Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Di kampus Azzam


__ADS_3

Mendapat telpon dari Azzam,Lala tak jadi beranjak,ia kembali duduk. Namun ketika ia masih bicara dengan Azzam di telpon ,seorang gadis datang dan menggebrak meja tepat di depan Lala.


Lala terkejut,begitu juga dengan Azzam yang langsung bertanya padanya.


"Itu suara apa?"


"Gak tahu nih,mabok kali nih cewek. Datang-datang main gebrak meja saja ,kalau meja nya rusak mau tanggung jawab gak tuh " Jawab Lala sambil menatap Mayang yang juga menatap nya nyalang


"Siapa ?" Tanya Azzam


"Gak tahu,kan belum kenalan " Sahut Lala


"Kalau gitu udah dulu ya,aku mau kenalan dulu" Lala langsung memutus panggilan tersebut


"Lah ,malah dimatiin" Gumam Azzam menatap layar ponsel nya


"Terus gimana ?" Tanya Ovan


"Apanya yang gimana?" Tanya Azzam balik bertanya


"Kamu mau nyamperin Lala atau Lala yang disuruh ke sini?"Tanya Ovan


"Aku yang ke sana lah " Cetus Azzam cepat lalu beranjak


"Mending kamu telpon Lala dulu deh,takut nya nanti malah dia yang kesini ,kan gak lucu kamu ke sana Lala ke sini,kapan ketemu nya" Cetus Ovan menahan tawa


"Iya juga ya "Gumam Azzam ,ia pun kembali menghubungi Lala namun gak ada jawaban


"Gak diangkat " kata Azzam


Sementara itu Lala masih diam memperhatikan wanita di depan nya yang tadi menggebrak meja.


"Maaf ,ada apa ya? " Tanya Lala masih duduk di tempat nya ,bahkan Lala masih sempat menyeruput minuman nya


"Ada hubungan apa kamu dan Azzam ?" Mayang menatap tajam


"Azzam yang mana ya? Ahmad Muazzam kah?" Tanya Lala


Shhlluuurrrffftttt


Lala kembali menyedot minuman nya


"Dengar ya , siapa pun kamu aku tak peduli,yang jelas jauhi Azzam ,dia sudah menikah dan aku lah istri nya " Ucap Mayang dengan percaya diri


Satu alis Lala terangkat lalu tiba-tiba Lala terbahak sambil memegangi perut nya


"Hahaha..... astaga sampai sakit perut aku " Lirih nya

__ADS_1


"Kamu yakin kamu itu istri nya ? Atau cuman ngaku-ngaku ? Atau halu ?" Tanya Lala ditengah tawa nya


"Kau lihat ini,dan perhatikan baik-baik !" Ucap Lala menunjukan cincin yang melingkar di jari manis nya


"Aku istri nya Azzam "


Mayang melotot mendengar pengakuan Lala ,namun ia tak ingin percaya begitu saja.


"Ciih, hanya sekedar cincin siapapun bisa mengaku-ngaku dengan menujukan cincin dan mengatakan kalau itu cincin kawin. Sorry aku bukan orang bodoh " Dengus Mayang menutupi keterkejutan nya dengan bersikap seolah ia lah yang berhak atas Azzam


"Lah ,kamu sendiri mana bukti nya kalau kamu istrinya?" Tantang Lala


Mayang gelagapan "Buktinya ya ada di rumah dong " Jawab Mayang


"Kalau gitu Azzam dimana ?"Tanya Lala lagi


"Dia masih ada kelas ,aku bahkan sedang menunggu nya"


Lala menggeleng kan kepala nya. "Haduh begini nih kalau ngomong sama orang halu. Mbak hidup itu jangan kebanyakan ngehalu,entar gila loh,lebih baik segera periksakan diri ke sikiater deh " Cetus Lala mematik emosi Mayang.


Mayang tak terima dengan ucapan Lala.Beberapa teman nya datang mendekat. Mayang segera mengkode mereka. Teman-teman nya pun mengerti dan segera memegangi kedua lengan Lala.


"Apa-apa an ini ?" Tanya Lala


"Dengar ya ,aku tidak peduli kamu siapa nya Azzam ,mau istri nya kek,pacar ,atau apapun aku tak peduli. Azzam cuman pantas nya dengan ku "Ucapan Mayang terdengar sangat mengintimidasi. Bahkan hal itupun menjadi pusat perhatian orang-orang yang berada di sana


Kedua tangan Mayang mengepal. Ia tak terima dengan ucapan Lala tiba-tiba


Plak'


"Jadi kamu mau main kasar ?" Gumam Lala dengan kepala sedikit menoleh karena tamparan keras yang dilayangkan Mayang pada nya


Sudut bibirnya terangkat lalu dengan satu kali sentakan Lala bisa melepaskan diri dari kedua teman-teman Mayang yang memegangi nya.


