
Di luar rintik hujan yang disebut gerimis nampak membasahi bumi dengan enggan. Awan mendung menggantung di langit pertanda cuaca yang tengah tak bersahabat di pagi hari ini. Lala yang tadinya sudah berniat bolos kuliah melebarkan senyum saat melihat sebuah pesan chat di grup kampus nya.
"Yess....aku jadi tak usah susah-susah bolos. Ah pak Irawan memang dosen all the best, seperti nya dia tak ingin aku bolos dan nilai ku berkurang, hihihihi "Hati nya begitu riang pagi ini. Bagaimana tidak dalam pesan tersebut pak Irawan selaku dosen pembimbing nya mengosongkan jadwal kuliah hari ini dikarenakan sakit ,bahkan asisten dosen nya pun tak dapat menggantikan dirinya karena berada di luar kota
"Kalau begitu aku siap-siap dulu deh" Lala bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya ,meskipun tadi subuh dia sudah mandi tapi dikarenakan ia tak sengaja tertidur setelah shalat subuh,ia jadi merasa dirinya kembali bau keringat
Tak membutuhkan waktu lama untuk nya di kamar mandi,setelah itu ia mengenakan dress selutut berwarna pink lengan panjang tak lupa sepatu high heels berwarna hitam. Lala juga memoles wajah nya agar terlihat segar namun tetap dengan makeup natural.
Rambut nya sengaja di gerai dengan diberi jepit rambut kecil di samping kiri. Karena Lala memiliki rambut hitam panjang yang sedikit bergelombang di ujung nya membuat nya tak perlu bersusah payah pergi ke salon ,cukup di catok beberapa saat lalu dibuat curly di ujung nya.
"Hm... sempurna "Gumam nya pelan. Ia cukup puas dengan hasil karya nya tersebut
"Gak sia-sia aku nonton tutorial tiap hari, tapi ini seperti bukan aku , hihihihi "Lala terkekeh karena merasa lucu dengan dirinya sendiri.Ia yang jarang dan hampir tak pernah berdandan merasa kalau yang ia lihat di cermin bukan lah dirinya
Tutorial yang ia maksud pun merupakan sebuah tutorial merias wajah dan menata rambut. Tak jarang juga Lala selalu melihat-lihat tren baju yang sedang hits.
Setelah semuanya dirasa cukup Lala pun segera beranjak.
"Aku yakin dia akan terkejut saat aku tiba-tiba ada di kampus nya " Rupanya Lala merencanakan akan pergi ke kampus Azzam di Sumedang meski waktu tempuh yang harus di lalui nya lumayan lama ,tapi Lala tak mempermasalahkan nya ,toh dia sudah memperhitungkan segala nya.
Apalagi semalam Azzam memberi tau nya akan ada kelas pukul sepuluh jadi ia yakin akan sampai tepat waktu di saat Azzam selesai kelas.
Namun ternyata justru saat ini Azzam sudah dalam perjalanan menuju Jakarta. Ia tersenyum di atas motor nya karena sudah tak sabar untuk bertemu istri bar-bar nya.
Di tempat lain
Deni yang selama ini jarang diekspos kegiatan nya oleh othor tengah membersihkan salah satu kamar di hotel tempat nya bekerja. Setelah selesai ia hendak keluar dari kamar itu ,namun telinga nya mendengar ucapan seseorang hingga ia mengurungkan niat nya dan berdiri di dekat pintu yang tak tertutup rapat. Kebetulan orang itu berhenti tepat di dekat pintu dimana Deni berdiri saat ini.
"Pokok nya sesuai rencana awal jika rencana awal gak berhasil kita gunakan yang ke dua "
"Kau tenang saja aku sudah mengatur semua nya dengan sangat rapi dan bahkan tak akan sampai ketahuan siapa pun "
"Untuk hotel aku sudah siap kan ,kamar nya pun sudah ku pesan,jadi nanti malam tinggal eksekusi "
"Hahaha....tentu saja ,bule itu sangat bodoh ,saking bodoh nya dia percaya saja "
"Apa maksud ucapan orang itu?" Batin Deni bertanya-tanya
"Sepertinya dia berbicara lewat telepon "Tambah nya karena ia tak mendengar suara lain di sana. Deni pun kembali menajamkan pendengarannya. Bukan bermaksud untuk menguping hanya saja ia merasa ucapan pria itu bukan lha untuk tujuan baik
__ADS_1
"Kau tenang saja. Tidak ada siapapun di sini. Tempat nya pun sepi ,apalagi katanya cctv tengah diperbaiki jadi aku pastikan rencana kita berhasil "
Suara itu pun tak lagi terdengar. Namun demi meyakinkan Deni tidak buru-buru keluar ,ia menunggu sampai pria itu benar-benar pergi.
"Sepertinya sudah pergi " Deni bersikap seolah tak mendengar apapun ketika keluar dari kamar itu. Itu ia lakukan agar jika nanti orang itu masih ada ,ia tak dicurigai telah menguping
"Aku jadi penasaran rencana apa yang orang tadi maksud. Sepertinya nanti malam aku harus memantau area ini. Bisa bahaya jika orang itu merencanakan sebuah kejahatan di hotel ini. Nama hotel ini bisa tercemar "
"Kalau ada apa-apa dengan hotel ini,bagaimana dengan nasib ku dan para karyawan lain,pasti kami akan terkena imbas nya " gumam nya pelan
Sementara itu kini Lala sudah sampai di depan kampus tempat Azzam berkuliah. Ia memarkir mobil nya di depan kampus.
