Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Sarah


__ADS_3

Keesokan pagi nya


Lala mengerjakan kedua mata nya ketika telinga nya mendengar suara kumandang adzan. Ia meraih ponsel lalu melihat jam di layar nya.


"Hoammm......udah masuk solat subuh ternyata,gak kerasa banget rasanya baru aja mata merem" lirih nya


"Tapi kok tadi aku mimpiin Sarah minta tolong ya...terus kenapa aku lihat Alex juga berdarah-darah? " gumam nya


Lala pun bangun dan segera beranjak ke kamar mandi ,ia membasuh wajah nya ,lalu buang air kecil ,setelah itu ia berwudhu.


Semalam ia pulang pukul sepuluh sementara Banu dan Sri kembali ke hotel setelah mengantar putri nya pulang ke kontrakan.


Selesai shalat subuh,Lala pergi ke dapur ia menghangatkan makanan yang semalam dibeli. Sambil menunggu makanan siap ia pun pergi mandi.


Selesai mandi dan berpakaian ,Lala menyantap makanan nya. Saat itu ponsel nya berdering ia pun segera mengangkat nya.


"Iya Mil ada apa ? pagi-pagi udah nelpon " tanya Lala


"Bukain pintu ,aku udah di depan " ucap Mila


"lah kenapa gak ketuk aja pintu nya " gumam Lala seraya beranjak membuka kan pintu


"tumben pagi-pagi udah datang,mana Sarah ?" tanya Lala


"Itu dia La ,aku ke sini mau bilang kalau Sarah dari semalam belum pulang ,di telpon nomor nya gak aktif ,kamu dari semalam dihubungi juga gak bisa mulu,makanya aku langsung datang aja ke sini" jawab Mila


"Sarah belum pulang,memang nya kalian gak pulang bareng ?" tanya Lala lagi


"Enggak ,aku pulang duluan karena gak enak badan, aku udah nanya sama teman kerja nya tapi mereka juga gak tahu " sahut Mila lemas


"Ya elah Sarah ....kamu kemana bikin khawatir saja" gumam Lala


"Ya udah sebentar aku cuci tangan dulu,abis itu kita cari Sarah " ucap Lala segera mencuci tangan nya lalu menyambar tas tak lupa ia juga membawa ponsel nya


"Kita mau cari kemana?" tanya Mila


"Nah iya ya,mau cari kemana kita "


"Gini aja, terakhir Sarah ngasih kabar jam berapa?" tanya Lala


"Kalau gak salah jam delapan malam ,aku sudah tidur sih jam segitu ,katanya dia mau siap-siap buat pulang ,tapi udah lebih dari jam sepuluh dia belum juga pulang ,pas aku hubungi nomor nya sudah gak aktif " lirih Mila


"Kita ke tempat dia kerja siapa tahu ada petunjuk"


Kedua nya pun pergi menuju mall tempat mereka bekerja, sesampai nya di mall mereka segera menuju outlet tempat Sarah bekerja.


"Permisi ,kak Fitri semalam kakak kerja sama Sarah kan?" tanya Mila


"Iya , kita juga pulang bareng-bareng semalam"


"Kaka tahu Sarah pergi kemana ,soal nya dari semalam Sarah belum pulang?" giliran Lala yang bertanya


"Hah ,Sarah belum pulang? kok bisa semalam sih kita memang pulang barengan ,tapi karena arah pulang kita berbeda aku pulang duluan karena ojol pesanan ku udah sampai " tutur Fitri


"Memang nya kalian pisah dimana ?" tanya Lala lagi


"Di halte bus yang dekat JPO "


"Ok ,makasih ya kak,jika nanti kakak ada kabar dari Sarah tolong segera hubungi kami "ucap Mila


"Iya , aku pasti bantu " jawab Fitri


Lala dan Mila pun segera menuju ke halte bus.

