Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Gelisah


__ADS_3

Sosok tuyul yang terkena jitakan maut Lala nampak meringis kesakitan. Tuyul itu pun sampai berjongkok sambil mengusap-usap kepala nya.


Lala berjongkok berpura-pura mengambil buah jeruk yang sengaja ia jatuh kan ,lalu berkata," Sakit ya ,makanya jangan suka mencuri,baru kena jitak,di neraka sana tangan kamu bisa langsung dipotong loh " Bisik Lala pelan sambil menyeringai


Tuyul tersebut nampak melotot pada Lala dan merubah wujud nya jadi sangat menyeramkan.


"Astaghfirullah, amit-amit..... amit-amit...." Lala mengusap perut nya


"Sayang,sudah biarin saja " Azzam menarik Lala agar ia berdiri


"Mbak ,anak nya tuh jagain,kasih baju biar gak masuk angin, pakai kan topi juga,cuaca panas begini apa gak kepanasan tuh kepala anak nya, nanti demam. Ajarin juga anak nya biar gak suka mencuri uang orang " Ucap Lala pada penjaga kedai buah itu yang nampak terkejut dengan ucapan Lala


"Mbak nya gak usah kaget begitu lah,biasa aja kali. Ya sudah ini jadi nya berapa mbak ?"Tanya Lala ketika belanja an nya sudah dikemas. Azzam hanya menggelengkan kepala dengan tingkah istrinya


"tujuh puluh ribu " Sahut penjaga kedai


Azzam segera mengambil dompet nya yang ia simpan di saku jaket,lalu membayar nya dengan uang pas.


"Sini ,biar aku saja " Azzam mengambil alih kantung kresek belanjaan ditangan Lala


Setelah kepergian pasangan itu,penjaga kedai buah itu nampak menghela nafas.


"Untung gak kenal,kalau kenal bisa malu aku ketahuan punya tuyul " Lirih nya melirik pada sosok tuyul yang kini sudah berada di dalam kedai. Tuyul tersebut sedang makan kotoran yang sengaja disediakan sebagai makanan tuyul itu


Beberapa saat kemudian Lala dan Azzam sudah sampai di depan rumah nek Arum. Kedua nya segera keluar dari dalam mobil,Azzam menenteng kantung keresek yang berisi jeruk dan apel yang masing-masing berat nya satu kg.


Nining yang baru datang dari warung tersenyum melihat kedatangan mereka.


"Lala ,Azzam ! Ya Allah kalian apa kabar bibi kangen " Nining segera memeluk Lala


"Assalamualaikum bi " ucap Azzam


"Eh,iya. Waalaikumsalam " Sahut Nining seraya melepaskan pelukan nya ,Azzam dan Lala segera menyalimi Nining


"Nenek ada kan bi?" Tanya Lala


"Harus nya sih ada,karena tadi pas bibi pergi ke warung nenek sedanh tidur " Jawab Nining


"Ya udah yuk masuk ! Nenek pasti senang kalian datang " ajak Nining membawa keduanya masuk


"Oh iya , Dika mana bi?" Tanya Lala


"Masih sekolah ,palingan sebentar lagi pulang " Sahut Nining


"Ooh..."


"Assalamualaikum " Ucap Lala dan Azzam begitu mereka memasuki rumah


"Waalaikumsalam salam " Terdengar suara nek Arum dari arah dapur


"Masya Allah,Lala ....Azzam. Ya Allah mimpi apa semalam bisa bertemu kalian " Nek Arum segera memeluk Lala


"Apa kabar nek ?" Tanya Lala


"Alhamdulillah,baik. Kalian dari jam berapa berangkat dari Jakarta jam segini sudah sampai ?" Tanya nek Arum seraya melepas pelukan nya


"Sebenarnya dari kemarin sore tapi kita nginap dulu di hotel "Sahut Azzam sambil meletakan kantung kresek di meja


"Oh,pantesan "Ucap nek Arum


"Kalian sengaja saja pulang atau ada apa nih ,tumben gak ngasih kabar mau ke sini ?"Tanya Nining


"Ada urusan bi, jadi sekalian saja kita ke sini " Jawab Azzam tanpa menceritakan masalah nya


"Aduh, sampai lupa.Sebentar bibi ambilkan minum dulu" Nining beranjak


"Gak usah bi,jangan repot-repot, nanti kalau haus kita ambil sendiri kok,gak bakal nyasar juga " canda Lala


"Alah,bercanda saja kamu,rumah cuman beberapa ruangan juga mana mungkin nyasar " Sahut Nining mencebik lalu ia berlalu ke dapur


Saat itu Dika baru saja pulang sekolah.

