
Jalanan mulai diguyur hujan ketika mobil Azzam sudah berada di jalanan. Tiba-tiba Lala menginginkan sesuatu.
"Sayang , hujan-hujanan yuk !" Ajak nya
"Hah ! Enggak ah ,kamu tuh ada-ada saja. Kita kan mau ke kampus " Tolak Azzam cepat
"Yaahh...padahal momen nya pas banget ini"Lirih nya lesu
Azzam hanya menoleh sebentar sambil mengusap kepala istri nya itu ,lalu kembali fokus pada jalanan.
Kemudian,Lala memutar sebuah video di ponsel nya. Terdengar alunan musik khas India ,Azzam pun menoleh lagi.
"Sayang ,lihat deh " Ucap Lala menunjukan layar ponsel nya
"Kita bikin parodi kaya gini yah,lihat deh di sini Syah Rukh Khan dan Kajol keliatan mesra banget deh. Nanti pura-pura nya mobil nya mogok gitu. Nah kamu keluar sambil hujan-hujanan periksa mesin mobil nya ,nanti aku juga keluar payungin kamu gitu ,terus ending nya kita dansa sambil hujan-hujanan seperti ini. Pasti seru !" Tutur Lala antusias, sementara Azzam terkejut dan shock dibuat nya
"Sayang ,yang benar saja. Aku seumur-umur mana pernah joget-joget,apalagi dansa kaya gitu. Aku gak bisa sayang " Ucap nya
"Kalau kamu minta aku ngaji,sok aku jabani mau berapa juz aku usahain "lanjut Azzam
"Kali-kali lah sayang ,...ya...mau ya ...please.... " Pinta Lala memelas
"Enggak ah,kamu tuh ada-ada saja. Lagian kan kita mau ke kampus entar telat,kita juga kan mesti latihan dulu gak mungkin video nya langsung jadi sementara aku sendiri gak bisa nari " Tolak Azzam memberi alasan
"Bukan nari ,tapi dansa " ralat Lala
"Ya sama aja lah, inti nya gitu-gitu juga " sahut Azzam
"Atau gini saja ,pulang kuliah kita latihan ,terus kalau udah bisa gerakan nya nanti aku minta Ovan,Mila ,dan Sarah buat rekam video kita,untuk hujan nya bisa lah di setting. Biar gak malu gimana kalau kita bikin nya di depan rumah. Gimana sayang ?" Lala begitu antusiasnya,namun berbeda dengan Azzam yang enggan menanggapi ,baginya itu adalah hal memalukan ,membayangkan nya saja ia sudah merasa geli sendiri apalagi jika sampai ia melakukan apa yang istri nya katakan
"Sayang ,ih kok diam saja " Gemas Lala karena suami nya hanya diam saja
"Aku denger kok " Sahut Azzam tanpa menoleh
"Kamu gak mau ya ?" Tanya maka lirih
Azzam menoleh dan tersenyum manis ke arah nya,"Bukan tak mau sayang,tapi aku gak bisa,maaf ya " Ucap Azzam seraya mengelus kepala Lala
Lala terdiam lalu membuang muka,"Bilang aja gak mau ,bukan gak bisa. Dimana-mana orang gak bisa itu ya belajar,mana ada orang bisa dari orok,gak mau ya gak mau aja"Gerutu Lala membatin
Sepanjang jalan Lala terus terdiam ,Azzam pun sama. Ia berharap Lala tak akan mengungkit lagi perihal keinginan nya itu.
Beberapa saat kemudian ,mereka pun sampai di kampus. Seperti biasa Azzam akan mengantarkan Lala terlebih dahulu ke kelas nya ,setelah itu baru ia pun pergi ke kelas nya. Namun ada yang berbeda kali ini,Lala terus saja diam,sampai Azzam yang berjalan di samping nya kebingungan.
"Kamu kenapa sayang ?" Tanya Azzam
"Gak apa-apa,memang nya aku kenapa "Sangkal Lala biasa saja ,namun raut wajah nya menunjukan jika ia ada apa-apa
"Gak apa-apa kok wajah nya ditekuk begitu sih. Kenapa hem?" Azzam menghentikan langkah dan menatap istrinya itu
"Kamu pingin sesuatu? Mau apa ,aku carikan deh. Ayo mau apa ?" Tanya Azzam lagi
Lala menarik nafas lalu berkata ,"Aku katakan pun,kamu juga gak mau kan. Ya udah aku masuk dulu "Ucap Lala hendak melengos pergi namun Azzam menahan nya
"Memang nya kamu mau apa?" Tanya Azzam lembut
"Gak kok,aku masuk ya.Tuh dosen nya udah mau ke sini " Ucap Lala ketika melihat dosen nya dari kejauhan sedang berjalan ke arah nya
"Ya sudah ,belajar yang bener ya,kalau udah selesai kamu ke kantin aja ,nanti aku nyusul kalau udah selesai kelas nya " Ucap Azzam seraya mengusap pipi Lala
__ADS_1
"Hem " Sahut Lala mengangguk
Muach....
