Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Gugup


__ADS_3

Setelah dirasa baikan, Azzam dan Lala keluar dari kamar. Kini rona bahagia terpancar di wajah keduanya terutama Lala. Ia sama sekali tak menyangka jika ternyata Azzam yang menjadi suami nya.


"Kamu udah baikan La ?" Tanya Mila


"Iya. Berkat nasi yang sekarang udah nongkrong di perut aku " Celetukan Lala sontak menjadi gelak tawa


"Kamu sih dari tadi disuruh makan gak mau " Ucap Mila lagi


"Lala,Azzam selamat ya ,aku gak nyangka deh kalian bisa tiba-tiba di tahap ini "Ucap Sarah langsung memeluk Lala


"Iya ,aku juga gak nyangka " Balas Lala


"Wuidih....selamat ya kalian berdua,aku doain semoga cepet-cepet dikasih momongan "Ucap Deni


Mendengar kata momongan membuat Lala jadi salah tingkah


"Iya ,doain saja " Sahut Azzam


"Jangan lupa malam pertama nya sharing-sharing lah " Celetuk Ovan


"Enak aja "Serobot Azzam


Semakin panas dingin saja Lala mendengar nya.


"Udah La ,jangan di dengerin. Dia mah orang nya emang agak gesrek " Cetus Mila


"Enak aja gesrek-gesrek , gini-gini aku tuh banyak yang mau "Ucap Ovan tak terima dikatai gesrek


"Oh ya,kok aku gak percaya ya "


"Gak usah percaya ,nanti kamu malah ikutan ngantri lagi ,aku takut kamu kecewa karena gak aku pilih,hahaha..."


"Hey...helooww....siapa juga yang mau ngantri,maaf cowok masih banyak " Mila pun pergi untuk mengambil air minum karena tiba-tiba saja ia merasa haus


"hahaha...."


"Kalian serasi banget sih " Celetuk Sarah


"Iya ,romantis ya mereka " Sahut Lala menimpali


"Hidih , romantis dari Hongkong "Sahut Ovan


Ya terasa acara pun berlangsung begitu cepat,kini pasangan pengantin baru itu sedang membuka kado di kamar. Kamar yang sudah dihias sedemikian rupa.


Pertama mereka masuki kamar tersebut ,keduanya kembali canggung dan salah tingkah. Azzam bahkan harus membuka kancing baju bagian atas nya karena merasa gerah ,padahal pendingin di kamar itu tak pernah mati.


Lala semakin gugup dan berlari ke kamar mandi saat melihat Azzam membuka kancing baju nya.


Setelah mereka membersihkan diri mereka mulai memberanikan diri untuk berbicara untuk mengusir kecanggungan mereka.


"Mau buka yang mana dulu?" Tanya Azzam


"Eeuuh....a...apa?" Lala gagal fokus dan malah berfikir kemana-mana. Sontak ia malah memeluk tubuh nya sendiri

__ADS_1


"Kamu kenapa? Kedinginan ?" Tanya Azzam dengan kening berkerut


"Tidak ! Hm...aku buka yang ini " Jawab Lala kelabakan lalu meraih kado secara random


"Ya udah kalau gitu aku buka yang ini " Azzam pun mengambil satu kado ukuran sedang namun dirasa sangat ringan


"Kira-kira apa isi nya ya,ringan banget " Gumam Azzam seraya membolak-balik kado tersebut sebelum dibuka


Srreeettt'


Azzam mulai merobek kertas kado tersebut ,ia melihat sesuatu terbungkus kain koran lalu ia membuka kain koran tersebut. Seketika ia membuka lebar kedua mata nya ketika ia melihat isi dari kado tersebut. Ada juga kartu ucapan di dalam nya. Azzam meraih dan membaca kartu ucapan tersebut.


"Happy wedding bro ! Ovan " Gumam nya pelan,lalu ia meraih benda itu dan mengangkatnya tinggi-tinggi lalu ditunjukan pada Lala


"Ini apa an ? Jaring ikan ?" Tanya Lala nampak tak tahu benda apa yang ada di tangan Azzam


"Masa kamu gak tahu?" Tanya Azzam heran


"Ya emang aku gak tahu " Sahut Lala cuek ,ia lalu kembali melanjutkan membuka kado-kado tersebut


Hingga ia menemukan kado dari Iqbal yang dititipkan pada Sarah.


"Nah ini kado dari bang Iqbal ,apa isi nya ya?"


Mendengar nama Iqbal Azzam segera menoleh dan merebut kado nya.


