Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Kelewat mateng


__ADS_3

Sekitar pukul delapan malam,Roy menjemput mila. Mila yang malam ini mengenakan dress selutut tanpa lengan terlihat sangat cantik dan seksi.


"Wooow,..." Mata Roy sampai tak berkedip melihat nya


"Ayo,katanya takut telat ,malah bengong " Suara Mila mengejutkan pria itu


"Eh,iya ayo " Roy pun membukakan pintu mobil bagian depan untuk Mila


Beberapa saat kemudian mereka pun telah sampai di sebuah club'.


"Di sini tempat nya ?" Tata Mila agak ragu


"Iya ,yuk kita masuk , teman-teman aku pasti sudah nunggu " Roy segera menarik Mila ke dalam club' tersebut


"Duh,kok tempat nya kaya gini ya, seumur-umur baru kali ini aku masuk tempat ginian ,mana berisik banget bisa dipelanin dikit gak sih musik nya " gerutu nya dalam hati


Suara musik yang jedag jedug membuat kepala nya ikut berdenyut.


"Ih, itu orang ngapain sih ,gak tau tempat " Maki nya membatin ketika melihat pasangan yang tengah beradu air liur


Namun meski ia kesal dan keki ,entah kenapa kedua matanya terus melirik ke arah pasangan itu.


"Idih ,ini mata,ngapain juga malah ngelihatin sih "


"Kenapa ?" Tanya Roy berteriak


"Kita keluar yuk,aku pusing " teriak Mila


"Baru juga kita nyampe,tuh temen aku udah nunggu,yuk ke sana" Roy kembali menarik lengan Mila hingga kini mereka sudah bergabung bersama teman-teman Roy


"Nah,ini dia kenapa baru datang bro ?" Tanya teman Roy


"Biasa lah" sahut Roy singkat


"Wooow....ini gebetan Lo sekarang cuy ?" Tanya teman yang lain


"Yo ai....gimana ,cakep kan" Ucap Roy bangga


"Hai cantik,kenalin nih gue Anton"


"Gue Gusti "


"Dan gue Jhonson "


"Aku Mila " ucap Mila tanpa membalas uluran tangan mereka


Mereka bertiga nampak saling tatap.


"Gokil..... baru kali ini ada cewek nolak jabat tangan sama gue " Seru Anton


Sementara dua orang lagi hanya menatap Mila dari atas sampai bawah.Mila sendiri merasa risih ketika ditatap mereka. Mila pun mengedarkan pandangan nya.


Saat itu Roy memberikan Mila sebuah minuman.


"Biar malam ini tambah panas,ayo minum " Ucap nya


Mila meraih nya dan mencium minuman tersebut.


"Hm...bener kata Ovan ,Roy bukan pria baik-baik,kalau dia orang baik dia gak akan ngasih aku minuman beginian " Batin Mila ketika ia menghirup bau alkohol dari minuman itu

__ADS_1


"Ayo lah Mila ,minum " Ucap Roy


"Kamu ngasih sesuatu di dalam nya ?" Tanya Mila


"Sesuatu apa maksud kamu ?" Tanya Roy


"Ya apa kek gitu " Sahut Mila


"Ya mana mungkin lah,emang aku mau masukin apa ?" Ucap Roy menyangkal


"Ya udah ,kalau gitu kamu saja yang minum,aku gak biasa dan gak bisa minum beginian "Ucap Mila memberikan lagi minuman tersebut pada Roy


"Ya gak bisa gitu dong Mila,kamu harus menghargai yang punya acara,masa kamu gak minum apapun" Ucap Roy mencoba membujuk


"Ya sudah kalau gitu aku mau orange jus saja "Cetus Mila


"Ok kalau gitu,tunggu sebentar" Roy kemudian pergi untuk mengambil minuman yang Mila ingin kan


"Cepat masukin obat ini !" Perintah Roy pada seorang bartender


"Ok " sahut bartender itu seraya mencampurkan serbuk berwarna kuning pada minuman Mila


Dengan tersenyum menyeringai Roy membawa minuman tersebut.


"Maaf lama " ucap Roy seraya menyerahkan minuman tersebut


"Iya ,makasih " Sahut Mila seraya hendak meminum nya


Namun ketika bibirnya mulai menyentuh ujung gelas , seseorang menyenggol nya hingga gelas tersebut jatuh dan pecah.


Prannggh'


"Ups...." Mila menutup mulut nya dengan telapak tangan


"Hey ..." Teriak Roy kesal pada orang yang tadi menyenggol Mila


"Roy,udah gak apa-apa " ucap Mila menarik Roy yang hendak menarik orang itu


"Tapi itu minuman nya tumpah " Sahut Roy


"Iya gak apa-apa, kan bisa ambil lagi "


"Ya sudah deh aku ambil lagi minuman nya " dengan lesu Roy pun kembali pergi memesan minuman yang sama


"S*al ! Mana obat nya cuman satu lagi "gerutu Roy


Mila menyungging kan senyum melihat Roy pergi."Emang nya aku bodoh " gumam nya


Saat melihat semua teman-teman nya Roy pada sibuk sendiri dengan para wanita malam,Mila menggunakan kesempatan itu untuk pergi dari sana.


