
Azzam mengehentikan motor nya tepat di samping motor pria yang tengah berbincang dengan Lala.
"Nah ini dia suami gw. Kenalin namanya Azzam. Zam,kenalin teman aku namanya Alex " Lala memperkenalkan keduanya
"Hai bro, selamat ya , semoga pernikahan nya langgeng" Ucap Alex
"Iya makasih " Sahut Azzam
"Jadi Lo waktu itu beneran datang? Kok gak masuk ?" Tanya Lala
"Sorry La ,baru lihat yang loreng-loreng nyali gw udah ciut " Cengir Alex Abul menggaruk tengkuknya
"Heleh,gaya Lo geng motor tampilan urakan kaya gini,baru lihat tentara aja kaya kerupuk kesiram air " Ledek Lala
"Hehehe,terserah Lo mau bilang apa ,tapi emang kenyataan nya begitu "
Kening Azzam berkerut ketika mendengar cara bicara Lala. Ini pertama kali nya ia mendengar Lala bicara seperti itu. Sama dengan respon Iqbal beberapa waktu lalu Azzam pun terkejut.
"Ekhem "Azzam berdehem. Ia mulai jenuh saat ini
"Eh iya ,sorry gw gak bisa lama-lama ,gw pergi ya ,Yuk Zam ! " Ajak Lala
"Ya " Sahut Azzam datar
Mereka pun pergi meninggalkan Alex yang juga segera memacu motor nya menjauh.
Beberapa saat kemudian Lala sudah memarkirkan mobil ya di pinggir jalan dekat gang sempit yang menuju ke kontrakan.
"Ayo " Ucap Lala seraya duduk di boncengan motor
"Kemana? Bukan nya kita sudah sampai?" Tanya Azzam bingung
"Iya kita sudah sampai. Motor kamu bisa masuk kok" Sahut Lala
"Oh gitu" Ucap Azzam segera menghidupkan kembali mesin motor nya lalu mulai memasuki gang sempit tersebut
Hingga tak lama kemudian mereka pun sampai. Kedatangan Azzam disambut tanda tanya dari penghuni kontrakan lain. Apalagi mereka pada kaum hawa.Mereka bertanya-tanya siapa laki-laki yang bersama tetangga kontrakan nya itu. Namun ada salah satu warga yang menyeringai menatap Lala.
"Ayo Zam ! Masuk !" Ajak Lala setelah membuka pintu kontrakan nya
Azzam yang tadi sangat hangat tiba-tiba berubah dingin ,ia hanya menjawab seperlunya saat Lala berbicara. Lala yang merasa perubahan itu pun hanya menganggap jika Azzam tengah lelah setelah melakukan perjalanan jauh.
"Beginilah keadaan kontrakan aku. Sebentar ya aku ambil minum dulu. Kamu bisa istirahat di dalam " Ucap Lala segera beranjak ke dapur
__ADS_1
Azzam pun beranjak untuk melihat kamar sekaligus beristirahat. Ia ingin merebahkan tubuh nya yang merasa lelah.
Tak dipungkiri perasan nya kembali meradang ketika ingat Lala bercengkrama dengan pria lain meski mereka hanyalah teman. Bisa dikatakan jika ia posesif. Ya benar ,Azzam merupakan orang yang posesif dan cemburuan. Namun sayang nya Lala tak menyadari itu.
Seulas senyuman terbit pada pria itu ketika melihat ranjang tempat tidur yang sempit.Beberapa saat kemudian Lala datang dengan membawa dua gelas air putih.
"Maaf ya ,hanya ini yang ada di dapur " Sesal Lala seraya meletakan dua gelas itu pada meja kecil di samping tempat tidur
"Iya gak apa,air putih jauh lebih sehat untuk menghilangkan dahaga " Tangan Azzam terulur hendak meraih gelas.Namun sebuah ketukan di pintu membuat Azzam menghentikan gerakan tangan nya
Tok tok tok
Pasangan pengantin baru itu pun saling pandang.
"Sebentar aku lihat dulu "Lala pun beranjak hendak membuka pintu ,namun tiba-tiba pintu dibuka dengan paksa oleh seseorang dan langsung menghardik Lala seraya menunjuk tepat di depan wajah nya
BRAKK'
"Heh ,j*Lang ! Jangan berbuat mesum di tempat ini ya ,lama pergi datang-datang bawa laki-laki ,mau bikin sial kita semua hah !" Hardik seorang perempuan paruh baya berbadan setengah gempal
Azzam yang berada di dalam pun terkejut mendengar suara lantang itu ,ia pun bergerak untuk keluar dari kamar.
"Nah kan ,bener kan apa kata ku , perempuan ini bawa laki-laki ,baru datang sudah masuk kamar " Hardik nya lagi
"Ada apa ini?" Tanya Azzam menatap Lala
Yang ditatap terlihat sangat tenang dan tak nampak sedikit pun ketakutan diwajahnya.
"Biasa ,salah faham " Jawab Lala singkat
"Heh mana ada salah faham ya,kamu sudah jelas-jelas bawa laki-laki , kamu kan tahu peraturan di sini !" Bentak nya pada Lala
Melihat istrinya di bentak seperti itu membuat Azzam tak suka.