__ADS_1


"Kak Lala ....kak Azzam !"Teriak anak itu


"Hai jagoan,makin tampan saja " ucap Azzam sambil mengacak rambut anak itu


"Gimana sekolah nya, pintar gak ?" Tanya Lala


"Pintar dong kak ,nilai aku seratus terus loh " Sahut Dika bangga


"Wuih,hebat " puji Lala


Di tempat lain,Mila dan Ovan sedang berjalan kaki di trotoar.Keduanya berjalan sambil bercanda.


"Mila,kamu masih ingat gak waktu kita masih kecil suka main tebak-tebakan?" Tanya Ovan


"Yang ketika kamu sering menginap di rumah kan,bareng ibu sama bapak " Jawab Mila


"Nah ,iya.Hehe....kamu masih ingat gak sama tebak-tebakan nya ?" Tanya Ovan lagi


"Lupa aku,udah lama banget soal nya " Sahut Mila


"Iya juga ya, waktu itu kita masih bocil ,kalau gak salah kelas dua apa kelas tiga SD deh " Ucap Ovan lalu merangkul Mila


"Kita duduk dulu di sana yuk,sambil ngopi,tuh ada starling " Ajak Ovan


"Starling ? Apa tuh ?" tanya Mila bingung ,jujur selama ia tinggal di ibu kota,baru kali ini ia mendengar istilah starling


"Tukang kopi keliling " Jawab Ovan singkat


"Kok bisa starling,harusnya kan kopiling,kopling ,apa piling atau apa gitu ,kok starling ?" Mila nampak kebingungan


"Jadi gini sayang,starling itu akronim atau singkatan dari Starbucks keliling ,maka nya disingkat starling,kamu tahu kan apa itu Starbuck ?" Tanya Ovan


"Iya,tahu " sahut Mila dengan pipi bersemu ,ia jadi salah tingkah karena dipanggil sayang oleh Ovan


"Jadi gak perlu aku jelasin lagi kan ?" Tanya Ovan lagi,Mila pun mengangguk


Keduanya segera meneduh di bawah pohon,keduanya memesan kopi dingin.


"Duh,kenapa rasanya pusing sekali,apa karena semalam aku tidur terlalu larut kali ya" Gumam nya lirih


Sarah pun berjalan perlahan sambil menunduk dengan sebelah tangan menyentuh pelipis nya. Tiba-tiba seseorang tak sengaja menabrak hingga Sarah hampir saja terjatuh.


"Hati-hati dong,kalau dia jatuh gimana !" Seru Bagus yang ternyata menahan tubuh Sarah hingga Sarah tak jatuh


"Sorry....sorry ,gak sengaja gue " Ucap orang itu kemudian berlalu


"Enak ya ngomong nya,sorry gak sengaja , enteng bener " gerutu Bagus,namun ia terkesiap saat melihat wajah pucat Sarah


"Kamu tidak apa-apa?" Tanya nya ,Sarah menggeleng


"Duduk dulu "Ucap Bagus


Sarah yang merasa pusing pun menurut pada Bagus.


"Kamu sakit ?"Tanya Bagus


"Iya nih, tiba-tiba kepala aku pusing ,badan aku juga rasanya lemes banget,padahal tadi pagi aku gak apa-apa" Jawab nya apa adanya


"Aku antar ke klinik depan ya"Ucap Bagus tulus


"Gak usah ,gak apa-apa aku mau nunggu suami aku saja , sebentar lagi pasti sampe kok " Ucap Sarah menolak


Sarah kemudian mengambil ponsel nya di dalam tas ,belum sempat Sarah menghubungi Iqbal,ponsel nya berdering.


"Hallo bang, assalamualaikum" ucap Sarah


"Waalaikumsalam,Sarah aku minta maaf hari ini aku tidak bisa jemput ya,aku harus ke luar kota sekarang juga,ada rekonstruksi kejadian yang harus aku hadiri " Ucap Iqbal


Rekontruksi dalam perkara pidana merupakan salah satu metode pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik. Tujuan rekonstruksi dilakukan adalah untuk lebih meyakinkan penyidik tentang kebenaran tersangka atau saksi dengan cara memberikan gambaran tentang terjadinya tindak pidana dengan memperagakan kembali cara tersangka melakukannya.


"Tapi kamu tak usah khawatir,aku sudah meminta teman ku untuk menjemput mu ,mungkin dia sebentar lagi sampai. Ya sudah aku tutup dulu telpon nya ya,aku lagi nyetir,aku usahakan pulang sebelum malam , assalamualaikum "

__ADS_1


"Waalaikumsalam salam "Lirih Sarah. Tanpa sempat ia mengatakan jika saat ini ia sakit Iqbal sudah memutuskan sambungan telponnya


Huuuuuuuh


Sarah menghela nafas.


