Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Mulai jatuh cinta


__ADS_3

Azzam segera keluar dari dalam kelas ketika kelas telah selesai. Ia berjalan dengan tergesa karena ingin cepat-cepat menemui Lala yang masih berada di dalam kelas nya.


Akan tetapi seseorang nampak mengikuti nya ,ia adalah wanita yang tadi merasa diperhatikan Azzam.


"Azzam !" teriak nya ketika Azzam sudah hendak berbelok


"Iya,ada apa ya?" tanya Azzam menghentikan langkah nya ,ia melihat pada wanita itu yang kini sudah berada di depan nya


"Huh,cepat banget kamu jalan nya,sampai capek aku ngejar " Ucap nya tersengal


"Ada apa ? "tanya Azzam lagi


"Nanti malam jalan yuk !" Ajak nya sangat percaya diri. Ia sangat yakin jika Azzam akan tertarik untuk jalan dengan nya


"Maaf,gak bisa " tolak Azzam tegas


"Kenapa ? Sibuk ya ?" Tanya wanita itu


"Iya,aku sangat sibuk. Saking sibuk nya sampai aku tidak ada waktu buat ngeladenin kamu " Cetus Azzam seraya berlalu


"Jangan munafik deh,aku tahu,selama di dalam kelas kamu tadi tidak fokus karena lihat aku kan,aku juga lihat kamu nelan ludah beberapa kali sampai mau netes tuh air liur,iya kan " Ucap wanita itu seraya menyungging kan senyum


"Jangan sok tahu !" Ucap Azzam dingin


"Lain di mulut lain di hati.Aku tahu kamu diam-diam memperhatikan aku kan,ngaku saja.Semua laki-laki pasti akan tergila-gila jika melihat tubuh ku termasuk kamu. Kamu tahu, tidak sembarang laki-laki bisa menikmati tubuh ku.Kamu termasuk pria ekslusif yang masuk daftar VVIP "Ucap wanita itu dengan suara menggoda


"Maaf,tapi aku tidak suka dengan barang yang diobral " Ucap Azzam kembali melangkahkan kaki nya


"Huh, menjijikkan sekali " Umpat Azzam mendengus kesal


Wanita itu mengepal kan kedua tangan karena merasa harga dirinya sudah diinjak-injak oleh Azzam ,dan ia tak terima.


"S*alan ! Selama ini tidak pernah ada pria yang menolak ku. Lihat saja ,akan aku pastikan dia akan tidur dengan ku,bagaimana pun caranya" gumam nya kesal


"Hai Khaira cantik ,malam ini sibuk gak ?" Sapa seorang laki-laki menghampiri nya


"Tidak ,kenapa ?"


"Yess...! Kamu ikut party gak malam ini? Acaranya di puncak ,kita berangkat sebelum jam pulang kerja biar gak kejebak macet "Ajak nya


"Ok,deh aku ikut ,pas banget aku lagi pusing. Butuh hiburan " Ucap Khaira antusias


"Pusing kenapa ? "


"Biasa lah,kaya gak tahu saja" lirih Khaira sambil mengimbas-ngibaskan tangan di depan wajah nya

__ADS_1


"Lagi butuh pelampiasan karena abis ditolak nih ceritanya" ledek pria itu yang ternyata ia mengetahui percakapan nya dengan Azzam beberapa menit yang lalu


"Ya , begitulah. Kamu mau bantu aku kan buat jadi pelampiasan ku malam ini ?" Tanya Khaira genit


"Wooo.....tentu saja aku gak akan nolak. Dengan senang hati "Khaira pun tersenyum mendengar nya


"Ok ,siiip....deh ,kalau gitu nanti aku kabarin lagi ya,aku ke sana dulu " Ucap pria itu seraya mengecup pipi kiri Khaira sebelum ia pergi


Sementara Azzam kini sudah sampai di depan kelas Lala. Ia dengan sabar menunggu Lala hingga kelas nya selesai.


Lima belas menit sudah berlalu , akhirnya Lala pun keluar dari dalam kelas. Tatapan nya langsung mengarah pada suami nya yang sudah memasang senyum menyambut nya.


Dengan tersenyum lebar Lala pun menghampiri Azzam.


"Maaf ya lama nunggu " lirih Lala


"Enggak kok ,aku juga baru saja sampai " bohong Azzam


"Bohong banget sih,aku tahu kok kamu udah nunggu dari tadi" Cebik Lala sebal


"Loh,kata siapa hem?" Tanya Azzam seraya mengusap kepala Lala


"Karena tadi di dalam kelas mendadak heboh ,mereka banyak yang bicarain kamu,tuh lihat saja mata mereka lirik-lirik gitu ke kamu " ucap Lala lagi


"Kamu cemburu ?" Tanya Azzam


"Gak usah cemburu sayang,selama aku tidak merespon mereka.Lagipula hati aku udah mentok di kamu, apa lagi di sini udah ada Azzam dan Lala junior nya ,masa iya aku tega hianatin kamu " ucap Azzam sambil mengusap perut rata Azzam


Semua orang yang melihat adegan tersebut saling lirik,mereka langsung bisa menebak jika saat ini Lala tengah hamil.


