Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Cemburu


__ADS_3

Setelah selesai dengan mata kuliah nya,Lala tak langsung menghubungi Alex,ia sengaja mengulur waktu. Ia terlanjur kesal dengan nya karena terus mengganggu nya ketika sedang di kelas. Beberapa kali ia kena tegur dosen karena suara ponsel nya yang terus berbunyi karena ia lupa mengganti ke mode silent.


" Biar dia nunggu ,mending aku isi perut dulu" Gumam nya berjalan menuju kantin sementara Mila dan Sarah sudah pergi ke mall


Sampai di kantin Lala segera memesan makanan. Saat menunggu makanan ponsel nya berdering ,ia mengira jika itu adalah Alex yang menelpon nya makanya ia mengabaikan nya tanpa melihat terlebih dahulu siapa yang menghubungi nya.


"Ini anak kemana sih ,kok gak diangkat-angkat ? " Keluh Sri


"Gimana ,belum diangkat juga?" Tanya Banu


"Iya pah,"


"Masih ada kelas mungkin " Ucap Banu


"Sepertinya iya. Terus gimana ini? Kita udah sampai sini "


"Kita cari hotel saja dulu , istirahat sambil nunggu Lala pulang " Usul Banu


"Ya udah deh "


Mereka yang sudah sampai di depan kontrakan pun harus kembali pergi untuk mencari hotel.


"Ini gimana sih ,masa dia cari kontrakan di sini,mana gang nya sempit gini boro-boro mobil,motor juga kayanya gak masuk " Gerutu Sri sepanjang jalan


"Mungkin dapet nya cuman itu , lagipula gak apa-apa ,bagus juga buat anak kita ,dia jadi bisa belajar hidup sederhana,kalau nanti dia sudah menikah kan kita gak tahu kehidupan nya bakal seperti apa,apakah hidup nya tercukupi atau malah sebaliknya. Tapi papa harap semoga saja hidup anak kita terjamin nanti nya. Jujur papa merasa berat melepas nya bersama pria yang sama sekali kita gak tahu sifat nya kaya apa,kebiasaan nya seperti apa ,apa dia bertanggung jawab atau tidak, inti nya papa takut Lala akan menderita nanti" Tutur Banu jujur


"Mama juga sependapat ,tapi mau gimana lagi ,ini amanah sekaligus wasiat dari ayah,semoga saja sifat nya sama seperti ayah nya " Timpal Sri ,ia sudah mengenal Damar sejak dulu,jadi sedikit nya ia sudah tahu bagaimana sifat dan kepribadian Damar


Di kantin,Lala sedang menikmati makanan nya ,ia duduk sendirian. Tiba-tiba ponsel nya kembali berdering.


"CK ,ganggu banget,dasar gak sabaran " Lala pun mengambil ponsel di tas nya


"Oh,mereka " Gumam nya ketika Ovan cs yang menghubungi nya bukan Alex


Lala pun bergabung dengan panggilan video call.


"Nah , ini dia primadona kita udah gabung " Canda Ovan


" Yee...primadona apa an ,ngeledek kamu" Sembur Lala


"Hehehehe....peka banget kalau aku ngeledek " Sahut Ovan


"Kalian lagi ngapain nih ,tumben jam segini video call ?" Tanya Lala ,namun tatapan nya terarah pada Azzam ,Azzam pun melihat pada nya


"Hai Zam " Sapa Lala melambaikan tangan

__ADS_1


"Hai juga " Balas nya


"Mila dan Sarah mana?" Tanya Azzam


"Mereka udah berangkat kerja " Jawab Lala


"Kamu kok gak kerja ?" Timpal Deni


"Kamu sendiri bukan nya kerja malah Vidio call lan " Balas Lala membalikan pertanyaan


"Hehehe....aku lagi istirahat " Jawab nya


"Oh "Jawab Lala


"Kenapa kamu gak kerja ?" Kini giliran Ovan yang bertanya


"Aku udah berhenti " Sahut Lala apa adanya


"Kok berhenti?" Tanya Azzam


"Pengen aja " Sahut Lala singkat


"Kamu lagi makan ?" Tanya Azzam lagi


"Iya nih " Sahut Lala sambil menyuap sementara ponsel nya ia simpan di depan nya


"Pelan-pelan ,nanti kesedak loh " Azzam memperingati


"Hm..." jawab Lala karena mulut nya penuh dengan makanan


"Alhamdulillah....makanan habis ,perut kenyang "Ucap Lala seraya mengusap-ngusap perut nya ,lalu kemudian Lala bersendawa


"Eeuuggh...."