Azzam mengecup kening Lala ,kemudian Lala masuk ke dalam kelas nya. Dari jauh nampak dosen itu menggeleng kan kepala.
"Dasar ABG,baru pacaran udah seperti pasangan suami istri saja,gimana kalau sudah jadi suami istri coba. Pasti nyosor terus " Cibir nya pelan
Dosen tersebut belum mengetahui perihal status keduanya ,hingga ia berani berbicara seperti itu.
Setelah melihat istri nya duduk di kursi nya, barulah Azzam pun pergi.
Menit berganti jam. Tak terasa sudah lebih dari satu jam Lala berada di kelas nya ,namun kelas nya nampak belum selesai. Lala pun sudah mulai bosan karena dosen tersebut tak juga menghentikan ngajar nya.
Iseng Lala pun memainkan ponsel nya,ia benar-benar tak mendengarkan ucapan dosen hingga dosen mengakhiri kelas nya ,Lala baru meletakkan ponsel nya.
"Akhirnya,... selesai juga "Gumam Lala meregangkan otot tangan dan tubuh nya
Tiba-tiba seorang pria menghampiri nya.
"Hai,belum keluar ?" Sapa nya
"Oh,...hai juga. Mahasiswa baru ya? Baru lihat soal nya " Tanya Lala yang memang merasa asing terhadap pria itu
"Ya,baru masuk kemarin. Kemarin kamu gak masuk ya soal nya aku juga baru lihat kamu hari ini " tanya pria itu balik
"Iya,kemarin aku ada urusan. Aku Nurmala,panggil saja Lala " Ucap Lala memperkenalkan diri
"Nama ku Bruno " Pria itu mengulurkan tangan nya
"Namanya kaya gak asing ya ,kaya pernah denger dimana gitu " Gumam Lala tanpa membalas uluran tangan nya ,pria bernama Bruno itu pun kembali menarik lengan nya
"Enggak. Nama kamu kaya gak asing gitu"Sahut Lala seperti mengingat-ingat sesuatu
"Oya ?" hidung pria itu nampak megar karena merasa GeEr
"Hm ... Bruno.....Bruno ......" Gumam Lala pelan
Bruno pun menaikan satu alis nya melihat ekspresi Lala.Namun seketika Lala menjentikkan jemari nya setelah mendapat kan sebuah ingatan lama nya.
"Ah,...iya. Bruno itu nama anjing kesayangan tetangga aku waktu di ....di mana ya ,lupa. Aku kan suka pindah-pindah tempat tinggal,tapi intinya aku ingat ,nama kamu ternyata sama dengan nama anjing nya tetangga aku ,pantas saja berasa gak asing " Ujar Lala tanpa dosa
Bruno yang tadinya sempat GeEr pun mendadak down dan geram.Ia kesal karena ia merasa dirinya disamakan dengan seekor anjing.
"Anjriiittt...nama udah keren begini malah disamain sama doggy. Sial banget " Umpat Bruno membatin
Sementara itu,Azzam masih mendengarkan dosen nya yang sedang memberi pelajaran. Azzam terlihat sangat serius menyimak setiap kata yang dosen nya ucap kan. Saking fokus nya ,ia sampai tak menyadari jika diam-diam seseorang memfoto nya lalu mengunggah nya diam-diam ke sosial media nya.
"Lagi fokus gitu aja keliatan tampan,gimana kalau senyum bisa-bisa aku terkena diabetes" Gumam nya
Tak sampai lima menit, postingan nya pun segera mendapatkan ratusan like.
Sementara itu, Mila yang baru datang ke kampus segera mengecek ponsel nya ketika terdengar bunyi notifikasi,ia mengerutkan keningnya saat melihat foto Azzam yang sedang berada di dalam kelas dalam unggahan seseorang.
( Siapa tuh ? )
( Cogan baru ya ? )
( Lee Min-Ho versi indo ,tapi yang ini lebih manis kaya gula aren ,wkwkwk.... )
__ADS_1
( Nah loh,cowok mana lagi tuh yang kemarin dikemanain ,udah ganti aja )
( Woy,laki orang tuh ,Lo embat juga )
Begitu banyak komentar yang Mila baca ,hingga ia merasa jengah jika harus membaca semua komentar nya.
