
"Loh,kok balik lagi ?" Tanya Mila ketika Ovan masuk lagi ke dalam
"Nanti saja deh pulang nya ,masih siang juga aku mau mastiin kamu makan dan minum obat nya sebelum aku pulang " ucap Ovan asal
"Aku kan udah sembuh ,masa terus minum obat sih,lagian kan dokter juga udah gak ngasih aku obat " Ucap Mila heran
Saat itu Alex pun mengetuk pintu dan mengucap salam.
Tok tok tok
"Assalamualaikum "
"Waalaikumsalam, Alex..." Ucap Mila seraya melirik pada Ovan , akhirnya ia mengerti kenapa pria itu kembali lagi
"Hai ,Mila. Bagaimana keadaan kamu ? Sorry ya ,gw baru bisa nengokin kamu sekarang " Alex merasa gak enak
"Oh,iya ,tidak apa-apa,aku ngerti kamu pasti sibuk " ucap Mila
"Sibuk apaan,sibuk balapan iya " gumam Ovan ,Mila menyikut pria itu
"Ah,enggak kok. Hanya saja gw sama anak-anak lagi bikin usaha kecil-kecilan,lumayan lah daripada nongkrong-nongkrong gak jelas "Tutur Alex , anak-anak yang ia maksud adalah teman-teman geng motor nya
"Wah,usaha apa tuh ?" Tanya Mila nampak antusias
"Cetak sablon gitu, alhamdulilah meski belum banyak konsumen hasil nya tak mengecewakan "Jawab Alex apa adanya
"Wuih,keren. Nanti kapan-kapan aku juga mau cetak sablon baju aku dong " Ucap Mila,lirikan tajam Ovan langsung tertuju padanya
"Boleh-boleh,kamu aku kasih gratis deh " Sambut Alex senang
"Ya jangan lah ,lagian aku mau cetak sablon bukan buat aku doang " Ucap Mila
"Memangnya kamu mau cetak berapa baju?" Tanya Alex
"Dua aja sih " Sahut Mila
"Nah,kan cuman dua biji mah udah gratis aja ,udah sama siapa saja mesti bayar segala,kalau satu lusin baju baru aku tekor,hehehe....." canda Alex ,padahal mau berapa pun jumlah nya ia tak akan mau menerima bayaran
"Dalam dunia bisnis tidak ada istilah teman ,nanti yang ada usaha nya tidak akan berjalan dengan benar, dan ujung-ujungnya gulung tikar " Ucap Mila lagi
"Iya sih ," Ucap Alex seraya mengangguk
"Jadi kapan mau cetak sablon nya ?" Tanya Alex
"Nanti deh aku calling kamu lagi ,aku mau cari baju nya dulu " Jawab Mila yang memang akan mencari baju couple untuk nya dan Ovan
"Tapi kenapa cuman dua ,emang nya mau bikin baju couple,sama siapa ?" Tanya Alex menaikkan sebelah alis nya
__ADS_1
"Sama pacar lah " Sahut Mila sambil tersenyum. Ovan yang sedari tadi memasang wajah kesal pun seketika tersenyum
"Emang Lo udah punya pacar ?" Tanya Alex lagi
"Kalau belum masa iya aku mau bikin baju couple,kamu nih"
"Ya kali aja Lo mau couple lan sama gw " Alex terkekeh
"Enak aja ,sembarangan !" Seru Ovan sewot
"Ko Lo yang sewot sih,biasa saja kali" Ucap Alex yang dari tadi tak menghiraukan keberadaan Ovan
"Gimana gak sewot ,elu mau nyerobot cewek gua" Seru Ovan lagi
"Apa ! Gak salah denger gue , Lo pacar nya Mila,mana mungkin " Sangkal Alex
"Kok gak mungkin,ya mungkin aja lah , buktinya gw emang pacar nya " Ucap Ovan tak mau kalah
"Udah-udah sih,kenapa jadi ribut. Iya Lex,kami memang pacaran " Mila melerai keduanya
"Terus kamu,gak pantes ngomong elu gw ,aku gak mau denger kamu ngomong seperti itu " Ucap Mila pada Ovan
"Hihihihi....rasain ,emang enak " Alex meledek Ovan
"Si Mila, ngapain bilang gitu pas ada dia sih " keluh Ovan dalam hati
Ovan yang sempat merengut pun mendadak tersenyum."Iya ,maaf gak lagi-lagi deh aku seperti tadi ,janji" Ucap Ovan lalu menggenggam tangan Mila
Melihat pasangan di depan nya sok romantis membuat Alex memutar mata malas. Namun tiba-tiba ia memiliki sebuah ide untuk mengerjai Ovan.
