Jodoh Wasiat Terakhir Kakek

Jodoh Wasiat Terakhir Kakek
Semakin mendekati


__ADS_3

"Lala...!" Seru pria yang merupakan bos geng motor itu menatap tak percaya dengan apa yang dilihatnya


"Ale....!" Seru Lala


"Ale?" Gumam para anak geng motor saling lirik


Tanpa fikir panjang keduanya pun berlari dan berhenti saling berhadapan.


"ALE....."


"LALA...."


Teriak keduanya ,lalu keduanya saling berputar-putar dan melompat dengan saling berpegangan tangan.


"Mereka saling kenal?" Tanya Mila


"Sepertinya iya " Sahut Sarah


Para geng motor yang melihat nya pun juga saling lirik dan menggaruk kepala mereka. Pasalnya mereka baru melihat bos mereka bertingkah seperti itu.


"Astaga ... gak nyangka bisa ketemu lagi kita " Ucap Lala


"Gw lebih gak nyangka lagi La,gimana kabar Lo ?" Tanya pria bernama Ale. Mereka pun sudah berhenti berputar-putar


"Haduh....pusing gw...kabar gw baik , Lo sediri gimana?" Tanya Lala sambil memegangi kepala nya


"Seperti yang Lo lihat ,gw sehat wal afiat" Hawab nya


"Sejak kapan Lo jadi anak geng motor ? Jadi bos nya pula" Tanya Lala mencebik


"Hehehe.... panjang lah cerita nya ,nanti deh gw ceritain,btw Lo ngapain di Jakarta?"


"Gw kuliah lah ,eh iya kenalin mereka sahabat aku , yuk ke sana !" Ajak Lala


"Ini Mila,dan ini Sarah ,kalian berdua kenalin nama nya Ale " Lala memperkenalkan mereka


"Nama gw sebenernya Alex ,emang dia nya aja yang rese main ganti nama orang sembarangan "ucap Ale yang ternyata bernama Alex


"Oh...i..iya..." sahut Mila dan Sarah merasa kikuk ,mereka tak nyaman melihat penampilan Ale yang urakan


"Kalian ngapain malem-malem gini berkeliaran?" Tanya Ale


"Berkeliaran ? Emang kita apaan, sembarangan " Semprot Lala sewot


"Hehehe... bercanda "


"Kita tuh mau pulang abis kerja " Sahut Lala


"Lo kerja La? gak salah?" Tanya nya


"Ya emang nya kenapa ? " Tanya Lala balik


"Ya agak aneh saja sih,biasa nya kan Lo...."


"Yee...gw udah insyaf kali ,udah ah udah malem banget ini ,gw sama temen gw mau pulang "

__ADS_1


"Ya udah gw antar Lo pulang deh,sekalian sama kalian juga "


"Eh...gak usah makasih ,kita naik angkutan umum saja " Tolak Sarah langsung


Alex menatap Sarah dari atas hingga bawah ,yang ditatap pun menjadi risih dibuat nya.


"Ngeliatin nya gitu amat ,kasihan tuh anak orang takut "Cetus Lala ,Alex cengengesan


"Ini sudah larut banget,bahaya ! Kalian kan perempuan,kalau dia mah gw gak masalah mau pulang sendirian juga ,tapi kalian apa bisa jaga diri jika ada orang jahat ?" Tanya Alex


Sarah pun terdiam ,apa yang dikatakan Alex ada benar nya.


"Udah jangan nolak ,biar mereka yang antar kalian ,si Lala gw yang antar "


"Ya udah yuk " Ajak Lala


Mau tidak mau Sarah dan Mila pun pulang diantar para anak geng motor.


"Kalian antar pulang mereka,awas jangan sampai lecet ,jika tidak kalian tahu sendiri akibatnya" Ucap Alex pada rekan geng motor nya


"Siap bos " sahut mereka serempak


"Sisa nya kalian tunggu di basecamp " Setelah mengatakan itu Alex pun segera menghidupkan motor gede nya ,Lala pun naik di boncengan


Motor-motor itu pun akhirnya pergi meninggalkan tempat itu.


"Si Lala kenal dimana sama anak geng motor itu,serem banget pergaulan nya tuh anak "Batin Sarah ,saat ini ia tengah diboncengi rekan nya Alex


Sementara Lala yang juga diboncengi Alex, terus cekikikan mendengar gurauan teman nya itu.