"Maaf Bu,bisa kita bicarakan baik-baik ,tak perlu dengan marah-marah apalagi menunjuk wajah orang sembarangan "Sengal Azzam tak terima
"Mau bela diri kamu ? Dasar pasangan mesum " tuduh nya
"Astaghfirullah " Azzam terkejut baru kali ini ia berada dalam situasi seperti itu
Nampak nya ibu pemilik kontrakan baru saja sampai setelah mendapat laporan dari tetangga nya jika warga sedang menggerebek salah satu penghuni kontrakan nya.
"Lala , kamu sudah kembali nak ,ini ada apa ,kenapa ramai-ramai begini?" Tanya nya. Semua orang memberi nya jalan. Meski ia sudah dapat membaca situasi tapi tetap ia tak ingin gegabah dan salah mengambil keputusan
__ADS_1
"Ibu,apa kabar ?" Sambut Lala meraih tangan nya lalu menyalimi nya takjim. Sikap yang seperti itu yang disukai nya dari Lala
"Alhamdulillah baik ,kamu bersama siapa ?" Tanya nya melihat pada Azzam
"Ibu, sebaiknya ibu duduk dulu,aku akan jelaskan sesuatu "Lala mengajak ibu paruh baya itu untuk duduk
"Kalian juga duduk lah ,gak pegel berdiri terus ! " Ucap nya pada semua warga yang sudah berada di dalam. Mereka pun ikut duduk berjejer ,hingga yang diluar pun ikut berjejel memaksakan diri untuk masuk
Kondisi kontrakan yang sempit ditambah banyak nya orang yang berhimpitan menjadikan atmosfer di ruangan tersebut menjadi pengap dan panas. Tak ayal membuta orang-orang di sana merasa kepanasan hingga mengipasi wajah nya sendiri menggunakan tangan mereka.
"Jadi gimana La? Siapa pria tampan di samping mu ini? Pacar mu ?" Tanya ibu itu tak ingin berlama-lama ,karena ia pun juga merasakan kepanasan , beruntung ibu pemilik kontrakan merupakan orang yang bijak hingga tak sampai terkena hasutan untuk bertindak sesuka hati
"Sebenarnya kepulangan ku ke Bandung kemarin itu karena aku yang hendak menikah ,dan dia adalah suami aku sekarang ,jadi aku sama sekali tak melanggar peraturan di sini. Dan maaf aku belum mengkonfirmasi kedatangan kami ke ibu ,maupun pak RT dan pak RW. Itu dikarenakan keadaan kami yang masih lelah. Lagipula kami juga tidak akan lama di sini,besok atau lusa kami juga akan pergi "Tutur Lala
"Masha Allah,kenapa kamu nikah gak bilang ,kan ibu jadi malu gak nyiapain hadiah buat kamu " Ucap ibu pemilik kontrakan merasa terharu sekaligus tak enak
"Halah ,itu sih cuman alesan mu saja,anak jaman sekarang mah sudah pinter-pinter bohong ,mana buktinya kalau kalian sudah menikah "tantang ibu berbadan gempal tadi yang paling bersemangat memojokkan Lala
Bukan tak apa ,ia bersikap seperti itu. Ibu itu memang tak menyukai Lala karena penampilan nya yang terkesan tomboi ,apalagi saat Lala memakai celana jeans robek-robek lutut nya ,baginya perempuan yang penampilan nya seperti itu merupakan perempuan liar dan nakal.
"Ibu mempertanyakan bukti?" Maka inilah buktinya" Azzam ambil suara dengan menujukan cincin kawin nya dengan Lala yang mereka kenakan
"Jika kurang meyakinkan ini ada buku nikah kita juga,ibu juga bisa cek di kantor KUA di Bandung , nanti saya akan memberikan alamat KUA tersebut biar ibu bisa langsung pergi ke sana untuk mengecek nya " Ucap Azzam meletakan dua buku nikah mereka di depan semua orang
"Sudah-sudah ,semua nya sudah jelas , mereka sudah menikah , jadi jangan ganggu pasangan yang baru menikah ini.Lain kali sebelum bertindak itu lihat dan selidiki dulu ,jangan sampai kalian salah menggerebek orang " Ujar pak RT ,ia yang tadinya juga ikut terpengaruh oleh omongan ibu tadi dalam sedetik ia dapat merubah sikap nya
Pak RT segera meminta maaf pada kala juga Azzam.
"Sekali lagi saya atas nama seluruh warga di sini meminta maaf yang sebesar-besar nya karena telah menuduh yang bukan-bukan dan mengganggu waktu istirahat kalian "
"Iya pak tak apa-apa, kami juga minta maaf tak langsung mengkonfirmasi kedatangan kami " Ucap Lala lagi
Akhirnya setelah kesalah fahaman itu selesai ,para warga pun pergi. Kini tinggallah Azzam dan Lala .
"Astaga, ada-ada saja " Lala terkekeh sambil menutup pintu
"La aku mau tanya sama kamu "Ucap Azzam ketika mereka sudah kembali ke kamar,Azzam sendiri sudah membersihkan diri nya
"Tanya apa ?" Tanya Lala penasaran
"Berapa lama kamu mengenal pria tadi ?" Tanya Azzam langsung ke inti ,namun Lala yang tak faham malah mengernyitkan kening nya
"Yang mana?"
__ADS_1
bersambung...