Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Bertemu


__ADS_3

Waktu berjalan begitu cepat,kini tiba saat nya acara pendakian gunung dalam rangka memperingati hari Bumi dan Lingkungan Hidup. Ia diantar oleh Mila juga Sarah.


"Bismilah....semoga kegiatan ini lancar " ucap Lala yang sudah siap ,ia kemudian pergi meninggalkan kontrakan nya


"Kamu yakin mau berangkat La ?" tanya Mila


"Yakin lah kenapa memang?" tanya Lala


"Minggu depan kan kamu nikah ,masa gak ada acara pingit sih,pamali tahu mau nikah malah pergi-pergi,perginya gak tanggung-tanggung lagi,naik gunung " sahut Sarah menimpali


"Hehehe.... bismilah saja semoga tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan " ucap Lala menimpali nya dengan santai


"Isshh....si Lala mah ,gitu "gumam Mila pelan


"Oh iya Minggu depan kan si Azzam juga nikah kan ,kok bisa sama ya waktu nya " cetus Mila tiba-tiba


"Masa sih ?" tanya Lala dengan ekspresi biasa saja ,meski hatinya benar-benar terkejut


"Iya ,emang kamu gak tahu ? kan waktu itu kita pernah bahas saat video call" ucap Sarah


"Yang mana ,kok aku gak inget ?" tanya Lala


"Ah iya ,kan waktu itu kamu gak ikutan video call " ucap Sarah


"Iya juga ya " gumam Lala


"Eh tapi,kalau Azzam baru mau nikah terus suara bayi itu ,bayi siapa ?" tanya Lala


"Ya bayi nya Azzam lah " cetus Mila


"Maksudnya Azzam nikah lagi ?" tanya Lala


"Eh,bukan, maksud nya bayi itu adik angkat nya nya Azzam ,gitu " ralat Mila


"Oh,...adik angkat nya ,bilang dong daritadi" ucap Lala


"Jadi bayi itu adik angkat nya ,aku kira bayi nya " batin nya


"Ya udah yuk cepet,tuh si Alex dan geng nya udah nunggu di depan " ajak Mila


"Lah ngapain mereka?" tanya Lala bingung


"Kan mau nganterin kamu ke kampus La "ucap Mila lagi


"Ya udah ayo "


Mereka pun mempercepat langkah kaki mereka ,hingga akhirnya mereka sampai di depan gang ,sudah ada Alex dan beberapa geng motor di sana.


"Wuiihhh.....rame gini ,mau pada konvoi kemana nih?" tanya Lala


"Mau konvoi ke kampus Lo ,kita mau nganterin Lo ,ayo cepetan naik " ujar Alex


"Ok " Lala pun naik ke boncengan Alex , sementara Mila dan Sarah bersama anak geng motor lain


Begitu motor menyala suara ribut dari knalpot-knalpot itu membuat bising sekitar nya. Dari semenjak kedatangan Alex and the geng banyak para warga dan pejalan kaki merasa takut ,hingga mereka harus berfikir ulang untuk lewat dan mencari jalur lain.

__ADS_1


"Oh astaga...jadi geng motor itu temen nya mbak Lala yang cantik itu " gumam anak remaja yang saat itu pernah menggoda Lala ,ia yang saat itu sedang berjalan hendak pergi ke sekolah menghentikan langkah dan bersembunyi,ia menunggu anak-anak geng motor itu pergi terlebih dahulu


"Jadi takut gw ,gak lagi-lagi deh gangguin mbak Lala,temen nya serem-serem " ia sampai bergidik membayangkan yang bukan-bukan


Sementara itu Azzam dan teman-teman nya sudah naik bis ,mereka baru sampai tadi pagi dan langsung menuju lokasi pemberangkatan mereka.


"Jam berapa kita berangkat ?" tanya Azzam pada Robin yang duduk di samping nya


"Sebentar lagi ,lagi nunggu satu orang lagi katanya " jawab Robin


"Oh "Azzam pun tak mau menghiraukan lagi ,ia meraih ponselnya yang berdering,rupanya ibu nya yang menelpon


Saat Azzam tengah berbicara , tiba-tiba ia terdiam saat merasakan sesuatu.


"Kenapa jantung ku berdebar" batin nya


"Bismilah....Ya Allah lancarkan perjalanan ini ,lindungi kami " batin nya lagi


"Kenapa Zam ?" tanya ibu nya


"Ga apa Bu " sahut nya


Beberapa saat kemudian terdengar suara bising yang berasal dari beberapa motor yang memasuki pelataran kampus.