"Kenapa si July posting foto Azzam sih,awas saja kalau dia berani macam-macam ! Sampai Lala dan Azzam ribut habis kamu sama aku ?" Mila nampak geram terhadap si pemosting itu
Ia yang berniat ingin ke kelas nya ,mendadak berubah fikiran. Mila berjalan ke arah kelas gadis bernama July yang tak lain teman sekelas Azzam. Ia ingin menanyakan maksud gadis itu memposting foto Azzam.
Di tempat lain Sarah yang saat ini masih harus beristirahat pun merasa kesal dan gelisah karena melihat postingan tersebut. Ia lebih memikirkan perasaan Lala jika tahu tentang postingan tersebut.
"Nih cewek apaan sih ,masa tiap ada cowok ganteng dikit main foto-foto aja ,mana langsung diposting lagi,cari perkara aja " Gerutu nya ,rupanya ia sudah tahu kebiasaan July yang suka mengoleksi foto pria tampan
"Haduh,apa Lala tahu ya. Gimana reaksi nya nanti ,apa dia akan marah? Ya pasti lah ,marah ,siapa coba yang rela jika suami nya diambil foto nya diam-diam lalu diposting,aku juga pasti kesal dan marah. Mending kalau cuman cewek itu yang kena marah Lala ,lah kalau sampai Azzam juga kena amuk,alamat perang dunia mereka. Wah,...kacau " Sarah terus ngedumel hingga Iqbal yang baru masuk membawakan makanan tak ia sadari kedatangan nya
"Kamu kenapa sayang,kok ngedumel marah-marah sendiri.Jadi takut aku " Tanya Iqbal
"Abang ngatain aku gila?" Tuduh Sarah
Iqbal terkesiap,"Loh,bukan ! Enggak lah ,masa aku tega sih ngatain istri aku gila , ada-ada saja. Aku tuh takut kamu kesurupan,tapi kamu beneran Sarah kan ,istri aku yang paling seksi " Tanya Iqbal
"Enak saja , kesurupan. Ya enggak lah ,Abang tuh yang aneh,aku gak apa-apa kok dibilang kesurupan "Hidung Sarah nampak kembang kempis
"Ya abis nya ,kamu kelihatan kesel begitu, kenapa sih?" tanya Iqbal lagi,ia meletakan makanan di meja
"Nih,Abang lihat aja " Sarah lalu menunjukan unggahan tersebut sambil menceritakan yang ia tahu tentang July
"Hm...ini bisa terkena pasal berlapis nih " Ucap Iqbal seraya mengembalikan ponsel Sarah
"Pasal berlapis?" Tanya Sarah
"Ngambil foto orang diam-diam kemudian mengunggah nya tanpa izin termasuk kejahatan karena sudah melanggar,hal ini terdapat pada pasal 32 ayat 2 UU ITE,yang apabila terbukti melanggar,dia bisa dituntut UU ITE pasal 48 dengan hukuman 8 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp3 miliar untuk penyebaran foto di media sosial,kalau gak salah" Tutur Iqbal
"Ih,bahaya juga ya ,untung aku gak pernah kaya gitu " Lirih Sarah
"Ya makanya ,kita sebagai pengguna media sosial harus hati-hati dan bijak,jangan sampai niat nya cuman iseng tapi malah berujung pidana" Ucap Iqbal memperingati
"Ya enggak lah ,aku mana begitu " Sangkal Sarah
"Iya,aku percaya kok ,kamu gak seperti itu,tapi aku cuman mengingatkan ,jangan sampai nanti nasib aku sama seperti teman aku ,na'udzubillah...." Lirih Iqbal
"Emang teman abang kenapa ? Di pidana juga karena ngambil foto sembarangan?" Tanya Sarah
"Bukan , tapi karena istri nya yang berulah "Sahut Iqbal
"Berulah ?" kedua ujung alis Sarah hampir bertemu
"Ya,jadi istri nya itu suka sekali memamerkan harta dan kemewahan nya,jadi imbas ke suami nya , jabatan nya langsung dicopot,padahal untuk bisa jadi seorang polisi itu gak mudah ,butuh perjuangan dan pengorbanan. Kamu jangan sampai begitu ya "pinta Iqbal menatap istrinya
"Insyaallah aku gak akan seperti itu bang,lagian kan di luaran sana masih banyak orang yang tidak seberuntung kita,masa iya aku tega pamer disaat yang lain membutuhkan ,kan gak etis" Jawab Sarah
"Alhamdulillah,ternyata istri aku tak hanya cantik dan seksi,tapi juga solehah ya" Puji Iqbal ,yang dipuji nampak tersipu
Sementara itu ,Lala melihat ponsel nya ,niat nya ingin memberi tahu Azzam jika ia sudah selesai kelas nya dan hendak ke kantin ,tapi niat nya ia urungkan ketika melihat notifikasi yang baru saja masuk.
Seketika matanya menyipit,"Apa-apa an ini ?"
Bersambung.....
__ADS_1