Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Siaga satu


__ADS_3

Baru saja Ovan membuka mulut hendak berbicara ,kedatangan Sarah membuat semua kata-kata romantis yang ada di otak nya seketika ambyar.


"Kalian sedang apa?" tanya Sarah


Dengan cepat Mila mengambil cincin di tangan Ovan dan segera mengenakan nya.


"Iya ,aku mau " Ucap Mila seraya tersenyum pada Ovan


"Lah,gitu doang " Lirih Ovan membatin


"Kalian sedang apa sih ? Sedang main drama ya ?" Tanya Sarah bingung


"Hehehe ....kita baru saja jadian " cengir Mila sambil memperlihatkan cincin yang melingkar di jari manis nya


"Hah, jadian? "Tanya Sarah terkejut


"Hehehe....iya ,gimana bagus kan cincin nya " Sahut Mila seraya minta pendapat Sarah mengenai cincin nya


"Bagus sih ,tapi itu asli gak ?" Tanya Sarah


"Ya jelas asli lah,tiga tahun aku nabung buat beli tuh cincin " Sambar Ovan


"Tiga tahun? Berarti udah lama kamu suka Mila ya,hayooo.....kok baru berani ungkapin sekarang?" tanya Sarah usil


"Hehehe....ya gitu deh " Jawab Ovan sambil menggaruk kepala nya yang tak gatal


"Untung aku belum jodohin Mila sama cowok lain " Cetus Sarah sengaja menggoda Ovan


"Wah,ya jangan dong masa kamu tega sih,gimana kalau Mila nya mau " Lirih Ovan


"Emang kamu mau sama Alex,Mil ?" Tanya Sarah,Ovan terkesiap. Ia menatap Mila dengan harap-harap cemas ,ia berharap jawaban Mila tidak mengecewakan


"Ya,....emang sih Alex gak jelek-jelek amat,apalagi kalau liat dia pake baju rapih tuh kesan nya cool banget gitu " Jawab Mila apa adanya ,Ovan pun melotot dibuat nya


"Tapi...aku gak ada feeling sama dia,serem sama pergaulan nya,mending sama yang onoh,udah jelas pergaulan nya ,orang tua nya ,tau seluk beluk nya "Tunjuk Mila pada Ovan dengan lirikan mata


"Ekhem..." Ovan berdehem kegirangan ,ia sampai menyugar rambut nya dengan gaya cool


Sarah tersenyum melihat pasangan yang baru mendeklarasikan hubungan mereka.


"Selamat ya,....aku ikut senang dengan hubungan kalian semoga hubungan kalian akan lanjut ke tahap serius sampe nikah ,amin" Ucap Sarah mendoakan


"Amiiinnn...." ucap Ovan tersenyum lebar ,sementara Mila menjadi salah tingkah mendengar ucapan Sarah


"Eh,pak Iqbal. Gimana kabar nya ?" Sapa Ovan ketika melihat Iqbal juga masuk ,tadi Iqbal tengah memarkirkan dulu mobil nya hingga ia baru masuk


"Alhamdulillah,baik " Jawab Iqbal


"Maaf ya bang,kondisi kosan aku memang seperti ini " Ucap Mila tidak enak


"Tidak apa-apa,yang penting masih bisa duduk " Sahut Iqbal yang kini sudah duduk diatas tikar


"Loh,Abang gak kembali ke kantor ?" Tanya Sarah


"Nanti saja ,mau duduk dulu. Istirahat sebentar karena kan kalau udah kembali ke kantor gak bisa sesantai ini " Sahut Iqbal beralasan. Padahal itu hanya alasan nya saja karena ia tidak mau jauh-jauh dari istri nya


Entah kenapa sejak ia berhasil mendapatkan kesucian istri nya itu ,ia merasa tak ingin jauh ,dan selalu teringat istrinya itu. Ia jadi takut jika ada pria lain yang mendekati nya seperti saat ia menjemput Sarah tadi.


"Oh ,ya sudah "Ucap Sarah


"Eh iya ,Lala sama Azzam kok belum datang ?" tanya Sarah

__ADS_1


"Udah datang kok mereka ,cuman gak lama pergi lagi " Jawab Mila


"Iya , gara-gara Azzam cosplay jadi bocah jadi mau tidak mau Lala bawa pulang Azzam "sambung Ovan


"Cosplay jadi bocah, maksud nya gimana ?" Tanya Iqbal


"Ya ,itu Azzam bertingkah seperti anak bocah,katanya Azzam jadi seperti itu karena Lala yang sedang hamil ,jadinya Azzam kena imbas ngidam nya " Tutur Mila


"Lala hamil ?" Tanya Sarah dan Iqbal bersamaan


"Iya ,aku seneng banget denger nya " sahut Mila


"Alhamdulillah "Ucap Sarah dan Iqbal bersamaan


Sementara di tempat lain ,Azzam nampak sedang memboyong buah semangka di dapur. Sedangkan Lala berada di kamar,setiba nya Lala di rumah ia langsung merebahkan tubuh nya di tempat tidur. Kondisi nya yang tengah hamil muda membuat nya selalu ingin rebahan.


Azzam nampak berbinar melihat buah semangka yang berwarna merah menyala ,dengan biji yang sedikit. Air liur nya seketika menetes ,dan Azzam pun segera mengusap nya.


"Bismillahirrahmanirrahim..." Tak lupa Azzam membaca doa sebelum memakan semangka tersebut


"Kok gak enak ya,rasanya masa hambar " Gumam Azzam ketika ia baru memakan satu potong


Penasaran,Azzam memakan lagi potongan yang lain ,namun rasanya tetap sama,hambar.