"Ok "


"Thanks ya " Ucap Lala setelah gadis itu turun


"Tak masalah, Lo gak mau ngajakin gue mampir apa ?" tanya Alex


"Gak ! Udah malem juga gak enak sama tetangga " Sahut Lala


"Lo sekarang banyak berubah ya ,biasanya cuek gak mau dengerin apa kata orang "


"Ya masa gw mau hidup gitu-gitu aja ,gak asik banget ,lagian sekarang gw udah bukan anak remaja lagi yang kerjaan nya main dan senang-senang" Tutur nya


"Apa yang pernah gw lakuin dulu,biar jadi pengalaman dan pelajaran saja,biar nanti kalau gw udah nikah apalagi punya anak gw bisa ceritain ke anak cucu gw nanti,tujuan nya agar anak cucu gw gak ngikutin jejak gw di masa lalu "Tambah nya


"wuih....mantap itu,sampai kefikiran ke sana " Ucap Alex


"Emang Lo enggak ?" Tanya Lala


"Hehehe....gak kefikiran sama sekali "Sahut Alex cengengesan


"Heuuuh....pantesan ,udah sana pergi ,gw udah ngantuk banget ini"


"Lah,...gw diusir. Ya udah deh ,gw pergi " Alex pun pergi dengan motornya


"Huuuuuffftt....gak nyangka bisa ketemu lagi" Gumam nya sambil memperhatikan motor Alex yang semakin menjauh

__ADS_1


khikhikhikhi......


Tiba-tiba terdengar suara cekikikan dari atas pohon dekat Lala berdiri. Lala pun menoleh ke atas. Dengan tanpa ekspresi apapun Lala langsung pergi meninggalkan tempat itu.


"Yaaaah....malah pergi " Lirih kuntilanak yang tengah nangkring mengayunkan kedua kakinya di cabang pohon mangga


Sementara itu Alex sudah sampai di basecamp.


"Jadi bos mengenal cewek itu ?"


"Iya ,dia itu cs gw waktu SMP , dulu kita tinggal di Bandung,tapi gak nyangka bisa ketemu di Jakarta " Jawab nya


"Kalian tahu gak, dulu kita itu sering bolos ke sekolah,sering kabur juga pas jam pelajaran ,pokok nya seru banget pas dikejar-kejar guru dan penjaga sekolah,tak hanya itu kita juga sering nyolong buah mangga orang dan bla...bla...bla....." Alex terus saja mengoceh menceritakan masa lalu nya yang penuh kenakalan bersama Lala ,semua teman-teman nya pun hanya saling lirik melihat bos nya itu


"Dia Alex bukan sih?" Tanya teman Alex berbisik pada teman nya yang lain


Yang ditanya hanya mengedikan bahu nya.


Keesokan harinya.


Azzam yang hari ini libur kuliah karena dosen pembimbing nya tak masuk, hanya berdiam diri di rumah. Ia sudah seperti anak perawan yang membantu ibu nya mengerjakan pekerjaan rumah. Dari mulai memasak,mencuci piring, cuci pakaian sampai menjemur, nyapu , beres-beres rumah, sementara ibu nya tengah sibuk mengurusi baby Arkan.


Saat Azzam selesai dengan pekerjaan nya, ayahnya memanggil.


"Ada apa pak?" Tanya nya


"Nanti siang bapak mau ke Bandung menemui calon mertua mu,kamu mau ikut? Sekalian kamu berkenalan " Ajak nya


Gluk'


Azzam menelan ludah nya, tiba-tiba saja ia merasa gugup dan gelagapan.


"Sepertinya enggak pak,aku lagi malas keluar rumah " Ucap Azzam


"Kamu tuh ,udah persis anak perawan saja,pekerjaan rumah kamu kerjakan, diajak pergi gak mau ,alasan nya lagi malas keluar ,tapi ya sudah gak apa-apa,bapak tidak memaksa " Ucap ayah nya yang tak ingin terlalu memaksa nya ,meminta Azzam menerima perjodohan nya saja sudah merupakan paksaan bagi nya ,apalagi jika Azzam masih diminta untuk ikut


Ayah nya berlalu untuk bersiap-siap. Sementara Azzam menghela nafas nya.


"Ya Allah semakin dekat saja,... " Lirih nya


Entah kenapa tiba-tiba ia merasa berat dan berfikir untuk membatalkan perjodohan nya,apalagi ketika hatinya kembali berdesir jika teringat Lala.


"Aku sudah melangkah terlalu jauh ,tak mungkin aku mundur begitu saja. Bagaimana perasaan bapak dan ibu ,mereka pasti akan malu jika aku membatalkan nya, tapi.... bagaimana dengan hati ku?" Batin nya lirih


"Ya Allah ... aku serahkan semuanya pada Mu ,jika ini yang terbaik untuk ku,maka berikan lah keikhlasan pada hati ku dalam menjalani nya, amiiin..." Doa nya dalam hati


Di tempat lain ,Sri yang sudah sampai dari kemarin sore pun tengah bersiap-siap,ia menyiapkan beberapa jamuan untuk tamu nya nanti tanpa ia tahu jika yang datang hanya ayah dari calon menantu nya.


"Bi,tolong nanti ini dihangatkan jika mereka sudah tiba ya, kita akan langsung ajak makan ,perjalanan lumayan jauh pasti mereka lapar " Ucap Sri pada art nya


"Baik Bu "


Kemudian Sri juga menghubungi pengacara keluarga nya ,ia meminta pengacara nya itu juga turut hadir.


"Sebenarnya apa alasan ayah menjodohkan Lala dengan anak mantan pegawai ayah?" Lirih nya sambil memandangi foto besar almarhum ayah nya yang terpajang di ruang keluarga

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2