
Tak terasa 4 hari sudah Dinda tinggal di kota K.hari.ini ternyata hari terakhir Dinda di kota ini.pekerjaan yang seharusnya sampai lima atau enam hari ternyata bisa terselesaikan hanya empat hari.miting siang hari ini berakhir sampai jam 14.25 .setelah membereskan berkas -berkas bersama Sinta Dinda keluar dari ruang miting.
"Dek kamu jadi pulang sekarang.." tanya Sinta.
"Iya mbak...semoga ada penerbangan sore " jawab Dinda.
"Kau naik pesawat....."
"Iya mbak ...tapi aku belum ijin sama pak Wijaya..."
"Cepat kau temui bapak sekarang sebelum beliau pergi.."
"Baik mbak aku tinggal dulu ya.."
"Iya sana gi cepat..." Dindapun berjalan cepat ke kantor kepala bagian. Karena dia tahu pak Wijaya ada di sana.tepat ketika dia sampai di depan pintu kantor oak Wijaya keluar.
"Lo kamu Din..ada apa..?"
"Maaf pak kalau boleh saya ijin pulang ke kota J sekarang
"Oh boleh..naik apa. ?" tanya pak wijaya
"Mungkin naik pesawat pak.,.."
"Yaudah nanti sama saya aja soalnya saya pulang sekarang juga.." Dinda merasa nggak enak kalu pulang bersama pak Wijaya.
"Sudah nggak usah ragu ...cepat kau bersiap- siap nanti biar si jafarl menjemputmu.
"Baik pak...saya mohon diri selamat siang.." pak Wijayapun menganggukkan kepala sambil tersenyum ramah. Dindapun cepat- cepat menuju ke parkiran disana dia sudah ditunggu Sinta yang sudah berdiri di sebelah mobil jemputan.
"Gimana dek boleh....?" tanya Sita sambil masuk ke dalam mobil. Di susul Dinda sambil menutup pintu mobil.
"Boleh mbak malahan di ajak pula g bareng sama bapak sebab beliau juga ada kepentingan. "
"Ya udah ayo cepat pulang biar kamu cepat beres- beres.." pak sopirpun menjalankan mobilnya menuju hotel tempat menginap kedua gadis itu.
Setelah sampai di hotel Dinda membereskan barang - barang bawahannya. Kemudian cepat - cepat mandi.dia tak ingin bos besarnya menu ggunya.setelah mandi dengan buru- buru Dinda mengganti pakaianya . Dengan hanya memakai riasan wajah serta polesan bibir yang tipis tidak mengurangi kecantikan Dinda. .
Kini Dinda sudah menunggu jemputan.
Tok
Tok
Tok
"Iya...." Dinda membuka pintu , terlihat pak jafar sudah berdiri di depan pintu.
"Sudah siap mbak..."
"Iya pak...." jawab Dinda sambil menenteng tas yang berisi pakaiannya
"Biar saya yang bawah mbak..."pinta pak jafar sambil mengambil tas yang di pegang Dinda.
"Trimakasih pak..."
"Sama-sama mbak..."jawab pak jafar sambil meninggalkan Dinda. Dindapun berpamitan pada Sinta.
"Mbak Dinda pulang dulu ya.." pamit Dinda sambil memeluk Sinta.
__ADS_1
"Iya dek hati-hati di jalan.."
"Trimakasih mbak Asalamualaikum.."
"Walaikum salam..." Dindapun meninggalkan Sinta. Setelah menjemput pak Wijaya mereka menuju bandara.
Sesampainya di bandara teryata tiket sudah di pesankan oleh pak Wijaya.
Setelah 30 menit menunggu maka berangkatlah pesawat meninggalkan bandara kota K.tidak terlalu lama hanya tidak sampai satu jam pesawat telah mendarat di kota J.tepat jam 16.30 mereka sudah turun dari pesawat.
"Din bapak tidak bisa mengantarmu sampai rumah soalnya bapak masih ada keperluan lain " kata pak Wijaya setelah sampai di luar.
"Nggak apa-apa pak,saya bisa naik taksi
Trimakasih pak.." ucap Dinda sopan.
"Iya kalau begitu bapak pulang dulu.."