"Hey....kalian kan baru pacaran,berarti masih ada kesempatan buat gw ,sebelum janur kuning melengkung,gw gak akan nyerah " Cetus Alex sambil melepaskan tangan mereka
"Maksud Lo ! Eh, maksud kamu apa bicara seperti itu ?" Tanya Ovan dengan memicing kan mata
"Gw menyukai Mila sejak pandangan pertama "cetus Alex ,Mila terkesiap
"Lah aku dari bocah udah suka kok ,berarti lamaan aku dong,lagian Mila nya juga udah milih aku ,kamu jangan berharap bisa merebut nya dari aku " seru Ovan tak terima
"Kita lihat saja nanti "Ucap Alex tersenyum smirk
Sementara itu,
Lala tengah menunggu Azzam yang tengah menerima telepon. Dari ekspresi wajah nya terlihat sekali jika ada sesuatu yang serius hingga Lala tak ingin mengganggu.
Beberapa menit berlalu akhirnya Azzam selesai bertelepon. Ia berbalik dan terkejut ketika ada Lala di belakang nya.
"Loh,sayang kamu di sini?" Tanya Azzam
__ADS_1
"Iya ,aku mau nyamperin kamu gak enak takut ganggu. Seperti nya ada hal serius,ada apa ?" Tanya Lala
"Enggak kok ,bukan apa-apa. Yuk masuk !" Ajak Azzam.
"Kamu gak lagi selingkuh dan takut ketahuan aku kan ?" Tuduh Lala curiga
Azzam terperanjat."Astaghfirullah,kok kamu tega nuduh aku seperti itu sih sayang ?" Tanya Azzam
"Ya abis nya kamu gak mau cerita. Aku kan ingin tahu,apa ada masalah,siapa tahu aku bisa bantu , kalaupun enggak kan aku hanya bisa bantu lewat doa saja " Lirih Lala
"Tapi gak nuduh aku selingkuh juga dong,aku mana kefikiran ke sana. Kamu aja rasanya gak abis-abis" Ucap Azzam
"Maaf ,tapi aku kan hanya penasaran saja,lihat wajah kamu seperti nya ada masalah " lirih Lala menunduk
"Ya udah. Sini duduk dulu ! Aku akan cerita " Ucap Azzam membawa Lala duduk di sofa ruang tv
"Tadinya aku gak mau kamu tahu masalah aku ,aku gak mau hanya karena masalah seperti ini membuat fikiran kamu terbebani,aku takut kamu dan calon anak kita kenapa-napa" Ucap Azzam seraya menggenggam kedua tangan Lala
"Memang nya apa masalah nya sangat berat hingga kamu mencoba menutupi nya dari aku ?" Tanya Lala
"Jadi gini sayang,orang yang aku anggap bisa bertanggung jawab menghandle pabrik membawa kabur uang gaji pegawai, juga uang hasil penjualan. Banyak pekerja yang mogok kerja dan demo karena gaji mereka yang belum dibayar sementara orang itu sekarang malah kabur entah kemana. Pabrik pun terancam tutup " Lirih Azzam
"Ya ampun. Terus apa orang nya sudah dilaporkan ke polisi ?" Tanya Lala seraya menutup mulut nya dengan sebelah tangan
"Sudah. Tapi aku harus pergi ke Sumedang sekarang juga untuk menyelesaikan masalah gaji pegawai aku " Jawab Azzam
"Kalau begitu aku juga ikut "Ucap Lala cepat
"Nanti kamu kecapean sayang ,jarak Jakarta Sumedang kan lumayan jauh " Ucap Azzam khawatir
"Gak akan,aku kan cuman duduk ,kalau ngantuk tidur ,kan kamu yang nyetir mobil " Ucap Lala yang bersikeras ingin ikut
"Iya memang,tapi tetap saja nanti kamu capek sayang "
"Insyaallah aku dan Dede utun akan baik-baik saja. Justru aku akan merasa cemas jika tidak ikut ,nanti yang ada aku jadi gak bisa tidur nyenyak karena kefikiran kamu terus,lagian aku suka ngerasa pusing kalau jauh dari kamu " rengek Lala manja
"Ya sudah. Kamu boleh ikut. Tapi,kalau kamu capek bilang ya,jangan sok kuat ! Aku gak mau kalian kenapa-kenapa " Ucap Azzam seraya menyentuh perut nya Lala. Azzam pun sebenarnya tak bisa jauh dari Lala sebab ia juga merasakan hal yang sama Ia akan merasa pusing jika jauh dari Lala.
"Ya Allah ,terima kasih Engkau telah kirimkan bidadari cantik ini untuk ku ,terima kasih juga Engkau sudah menyatukan kami,hingga apa yang aku rasakan bisa dirasakan juga oleh nya " batin Azzam
Ikatan cinta diantara kedua nya memang sangat kuat ,hingga apapun yang dirasakan salah satu nya,bisa dirasakan satu nya lagi.
"Kenapa kok kamu senyum-senyum gitu ?" Tanya Lala
"Terima kasih ya ,sudah ada dalam hidup aku "
Bersambung.....
__ADS_1