
Hari sudah gelap. Namun pekerjaan ketiga gadis cantik itu belum berakhir. Mereka nampak masih sibuk melayani dan mempromosikan produk di outlet masing-masing.
Seperti saat ini, Lala tengah melayani dua pelanggan sekaligus.Akan tetapi gadis itu merasa ada yang aneh dengan kedua pelanggan nya itu. Pria yang satu ngajak Lala berbicara, sedangkan pria yang satu nya lagi terlihat seperti sedang melihat-lihat isi outlet.
Awalnya Lala tidak menaruh curiga sama sekali,namun setelah tak sengaja ia melirik kaca besar di atas pintu masuk,ia menangkap gelagat yang aneh dari pria yang tengah melihat-lihat. Pria itu nampak celingukan ketika teman kerja Lala tengah pergi ke gudang untuk mengambil barang yang di cari pria itu. Ketika Lala hendak menghampiri nya,pria yang dari tadi berbicara ngalor ngidul tak jelas mencoba untuk menahan nya.
Lala pun menjadi semakin yakin sebab pria di depan nya seolah menghalangi Lala untuk pergi.
Kecurigaan nya ternyata benar,pria di dalam berjalan ke arah kasir. Entah kebetulan atau apa kasir di sana sedang pergi ke toilet. Hal itu dijadikan momen yang pas bagi si pria itu untuk melancarkan aksi nya.
Merasa di sana hanya ada satu perempuan,mereka mengira apa yang akan mereka lakukan itu akan berhasil.
"Apa yang kamu lakukan ?" tanya Lala pada pria yang sedang mengacak-acak isi laci tempat penyimpanan uang
Tanpa menjawab pria itu memberi kode pada rekan nya dengan kepala.
"Jangan berisik ! Kalau kamu mau selamat " Ancam nya pada Lala dengan menodong kan senjata tajam berupa belati ke arah Lala
Pada saat bersamaan, teman Lala yang baru saja keluar dari gudang terkejut ,ia hendak berteriak namun pria yang berada di balik meja kasir segera berlari dan membekap nya.
"Rima " Seru Lala
"Diam ! Lakukan apa yang kita suruh ! Cepat buka brangkas ini !" Bentak nya setelah menyeret teman Lala yang bernama Rima itu menuju meja kasir ,di bawah meja tersebut terdapat kotak brangkas yang sebenarnya sudah di samarkan dengan meletakan dus mie instan
Penjaga kasir yang baru kembali dari toilet nampak terkejut ,namun ia segera pergi untuk melapor pada tim keamanan mall tersebut.
"Cepat buka " Bentak nya lagi
"Sa...saya tidak tahu kode nya " Jawab Rima
"Jangan bohong ! Cepat buka !"
"Kalau dibilang gak tahu ya gak tahu. Maksa banget sih ! " Cetus Lala
"Heh....diam ! Kamu gak takut , kita ini rampok !" Sentak pria yang menodongkan senjata tajam
"Kalian tuh aneh ya, ngerampok di siang bolong gini" Celetuk Lala lagi
"Siang bolong Mbah mu ! Ini sudah malam tahu ! " Sahut pria itu lagi
"Oh , sudah malam ya ! Hehehe....aku fikir masih siang,pantas saja..." Ucap Lala pelan
"Pantas saja apa?"
"Pantas saja kalian b*doh " Ucap Lala dengan cepat meraih pergelangan tangan pria yang sedari tadi menodongkan senjata tajam nya
Krak'
"Aakkhhh...." Pria itu berteriak ketika tangan nya terasa seakan patah ketika Lala memelintir nya
Lala pun menendang nya hingga pria itu jatuh menabrak teman nya. Keduanya pun jatuh tersungkur di lantai.
"Akkhh ... menyingkir dari tubuh gw ! Sakit b*go ! " Teriak pria yang tertimpa
"Sorry sorry.... itu cewek emang s*alan " Maki nya
Keduanya pun bangkit,namun dengan cepat Lala berlari ke arah mereka dan menendang mereka dengan satu kali putaran.
Duk'
Duk'
Keduanya kembali tersungkur
"aduh ini rok bikin gak nyaman saja " Gumam Lala seraya menarik-narik bagian bawah rok selutut nya. Disaat bersamaan petugas keamanan pun datang.
"Lala kamu tidak apa-apa?" Tanya penjaga kasir
"Tidak apa-apa kok kak " Sahut Lala
__ADS_1
Kedua pria itu pun segera diamankan petugas keamanan.
"Kamu tadi hebat banget La " Puji Rima
"Ah enggak kok ,biasa saja " Sahut Lala tak ingin jumawa
"Memang nya apa yang terjadi ?" Tanya petugas kasir
"Jadi tadi tuh...." Rima pun menjelaskan kembali apa yang terjadi beberapa menit yang lalu
"Wah hebat kamu La " Ucap nya ikut memuji
"Hehehe....aku reflek aja kok " Sahut Lala
Tak beberapa lama,pemilik outlet itu pun datang setelah mendapat informasi dari petugas keamanan.
"Kalian tidak apa-apa ?" Tanya nya
"Tidak pak " Sahut ketiga nya
Sebelum nya Lala sudah meminta kedua teman nya itu untuk tak menceritakan kembali apa yang dia lakukan.
