Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Ingin move on


__ADS_3

Sesampainya di Jakarta, Lala langsung disambut oleh kedua sahabatnya Mila dan Sarah. Tak ketinggalan Alex and the geng.


Semenjak pertemuan nya dengan Lala ,Alex beserta geng motor nya tak pernah lagi berulah,apalagi ketika Alex tahu jika Lala punya kenalan seorang polisi.


Sebelumnya mereka sudah dikabari terlebih dahulu oleh Lala saat Lala sedang dalam perjalanan pulang,makanya Mila dan yang lain sudah standby ketika Lala sampai.


"Gimana kejadian nya sih ,kok bisa ada insiden seperti itu ?" Tanya Mila


Saat ini mereka sedang berada di sebuah kafe. Karena Lala merasa lapar ia mengajak Mila ,Sarah dan Alex mampir ke kafe ,termasuk semua anggota geng motor yang ikut menyambut kedatangan nya.


"Ternyata cs nya bos Alex baik juga ya,masa kita semua ditraktir begini,gak takut bangkrut tuh "


"Orang kaya mungkin "


Para anak geng motor itu pun nampak berbisik-bisik. Entah bagaimana reaksi mereka jika tahu kalau Lala anak tentara.


"Iya kok bisa dua orang itu tewas ?" Timpal Alex


"Menurut para forensik katanya mereka menggunakan narkoba jenis sabu ,jenazah kedua nya ditemukan di jurang. Yang aku dengar saat jenazah mereka dinaikan ke ambulan mereka berhalusinasi setelah menggunakan narkoba hingga terjatuh ke jurang " Tutur Lala


"Itu sih mereka nya aja yang bandel masa di saat begitu malah pakai gituan " Ucap Sarah


"Terus kapan kamu pulang ke Bandung ?" Tanya Mila


"Lo mau pulang ke Bandung ?" Timpal Alex


"Iya,rencana nya sih besok. Panas kuping aku denger mama ngomel-ngomel Mulu di telpon " Jawab Lala


"Ya udah ,kamu hati-hati,maaf aku seperti nya gak bisa ngenter. Besok ada ujian " Sesal Mila


"Iya aku juga ,besok ada kelas pagi" Sambung Sarah


"Iya ,gak apa-apa. Tapi nanti sebelum hari H kalian harus udah ada di Bandung ya "Pinta Lala


"Cieee....yang mau jadi manten,pasti berdebar-debar ,iya kan" Goda Sarah


"Uhhuukk.... uhhuukk....Lo mau nikah La ? Sama siapa ?"Tanya Alex terkejut


"Ada deh " Jawab Lala


"Ko Lo gak bilang-bilang sih ?" Protes Alex


"Iya sorry lupa "Sahut Lala


"Selamat deh kalau gitu ,oh iya tapi sorry nih gw kaya nya gak bisa Dateng ke acara Lo "Ucap Alex sambil meringis

__ADS_1


"Kenapa ?" Tanya Lala


"Gw masih takut ketemu bokap Lo La, ngeri-ngeri sedep gw. Apalagi sekarang gw jadi anak geng motor gini,pasti bokap Lo makin gak suka sa gw " Lirih Alex jujur


"Ngapain mesti takut segala ,Lo kan gak ngelakuin kesalahan apapun?" Tanya Lala heran


"Ya takut aja La. Gimana ya,jelasin nya ,pokok nya gw gak berani,gw doain acara nikahan Lo lancar ,sakinah, mawadah ,warohmah,punya banyak anak " Ucap nya


"Doa Lo yang terakhir bikin horor,satu aja belum tentu,ngebayangin nya aja udah bikin gw engap " Lirih Lala. Ia yang menikah karena dijodohkan pun tak pernah membayang kan akan seperti apa malam pertama nya nanti.


"Moga-moga nanti dia gak langsung minta hak nya "Batin Lala yang benar-benar merasa belum siap. Apalagi ia belum mengenal calon suami nya ,ia ingin melakukan pendekatan terlebih dahulu sambil menyamankan diri


Beberapa saat kemudian mereka pun selesai makan. Alex segera mengantarkan Lala pulang , Mila dan Sarah juga pulang ke kosan mereka. Tentunya diantar oleh anak geng motor atas perintah Alex.


