
Pagi itu Dinda terbangun ketika mendengar adzan subuh.ia cepat- cepat membuka selimut yang menutup tubuhnya ,tapi dia kaget ketika ada sepasang lengan yang sedang memeluknya dengan erat . dia akhirnya sadar dengan apa yang terjadi semalam. Dengan perlahan dia membalikkan tubuh menghadap Dirga.
Ya Allah....aku sudah menikah dengan pria yang sangat aku cintai.... Terimakasih ya Allah atas segala nikmat dan karuniamu. Batin Dinda sambil memandang wajah suaminya. Di belainya perlahan pipi Dirga dengan perlahan dia mencium bibir suaminya sekilas.
'Terimakasih mas kau mau mencintaiku aku akan selalu memelihara cintamu padaku.' ucap Dinda perlahan. Dinda tidak tahu sebenarnya sejak tadi Dirga sudah bangun dia mendengar segala yang diucapkan Dinda dan tahu apa yang di lakukan Dinda. Dia sangat bahagia ingin sekali dia memeluk istrinya tapi dia tidak ingin Dinda malu. Dengan perlahan takut membangunkan suaminya Dengan perlahan Dinda melepaskan tangan Dirga yang ada di pinggangnya.
Ketika Dia turun dari ranjang dan akan melangkah tiba - tiba ia mendekap mulutnya karena ingin berteriak.
Ya Tuhan kenapa sakit sekali batin Dinda yang merasa di pangkal pahanya terasa sakit. Tiba-tiba Dirga bangun.
"Yang kenapa.....?" Dirga menghampiri Dinda yang sedang berjalan sambil menahan sakit. Tiba-tiba Dirga mengangkat tubuh Dinda menggendongnya menuju kamar mandi.
Mereka sama- sama polos tanpa sehelai baju.
"Mas turunkan aku nggak apa-apa kok"
Ucap Dinda sambil berusaha turun.
__ADS_1
" Uda diamlah dek aku tahu kau kesakitan maaf mas ya....."
"Nggak apa-apa kok mas....itu uda kewajiban adek..." jawab Dinda malu sambil membiarkan suaminya membawa tubuh polosnya kekamar mandi. Akhirnya mereka bersama-sama mandi.dan kitapun tahu jika sepasang pengantin baru. pergi mandi bersama yang biasanya setengah jam udah selesai maka mereka akan menjadi satu jam baru selesai. Setelahmereka selesai mandi mereka keluar bersama
"Mas nggak bisa solat....?" ucap Dinda yang masih memakai baju kaos Dirga.
"Yach....gimana lagi jangankan peralatan solat baju aja kita nggak punya. "Jawab Dirga sambil tertawa. Tiba- tiba terdengar ketokan pintu.
"Ya siapa...?" tanya Dirga.
"Saya pak petugas hotel...."
"Ada apa...?"
"Ini pak ada kiriman tas dari mama bapak..." ucap petugas hotel itu sopan.
"Ooo trimakasih...."jawab Dirga.ternyata kiriman dari mama baju buat Dirga dan Dinda serta ponsel milik mereka berdua Dirgapun memberikan baju dan ponsel ke Dinda . setelah selesai berganti pakaian Dirga menghampiri Dinda yang sedang memainkan HP nya.
__ADS_1
"Yang kita pesan aja ya makanan setelah itu baru kita pulang...?" ucap Dirga sambil memeluk Dinda.
"Baiklah....."jawab Dinda dalam pelukannya. Dirgapun menghubungi layanan hotel untuk memesan makanan.
"Yang kita besok berangkat pagi lo...."
"Emang maukemana mas....."tanya Dinda tak mengerti.
"Bulan madu sayang.....kita akan ke negara P selama lima hari...." jawab Dirga sambil membelai rambut istrinya.
"Benarkah....!" seru Dinda.
"Iya sayang...." baru saja Dirga menyelesaikan perkataannya terdengar ketokan pintu.
"Tu makanan kita sudah datang..."
"Iya mas....." ternyata benar pesanan makanan mereka sudah datang . ketika pintu dibuka terlihat dua orang pelayan membawah makanan. Dirgapun menyuruh mereka menaruhnya di meja.
__ADS_1
Setelah kedua pelayan itu meninggalkan kamar mereka Dirgapun mengajak Dinda menikmati pesanan mereka.merekapun menikmati makanan itu dengan lahap karena perut mereka minta asopan makanan.
Setelah selesai makan mereka bersiap- siap kembali kerumah Dirga sebab bu Susi sudah meminta pada bu Nuning untuk membawa mereka kerumahnya karena keluarga besarnya meminta. tak lama terlihat Dirga dan Dinda keluar dari hotel mereka sudah di jemput super keluarga Dirga. merekapun meninggalkan hotel menuju rumah Dirga.