__ADS_1


"Eh Mil,bukan nya di halte itu ada cctv ya ,gimana kalau kita cek " seru Lala ketika teringat di tempat itu terdapat beberapa cctv


"Iya ayo " Mereka pun pergi ke tempat kendali cctv yang tak jauh dari lokasi mall tersebut


Sementara itu ,Banu dan Sri tengah mempersiapkan acara untuk akad nikah nya Lala ,karena Lala hanya ingin acara yang sederhana.Pernikahan itu pun hanya akan dilangsungkan di rumah mereka di Bandung,dengan tema Rustic atau pedesaan ,yang menyatu dengan alam. Meski sederhana namun tidak meninggalkan sisi elegan dan kemewahan didalam nya. Acara nya pun hanya akan dihadiri orang-orang terdekat.


Awalnya Lala hanya ingin ijab kabul saja tanpa ada resepsi ,namun berhubung Lala merupakan anak satu-satunya Sri dan Banu ingin memberikan kenangan yang sangat bersejarah untuk putri nya,meski pernikahan itu terkesan nikah paksa. Namun kedua nya berharap putri nya akan hidup bahagia seperti mereka.


"Ini semua nya sudah clear kan ,udah gak ada yang terlewat?" tanya Banu


"Mama rasa udah deh ,dari MUA ,kebaya dan gaun, katering , fotografer,pokok nya semua nya aman ,tinggal kita terima beres saja " ucap Sri


"Wah mama memang hebat,dalam waktu dua hari saja semua sudah siap " puji Banu


"Ya iya lah ,orang aku tinggal ngomong doang,kan yang ngerjain orang-orang nya ayah ,mereka sudah diamanatkan untuk membantu ku mempersiapkan pernikahan nya,jadi aku hanya mantau saja" sahut Sri jujur


"Hm... kalau gitu gak jadi deh bilang hebat nya " ucap Banu seraya berlalu ,Sri tak membalas kata-kata suami nya ia lalu duduk di sofa lalu menyalakan televisi


Di tempat lain diwaktu bersamaan,Azzam dan ibunya baru saja pulang dari berbelanja barang-barang untuk dijadikan hantaran. Tak banyak yang di beli ,hanya satu stel pakaian,sandal,kosmetik dan tentunya peralatan shalat dan emas berupa perhiasan satu set ,tak lupa sepasang cincin


pernikahan.


"Ini di taruh dimana Bu?" tanya Azzam setelah menurunkan belanjaan dari mobil


"simpan di ruang tengah saja biar gampang ,besok akan ada orang yang menghias nya,untuk perhiasan kamu yang simpan ya " ucap ibu nya


"Baiklah Bu " sahut Azzam


Setelah itu Azzam mengambil alih Arkan yang berada di gendongan Damar.


"Sini pak,biar aku yang gendong" pinta nya


"Nanti kalau sudah tidur ,segera tidurkan di kamar ya " ucap Damar


"iya pak "


Kembali ke Lala


Lala dan Mila nampak fokus memperhatikan layar monitor,mereka melihat Sarah dan Fitri yang terlihat bersama di halte,kemudian Fitri pulang duluan ,hingga beberapa menit setelah kepergian Fitri ,sebuah motor dengan pengendara yang mengenakan jaket ojol berhenti,Sarah lalu naik motor tersebut.


Tak ada keanehan dalam rekaman itu.


"Kalau Sarah udah pergi dengan ojol ,lalu pergi kemana dia "gumam Lala


"Pak tolong putar ulang !" tanya Mila pada petugas


"Kenapa Mil?"


"Gak apa-apa cuman mau lihat plat kendaraan nya saja ,kalau kelihatan kita bisa lacak dari plat kendaraan nya " tutur Mila


"wuih....keren , aku saja gak kefikiran " puji Lala


Rekaman pun kembali diputar ulang ,sampai akhirnya mereka mendapatkan plat kendaraan nya ,setelah memfoto ,kedua nya mengucapkan terima kasih dan pergi.


"Kamu yakin ?" tanya Lala


"Iya , sebentar aku mau cek dulu" Mila segera mengecek plat kendaraan tersebut dengan menggunakan sebuah aplikasi di ponsel nya


Beberapa saat kemudian ,wajah Mila nampak pucat.


