Kebahagiaan Yang Tertunda

Kebahagiaan Yang Tertunda
RUMAHKU.


__ADS_3

Jam 3 pagi Dinda bangun dan berjalan


Kekamar mandi untuk mandi dan mengambil air wudhu. Setelah selesai dengan ritual mandinya Dinda solat tahajud. Tak berapa lama terdengar alunan lembut suara Dinda mengaji. Dinda mengaji hingga terdengar suara adzan subuh berkumandang. Setelah menyelesaikan solat subuh Dinda keluar menuju dapur. Ketika sampai di ruang keluarga Dinda bertemu dengan Bunda yang akan pergi ke dapur . merekapun jalan bersama ke arah dapur. Sesampainya di dapur Dinda dan Bunda mulai sibuk membuat masakan untuk sarapan pagi di bantu bik Sumi .


"Bun nanti siang Dinda pulang kerumah Dinda ya...." kata Dinda sambil menggoreng ikan.


"Kok buru- buru sich ndok..." tanya Bu Nuning.


"Dinda mau sekalian membersihkan rumah lagian besok Dinda harus bertemu Papa Bima ada sedikit persoalan yang harus di bicarakan dengan Papa Bun...." jawab Dinda .


"Ya uda apa perlu Bunda bantu bersih- bersih rumahnya ndok..?"tanya bu Nuning.


'Nggak usah Bun sudah ada pak Giman dan bik Sumi...." tolak Dinda.


"Baiklah.....tapi ingat sebelum pulang ke kota M sering- seringlah datang kemari" ucap bu Nuning.


"Baik bun....." jawab Dinda .


"Bun Dinda ada sedikit oleh- oleh buat Bunda Ayah dan Sela, kemaren Dinda lupa ngasihkan..." ucap Dinda.


"Kau ini ada-ada saja Din... kau pulang saja sudah buat Bunda bahagia sayang " jawab sang mama.


"Mama....." teriak Exsal masuk kedapur bersama Sela.


"Sayang udah bangun ..? waah uda mandi siapa yang mandiin sayang..?" tanya Dinda sambil menggendong sang buah hati.


"Mandi sendiri di bantu tante ma...."

__ADS_1


"Ya ampun....pinter dong anak mama nach mama kan nggak boleh cium, coba sekarang Exsal cium mama ..." rayu Dinda.dan Exsalpun mencium pipi sng mama dengan gembira.


"Trimakasih sayang.....sekarang sama tante dulu ya, mama mau bantu Uti selesaikan masakan Uti Ok....."


"Iya mama...." Exsalpun meninggalkan dapur bersama Sela.


Tak lama selesai juga kegiatan mereka di dapur. Dinda menata hasil masakan mereka di meja makan. Kemudian Merekapun makan bersama - sama.


Siang harinya setelah minta ijin pada sang Ayah, Dinda kembali kerumahnya.


Sesampainya didepan rumahnya Dinda meneteskan air mata. Rumahku aku kembali Dinda menatap rumahnya Dia teringat kembali pada mendiang almarhum Dirga. Ada kesedihan yang menjalar di dalam dadanya. Agar tak terlalu lama sedih Dinda segera masuk kedalam rumah yang sudah beberapa bulan dia tinggalkan. Ketika sampai di dalam rumah Dinda tersenyum lega. Ya Allah


aku kembali kerumahku...teriak Dinda dalam hati. Setelah membawa barang barang keluar dari mobil Dinda segera mulai bersih- bersih rumah di bantu bik Sumi dan pak Giman. Dinda membersihkan seluruh ruang yang ada dirumahnya. Dari lantai dan cendela hingga perabotan rumah mereka bersihkan. Hingga menjelang isyak mereka baru selesai berbenah. Setelah mandi solat dan makan malam mereka memutuskan untuk istirahat. Rasa penat dalam perjalanan kemaren serta lelah membenahi ruma membuat mereka cepat menuju alam mimpi.


*****


"Masak apa bik.....?" tanya Dinda pada bik sumi.


"Ini Non sayur kangkung sama ikan sapi tempe dan tahu Non...."


"Dari mana sayur itu Bik...Dinda kan belum belanja..." tanya Dinda heran.


"'Kemaren ada sayur lewat waktu Bibi minta uang sama Non Dinda.." jawab Bik Sumi.


"Oo jadi uang yang bibik minta kemaren buat beli sayur bik.....?"


"Iya Non...." jawab bik Sumi sambil masak.

__ADS_1


"Wah...bibik emang is the best deh..."


seru Dinda sambil tertawa senang.


"Si Non ada - ada aja....." ucap bik Sumi .


"Bik...nanti ikut kerumah Papa Bima...?"


"Nggak usah dech Non...biar bibik dan pak Giman dirumah aja, sekalian ngelanjutin bersih - bersih Non..."


"Ya udah kalau gitu habis ini Dinda kerumah Papa ya.... Nanti pulang dari rumah Papa Dinda langsung belanja Bik..."


"Iya Non....."


"Baiklah Dinda tinggal dulu , Dinda mau bangunkan Exsal bik...." ucap Dinda sambil berdiri.


"Iya Non...." Dindapun meninggalkan bik Sumi yang sedang memasak. Dinda melangkahkan Kakinya menuju kamar Exsal. Ketika sampai di kamar Exsal terlihat sang jagoan masih tidur lelap. Dinda menghampirinya dan mencium pipi Exsal. Mungkin karena merasa terusik Exsal pun membuka matanya.


"Mama..." ucap Exsal dengan suara serak khas anak bangun tidur.


"Maaf sayang Exsal terganggu ya....?"


"Nggak juga ma....." jawab Exsal sambil duduk.


"Mandi yuk....setelah makan pagi kita kerumah Opa...." ajak Dinda sambil tersenyum.


"Benar ma....?" Dinda hanya menjawab dengan anggukan kepala. Exsalpun tertawa senang , Dindapun Membawa sang putra kekamar mandi untuk membersihkan badan.

__ADS_1


Tak berapa lama terlihat Dinda dan Exsal telah rapi . setelah makan pagi mereka sudah siap pergi kerumah pak Bima. Dinda berpamitan pada bik Sumi dan pak Giman akan pergi kerumah pak Bima. Tak berapa lama terlihat mobil Dinda meninggalkan kediamannya.


__ADS_2