"Bi ! Sini deh !" Seru Azzam pada bi Yati yang tak sengaja lewat


"Ada apa ,aya naon den ?" Tanya bi Yati


"Coba deh bibi rasain,kok rasanya hambar " Ucap Azzam seraya menyodorkan potongan semangka di atas piring


"Asik, panas-panas begini mah ,memang raos pisan makan yang manis seger " ucap bi Yati yang tak sungkan


"Gimana bi,hambar kan ?" Tanya Azzam


(enggak kok,segini manis nya masa hambar )


"Masa sih bi, tadi aku makan rasanya hambar " Ucap Azzam


"Manis kok " Ucap bi Yati tak mau kalah


"Masa sih ?" Gumam Azzam tak percaya


"Nya sok raosan deui ,amis da"


Azzam pun kembali mencoba memakan semangka nya ,namun lagi-lagi yang terasa di lidah nya hanya rasa tawar alias hambar.


"Kok aku ngerasa nya hambar ya,apa jangan-jangan lidah aku yang bermasalah " gumam Azzam


"Ya sudah bi,makasih ya,tolong ini di bereskan ya ,dan kalau bibi mau,tinggal potong lagi saja " Ucap Azzam


"Iya den "sahut bibi


Azzam pun beranjak ke kamar nya sambil membawa satu piring semangka yang sudah di potong-potong. Ia masih penasaran dengan rasa semangka tersebut.


"Sayang,kamu tidur ?" Tanya Azzam pelan


"Enggak ,cuman rebahan saja. Kenapa ,udah habis semangka nya ?" Tanya Lala


"Boro-boro abis sayang ,semangka nya saja gak manis ,hambar " Jawab Azzam yakin


"Masa sih ,dari tampilan nya aja kayanya manis banget itu " ucap Lala seraya memperhatikan potongan semangka di atas piring

__ADS_1


"Kalau gak percaya nih,kamu makan ! Tapi tadi bibi bilang ini manis " Ucap Azzam seraya menyuapi Lala


"Gimana ?" Tanya Azzam saat Lala sedang mengunyah


"Manis kok " Jawab Lala ,lalu ia kembali mengambil potongan yang lain


"Ini manis kok sayang ,kok kamu bilang hambar sih"Ucap Lala bingung


"Tapi tadi rasanya emang hambar kok. Coba sini aku coba lagi " Azzam penasaran dan kembali memakan nya


Azzam mengunyah dengan mengerutkan keningnya.


"Beneran hambar loh ini sayang "Ucap Azzam


"Lah,kok bisa gitu,apa jangan-jangan lidah kamu yang bermasalah kali " Cetus Lala


"Padahal tadi pagi lidah ku masih baik-baik saja " lirih Azzam


Lala terdiam,namun tiba-tiba ia tersadar sesuatu."Sayang ,apa mungkin kamu yang seperti ini itu,karena pengaruh kehamilan aku " Ucap Lala menatap lekat mata suami nya


"Mana mungkin sayang,emang nya bisa ngaruh, ada-ada saja " ucap Azzam menyangkal


"Tapi kan biasanya kalo ibu hamil sedang ngidam tuh suka yang aneh-aneh pas udah dapet katanya rasanya gak enak "tutur Lala


"Tau dari mana?" Tanya Azzam heran


"Dulu mama pernah cerita, kalau mama pernah ngidam buah manggis,padahal papa udah bela-belain nyari sampe ke pelosok gitu ,karena kan belum musim nya juga,bukan nya dimakan ,mama malah dengan enteng nya bilang gak enak karena pahit. Nah kasus nya juga sama seperti yang kamu alami saat ini" Tutur Lala lagi


"Masa iya ?" Gumam Azzam


"Iya,lagian kamu bisa-bisa nya kepengen semangka segala ,mana gak mau bagi-bagi lagi,mungkin itu karma nya orang pelit " Lala terkekeh mengingat sikap Azzam tadi di kosan Mila


"Hm....ngeledek ya " Azzam memicingkan mata


"Hehehe ....dikit " Lala cengengesan lalu ia beranjak


"Mau kemana?"


"Mau pipis. Kenapa mau ikut ?"Tanya Lala bercanda


"Ikuuutt "


"Lah,mau ngapain ?" Tanya Lala bingung


"Aku juga mau pipis. Kita pipis bareng-bareng yuk !" Ajak Azzam seraya menarik lengan Lala menuju kamar mandi


"Dih ,kamu nih masa pipis barengan sih ,enggak ah.Aku bercanda kok " tolak Lala


Namun bukan nya menyahut Azzam malah menarik Lala hingga Lala menubruk dada nya.


"Maksud aku pipis yang lain " Bisik Azzam seraya menggigit pelan daun telinga Lala ,tak hanya itu Azzam juga menjilati leher Lala


Lala yang diperlakukan seperti itu pun hanya pasrah ketika Azzam semakin melakukan yang lebih dari itu.


Sementara itu ,Sarah dan Iqbal sudah pulang, begitupun dengan Ovan yang hendak berpamitan untuk pulang ke kosan nya.


Tiba-tiba,Alex datang. Ia mendengar Mila masuk rumah sakit namun belum sempat menjenguk nya. Saat ke rumah sakit ia diberi tahu petugas jika Mila sudah pulang. Makanya Alex langsung datang ke kosan nya


Melihat kedatangan tamu tak diundang,Ovan mengurungkan niat nya untuk pulang ,ia teringat akan ucapan Sarah yang pernah hendak menjodohkan Mila dengan Alex.


"Siaga satu ini mah " Batin Ovan ketar-ketir

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2