"Thank Ya " Ucap Lala setelah turun dari motor


"Ok. Gw langsung cabut ya ,sorry gak nganter Lo sampai depan kontrakan " Ucap Alex


"Iya gak apa-apa " Setelah itu Alex pun pergi


Di dalam kotrakan nya Lala langsung berkemas. Ia tak membawa semua pakaian nya ,karena nanti ia akan kembali dengan status nya yang baru. Setelah selesai berkemas,gadis itu pergi ke rumah yang punya kontrakan. Ia hendak berpamitan sekaligus berpesan agar kontrakan nya gak di kasih ke orang selama ia pergi. Lala juga membayar uang sewa tambahan agar kontrakan nya aman dari penghuni baru.


"Iya neng Lala gak udah khawatir,kalau ada uang kan semua nya beres " Ucap ibu Sundari pemilik kontrakan


"Iya neng Lala ,gak apa-apa"


"Assalamualaikum"


"Waalaikum salam "


Lala kembali ke kontrakan nya.Lalu menutup pintu dan menguncinya.Kemudian ia bersandar pada pintu hingga melorot terduduk. Wajah nya pun seketika berubah sendu dengan helaan nafas panjang Lala meraih sesuatu dari balik saku jaket nya.


Gadis itu mendapat jam tangan pemberian Azzam dengan tanpa sepatah kata pun. Fikiran nya mendadak kosong.


Sementara di tempat lain.


Sarah dan Mila yang baru sampai melihat mobil Iqbal terparkir di depan kosan mereka.


"Itu mobil nya bang Iqbal kan?" Tanya Mila


"Iya ,ngapain ya bang Iqbal di sini?" Tanya Sarah balik


"Gak tahu. Yuk kita samperin !" Ajak Mila


Iqbal yang sedang duduk di kursi teras pun melihat kedua gadis itu lalu berdiri

__ADS_1


"Akhirnya kalian pulang juga " Ucap Iqbal


"Bang Iqbal sedang apa di sini ?" Tanya Sarah


"Tadinya cuman mampir karena tadi gak sengaja lewat area sini " Jawab nya


"Oh kirain ada apa " Ucap Mila .


Gadis itu pun lalu membuka pintu kosan nya


"Maaf ya bang kita berdua gak bisa ngajakin Abang masuk,gak enak sama yang lain " Ucap Sarah


"Iya tak apa kok ,aku ngerti "


" Ini bang,maaf nih cuman ini minuman yang ada di dalam " Ucap Mila seraya memberikan tiga minuman berperisa buah dengan kemasan gelas plastik


"Waduh gak usah repot-repot ,tapi makasih ya ,kebetulan aku haus "Ucap Iqbal seraya meraih minuman tersebut kaku meminum nya dengan menggunakan sedotan kecil


"Oh iya, aku kesini mau titip ini bisa kan?" Tanya Iqbal sambil menunjukan sebuah kado berukuran kecil


Pria itu sudah tahu jika ada dua orang pendaki tewas ,yang merupakan satu rombongan dengan Lala. Ia juga tahu jika gadis itu sudah pulang ,hanya saja ia berusaha untuk menahan diri agar tak terlalu sering bertemu dengan Lala. Ia ingin move on dari perasaan nya itu.


"Untuk ?" Tanya Sarah


"Untuk Lala ,hadiah pernikahan nya " Jawab nya


"Kenapa gak Abang sendiri yang ngasih ?" Pancing Mila ,ia tahu pria itu masih memiliki perasaan pada Lala


"Abang harus ke luar kota untuk menangani sebuah kasus ,mungkin akan lama di sana ,daripada nanti gak sempet datang kan,mending aku titip ini pada kalian" Jawab Iqbal


" Oh ," Mila menganggukkan kepala nya


"Ya udah gak apa-apa,nanti aku kasih ke Lala " Ucap Sarah


"Ok ,makasih ya,kalau gitu abang pergi dulu " Ucap Iqbal seraya mengacak rambut Sarah ,hingga membuat gadis itu terkesiap begitupun dengan Iqbal sendiri


"I...iya bang, hati-hati "Jawab Sarah gugup


"Assalamualaikum "


"Waalaikum salam " Jawab Sarah dan Mila


"Ya ampun ,apa yang aku lakukan " Gumam Iqbal sambil masuk ke dalam mobil nya


bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2