"Kenapa ? Suami kamu tidak bisa menjemput ?"Tebak bagus


"Iya. Tapi teman nya yang akan datang menjemput " Jawab Sarah seraya beranjak


"Hati-hati " Ucap Bagus ketika Sarah hampir saja oleng ,Bagus pun memegangi pundak Sarah


"Iya,makasih ya,tapi bisa kah kamu melepaskan tangan kamu " Pinta Sarah


"Oh,iya maaf ! Aku reflek tadi " Bagus segera melepas kan tangan nya


"Ya sudah kalau begitu aku antar kamu sampai depan,takut nya nanti kamu jatuh " Ucap Bagus yang benar-benar merasa khawatir


"Iya,terserah kamu saja " Sarah pun berjalan lebih dulu.Bagus yang tahu jika Sarah sedang menjaga jarak dengan nya tak tersinggung sama sekali. Pria itu tak ada maksud apapun,apa yang ia lakukan adalah murni karena ia tidak ingin sesuatu terjadi pada wanita itu


Bagus berjalan satu meter di belakang Sarah. Sarah sendiri kini merasa kepala nya seakan berputar ,hingga pada saat baru sampai di depan kampus tubuh Sarah oleng. Bagus yang melihat nya pun segera menangkap tubuh Sarah hingga Sarah tak sampai jatuh. Sesaat setelah Bagus menangkap tubuh Sarah,Sarah pun tak sadarkan diri. Namun sebelum Sarah benar-benar kehilangan kesadaran nya ,Sarah sempat memanggil Iqbal ,karena dalam pandangan nya Bagus adalah Iqbal.


"Ya ampun Sarah,badan nya panas " Lirih Bagus panik. Orang-orang yang berada di sana pun terkejut ketika melihat Sarah pingsan ,mereka berkerumun untuk melihat Sarah


Bertepatan dengan itu teman Iqbal datang. Ia seorang polisi wanita yang sengaja Iqbal mintai tolong untuk menjemput Sarah.


"Mana ya " Gumam nya sambil terus memperhatikan ke luar sembari sesekali melihat ke ponsel nya. Di ponsel nya terdapat foto Sarah


"Memang selera nya ok juga,pantas saja dia gak pernah lirik sana sini,ternyata istri nya cantik banget" Monolog nya sambil melihat foto Sarah


"Tapi mana sih,masa iya Iqbal tidak memberi tahu nya kalau hari ini aku yang jemput" Gerutu nya kesal


"Eh,itu ada apaan ya ,kok rame-rame gitu " Gumam nya ketika melihat kerumunan mahasiswa dan mahasiswi yang tak jauh dari tempatnya


Saat ia hendak turun dari mobil , seseorang melintas ,ia pun sontak bertanya.


"Mbak,maaf itu ada apa ya ?" Tanya nya


"Ada orang pingsan Bu " Jawab nya


"Oh. Ya sudah makasih ya mbak "


"Iya Bu , permisi" Orang itu pun pergi


Saat itu Bagus pun membawa Sarah ke klinik depan kampus nya,karena wajah Sarah terhalang tubuh beberapa orang , polwan itu pun tak bisa melihat wajah Sarah.


"Dokter ! Tolong teman saya ! " Teriak Bagus ketika ia sudah sampai di klinik


Dokter pun segera membawa Sarah ke ruang UGD. Sementara Bagus menunggu di luar.


Beberapa saat kemudian dokter keluar ,Sarah sudah dipindahkan ke ruangan inap lewat pintu lain.


"Dokter bagaimana kondisinya teman saya?" Tanya Bagus


"Bisa kita bicara di ruangan saya saja " Ajak dokter


"Iya dokter ,silahkan " Bagus mengikuti dokter menuju ruangan nya


"Jadi gimana dengan nya dok ?" Tanya Bagus lagi


"Kondisi nya sangat lemah. Faktor cuaca yang cukup ekstrim membuat nya mengalami dehidrasi cukup parah. Mungkin karena kegiatan nya yang cukup menguras waktu dan energi membuat nya kelelahan,apalagi ditambah kondisinya yang tengah mengandung membuat tubuh nya kekurangan banyak cairan " Tutur dokter menjelaskan


"Tapi ,anda tidak usah khawatir,teman anda sudah mendapatkan penanganan dan saat ini sudah dipindah ke ruang rawat inap " Tambah dokter


Bagus terlalu mendengar menjelaskan dokter ,hingga ia bertanya," Teman saya hamil dok?"


Sementara itu ,Iqbal yang baru saja sampai di tempat tujuan nya , tiba-tiba merasakan sesuatu yang membuat nya gelisah.


"Kenapa perasaan ku tiba-tiba tidak enak ya"


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2