"Kenapa Mil?" tanya Lala


"Dari aplikasi gak ada ojol yang menggunakan motor dengan plat nomor ini" jawab Mila

__ADS_1


"Hah ,yang benar kamu Mil?" tanya Lala lalu meraih ponsel Mila


"Ya Tuhan...lalu yang jemput Sarah semalam siapa kalau bukan ojol, jelas-jelas orang itu pakai jaket ojol " ucap Lala jadi semakin khawatir


"La, jangan-jangan Sarah di culik "lirih Mila


"Astaghfirullah....kamu jangan bicara sembarangan " ucap Lala meski ia pun berfikiran yang sama


Sementara itu di sebuah rumah tepat nya di kamar nampak seorang gadis tengah tidur. Tidur nya nampak pulas hingga makanan yang di simpan di meja tadi pagi sudah dingin.


Seseorang memasuki kamar tersebut.


"Masih belum bangun juga "gumam nya ,ia pun kembali keluar dari kamar itu


"Bi,nanti kalau dia udah bangun,ambilkan makanan yang baru ,aku mau ke kantor sebentar" ucap pria itu


"Baik pak "


Beberapa menit setelah kepergian pria tadi,gadis itu pun bangun. Perlahan ia membuka mata nya ,ia terkejut ketika ia sudah berada di dalam sebuah kamar ,kasur nya pun sangat empuk ,pantas saja ia bisa tidur sangat lelap,karena biasa nya ia tidur selalu dengan kasur kapuk yang sudah keras karena jarang di jemur.


"Ada dimana aku " lirih nya


"Aaw...kenapa sakit sekali " rintih nya ketika ia merasakan sakit di punggung nya


Saat itu juga ia teringat kejadian semalam setelah ia dijemput ojol. Ya gadis itu adalah Sarah .Tadi malam ojol yang menjemput nya ternyata ojol gadungan. Orang itu memang sudah mengincar Sarah dari lama ,namun entah kebetulan atau apa , tadi malam Sarah malah memesan ojol gadungan tersebut.


Orang itu ternyata mencuri ponsel dan jaket ojol yang asli ,jadi ketika Sarah memesan nya pria itu dengan semangat segera menghampiri Sarah ,yang sama sekali tak menaruh curiga.


Singkat nya ,pria itu malah membawa saraj ke jalan lain , Sarah yang sadar sudah dibawa jauh pun kaget dan menegur ojol gadungan tersebut. Namun ojol gadungan itu malah membawa Sarah ke jalan sepi yang tak ada cctv nya.


Sontak saja Sarah ketakutan. Sarah mencoba melarikan diri namun pria itu berhasil menarik rambut nya ,hingga Sarah meringis kesakitan. Tak hanya itu pria itu juga menampar Sarah hingga pipi nya lebam.


Sarah berteriak meminta tolong namun karena jalanan sangat sepi membuat teriakan nya ibarat angin lalu.


Pria itu tertawa terbahak-bahak melihat Sarah yang ketakutan. Pria itu kembali menarik Sarah menuju semak-semak,Sarah terus meronta dan berteriak ,namun tiba-tiba seseorang datang memukul punggung pria itu hingga jatuh tersungkur.


buk'


"Alex " ucap Sarah lirih


"Lo gak apa-apa?" tanyanya


Saat Sarah hendak menjawab , tiba-tiba ia berteriak


"AWAS.....!"


Namun Alex terlambat menghindar ,hingga Alex pun tak sadarkan diri karena di pukul di kepala nya hingga berdarah.


"Tidak ... Alex...toloooong...."


"hahaha...tidak akan ada yang menolong mu nona cantik,di sini memang selalu sepi,ayo teriak lah sekencang mungkin " pria itu terbahak-bahak


"Tidak...lepas....lepaskan aku ...!" Sarah terus memberontak


"DIAM !" bentak nya


Pria itu pun melempar Sarah hingga jatuh terlentang dengan punggung yang terkena batu.


Pria itu mendekat dan langsung berusaha melepaskan pakaian Sarah. Namun tiba-tiba seseorang menendang pria itu.


Dalam keremangan malam ,Sarah tak dapat melihat orang yang menolong nya ,ia hanya melihat seluet tubuh yang gagah ,namun karena rasa shock dan sakit di punggung nya ,Sarah pun tak sadar kan diri.


Namun samar ia masih dapat mendengar orang itu menyebut nama nya.

__ADS_1


"Ya Tuhan... ternyata kamu Sarah "


bersambung...


__ADS_2