"Syukurlah kalau kalian tidak apa-apa,saya sempat cemas tadi,kalau begitu toko nya tutup saja ,sudah malam juga ,biar kalian bisa istirahat" Ucap pemilik outlet itu
"Baik pak "
"Hm...maaf pak ,ada yang ingin aku bicarakan, sebelum nya maaf jika ini terkesan mendadak " Ucap Lala
"Ada apa , seperti nya serius sekali" Tanya nya
"Saya mau berhenti bekerja " Ucap Lala
"Loh kenapa ,apa ada sesuatu?" Yanya nya lagi
"Iya pak , sebentar lagi insyaallah saya mau nikah jadi saya mau mempersiapkan diri " Jawab Lala
"Oalah....sudah mau nikah ,saya fikir kamu belum punya calon"
"Alhamdulillah pak " Sahut Lala tak ingin mengatakan jika ia menikah karena dijodohkan
"Ya sudah kalau gitu tunggu sebentar ya ,saya siapkan uang pesangon mu " Pemilik toko itu pun berjalan ke arah meja kasir ,ia berjongkok untuk mengambil uang di dalam brankas
"iya pak "Sambil menunggu Lala ikut membereskan toko.
"Ini uang gaji kamu ,di dalam nya sudah saya tambahkan bonus "
"Alhamdulillah....terima kasih banyak pak, kalau begitu saya permisi , assalamualaikum" Lala pun pergi meninggalkan outlet tersebut setelah sebelumnya mengganti pakaian nya
Lala berjalan menuju outlet kedua sahabatnya. Nampak nya kedua nya pun sudah selesai dan kini tengah berjalan menuju ke arah Lala.
"Aku baru saja mau nyamperin kalian " ucap Lala
"Ya udah yuk kita pulang ,aku udah capek banget ini, hari ini banyak banget pelanggan yang komplen . Barang nya banyak yang di balikin " Ucap Mila
"Loh kenapa ?" Tanya Lala
"Tau ah ,pusing aku "
"Aku juga sama ,hari ini pelanggan banyak yang rewel , ini salah begitu salah, capek pokok nya" Sambung Sarah
"Kamu gimana La ,lancar kan ?" Tanya Sarah
"Ya...tadi nya sih lancar ,tapi tadi sempet kemasukan rampok ,tapi Alhamdulillah rampok nya udah ditangkap " Jawab Lala
"Hah...kok bisa ?" Seru Sarah dan Mila ,mereka nampak terkejut
"Ya bisa lah " Sahut Lala cuek
"Eh La , kamu jadi berhenti kerja ?" Tanya Mila
__ADS_1
"Iya "
"Kamu masih utang penjelasan loh " Sarah memicingkan mata ke arah Lala
"Iya iya ....aku cerita nih , dengarkan baik-baik ya ,jadi ...aku tuh....mau....." Lala segaja menjeda ucapan nya agar kedua sahabatnya merasa penasaran
"Ya elah La....bikin penasaran aja ,cepetan cerita !" Seru Mila gemas
"Ok ,aku....mau nikah....yeeeee "Seru Lala ,ia sengaja ingin terlihat happy karena tak ingin terlihat sedih ,tapi Mila dan Sarah bisa melihat jika sahabat nya itu tengah berpura-pura
"Serius La?" Tanya Mila datar
"Ya serius lah ,kok kalian ngeliatin aku kaya gitu?" Tanya nya
"Nikah sama siapa ? Selama ini kan gak ada cowok yang dekat dengan kamu ,selain Azzam " Ucap Sarah ,Lala tiba-tiba terdiam
"Huuuuh.....sama siapa pun itu tak penting,yang penting kalian doakan saja semoga semua nya lancar dan ini yang terbaik ,ok ! Ya udah yuk !" Lala berjalan lebih dulu
Mila dan Sarah saling bertatapan muka.
"Kamu lihat kan , seperti nya dia memang menyembunyikan sesuatu" Gumam Mila
"Iya kamu benar "
Kedua pun berjalan menyusul Lala yang sudah lebih dulu berjalan.
Ketika ketiga nya berada di jalan sepi,karena semua toko di sana sudah tutup. Tiba-tiba sekelompok geng motor datang mengelilingi ketiga gadis itu.
"Hm...mereka lagi " Gumam Lala ketika mengenali salah satu dari mereka
"Aduh La....mereka mau apa ?" Tanya Mila yang sudah gemetaran , begitupun dengan Sarah
"Kalian tenang saja,santai kaya orang pantai " Sahut Lala
"Santai gimana La ,mereka nyeremin ,gimana kalau mereka ngapa-ngapain kita" Lirih Sarah
"Udah tenang saja,aku pastikan kita akan baik-baik saja " Ucap Lala lagi
Broooom....brooommm...
Mereka terus berputar dengan motor mereka yang terus mengeluarkan suara berisik.
"Kalian mau apa ?"
"Pake nanya lagi. Urusan kita belum selesai ya " Ucap pria yang waktu itu pernah terkena tendangan Lala
"Urusan yang mana ya ?" Tanya Lala berpura-pura tak tahu
"Halah jangan pura-pura gak tahu deh, sebentar lagi bos kita datang kamu dan kedua teman mu akan menerima akibat nya "
"Hey...urusan mu dengan ku ,tidak ada sangkut paut nya dengan mereka" Lala gak terima dengan ucapan pria itu
Tak lama sebuah motor gede Harley Davidson berhenti di dekat pria yang tadi berbicara pada Lala
"Selamat datang bos "
"Hm...jadi yang mana cewek yang berhasil ngerjain kalian ?" Tanya nya tanpa melepaskan helm nya
"Yang itu bos,yang pake celana robek-robek" Tunjuk nya pada Lala
"Enak saja robek ,ini fashion tau " Seru Lala
"Kaya gak asing tuh suara " Batin bos geng motor itu
Ia pun menoleh dan memperhatikan secara seksama.
Seketika mata nya membelalak ,ia segera membuka helm dan meletakkan di motor nya.
"Lala.....! "
__ADS_1
bersambung...