"Ih,cewek kok gitu ,gak sopan tahu ,mana di muka umum gitu " Seru Ovan


"Biarin ,julid aja " Sahut Lala


"Kamu tuh cewek ,harus nya mulai belajar bersikap anggun,entar gak ada yang suka jadi perawan tua baru nyaho loh " Sambung Deni


"Sikap anggun tidak menjamin seseorang laku ,jodoh seseorang itu udah ditentuin dari semenjak kita brojol ke dunia,jadi gak usah takut gak laku,aku mah jalani saja hidup ku apa adanya,kalau orang-orang gak suka dengan ku ya itu urusan mereka,aku gak mau ambil pusing. Lagian nih ya ,mereka yang belum punya pasangan bukan berarti gak laku,tapi karena Allah belum mempertemukan jodoh nya " Ucap Lala panjang lebar


"Terus kriteria cowok yang kamu mau yang gimana ?" Tanya Deni


"Kenapa ? Mau cariin aku jodoh nih ?" Tebak Lala ,namun siapa sangka tebakan nya itu benar

__ADS_1


"Iya ,teman kerja aku lagi cari jodoh, kriteria nya sih hampir sama kaya kamu gitu , tau deh dia bakal suka atau enggak sama kamu,tapi kamu mau gak aku kenalin ke teman aku itu ,kalau mau nanti aku kasih nomor hp kamu ke dia , gimana?" Cetus Deni


Azzam terdiam mendengar nya ,ia berharap Lala akan langsung menolak nya.


"Hm...gimana ya,aku sih mau-mau saja ,cuman kenalan doang kan ,masalah suka atau enggak,cocok atau enggak nya bisa belakangan,tapi sebentar lagi aku dah mau nikah ,jadi maaf ya gak bisa "


Jawaban Lala benar-benar sangat membuat ketiga pria itu terkejut , terlebih Azzam.


"Serius La?" Tanya Deni dan Ovan bersamaan


"Ya serius lah,masa bohong " Sahut Lala


"Sama siapa ,orang mana ?" Tanya Ovan


"Sam...." Belum sempat Lala menyahut seseorang menutup mata nya dari belakang


Deni dan Ovan langsung menebak jika itu adalah calon nya Lala, sementara Azzam perasaan nya langsung tak karuan.


"Ale....jangan iseng deh " Ucap Lala


"Kok Lo tahu sih ?" Tanya Alex seraya melepaskan tangan nya lalu duduk di samping nya


"Ya tahu lah ,gw udah hafal betul bau parfum Lo "Sahut Lala


"Guys....udah dulu ya ,nanti kita sambung lagi , assalamualaikum...." Ucap Lala seraya melambaikan tangan nya


"Mereka siapa ?" Tanya Alex


"Temen-temen gw lah " Sahut Lala


"Ya udah yuk jalan, Lo kesini mau jemput gw kan ?" Tanya Lala


"Eh,tapi kok Lo bisa masuk ,emang boleh sama satpam?" Tanya Lala karena peraturan kampus itu yang melarang orang tak berkepentingan untuk masuk sembarangan


"Ya bisa lah , Alex gitu loh ,apa sih yang gak bisa " Ucap nya membanggakan diri


"Jangan bilang kalau Lo ngancem satpam !" Lala memicingkan mata nya


"Eeeiiittt....tidak untuk kali ini ,kebetulan gw kenal satpam nya ,lagian Lo sih ditelpon gak diangkat-angkat ya udah gw masuk aja " Sahut Alex


Keduanya lalu pergi meninggalkan area kampus , sementara di tempat lain,Azzam yang mengira Alex adalah calon suami Lala pun merasa cemburu. Hatinya benar-benar kacau, ia bahkan mengendarai motor nya dengan kecepatan di atas rata-rata.


Hingga akhirnya sesuatu membuat nya terkejut ,ia pun sontak ngerem motor nya.


Ciiiiiiit'

__ADS_1


Bruukk'


bersambung...


__ADS_2