"Aaaahhh.....kamu bisa saja bikin aku meleleh, jadi happy kan aku nya " ucap Lala sambil menangkupkan kedua telapak tangan di kedua pipi nya yang kini terlihat sedikit chubby


"Alhamdulillah,kalau kamu happy, itu artinya Azzam dan Lala junior juga ikut happy.Sehat-sehat ya anaknya papa " ucap Azzam


"Azzam dan Lala junior? Emangnya aku hamil anak kembar, perasaan kemarin dokter gak bilang apa-apa deh " Tanya Lala heran


"Ya, kita berdoa saja semoga Allah memberikan kita dua anak sekaligus,biar sekalian repot nya " cengir Azzam


"Lucu juga ya kalau misal anak kita kembar,tapi apa gak repot ngurus nya , satu aja kayanya riweuh deh "


"Insyaallah kalau kita ikhlas,mau serepot apapun pasti tidak akan terasa , lagipula kamu jangan khawatir,nanti aku juga akan ikut bantu kok ,aku gak bakal biarin kamu repot sendiri. Gini-gini aku jago ngurus bayi loh ,dari mulai mandiin,ganti popok ,bikinin susu,nidurin ,pokok nya aku bisa deh " ucap Azzam


"Masa ?" Tanya Lala sedikit tak percaya


"Iya ,aku serius sayang ,sebelum berangkat kuliah aku ngurusin Arkan dulu,sisa nya ibu yang jaga "

__ADS_1


"Jangan kan ngurus bayi ,bikin nya saja aku udah


"Hm...ya Allah terima kasih karena Engkau telah memberikan ku suami yang tampan ,baik dan calon Hot Papa " Ucap Lala dengan menangkup kan kedua tangan nya di depan dada sambil kepala menengadah ke atas


Azzam tersenyum lalu meraih tangan Lala. "Yuk ,kita berangkat , seperti nya Mila dan Ovan sudah sampai di kosan nya" Ajak Azzam


"Lah iya ,sampai lupa aku ,kan kita mau jengukin Mila ,ya udah yuk !" Mereka pun akhirnya beranjak untuk pergi ke kosan Mila


Sementara Sarah ,ia sedang menunggu Iqbal datang menjemput nya.


"Bang Iqbal mana ya ,kok belum datang juga" Gumam Sarah sambil sesekali melihat ke arah jalan yang biasanya mobil Iqbal datang


Iqbal sendiri baru keluar dari sebuah rumah sakit ,untuk melihat korban kecelakaan tadi malam. Ia langsung memacu kendaraan roda empat nya.


"Sarah pasti sudah menunggu " gumam nya


Namun ketika ia sudah sampai di depan kampus,ia merasa kesal karena melihat Sarah tengah mengobrol dengan seorang pria.


"Siapa laki-laki itu,kenapa mereka terlihat dekat hingga Sarah bisa tertawa seperti itu " Geram nya seraya mencengkram setir nya kuat


Dengan hati kesal,Iqbal keluar dari dalam mobil dan segera menghampiri Sarah.


"Ekhem "


"Loh,Abang ! Kok aku ga tahu kalau Abang sudah datang ,mana mobil nya ?" Tanya Sarah yang tak menyadari kedatangan suami nya


"Kamu mana sadar "Sahut Iqbal dingin


"Bang Iqbal kenapa ya,apa mungkin karena lelah bekerja " Batin Sarah


"Maaf,bapak kakak nya Sarah ? Kenalkan saya Bagus teman satu kelasnya Sarah " Ucap Bagus


"Iqbal,suami nya Sarah " Ucap Iqbal lalu meraih tangan Sarah


Bagus terkejut


"Yuk,sayang kita pulang !" Ajak Iqbal ,hati Sarah berdesir mendengar suami nya memanggil nya dengan sebutan 'sayang


Pertama kali di sepanjang pernikahan nya ,baru kali ini suami nya memanggil nya sayang.


"Aku duluan " Pamit Sarah pada Bagus yang hanya bisa terdiam dengan keterkejutan nya


"Yaah .... Lagi-lagi udah ada suami nya " lirih nya lemas


Di perjalanan,Iqbal nampak diam seribu bahasa sambil terus mengemudikan mobil nya. Ia sedang menyelami rasa yang tiba-tiba hadir dalam dirinya ,rasa kesal ,marah ,dan tak ingin melihat Sarah bersama pria lain. Ia tahu perasaan apa itu ,karena bukan hanya kali ini ia merasakan perasaan demikian ,hanya saja kali ini rasa yang ia rasakan itu jauh lebih besar dari sebelum nya yang ia rasakan terhadap Lala dulu.

__ADS_1


"Apa aku ,....sudah mulai jatuh cinta pada nya " gumam nya membatin ,sesekali ia melirik Sarah dengan ujung mata nya


Bersambung...


__ADS_2