"Ih Azzam "Keluh Lala


"maaf ,aku penasaran dengan isi nya "Ucap Azzam lalu segera membuka nya


"Tiket bulan madu ke Jepang " Ucap Azzam


"Hah....Jepang ! " Seru Lala langsung meraih tiket yang dimaksud


"Wah ,satu Minggu Zam " Tambah nya lagi


"Kamu mau kita bulan madu ke Jepang?" Tanya Azzam lagi


Seketika Lala terdiam ,ia mendadak kikuk mendengar pertanyaan Azzam barusan. Azzam tersenyum lalu berniat menggoda istri nya itu.


"Nanti kamu pakai ini ya !" Ucap Azzam kembali menujukan benda hadiah dari Ovan. Lala meraih nya. Gadis itu benar-benar tidak tahu benda apa di tangan nya itu.


"Bagaimana cara pake nya? Emang ini apa sih ?" Tanya Lala lagi. Azzam pun mendekatkan wajah nya dan berbisik


"Ini baju dinas "


"Baju dinas kok begini ? Ini sih bukan baju tapi lebih mirip saringan yang buat nanak nasi punya nenek di kampung" Cetus Lala. Azzam pun sampai tertawa mendengar nya


"Ya ampun La,ternyata gini-gini kamu polos juga ya " Ucap Azzam gemas sambil mencubit kedua pipi nya Lala


"Iihh...sakit tau"


"Ini itu lingerie. Kamu tahu kan lingerie?" Tanya Azzam kemudian

__ADS_1


"lingerie?" Gumam nya pelan


"Jadi yang begini namanya lingerie" gumam nya lagi. Gadis itu pun lalu membayangkan bagaimana jika ia memakai nya


Ia sebenarnya sering melihat perempuan mengenakan pakaian tipis yang mungkin tak bisa dikatakan pakaian karena setiap celah di tubuh yang mengenakan nya terekspos. Hanya saja ia tak tahu nama nya.


"Hiiih....ogah ,apaan yang ada nanti aku masuk angin " Ucap nya sambil melempar benda itu pada Azzam ,namun di detik berikut nya Lala terkesiap


"Astaga,gak kebayang kalau aku pake itu pasti Azzam juga lihat ,hidih malu banget ,mau ditaruh dimana muka aku" batin nya


"hihihi "Azzam pun terkikik karena ia tahu apa yang difikirkan istri nya itu


Lala mengabaikan suara tawa Azzam dengan membuka amplop.


"Yah zonk lagi ...hari gini masih ada saja amplop kosong " Gumam Lala ketika ia menemukan amplop kosong. Tak hanya satu tapi beberapa


"Oh ya "


"Iya. Nih lihat saja ! " Ucap Lala menunjukan beberapa amplop yang nampak kosong


"Wah iya ya,lumayan banyak juga itu yang kosong. Misal itu ada isi nya minimal lima puluh ribu dikali sepuluh,bisa kaya mendadak kita "


"Isshh kamu mah ada-ada saja ,masa ada yang kaya mendadak gegara amplop "Ucap Lala mencebik


"Hehehe...ya kali aja "


"Hoaaammm...."


"Kamu udah ngantuk ?" Tanya Azzam


"Iya nih tapi ini masih berantakan banget " Sahut Lala


"Gak apa-apa biar aku yang bereskan. Atau kita bereskan besok saja,kita tidur dulu " Cetus Azzam yang sebenarnya ia juga sudah mengantuk


Lala terkesiap saat Azzam berjalan mendahului nya ke tempat tidur.


"Kok diam ,ayo katanya mau tidur !" Ucap Azzam menatap Lala


"Tapi....aku tidur dimana ?" Tanya Lala ,ia jadi bingung sendiri. Kalau saja orangtuanya tak memindahkan sofa di kamar nya mungkin gadis itu akan memilih tidur di sofa


"Kok dimana,ya di sini "Azzam menepuk kasur tepat di samping nya


"Kita tidur berdua ?"Tanya Lala seolah ia lupa dengan status mereka. Mungkin karena ia terlalu gugup jadi agak eror


"Ya iya ,kita kan sekarang sudah sah jadi gak masalah mau tidur bareng ,mau lebih dari itu juga gak ada yang larang" Ucap Azzam lagi


Gluk'


Lala menelan saliva. Ia pun semakin gugup dibuat nya.


"Ayo sini " Azzam menarik lengan Lala sampai membaut gadis itu terkesiap


Bruukk'

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2