Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Pertanyaan Sri


__ADS_3

Saat Azzam tengah melajukan motor nya dengan kecepatan penuh,dari arah berlawanan muncul mobil mini bus melaju dengan kencang. Azzam terkejut dan langsung menghentikan laju motor nya,namun di saat bersamaan muncul pula mobil box yang meluncur dari persimpangan dan langsung menghantam mobil mini bus tadi.


Beruntung Azzam segera menghentikan motor nya. Entah kebetulan atau apa kedatangan mobil box itu telah menyelamatkan nya. Jika saja tidak ada mobil box mungkin Azzam dan motor nya kah yang tertabrak oleh mini bus itu.


Braaakk'


Suara tabrakan yang cukup keras mengejutkan para pengguna jalan , kecelakaan itu terjadi langsung di depan mata nya , membuat Azzam sangat shock.


Orang-orang segera berdatangan untuk menolong para pengemudi kedua kendaraan itu. Akibat kecelakaan tersebut jalanan menjadi macet. Azzam yang shock masih terdiam di tempat nya jika saja tidak ada pejalan kaki yang menepuk pundak nya , mungkin Azzam akan tetap berada di posisi itu.


"mas nya gak apa-apa?" tanya nya ,ia tahu apa yang terjadi pada Azzam ,karena tadi ia melihat sendiri ketika detik-detik kecelakaan itu terjadi


"Astaghfirullah...." Azzam beristighfar


"Alhamdulillah,saya tidak apa-apa" sahut Azzam kemudian


Sementara itu Lala yang masih bersama Alex untuk menemui para korban kekurang ajaran Alex merasa tak enak hati nya. Alex dapat melihat wajah gelisah gadis itu pun bertanya


"Lo kenapa ?"


"Gak tahu , tiba-tiba saja perasaan gw gak enak" sahut Lala


"Kaya yang punya perasa aja Lo"


"S*alan Lo,ya punya lah gw kan manusia,emang nya Lo gak punya perasaan,suka nya nindas orang lain" skak Lala


"Iya deh iya ,maaf ,gw becanda " lirih nya


"Ya udah masih banyak gak sih korban Lo?" tanya Lala


"Duh ,kesan nya kaya gw orang jahat saja "keluh Alex


Lala melihat dengan ujung mata nya,ketika ia merasakan ada yang memperhatikan nya ,dan ternyata Lala benar. Mereka adalah para anak geng motor yang merasa penasaran dan mengikuti nya secara diam-diam.


"Emang " cetus Lala


"Ampun suhu .... " ucap Alex ketika ia tak bisa lagi menjawab kata-kata nya,karena apa yang Lala katakan memang benar ada nya ,ia tak bisa membuat pembelaan


"Lihat deh, bos Alex udah kaya kerupuk kena air deket cewek itu ,melempem ,lembek ,mana dia malah minta maaf sama mereka ,kerasukan apa tuh orang "


"Apa jangan-jangan cewek itu pacar nya bos Alex ? Makanya bos Alex jadi jinak "


"Bisa jadi "


"Tapi seperti nya cewek itu bukan cewek sembarangan deh ,dari cara dia nendang kita saja kelihatan banget kalau dia sudah ahli bela diri "


"iya , Lo bener "


Mereka pun saling berbisik membicarakan Lala dan Alex.


Kembali ke Lala


"Jadi bener nih tinggal satu orang lagi ?" tanya Lala memastikan

__ADS_1


"Iya ,abis itu gw anterin Lo pulang deh " sahut Alex


"Ya sudah kalau gitu " Lala pun kembali naik di boncengan belakang


Setelah selesai ,Lala pun segera diantar pulang Alex ,namun saat di jalan terdengar suara adzan berkumandang. Lantas Lala menyuruh Alex untuk mencari masjid.


"Lo gak ikut masuk ?" tanya Lala ketika mereka sudah berada di pelataran masjid


"Gw nunggu saja di sini "jawab Alex


"Oh ya udah ,sebentar ya ,gak lama palingan lima belas menitan selesai" ucap Lala lalu masuk ke tempat wudhu khusus wanita ,setelah itu Lala masuk ke dalam masjid


Alex terdiam memperhatikan masjid di depan nya,dalam benak nya ia masih ingat kapan kali terakhir dia masuk ke masjid ,yaitu saat sekolah dasar dulu,saat kedua orang tua nya belum berpisah.


Alex yang saat itu masih sangat kecil membutuhkan sosok kedua orangtua nya namun keadaan harus membuat kedua orangtuanya berpisah , dari sana lah awal mula seorang Alex menjadi nakal dan badung. Ia kerap membuat masalah hanya untuk menarik perhatian kedua orangtuanya yang sibuk masing-masing,apalagi sang ayah yang sudah menikah lagi membuat perhatian ayah nya berkurang bahkan tak lagi memikirkan nya.


Ketika SMP ia bertemu dengan Lala yang ternyata tingkat kenakalan nya satu server dengan nya ,hanya saja Lala nakal bukan karena kurang kasih sayang kedua orang tuannya ,namun Lala melakukan itu sebagai bentuk protes nya karena selalu berpindah-pindah tempat tinggal.