"Astaga ,masih pagi udah rusuh saja " ucap Robin ,Azzam yang juga mendengar pun hanya melihat sekilas ke luar


"Ok thanks Ya " ucap Lala ketika ia turun dari motor


"Itu gak keberatan ransel nya ,gw yang lihat saja berasa punggung gw ikut terkena beban nya " tanya Alex


"La,kamu hati-hati di sana ya ,kalau ada apa-apa cepat hubungi kita " ucap Sarah


"Iya doain aja biar semuanya lancar " ucap Lala


"Ya udah aku kesana ya , seperti nya udah pada nungguin " Setelah berpelukan dengan kedua sahabatnya Lala lalu beranjak


"Udah pada siap ?" tanya Lala


"Dari tadi. Tinggal nunggu kamu doang ,ya udah yuk naik ,anak-anak dari universitas lain udah nunggu" ucap Bagus


"Ok , jadi kita ada berapa universitas yang berangkat?" tanya Lala


"Cuman dua"


"Loh bukan nya ada empat ya ?" tanya Lala


"Iya ,yang dua nya lagi ke lokasi lain " jawab Bagus lagi


"Oh gitu ,terus tugas aku apa ?" tanya Lala


"Kan kamu sebagai ahli spiritual nya,jadi kamu harus selalu ngingetin yang lain agar tetap mematuhi segala peraturan di sana " tutur Bagus lagi


"Duh kok aku deg-degan ya " gumam Lala pelan


"Namanya orang hidup ya deg-degan lah " cetus bagus

__ADS_1


"Hahaha....lucu " ucap Lala datar


"Ya udah yuk naik ,tadi katanya ngajakin naik ,sekarang malah ngobrol aja " ucap Lala


"Eh iya ,yuk ! Kamu langsung buka sambutan ya" pinta Bagus


"Kok aku ,kamu dong kan kamu yang pimpin " ucap Lala


"Ya udah deh ,aku yang buka sambutan ,nanti kamu tambahin ok "


"Ya elah ,iya " sahut Lala mencebik


"Eh tapi ini kita di satu bis yang sama nih ?" tanya Lala


"Iya kenapa memang ?" tanya Bagus


"Gak kenapa-kenapa,emang nya muat ?" tanya Lala


"Muat lah ,kan hanya sepuluh orang yang berangkat ,tambah kamu jadi sebelas " jawab Bagus


Yang berangkat memang hanya perwakilan saja ,dari kampus nya Azzam lima orang ,dari kampus Lala lima orang ,tambah Lala jadi enam orang.


"Oh " jawab Lala singkat


Mereka pun menaiki bis tersebut,Lala duduk di bangku depan bersama Bagus sementara Azzam yang di belakang tak begitu memperhatikan karena ia tengah melihat ke luar. Ia mengerutkan kening ketika ia melihat dua gadis yang nampak tak asing di mata nya. Namun ketika ingin memastikan penglihatan nya kedua gadis itu sudah pergi.


"Seperti Mila dan Sarah ,apa jangan-jangan ini kampus mereka , berarti Lala juga di kampus ini juga " lirih nya


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...." ucap Bagus berdiri menghadap pada penumpang lain


"Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh...." jawab mereka


"Selamat pagi menjelang siang teman-teman" ucap nya


"Selamat pagi juga "


"Alhamdulillah ,dihari yang cerah ini kita akan pergi untuk mendaki gunung untuk memperingati hari Bumi dan Lingkungan Hidup. Sebelum nya saya ingin memperkenalkan diri ,nama saya Bagus Kusumo,panggil saja Bagus.Seperti yang sudah di jelaskan sebelum nya kita akan mendaki gunung Slamet,dimana banyak sekali mitos dan pantangan yang kalian tidak boleh langgar ,kita harus menghormati segala peraturan yang ada. Apa ada yang belum tahu jenis pantangan apa saja yang harus kita patuhi?" tanya Bagus


"Memang nya apa saja ?" tanya Wika ,Wika merupakan teman kampus nya Azzam ,si tomboy ugal-ugalan. Begitu julukan nya


"Nah untuk menjelaskan nya ada teman kami ,ia yang akan menjelaskan secara rinci mengenai apa-apa saja yang harus dan tak boleh dilakukan. Jujur saya kurang faham akan hal begituan , Insya Allah teman saya ini bisa membimbing kita agar bisa selamat sampai kita pulang . Ayo La ! " ucap Bagus meminta Lala berdiri


Dengan malas Lala pun bangkit


"Assalamualaikum semuanya,perkenalkan nama aku Nurmala , tapi biar lebih akrab panggil saja Lala " Ucap Lala seraya melihat satu persatu yang ada di depan nya


Azzam yang sedari tadi melihat ke luar seketika menoleh ke depan ketika mendengar suara yang tak asing ditelinga nya.Begitu pun dengan Lala yang tak sengaja melihat pada Azzam.


Deg'


Seketika Lala merasa lutut nya lemas nafas nya pun terasa sesak.


"Ya Allah....apa aku tak salah lihat " batin nya


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2