Lala langsung berdiri menatap Mayang dengan tatapan dingin nya


"Melihat mu yang seperti ini,aku jadi sangat yakin jika Azzam ku tak mungkin tertarik padamu ,bahkan berdekatan pun ia merasa jijik " Cibir Lala. Ia tersenyum melihat Mayang yang sudah terlihat sangat kesal


"Bagus ,marahlah , lampiaskan kemarahan mu itu,buatlah orang-orang menghujat mu " Lala membatin. Ia yakin dengan terus memancing amarah Mayang ,Mayang akan lepas kendali dan itu akan menjadi tontonan yang sangat menarik bagi orang-orang di kedai ini.Lala yakin orang-orang di sana sangat cerdas dan bisa menilai mana yang baik dan mana yang tidak.Ia pun tak ingin mengotori tangan nya untuk membalas Mayang


"Tangan ku begitu berharga untuk menampar nya balik


"Apa sudah tidak ada pria lain hingga kamu terus berusaha mendekati pria yang sudah beristri? Apa kamu tak punya harga diri? Atau memang kamu sudah tak punya harga diri?" Lala terus mencemooh


"Tutup mulut kamu !" Bentak Mayang seraya kembali melayangkan tangan nya hendak menampar Lala lagi ,tapi Lala bisa dengan cepat menangkap nya


"Aku heran ,kok ada orang seperti kamu , sudah tidak punya harga diri ,main kasar pula,ngidam apa ibu mu dulu,sampai anak nya bisa seperti ini " Mayang menarik tangan nya lalu menujuk Lala

__ADS_1


"Kamu tak berhak menilai ku. Siapa kamu berani nya menghakimi ku?" Hardik Mayang menunjuk tepat di depan Lala


"Aku Nurmala Fitriyani istri sah nya Ahmad Muazzam atau yang kamu kenal dengan nama Azzam. Sekarang sudah tahu kan ? Jadi tak perlu lagi kamu bertanya siapa aku " Ucap Lala dengan lantang


Hal itu sontak saja mengundang banyak perhatian dan tanya , apalagi di kalangan para mahasiswa dan mahasiswi. Ada beberapa yang merekam adegan adu mulut itu ,dan mengirimkan nya ke sebuah grup chat kampus. Tentu saja rekaman tersebut jadi sangat viral hanya dalam beberapa detik setelah di share via grup. Grup tersebut jadi ramai orang berkomentar.


"Hah,Azzam si kulkas dua pintu udah meried"


"Kapan?"


"Tapi itu cewek nya cantik cuy,kok mau sama si kulkas dua pintu "


"Hey ,jangan begitu ,orang nya ada di grup loh "


"Eh ,sorry ya Zam "


"Kapan itu nikah nya ?"


"Ye... kamu kemana aja ,semua orang juga udah tahu si Azzam nikah waktu itu,tapi kok gak nyangka banget cewek nya cantik banget,imut "


"Hey kalan tahu gak tadi itu si Mayang sempet nampar tuh cewek ,gila aja sih ,kok ya dia bisa seperti itu"


"Memang nya situ lihat adegan nya "


"Ya jelas lihat lah , orang aku juga ada di tempat kejadian , sekarang juga masih di sini,mau bantuin tapi si Mayang ajudan nya banyak banget , bisa-bisa aku kena imbas nya juga "


"Wah parah tuh cewek, cakep-cakep kok mau jadi pelakor ,mana yang di kejar cuek-cuek saja tuh "


"Iya , dia gak punya kaca mungkin di rumah nya. Dia memang cantik dan menarik tapi pakaian nya sungguh menggoda iman, Hahaha.... Kita kan sama-sama tahu gimana agamis nya Azzam ,dia pasti gak mau lah deket-deket sama cewek begitu,jangan kan si Azzam ,aku saja yang solat nya belang betong juga ogah "


"Ya ampun kaya gak ada cowok lain saja sih, ngapain ngejar suami orang "


"Iya dasar pelakor "


Hujatan dan makian hampir seluruh warga kampus tertuju pada Mayang dan memenuhi kolom chat pada grup tersebut. Dan itu yang Lala inginkan ,ia tak perlu membalas dengan tangan nya,karena hanya akan membuang tenaga.Cukup menyerang mental nya itu akan berdampak pada psikis nya. Bukan Lala tega dan kejam ,ia hanya mencoba mempertahankan milik nya.


Di Jakarta ,Azzam yang sedang berusaha menghubungi Lala melihat grup kampus nya mendadak ramai,ia pun segera membuka nya karena penasaran takut ada hal penting yang ia lewat kan, namun tiba-tiba ekspresi nya berubah setelah melihat sebuah video singkat dan banyak nya komentar tentang dirinya.Namun dalam video itu tidak di tampilkan adegan Lala yang kena tampar karena si perekam mengambil video setelah Mayang menampar Lala.


"Apa ?" Gumam nya


"Ada apa ?" Tanya Azzam


Tanpa menyahuti Azzam memberikan ponsel nya pada Ovan. Seketika Ovan membuka mulut nya "Waduh ,si Lala ngelabrak cewek itu" Gumam nya membatin


"Saluuut..." Tambah nya membatin


bersambung....

__ADS_1


Maaf ya kemarin gak up ,aku lagi kurang enak badan soal nya 🙏


__ADS_2