat nya membeku seketika. Dada nya sakit seakan ditikam. Untuk pasutri memang hal ini tidak tabu, yang membuat Dinda merasa sesak adalah kenyataan bahwa Pras semakin tergila gila pada Mitha hingga membuat lakilaki yang sedingin kutub es itu mencair dan berani memamerkan betapa bahagianya kehidupan pernikahan mereka.
" Kan apa gue bilang ? Jangan di lihat ! Presdir kaya nya sengaja post ini karena lihatin gerak gerik Lo yang deketin dia. Atau mungkin Bu Mitha yang post ? Presdir kan gak bakalan sebarbar ini sih " Ucap Resa.
" Pengen banget ya kelihatan bahagia. Saking jarang di sentuh mungkin makannya pamer di akun suami " Jawab Dinda seenak mulutnya. Emosi menguasai pikirannya.
" Haha iya bener, secara suaminya lebih sering tidur di rumah sakit di banding di rumah. Ya makannya gitu juga berarti service istrinya kurang memuaskan dong. "
" Bisa jadi gitu. Dasar wanita rendah tetep aja sifat nya rendah sama kaya asal usulnya "
Pembicaraan mereka terhenti ketika menyadari Jonathan sedang mulai berkeliling. Secepat kilat mereka membubarkan diri karena takut kembali kena makian Jonathan.
Jonathan hanya menggeleng heran, dirinya sudah merasa kalau kedua biang masalah itu pasti sedang bergosip. Tapi karena mereka sudah membubarkan diri, maka Jo akan membiarkannya untuk kali ini.
Pras baru saja sampai, dan bertepatan dengan Jo yang turun ke lobby.
" Anjir Pak Presdir masih pagi udah bikin skandal " Ucap Jo.
" Skandal apaan ? "
" Itu Lo post foto apa ? "
" Foto tangan, emang kenapa ? "
" Itu sih bukan sekedar tangan. "
" Terus apaan ? "
" Itu ngartiin Lo lagi ninaninu sama bini Lo. "
" Ah masa sih ? Itu pikiran Lo aja yang kotor. "
" Lah anjir siapa yang gak akan mikir kotor, semua yang lihat post Lo pasti sepemikiran sama gue "
" Haha ya emang gue abis making love tadi pagi. Skandal tuh kalo gue post sama bini orang ini bini gue sendiri mana gue sembunyiin wajahnya "
" Sengaja banget Lo pengen bikin huru hara. "
" Ya main main dikitlah sama yang suka kegatelan. Biar ngaca diri gitu " Pras tersenyum smirk.
__ADS_1
" Agak lain Bapak Pras ini. "