Kebahagiaan Yang Tertunda

Kebahagiaan Yang Tertunda
BULAN MADU.


__ADS_3

Pesawat itu akhirnya mendarat setelah 12jam mengudara. Jam menunjukkan pukul 11malam ketika pesawat itu mendarat di bandara Internasional negara P. Ketika mereka keluar dari gerbang bandara seseorang telah menyambut kedatangan mereka.ternyata pak Bima sudah mempersiapkan segalanya. Dari penyambutan kedatangan mereka sampai di mana mereka akan menginap.


Merekapun telah sampai di Hotel bintang lima yang sangat mega. Dirgapun mengajak istrinya masuk kedalam hotel mewah tersebut. Setelah menanyakan kamar yang sudah dipesan oleh Ayahnya pada resepsionis Dirga dan Dinda di antar oleh seorang pegawai hotel menuju kamar mereka. Dinda merebahkan badannya ketika sudah ada di dalam kamar.


"Puff lelah sekali..." ucap Dinda sambil membaringkan badannya kelelahan.


"Kau lelah sayang....?"tanya Dirga yang sudah duduk disebelah Dinda yang sedang berbaring.


"Iya mas....habis Dinda nggak pernah jalan jauh..." jawab Dinda sambil memandang suaminya.


"Ya udah mandi dulu sana baru nanti istirahat..." ucap Dirga sambil membelai rambut istrinya mesra.


"Iya mas....Dinda mandi dulu ya..." Dindapun beranjak pergi mengambil handuk yang ada di dalam tas lalu pergi ke kamar mandi. Dirga menatap Dinda yang berjalan masuk kedalam kamar mandi dengan tersenyum .terlihat pancaran kasih sayang yang begitu besar dari mata Dirga untuk sang istri. Tak lama sang istripun sudh keluar dengan handuk yang dililitkan di rambutnya.

__ADS_1


"Mas mandi gih biar segar..."


"Iya sayang..."jawab Dirga sambil beranjak dari tempat tidur. Ketika melewati sang istri dia masih sempat mencium sekilas pipi sang istri. Dindapun hanya tersenyum melihat tingkah sang suami. Ketika sang suami sedang mandi Dinda menata baju mereka kedalam almari hotel. Ketika Dirga sudah selesai mandi mereka melaksanakan solat bersama dulu sebelum mereka jatuh kedalam mimpi mereka karena kelelahan.


******


Pagi menjelang Dindapun bangun dari tidurnya. Terlihat tangan Dirga yang ada di pinggangnya.ketika dia akan beranjak bangun tiba-tiba pelukan itu semakin erat. Dindapun memandang wajah sang suami yang sedang berpura- pura tidur.


"Selamat pagi sayang ....kau udah bangun ya.. ?" ucap Dinda sambil memencet hidung suaminya pelan.


"Pagi juga sayang....." Dirga memandangi wajah sang istri. Perlahan diciumnya bibir sng istri. Dindapun merespon ciuman sang suami. Dirga yang merasa dpat angin akhirnya bukan hanya ciuman yang dia lakukan akhirnya mereka melakukan olah raga pagi yng menguras tenaga mereka. Setelah kelelahan Dirga menggendong istrinya masuk ke dalam kamar mandi. Dasar pengantin baru tak puas- puasnya Dirga meminta jatah. Sedang Dinda istri yang baik akan selalu memenuhi permintaan sang suami. setelah selesai mandi mereka melaksanakan kewajiban mereka sebagai umat muslim. setelah solat dan berbenah diri Dinda berjalan ke arah balkon kamar mereka.


"Mas ternyata hotel ini dekat pantai ya....?" ucap Dinda sambil berdiri di balkon .

__ADS_1


"Iya sayang....karna papa tahu kau suka pantai..." jelas Dirga sambil memeluk Dinda dari belakang.


"Indah sekali mas pemandangannya.."seru Dinda kagum.


"Hmmm....." Dirga menaruh kepalanya di pundak Dinda. mereka menikmati keindahan laut yang sangat memukau mata mereka sambil berpelukan . setelah merasa cukup puas tak lama merekapun memutuskan mencari makanan dulu karena sejak tadi malam mereka belum mengisi perut mereka. Dirga mengajak istrinya makan di restoran yang masih di lingkungan hotel tersebut. setelah menyelesaikan makan pagi mereka, Dinda dan Durga pergi mengunjungi tempat - tempat wisata di daerah tersebut. hari demi hari yang mereka lakukan hanya menikmati keindahan alam dan merasakan kuliner yang menjadi cirikas tempat tujuan mereka berwista. Mereka benar- benar menikmati hari - hari bulan madu mereka sebelum kembali melaksanakan rutinitas sehari- hari mereka.


Tak terasa lima hari telah berlalu kini mereka sudah bersiap - siap akan kembali ketanah Air


"Yang sudah nggak ada barang yang ketinggalan kan..?" tanya Dirga sambil memandang ruangan kamar sekali lagi.


"Uda kok mas...oleh- oleh buat keluarga udah adek jadikan satu dalam tas kok..." jelas Dinda.


"Ya udah yuk kita berangkat, satu setengah jam lagi pesawat tinggal landas. ..kita memerlukan satu jam sampai ke bandara.."jelas Dirga.

__ADS_1


merekapun meninggal kan kamar . ketika sampai di lobi hotel mobil yang menjemput sudah datang. setelah check in merekapun langsung berangkat ke bandara untuk segera pulang ke tanah air . Dinda merasa senang karna akan segera bertemu dengan orang- orang tersayang.


__ADS_2