"Lebih baik aku nunggu di sini saja deh "Lala pun duduk dengan santai di dalam mobil. Ia terus mengawasi area kampus karena tak ingin melewatkan Azzam ketika keluar nanti
Dengan mengetuk-ngetuk setir mobil,Lala terus Bersenandung kecil. Cukup lama ia menunggu namun tak ada tanda-tanda Azzam muncul. Tiba-tiba Lala merasa haus ia lalu beranjak keluar untuk membeli minuman di kedai tak jauh dari tempat nya memarkirkan mobil..
"Permisi ,mau beli minuman dingin ada apa saja ya?" Tanya Lala pada penjual di kedai itu
Kedai tersebut merupakan sebuah kafe ,namun karena nama yang terpampang di atas pintu masuk tertulis nama Kedai Kita jadi semua orang menyebut nya kedai.
Sebelum menjawab penjual itu nampak memperhatikan Lala dari atas hingga bawah.
"Mahasiswi baru mbak?" Tanya nya
"Oh ,kirain mahasiswi baru, silahkan mbak ,di sini ada es teler,es kelapa muda ,es cincau seger,es campur ,juga beraneka jus dam pop ice dengan berbagai toping " Ujar penjual itu menjelaskan menu-menu minuman nya
"Saya mau jus jeruk saja ada kan?" Tanya Lala lagi. Ia memesan jus jeruk karena cuaca yang terik memang enak minum minuman seperti jus jeruk ' begitu fikir nya
"Oh ada mbak, sebentar ya saya niatkan ,selama menunggu silahkan duduk "Ucap penjual itu nampak ramah
"Iya pak , makasih " Lala pun duduk di kursi yang kosong
Tak jauh dari tempat nya beberapa mahasiswi nampak berbincang sesekali mereka tertawa. Salah satu dari mereka melihat Lala namun ia langsung mengacuhkan nya.
Beberapa menit kemudian pesanan Lala pun jadi ,Lala segera membayar nya lalu hendak pergi meninggalkan kedai tersebut.
Saat baru beranjak ponsel Lala berdering ,ia tersenyum ketika melihat nama Azzam yang memanggil nya. Dengan segera Lala pun mengangkat nya.
"Assalamualaikum my husband"
__ADS_1
"Waalaikum salam my wife " Balas Azzam hingga Lala pun tersipu dibuat nya
"Duh,aku yang mulai kok aku yang jadi berdebar-debar gini sih" Batin Lala terkikik
"Kamu lagi dimana ?" Tanya Azzam
"Di kampus "Sahut Lala "Iya kan aku gak bohong ,aku memang di depan kampus nya Azzam " tambah nya dalam hati
"Kampus? Masa sih ,ini aku sudah berada di depan kampus mu " Ucap Azzam yang memang saat ini ia sudah berada di kampus nya Lala
"Hah ! Azzam Kamu jangan bercanda !" Sentak Lala
"Loh siapa yang bercanda , aku benar-benar sedang ada di kampus mu,ini aku ketemu Ovan ,kata Ovan kalian hari ini gak ada kelas ,terus kamu sekarang dimana ,aku tadi ke rumah kok gak ada ?" Serentetan pertanyaan dari Azzam membuat Lala bingung harus jawab apa. Ia yang tadinya ingin membuat kejutan malah dia yang terkejut karena ternyata Azzam malah sudah berada di kampus nya.
"La.... helooww....kamu masih di sana kan?" Tanya Azzam
"I...iya Zam aku masih di sini "Lirih Lala
Salah satu gadis yang sedari tadi mengobrol bersama teman-teman nya pun menoleh pada Lala ketika mendengar nama Azzam disebut.
"Kamu dimana?"Tanya Azzam lagi
"Aku...a...aku....aku di kampus kamu " Ucap Lala akhirnya
"Astaghfirullah La,kamu ngapain di sana? Aku udah jauh-jauh loh dari Sumedang ke Jakarta kamu malah pergi ke Sumedang ?" Tanya Azzam tak habis fikir
"Hehehe....maaf ,tadinya aku mau kasih kejutan,mumpung gak ada kelas tapi ternyata aku salah perhitungan "Lirih Lala sambil cengengesan
"Ya ampun Lala ,kamu tuh ada-ada saja " Azzam sampai menggeleng kan kepala nya
"Lagian kamu juga kan yang bilang semalam kalau kamu pergi ke kampus hari ini,kamu juga gak bilang mau ke Jakarta" Sahut Lala mencari pembelaan
"Aku tuh sengaja gak bilang karena mau kasih kejutan , malah begini jadinya" Helaan nafas Azzam sampai terdengar oleh Lala
"Hehe....maaf " Cengir Lala
"Astaga kalian ini tujuan nya sama-sama mau kasih kejutan malah pada tersesat , hahahaha...." Suara tawa Ovan mendominasi
Namun Tiba-tiba Lala berlonjak kaget ketika seseorang menggebrak meja. Bahkan Azzam pun mendengar nya ikut terkejut.
__ADS_1
Brakk'
bersambung....