Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Makan malam sederhana


__ADS_3

Setelah Lala menjelaskan tentang hubungan nya dengan Alex,Azzam nampak terdiam untuk beberapa saat. Otak nya masih mencerna setiap kata-kata yang keluar dari mulut mungil istri nya itu.


"Bagaimana kamu bisa senakal itu La ,bolos sekolah,Tak pernah mengerjakan PR,nyuri,bahkan sampai tawuran pun kamu suka ikut " Azzam menggelengkan kepala nya ,ia fikir apa yang dikatakan wanita itu dulu hanya sekedar kenakalan biasa ,namun setelah mendengar semua kisah nya secara lengkap membuat nya tak habis fikir


"Hehehe....itu kan dulu Zam,waktu itu aku hanya merasa penasaran dengan hal-hal yang seperti itu ,hingga aku ketemu Alex ,gak tahu nya kita se frekuensi akhir nya ya begitu deh ,tapi itu ternyata seru loh meski aku harus mendapat amukan dari mama dan papa setelah nya " Ucap Lala berubah lirih


"Ya gimana mereka gak ngamuk ,kamu itu anak mereka satu-satunya, perempuan pula ,mereka tidak mau sesuatu terjadi pada mu " Ucap Azzam dengan nada sedikit keras


"Iya aku tahu ,makanya aku mau merubah sikap ku dan memilih tinggal bersama nenek ,kalau aku ikut mereka lagi pasti hasrat ku untuk buat onar meronta-ronta kembali" Jawab Lala yang langsung mendapat cubitan gemas di kedua pipi nya


"Awww.....sakit ! Kamu ih ,aku bilang mama sama papa loh kalau kamu kdrt "


"hehehe....silahkan ,aku gak takut " Tantang Azzam


"Bener nih ya " Lala bersikap seolah hendak menghubungi kedua orangtua nya dengan ponselnya namun tiba-tiba Azzam menarik Lala dan membawa nya ke pelukan nya


"Mulai sekarang kamu harus lebih jaga jarak dari semua teman laki-laki mu. Bukan aku tak percaya ,tapi semua harus ada batasan nya. Apalagi sekarang status mu perempuan bersuami maka tak pantas terlihat terlalu dekat dengan laki-laki bukan muhrim nya. Mulai sekarang kamu harus membangun benteng untuk memperkokoh pondasi rumah tangga kita. Aku pun sama. Aku ingin pernikahan ini jadi yang pertama dan terakhir dalam hidup ku,jadi mari kita sama-sama membangun tinggi benteng itu. Jangan biarkan siapapun mengusik kita " Ucap Azzam sambil memeluk Azzam. Lala hanya mengangguk sambil meresapi perasaan nya juga debaran jantung nya saat tubuh nya direngkuh


"Ada hati yang harus dijaga. Kamu mengerti ?" Tambah Azzam lagi


"Iya "Sahut Lala


"Iya apa ?" Tanya Azzam mengurai pelukan nya ,ia menatap tajam kedua mata Lala membuat si pemilik mata jadi gelagapan dan salah tingkah


"Iya apa hem ?" Tanya Azzam lagi


"Aku harus jaga hati dan perasaan kamu " Ucap Lala tergugu


"Istri pintar " Puji Azzam sambil menyentuh kepala Lala


"ngomong-ngomong aku lapar nih ,ada makanan gak ?" Tanya Azzam


Lala terkesiap ,ia sama sekali tak kefikiran dengan perut mereka. Ia semakin gelagapan dan tak enak hati karena di dapur nya tak ada makanan selain mie instan dan telur.


"Hanya ada mie instan dan telur . Maaf aku lupa masak nasi " Lirih nya


"Ya udah gak apa-apa,mie instan pake telur juga bikin kenyang kok ,aku buatkan ya " Azzam hendka beranjak namun Lala menghentikan langkah nya


"Tapi aku gak bisa makan kalau gak ada nasi,eh maksud ku aku gak bakal kenyang tanpa nasi "Ucap Lala


"Kalau gitu kita makan diluar saja yuk ! Aku lihat tadi ada warung tenda sebelum masuk gang " Ajak Azzam yang langsung dijawab anggukan


"Ya sudah sana kamu siap-siap aku tunggu di depan " Azzam pun berjalan hendak menunggu di luar sesuai ucapan nya tadi

__ADS_1


"Aku begini saja deh,cuman ke depan kan,lagian gak ada yang aneh dengan penampilan ku " Monolog Lala sambil memperhatikan dirinya pada cermin di lemari nya


Saat ini Lala mengenakan baju tidur lengan pendek.