"Silahkan pak..." Dindapun mencari taksi untuk kembali kerumahnya.
Ketika sampai di rumah terlihat rumah sepi.kemana mereka kok sepi batin
Dinda.
"Asalamualaikum.." seru Dinda sambil
masuk kedalam rumah.
"Walaikum salam... yaampun Din kau sudah datang nak...?"seru bunda sambil memeluk Dinda. Ayah dan Sela yang mendengar tetiakan bunda buru-buru keluar.
"Anak Ayah..kenapa tidak menelfon Ayah nak.." tanya ayah sambil memeluk Dinda.Dinda tersenyum dan mencium punggung tangan kedua orang tuanya
"Dinda buat kejutan untuk Ayah dan Bunda.."
"Kak oleh-olehnya mana....?" tanya Sela sambil memeluk Dinda.
"Maaf dek kakak nggak bawah oleh-oleh
Sebab kakak disana sibuk.."
"Nggak apa kok kak..kakak sehat aja Sela udah senang.."
"Ya uda yuk masuk biar kakakmu mandi dulu danistirahat.merekapu masuk ke dalam rumah. dindapun masuk kedalam kamar pribadinya. Setelah menara tas baju diatas kasur Dinda menyambar handuk dan masuk kekamar mandi . setelah ritual mandi dan solat ashar selesai Dinda mengambil Hpnya iya ingin menghubungi Tia.
"Asalamualaikum....."
"Walaikum salam Din kamu gimana bisa pulang nggak...?"tanya Tia tak sabar.
"Hay aku udah ada di rumah non...."
"Yang bener...!" seru Tia kegirangan.
"Iya sayang...."
"Baiklah sebentar lagi aku kesana ya.."
"Boleh...."
"Hay Din kalau nanti kak Dirga telfon tanya kamu kapan pulang bilang kalau kapan gitu jangan bilang kau uda ada disini.,"
__ADS_1
"Baiklah sahabatku yang cantik..."
"Ok aku tutup dulu ya Asalamualaikum "
"Walaikum salam.." ucap Dinda mengakhiri panggilan.tak lama telfon kembali berbunyi.terlihat nama mas Dirga tertera di sana.Dindapun menekan tombol hijau.
"Assalamualaikum.."
"Walaikum salam ..dek uda pulang.."
"Uda mas..ini baru mandi dan solat.."
"Uda makan ..?"
"Belum..."
"Yauda makan du gi.,.kalau sudah telfon mas ya....?"perintah Dirga lembut.
"Iya mas, Dinda makan dulu ya..."
"Asalamualaikum...."
"Walaikum salam.." Dirgapun mengakhiri panggilannya.
Setelah menaruh Hp di meja Dinda keluar menemui Bundanya di dapur.
Dindapun membantu menyiapkan makan malam .selesai sudah tugas mereka sebelum terdengar adzan magrib.
Setelah menyelesaikan makan malam dan mebantu bik sumi membersihkan ruang makan Dinda kembali kekamarnya. Dindapun menghubungi Dirga sesuai janjinya.
"Asalamualaikum dek....uda selesai makan..?"
"Walaikum salam...uda mas..."
"Yang kapan pulang.....?" tanya Dirga.
"Lusa mungkin mas..." bohong Dinda.
Maaf mas demi Tia aku berbohong padamu.batin Dinda.
"Mas kangen yang....." ucap Dirga sedih
"Dinda tahu mas...kan tinggal dua hari lagi.." jawab Dinda sambil menahan tawa.tiba- tiba pintu diketuk,
Tok
Tok
Tok
"Mas maaf ada temanku...besok aku telfon lagi ya..."
"Temanmu cowok apa cewek dek....?" tanya Dirga posesif.
"Cewek mas...."jawab Dinda sabar.
"Baiklah....besok telfon mas ya Asalamualaikum..." Dirga menutup sambungan telfon dengan kesal. Siapa sich malam - malam datang bersamam
Rinduku belum terobati sudah ada yang mengganggu.sungut Dirga sambil berjalan keluar kamarnya.
__ADS_1
Sedang Dinda yang sudah selesai menerima telfon dari Dirga berjalan membukakan pintu kamarnya.
Bersambung dulu ya say...jangan lupa like dan komennya dong....❤❤