Lima belas menit sudah berlalu ,namun Lala masih belum keluar


"Mana ? Katanya lima belas menit kelar " gumam Alex


Beberapa saat kemudian Alex melihat Lala keluar dari masjid ,ia langsung menghidupkan mesin motor nya.


"Lama bener !" protes Alex


"Gak sabaran banget.Lagian kenapa gak ikut masuk ,yang nama nya nunggu mau lima menit pun kalau yang nunggu nya gak sabaran berasa lima abad,timbang lima belas menit juga " semprot Lala


"Ya kali gw ikut ke dalam ,mau ngapain" sahut Alex seraya melajukan motor nya


Alex diam tak lagi menyahuti,hingga beberapa saat kemudian mereka sampai di depan gang sempit. Di saat bersamaan sebuah mobil BMW hitam berhenti. Lala tersenyum karena mengenali mobil itu.


"Ok thanks ya " ucap Lala setelah turun


"Gw yang harus nya bilang makasih ,karena Lo udah buka mata gw dan mau nemenin gw buat minta maaf " sahut Alex


"Ya ,sudah seharusnya gw ingetin Lo" ucap Lala


"Kalau gitu gw pergi "


Tanpa mengucapkan salam,Alex langsung pergi meninggalkan Lala , sementara di dalam mobil nampak Sri dan Banu merasa geram karena Lala kembali bergaul dengan Alex.


Bagi mereka Alex lah yang membuat Lala jadi nakal dulu,tanpa mereka tahu apa alasan Lala sebenarnya.


Lala mendekat lalu mengetuk kaca pintu.


tuk tuk tuk


Sri dan Banu pun keluar dari mobil ,tatapan mereka langsung tak bersahabat. Melihat raut wajah kedua orangtuanya Lala pun berusaha mencairkan suasana.


"Assalamualaikum...mah, pah,kenapa kalian datang gak bilang dulu?"


"Waalaikum salam ,kamu ngapain jalan sama anak itu lagi?" sahut mama nya ketus

__ADS_1


"Kita gak sengaja bertemu jadi Alex nganterin aku pulang" jawab Lala seraya mencium kedua tangan orangtuanya


"Jadi dia alasan kamu gak jawab telpon mama ?" tanya nya


"Mamah nelpon ? Kapan?" tanya Lala lalu meraih ponsel di tas nya


"Oh iya ,hehehe...maaf mah mode silent jadi gak ngeh mama nelpon" ucap nya cengengesan, beruntung saat Lala meraih ponsel nya ia langsung menukar ke mode silent, jadi ketika mama nya melihat memang sudah ke mode silent


"Sejak kapan kamu bergaul lagi dengan begajulan itu ?" tanya Banu


"pah, bicara di kontrakan nya saja,gak enak dilihat orang "ucap Sri yang masih bisa menahan emosi nya


"Baiklah ,kamu jelaskan nanti " ucap Banu lalu berjalan mendahului


"huuuuuffftt " Lala menghembuskan nafas kasar lalu berjalan mengikuti kedua orangtuanya


Sesampainya di kontrakan ,Lala langsung di sidang.


"Ayo ! Bicara ! " ucap Banu


"Papa,mama mau minum apa ?" tanya Lala basa basi


"Papa gak mau minum,papa mau kamu jelaskan kenapa bisa kamu kembali bergaul dengan begajulan itu !"


"Nama nya Alex pah " ucap Lala namun kemudian ia menunduk ketika melihat bola mata papa nya seakan hendak keluar


"Iya...iya , aku cerita "ucap Lala kemudian


"Ya sudah cepat cerita ,bikin gemas saja " Sri pun nampak gemas pada putri nya itu


"Jadi malam itu aku ,Sarah dan Mila tuh habis pulang dari kerja tiba-tiba......" Lala pun menceritakan pertemuannya yang tak sengaja dengan Alex malam itu


"Lalu kenapa tadi kamu pulang bersama nya ? Darimana kamu ?" todong Banu


"Jadi tuh tadi aku nganterin dia buat minta maaf sama orang-orang yang udah dia ganggu ,gitu , dia itu dasar nya baik kok pah,hanya saja dia melakukan kenakalan karena dia ingin mencari perhatian kedua orangtuanya yang sudah cerai ,eh keterusan sampai sekarang" tutur Lala


"Tapi kamu jadi ikut-ikutan badung ,papa gak suka" ucap Banu


"Ya kan sekarang aku udah berubah pah,gak nakal-nakal lagi " sahut Lala membela diri


"Ya sudah , papa maaf kan kamu,tapi ingat kalau sampai kamu melakukan yang aneh-aneh lagi , jangan harap papa akan memaafkan mu " ucap Banu penuh penekanan


"Iya pah aku janji"


"La,ikut mama sebentar,mama mau menanyakan sesuatu pada mu !" Sri menarik lengan Lala menuju kamar putri nya


"Ada apa mah?" tanya Lala saat kedua nya sudah di dalam kamar


"Jawab pertanyaan mama dengan jujur , sejujur-jujurnya "ucap Sri serius


"i..iya...apa mah?" tanya Lala


"Kamu masih perawan?"

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2