Istri Kontrak Tuan Muda

Istri Kontrak Tuan Muda
Sebatas Kekaguman


__ADS_3

Keesokan harinya hasil pemeriksaan Pras keluar, semua nya baik baik saja. Syukurlah .. Hanya memang tekanan darahnya sempat melanjok juga kelelahan. Pras di intruksikan untuk istirahat selama 3 hari. Selama itu juga Mitha melarang Pras untuk pulang, lebih baik di rawat agar fokus beristirahat. Jika di rumah, Pras akan tetap melakukan banyak kegiatan.


" Mau kemana ? " Tanya Mitha yang melihat Pras mendorong tiang infusnya berjalan di koridor.


" Hehe gak kemana mana yang. Cuman kihat rekam medis pasien pasien mas yang dapet jadwal OP minggu ini. "


" Nanti aja kalo udah sembuh "


" Kalo nanti mas gak akan bisa prepare dulu, terlalu mepet. "


" Kaya amatir aja mas .. "


" Nah ini pemikiran yang salah, dokter itu paling gak boleh merasa terbiasa dengan kerjaannya. Istilahnya tuh jadi ngegampangin. "


Mitha hanya menarik nafas sambil tersenyum.


" Cuman 2 hari lagi mas "


Melihat tatapan dan senyum Mitha yang tulus, Pras pun luluh dan memilih kembali ke kamar perawatannya.


" Anak anak aman yang ? "


" Aman mas .. Elus rambut aku dong mas. Aku cape banget rasanya " Mitha bersandar di paha Pras yang saat itu mereka duduk di sofa.


" Maaf ya yang jadi repotin gini "

__ADS_1


" Maaf mulu, cepet sembuh jangan sakit udah gitu aja " Gerutu Mitha.


" Btw tadi dapet kabar dari Jo, Dinda udah mutasi hari ini. Jadi Sekarang kamu bisa tenang yang. "


" Apa itu ketenangan ? Kalau gak Dinda suka ada juga masalah masalah lainnya kan mas "


" Masalah mah pasti bakal ada terus yang, tapi kita doa aja masalah nya gak berat berat amat. " Pras mencium kening Mitha.


Bawaan bayi memang senang kalau di manja manja gini sekalipun suaminya sendiri sedang sakit. Tanpa terasa Mitha terlelap di paha Pras hingga sore tiba..


Mitha membuka mata begitu yang di lihatnya ternyata suaminya masih setia memberikan topangan hingga dirinya lelap sekali. Semalam Mitha kurang istirahat, terpikir Pras juga. Biasanya jika sakit, dia akan menemani tapi karena hamil dan juga ada anak-anak yang menunggu di rumah Mitha pun terpaksa harus sering di rumah.


" Mas gak bangunin aku "


" Enggak .. Biarin aja "


" Kerja mulu, gak papa atuh sekali kali istirahat juga yang. Semalem kamu pasti begadang ya ? "


" Iya " Mitha melipat bibirnya menunjukkan ekspresi sedih.


" Kangen sama mas ya ? " Pras tersenyum nakal.


" Kamu hmm .. " Mitha bangkit sambil menguncir rambutnya lalu memukul lengan Pras.


" Mas juga kangen, mas rasa perasaan kita pasti sama. "

__ADS_1


" Engga ah, kalo mas itu lebih lagi. Mas udah setahap bucin akut, kalo aku bucin aja haha. Udah ya aku mau ke ruangan dulu. Mas jangan keluyuran ke meja informasi buat cari-cari RM pasien. Awas aja kalo ketahuan " Ultimatum Mitha.


" Siap Bu Mitha sayang "


Mitha memutar matanya gemas lalu mencium bibir Pras sekilas hingga akhirnya dirinya pun meninggalkan ruang perawatan untuk kembali bekerja.


Hari berlalu, hingga tiba waktunya Pras kembali ke rutinitas hariannya meski kini jadwal nya di perlomggar karena untuk seminggu kedepan dirinya masih dalam tahap pemulihan.


" Rumah sakit kita kehilangan dua residen bedah dalam waktu bersamaan, beberapa bulan ini akan menjadi waktu yang panjang dan melelahkan sampai tiba saatnya residen baru nanti. Pertama saya ingin menyampaikan terimakasih atas kerja keras rekan-rekan, kedua saya ingatkan untuk kita menjaga nama baik departemen bedah. Jangan sampai ada Dinda dan Resa lainnya. Jangan sampai kita kehilangan anggota keluarga lainnya, saling mengingatkan dan mengontrol diri. Termasuk pada diri saya sendiri. " Jelas Pras dalam sebuah forum pertemuan seluruh departemen bedah pagi itu.


" Ada pertanyaan ? Jika tidak, forum akan saya tutup. " Lanjut Pras.


" Cukup Presdir "


" Baiklah silahkan kembali pada pekerjaan masing masing. Terimakasih atas waktunya " Pras keluar dari aula sambil melepas senyum nya.



" Mau gak ke goda gimana coba sama Presdir, udah mah pinter tajir cakep. Lihat deh senyumnya aja bisa bikin salting. Gue yakin nih nanti ada residen baru, masalah ke gini bakal kejadian lagi haha " Ucap salah satu residen wanita.


" Amit amit jangan sampe kejadian lagi. Kasihan Bu Mitha mana lagi hamil anak ke tiga "


" Gue juga kalo jadi Bu Mitha, bakal rela hamil tiap tahun. Pasrah aja ke nya, enak di pandangnya. Kebayang ya "


" Awas Lo jangan jadi Dinda ke dua. "

__ADS_1


" Sorry sorry gak akan gue udah punya tunangan haha. Ini cukup mengagumi aja "


Ya memang benar yang mengagumi Pras banyak, hanya saja yang nekad seperti Dinda ya cuman Dinda saja. Mau bagaimana lagi, Pras tidak bisa merubah penampilan dan karakternya kan ? Sudah dari sana nya tampan dan ramah.


__ADS_2