"Yuk !" Ucap Lala


"Kok masih baju yang ini ?" Tanya Azzam


"Ya terus aku harus pakai baju apa,cuman ke depan kan , gak jauh juga tempatnya" Ucap Lala


"Ya tapi ini kan udah malam Lala istri ku sayang,nanti kamu kedinginan,terus kaki kamu digigit nyamuk "


"Kan kamu nyamuk nya, jadi aku gak usah khawatir" canda Lala namun ditanggapi seringaian Azzam


"Aku nyamuk nya ya. Ya udah kita gak jadi makan deh,aku mau gigitin kamu sampai puas" Senyum nya melebar sampai terlihat deretan gigi nya yang rapih


"Wohoho....gak bisa gitu ,nanti kalau aku pingsan karena gak makan gimana " Sambut Lala


"Hehehe....kalau gitu kita isi amunisi dulu agar kamu gak pingsan ,tapi aku mau kamu ganti baju dulu ,celana panjang jangan lupa jaket nya juga " Ucap Azzam seraya mengedip kan sebelah mata nya


"Isshh,kamu tuh Azzam bukan sih ?" Tanya Lala heran


"Ya aku Azzam lah,ngaco kamu "


"Ya abis nya kamu seperti bukan Azzam yang aku kenal " Ucap Lala sambil memperhatikan Azzam dari atas sampai bawah


"Azzam yang aku kenal itu ,kalem ,cool ,gak banyak tingkah tapi sekarang aku seperti melihat sosok Azzam yang lain " Cetus Lala membuat kening Azzam berkerut dalam


"Sosok lain gimana ? Jangan bilang kalau kamu ngira aku kerasukan hingga ada sosok lain di tubuh ku ?" tuduh Azzam


"Lah bukan begitu ,Azzam yang sekarang tuh lebih ke mesum " Sahut Lala


"Mesum?" Tanya Azzam menatap Lala tajam. Kini ekspresi Azzam nampak datar. Melihat reaksi Azzam yang seperti itu membuat Lala bergidik ,ia pun mundur secara perlahan namun Azzam malah maju , hingga akhirnya Lala pun berlari ke kamar nya lalu menutup pintu dan mengunci nya ketika Azzam mengejar nya


tok tok tok


"La buka ! "Teriak Azzam namun masih dalam batas karena ia takut pada tetangga nya mendengar dan kembali berasumsi macam-macam


"Sebentar aku ganti baju dulu " Teriak Lala menyahuti


Tak ada suara lagi dari Azzam ,pria itu malah terkekeh di tempat nya


Cklek'

__ADS_1


"Udah ah bercanda nya ,yuk aku sudah lapar " Ajak Lala lalu menarik lengan Azzam menuju ke luar


"Tadi kamu ngatain aku mesum ,aku terima " Ucap Azzam


"kok berasa ada yang salah ya dengan ucapan nya "


"Kami bilang apa tadi ?" Tanya Lala ketika mereka sudah berada di jalan


"Yang mana ?" Tanya Azzam merangkul Lala


"hm...gak jadi deh " Lala pun tak lagi ingin membahas itu ,ia takut jika diteruskan maka pembahasan nya akan semakin menjurus


"Denger ya La,aku begini hanya sama kamu,aku mesum juga hanya ke kamu,aku gak mau mesum ke yang lain" Ucap Azzam tiba-tiba


"Awas saja kalau kamu berani mesum ke yang lain. Aku kebiri kamu "ancam Lala


"Ampun ,aku gak berani "


"Makanya jangan macam-macam "Ancam Lala lagi


"kamu tenang saja ,aku gak mungkin seperti itu , bagi ku hanya kamu wanita pertama dan terakhir yang aku miliki dan aku mesumin"


"Ck ,kamu mah bercanda mulu"


"Siapa yang bercanda ,aku serius " Ucap Azzam meyakinkan


"Iya deh iya ,aku percaya "


Obrolan mereka pun terhenti saat keduanya sudah sampai di warung tenda yang selalu jadi tempat makan Lala ketika tak ada makanan di kontrakan nya.


Jika Lala dan Azzam tengah menikmati kebersamaan hanya dengan makan malam sederhana di warung tenda ,lain hal nya dengan yang terjadi pada Sarah.


Wanita itu baru saja keluar dari mall setelah ia selesai bekerja. Hari ini ia masuk dari pagi karena kuliah nya libur. Sementara Mila ,teman nya itu masih berada di mall menjalankan pekerjaan nya.


Seperti biasa ,Sarah sudah memesam ojek online untuk mengantarkan nya sampai kos san nya.


Sudah beberapa menit ia menunggu namun ojek online pesanan nya gak kunjung datang. Gadis itu pun kembali menghubungi ojek pesanan nya itu namun baru saja ia hendak menghubungi kembali , tiba-tiba ia dikejutkan dengan sosok tukang ojek dengan motor nya yah sudah berada di depan nya.


"Maaf menunggu lama " Ucap ojol itu


"Duh ,bikin kaget saja. Iya tak apa-apa. Lokasi nya sesuai aplikasi ya bang" Ucap Sarah dengan debaran jantung yang masih berdetak cepat karena terkejut


Kang ojol itu hanya mengangguk. Saat Sarah hendak menaiki motor tersebut seseorang berteriak dan segera menarik tubuh nya.

__ADS_1


"SARAH "


bersambung....


__ADS_2