
Dinda terbangun setelah mendengar adzan subuh berkumandang. Mungkin karena kelelahan perjalanan kemaren Dinda bangun ketika adzan berkumandang. Setelah mandi dan solat Dinda membangunkan sang adek yang masih terlelap dalam tidurnya. Setelah Sela bangun dan berjalan ke kamar mandi Dindapun keluar kamar. Dia berjalan menuju dapur. Ketika sampai di dapur terlihat Bik Sumi sedang menanak nasi. Dinda menghampiri bik Sumi.
"Bik kita kepasar yuk.... "Seru Dinda.
"Baik Non... Tapi apa Non nggak lelah ?" tanya bik Sumi sambil memandang Dinda.
"Nggak Bik.. " jawab Dinda.
"Tolong panggilkan pak Giman Bik, biar dia ngantar kita..." ucap Dinda.
"Iya Non...." jawab bik Sumi lalu berlalu untuk memanggil pak Giman. Tak lama Bik Sumi dan pak Giman datang.
"Mau kemana kak.... ?" tanya Sela yang baru turun dari tangga rumah dan melihat Dinda dan bik Sumi serta pak Gimab berjalan keluar.
"Mau kepasar Sel, kamu di rumah aja ya takutnya Exsal bangun dan menanyakan kakak... " kata Dinda pada sang adik.
"Iya kak " jawab Sela.
"Dek kau bisa buatin kopi buat mas Raka dan pak Hari serta susu buat Exsal ...?" tanya Dinda pada Sela.
"Bisa kak...." jawab Sela .
"Ya udah kami tinggal ya.... Asalamualaikum..." pamit Dinda.
"Iya kak.... walaikum salam..." jawab Sela. Dinda dan bik Sumi serta pak Gimana keluar rumah menuju garasi untuk segera pergi ke pasar tradisional yang ada di kota M . Sesampainya di pasar Dinda mengajak Bik Sumi masuk kedalam pasar sedang pak Giman menunggu mereka ditempat parkiran. Dinda belanja beberapa keperluan sayuran dan ikan sera daging untuk keperluan mereka beberapa hari serta telor dan buah. Setelah semua kebutuhan telah terbeli Dinda mengajak bik Sumi untuk pulang. Tak berapa lama mobil mereka meninggalkan pasar tradisional tersebut. Sesampainya di rumah Dinda melihat Raka dan Hari serta Exsal yang ada di pangkuan Raka sedang duduk di teras depan rumah sedang berbincang- bincang.
__ADS_1
"Dari mana Yang..... ?" sapa Raka melihat kedatangan Dinda.
"Dari pasar mas belanja ikan... " jawab Dinda sambil tersenyum pada mereka.
"Kenapa tak mengajakku... ?" tanya Raka.
"Aku kira kau belum bangun serta kecapan mas... " ucap Dinda.
"Aku sudah bangun dari tadi yang... " jawab Raka .
"Ya maaf kapan- kapan aku ajak.." jawab Dinda sambil menahan senyum melihat wajah kesal Raka . Haripun terlihat tertawa tanpa suara melihat tingkah Raka.
"Oh ya mas mau dibuatkan sarapan apa...?" tanya Dinda mengalihkan pembicaraan. Terlihat Raka berfikir sejenak.
"Aku pingin Nasi goreng yang kau buat Yang.... " pinta Raka.
"Bik... Dinda mau buat sarapan pagi dulu. Untuk makan siang kita buat nanti aja ya.... ?" ucap Dinda sambil memotong sayuran.
"Iya Non... " jawab Bik Sumi yang masih menata bahan- bahan di dalam almari. Setelah selesai dia menghampiri Dinda yang sibuk memasak.
"Non biar Bik Sumi yang menghaluskan bubunya ..." pinta bik Sumi pada Dinda yang lagi meracik bumbu. Dindapun memberikan racikan bumbu yang dia buat pada bik Sumi agar di haluskan. Terlihat mereka sibuk membuat nasi goreng. Tak beberapa lama selesai sudah nasi goreng serta daging dan ikan yang Dinda buat . tak ketinggalan krupuk ikan kesukaan Exsal. Sela masuk kedapur ketika Dinda sedang sibuk menata makanan di meja.
"Kak ada yang bisa Sela bantu kak....?" tanya Sela sambil mendekati Dinda.
"Kau ambil piring lalu tata di meja dek." jawab Dinda. Sela pun berjalan ke rak piring untuk mengambil beberapa piring dan gelas.
__ADS_1
"Kau tadi dari mana dek...?" tanya Dinda.
"Dari taman kak.... " jawab Sela.
merekapun melanjutkan pekerjaan mereka. Setelah selesai Dindapun keluar dari dapur untuk mengajak Raka Exsal dan Hari makan pagi .
tak lama terlihat mereka sudah di meja makan sedang asik makan bersama.
"Yang setelah ini kita jalan- jalan yuk.." ucap Raka di sela- sela makan pagi.
"Boleh.... emang mas mau pergi jalan- jalan kemana.... ?" tanya Dinda.
"Ke tempat - tempat wisata yang ada di sini kau pasti tahu kan .. " jawab Raka.
"Aku nggak terlalu tahu sich..di Sini aku jarang keluar mas...." jawab Dinda.
"Lihat Di mbah Google aja kak...." sela Sela.
"Iya juga sich dek.... baiklah nanti kita lihat ..." jawab Raka.
" bagaimana kalau kita pergi semua, kita bawa bekal sekalian " Dinda memberi ide.
"Waah... itu ide bagus Yang...." seru Raka.
"Ok, kalau semua sudah setuju setelah sarapan kita pergi jalan - jalan. .." jawab Dinda merekapun memyetujui untuk pergi jalan- jalan. Setelah sarapan pagi Dinda dan Sela yang di bantu oleh bik Sumi membuat masakan bekal mereka pergi jalan - jalan. Karena mereka memasak bertiga akhirnya tak membutuhkan waktu lama selesai sudah bekal yang mereka buat. Setelah semuanya siap mereka berangkat bersama meninggalkan rumah memakai dua mobil pergi jalan- jalan.
__ADS_1
BERSBUNG.