"Bodoh ah ,mau dia nyariin kek ,aku gak peduli,daripada terjadi yang enggak-enggak kan bahaya " lirih nya membatin


"Aahh..... akhirnya aku bisa keluar juga. G*la aja kalau aku kejebak di sana lama-lama,bisa pecah kepala aku "Seakan baru menghirup udara bebas,Mila menghirup udara sebanyak-banyaknya dengan merentangkan kedua tangan nya


Namun tiba-tiba sebuah jaket menutupi pundak nya. Gadis itu terkejut karena ternyata Ovan yang memberikan jaket tersebut.


"Good job Mila,kamu memang harus keluar dari sana ,tempat itu tidak cocok untuk kamu " Ucap nya


"Kamu kok di sini?" Tanya Mila

__ADS_1


"Menurut mu siapa yang tadi menyenggol kamu?" Tanya Ovan


Sebenarnya tadi Mila merasa bingung untuk membuat alasan agar ia tak meminum minuman nya. Dan ketika ada seseorang yang menyenggol nya ,ia pun memanfaatkan momen itu untuk menjatuhkan gelas nya.


"Jadi kamu...."


"Aku tadi lihat kamu berada satu mobil dengan kadal buntung itu,karena aku tidak mau terjadi sesuatu pada mu akhirnya aku mengikuti kalian. Asal kamu tahu tadi dia itu memasukan sesuatu pada minuman mu" Tutur Ovan


Terdengar helaan nafas nya Mila.


"Iya ,aku sudah menduganya,makasih ya tadi kamu udah nyenggol aku dan gelas nya pecah ,kalau tidak entahlah apa yang akan terjadi"


"Ya sudah sebaiknya kita cepat pergi dari tempat ini,tuh kadal buntung pasti nyariin kamu" Ajak Ovan membawa Mila menuju motor nya


"Tapi aku pakai dress gini ,gimana naik nya pasti bagian bawah berkibar terbawa angin ,kalau orang lain lihat gimana?" Ucap Mila kebingungan


"kalau orang lain lihat pasti mereka akan nyanyi " Cetus Ovan


"Kok nyanyi sih ?"bingung Mila


"Iya ,gini nih nyanyi nya 'di sana.....tempat lahir Beta....." Canda Ovan


"Ah ,apa sih kamu Ovan ,bikin malu saja " Meski merasa malu tetapi bibir nya gak bisa menahan tawa


"Hahaha... ada-ada saja " Mila pun naik ke motor dengan duduk menyamping


"Apa ini aman,gak bakal kena tilang ?" Tanya Mila


"Kita berdoa saja semoga tidak ada polisi yang patroli " Sahut Ovan


Kedua nya pun mulai menjauh dari club'tersebut. Tak lama setelah kepergian mereka ,Roy pun terlihat keluar sambil celingukan.


"Masa dia pulang sih " gumam nya


Sementara itu Azzam yang terbangun dari tidur nya tak mendapati istrinya di tempat tidur ,ia pun beranjak menuju kamar mandi ,namun kamar mandi terlihat kosong.


"Apa di dapur "Gumam nya


Ia pun melangkah kan kaki nya menuju dapur ,dan benar saja. Istri tercinta nya tengah menyantap mie instan yang dimasak lama hingga mie nya terlihat gemuk dan lembek.


"Hm....sayang kok kamu makan gak bangunin aku sih, aku juga kan jadi lapar ini " Ucap Azzam


"Astaghfirullah,bikin kaget saja ih ,lagi sepi sunyi gini tiba-tiba ada suara " Lala nampak terperanjat


"Hehehe...maaf. Aku mau dong " pinta nya


"Sebentar aku buatkan dulu" Lala hendak beranjak


"Udah,gak usah aku mau yang kamu makan itu , keliatan nya enak ,apalagi telur nya setengah matang gitu. Duh ,jadi ngiler " Cegah Azzam lalu menarik mangkuk mie instan milik Lala


"Tapi ini mie nya lembek gini,emang nya gak apa-apa?" Tanya Lala


"Gak apa-apa,lihat kamu makan kaya nya enak banget ,aku juga mau coba makan mie kelewat mateng gini " ucap Azzam seraya menyantap nya


"Hm...enak ,lain kali kamu bikinin aku mie kaya gini lagi ya "ucap Azzam yang akhirnya memainkan mie itu sendiri tanpa menyisakan untuk Lala


"Enak sih enak masa aku gak di sisain,huaaa.....kamu tega ,aku juga kan masih mau ,baru saja aku makan dua suap "


bersambung......

__ADS_1


__ADS_2