
Aliya yang baru saja terbangun dari tidurnya tiba-tiba saja tersentak kaget ketika melihat semua pesan chat yang memenuhi ponselnya.
Seolah sudah mempunyai firasat yang berbeda tentang hal ini Aliya pun hanya membuka pesan chat yang dikirimkan oleh Noah.
[Sebaiknya kamu jangan masuk kantor hari ini karena di media sosial sepertinya Kak Shela sudah menyebarkan beberapa foto kamu dan Kak Vino.]
hal yang paling ditakutkan oleh hari akhir yang terjadi. namun ia sudah menyiapkan mentalnya jauh-jauh hari untuk menghadapi semua ini.
Di buka semua artikel yang memuat berita tentang orang ketiga dalam hubungan pernikahan Alvino dan Shela dan ia pun diberi julukan pelakor oleh para netizen yang memberi jejak di kolom komentar.
Klek.
Pintu kamar terbuka, Alvino muncul dengan wajah yang begitu khawatir ia tahu saat ini sang istri pasti sedang terpukul. Meski Aliya selalu berkata baik-baik saja namun Alvino tidak yakin karena Aliya begitu pintar menyembunyikan kesedihannya.
Alvino segera melangkah menghampiri Aliya yang berdiri tak jauh darinya. "Aliya kamu baik-baik saja?"
Ya, pagi tadi Alvino dibangunkan oleh seorang pelayan yang meminta ia untuk segera menemui Alvaro karena berita yang mulai tersebar di media sosial.
Aliya yang tadi sempat tertanduk kini menatap sang suami dengan serius. Ia pikir melewati hujatan seperti ini akan mudah tetapi melihat komentar-komentar jahat yang bertebaran di media sosial ternyata hatinya tidak sekuat itu.
"Kali ini aku tidak baik-baik saja, Mas. Aku ini wanita jahat ... aku wanita perebut suami orang."
__ADS_1
Alvino menangkup wajah sang istri dengan kedua tangan. "Tidak, kamu bukan wanita yang seperti itu. Jangan baca komentar itu lagi, nonaktifkan ponsel mu."
"Mas, semua yang dikatakan orang-orang itu benar seandainya aku tidak hadir diantara kalian mungkin kamu masih bersama Nona Shela dan Naya. Aku ini wanita jahat!"
"Aliya!"
Alvino nampak tegas kali ini. Ia tidak ingin Aliya terus menyalahkan dirinya sendiri, padahal masalah ini memang sudah lama bergelut dengan hatinya.
Aliya hadir bukan untuk menjadi orang ketiga tetapi sebagai pengobat hati dan juga penyadar diri bahwa Alvino harus segera mengakhiri apa yang sudah menyiksanya selama ini.
"Kenapa kamu terus menyalahkan dirimu sendiri? Aku yang sudah membawa kamu jauh masuk ke dalam pernikahanku, aku yang hancur karena sebuah penghianatan berhasil kamu selamatkan dan akhirnya aku bisa kuat sampai hari ini. Jangan mendengar apa kata orang lain tetapi dengarkanlah kata hatimu apakah kamu merasa salah, apakah semua yang sudah kamu berikan kepadaku itu salah? Tidak Aliya bagiku kamu adalah segalanya sekarang dan kamu tidak boleh merasa rendah hanya karena berita seperti ini."
Aliya tidak bisa berkata-kata ia langsung memeluk sang suami dan menumpahkan segala kesedihannya hari ini. Berharap esok hari kebahagiaan itu benar-benar nyata, tanpa bayang-bayang ketakutan.
~~
Siang harinya, bertempat di sebuah restoran yang sudah di booking oleh pihak keluarga Wilson sebelumnya. Akhirnya Alvino yang didampingi langsung oleh sang Papa dan sekertaris Abian akan mengadakan konferensi pers untuk menjawab semua pertanyaan para wartawan mengenai berita simpang siur yang mulai memenuhi sosial media.
Saat memasuki ruangan konferensi pers suara jepretan kamera mulai mendominasi setiap sudut ruangan.
Saat ini seluruh dunia sedang terfokus kepada seorang Alvino Wilson yang terkenal sebagai anak konglong berat dan juga pewaris dari perusahaan besar.
__ADS_1
kehidupan seorang Putra konglong berat seperti Alvino sudah biasa terekspos oleh media baik itu media sosial ataupun media cetak.
Hal seperti ini tidak lagi tabu baginya yang selalu menjadi incaran para pencari berita, jika ia sudah terbiasa tetapi seorang wanita sederhana yang saat ini ingin Ia pertahankan selamanya di sisinya, terluka karena hal ini.
"Selamat siang semuanya."
Alvino baru saja mengucapkan beberapa kata tetapi suara jepretan kamera kembali terdengar.
"Hari ini, saya Alvino Wilson akan mengklarifikasi semua berita bohong yang tersebar di media sosial. hubungan pernikahan saya dan Shela Anastasia sudah lama retak, tetapi saya selalu mempertahankan dengan alasan untuk menjaga perasaan anak saya Naya."
Alvino terlihat ragu untuk melanjutkan ucapannya rasanya ia begitu tidak tega untuk menyampaikan bahwa Naya bukanlah anak kandungnya.
Karena selama ini ia berusaha untuk menutupi semuanya, baik itu tentang penyakit nayah dan juga alasan kenapa Naya tidak pernah diekspos di media.
Melihat keraguan Sang putra, Alvaro pun menggerakkan tangannya menepuk pundak Alvino untuk memberi kekuatan. "Jangan ragu dan ungkapkan semuanya," bisik Alvaro.
Alvino pun kembali memberanikan dirinya menatap semua kamera yang saat ini menyala dan menyorotnya. "Hubungan saya dan Shela Anastasia mulai retak sejak saya mendapati istri saya berselingkuh dengan pria lain, nanti sekretaris saya akan memberikan semua buktinya kepada kalian tetapi saya hanya akan menyampaikan intinya saja."
Alvino menoleh ke Abian dan langsung ditanggapi oleh anggukan dan juga senyuman oleh sekretarisnya itu.
"Dan untuk berita yang memberitahukan bahwa wanita bernama Aliya adalah orang ketiga dari hubungan pernikahan saya dan Shela itu tidaklah benar. Kalian mungkin pernah merasa terpuruk dan hancur hingga merasa di dunia ini tidak ada orang yang bisa mengerti diri kalian, dan saat itulah saya bertemu Aliya dan dia menyembuhkan semua luka yang diberikan istri saya sendiri kepada saya."
__ADS_1
Bersambung 💖