
Sudah tiga bulan Dinda bekawan di PT Cipta Guna Wijaya.perusahaan yang tergolong 10 besar didunia.perusahaan yang meliputi segala bidang, Pagi itu Dinda sudah sampai di ruangan kerjaannya tak lama Tia pun juga datang.mereka saling sapa juga pada teman- teman yang lain. Dinda memang terkenal gadis yang mudah bergaul selain cantik ,cerdas ,ramah dan selalu tersenyum bila bertemu orang membuat mereka kagum dan senang berteman dengan Dinda.ketika mereka sedang mengerjakan tugas- tugas mereka tiba - tiba pak Deni dari bagian personalia masuk .
"Din disuru menghadap bos besar.." perintah beliau sambil mendekati Dinda.
"Ada apa ya pak....perasaan Dinda nggak punya salah .?"ucap Dinda sambil berdiri dan mereka yang diruangan itupun pada merasa heran.
"Bapak juga nggak tahu Din...cepat kamu kesana beliau sudah menunggu.." jawab beliau sambil menepuk pundak Dinda.
"Baiklah pak Dinda kesana..."ucap Dinda sambil melangkah meninggalkan ruangan
sesampainya diruangan CEO Dinda mengetuk pintu perlahan.
tok
tok
tok
"Masuk.."
Dinda membuka pelan pintu ruangan CEO dengan hati gelisah.
"Permisi pak.."
"Oooo Dinda..silahkan duduk.."ucapnya ramah
Dinda pun duduk didepan meja atasannya yang sudah agak tua tapi masih terlihat tampan dan ramah.
__ADS_1
"Bapak memanggil saya..?"tanya Dinda.
"Iya....besok hari minggu sore kamu bersiap -siap ikut Bapak ke kota K ,untuk melihat lokasi pembuatan mall disana ,sebab bu Indah tidak bisa ikut sebab dia ijin ada keperluan yang nggak bisa di tangguhkan nanti biar jakfar (sopir pak wijaya) menjemputmu.." titah beliau.
"Baik pak...jam berapa berangkatnya pak..?"
"Kau siap-siap jam 3 sore soalnya pagi- pagi lita harus sudah ada di lahan,disana mungkin kita 4 sampai 6 hari disana.kalau pekerjaan itu cepat kelar kita juga cepat pulang.."terang pak wijaya pada Dinda.
"Baik pak..."
"Ya sudah kembalilah keruanganmu...."
"terima kasih pak saya permisi . Asalammualaikum ......"ucap Dinda sambil berdiri dan berlalu meninggalkan ruang atasannya.
"Walaikum salam ..."jawab Pak Wijaya sambil kembali menekuni leptopnya. Pak wijaya memang suka dengan kinerja Dinda , dia sangat cekatan dalam bekerja setiap bu Indah kepala bagian keuangan atasan Dinda tidak. bisa menghadiri ataupun jika dibutuhkan pak Wijaya untuk mendampinginya selain sekertarisnya pasti Dinda yang diminta ikut. seperti saat ini Dinda harus ikut ke kota K bersama Pak Wijaya dan sekertarisnya.
sesampainya dirumahnya Dinda disambut oleh Tia dan rekan- rekannya.
"Ada tugas keluar kota bareng. Bos sebab bu Indah izin nggak bisa ikut.
"Ooooo....."bersamaan mereka meng O kan jawaban Dinda.
"Yah begitulah kalau jadi orang cerdas selalu aja di butuhkan ..." ucap pak Tejo rekan Dinda
sambil tersenyum.dan diiyakan teman- temannya.merekapun kembali mengerjakan tugas mereka.
Akhirnya jam pulang kantor tiba Dinda merapikan meja kerjanya kemudian beranjak meninggalkan ruangan bersama Tia.mereka melangkah memasuki liif kantor bersama rekannya yang lain.setelah sampai di lantai dasar Dinda dan Tia menuju parkiran untuk mengambil motornya.Dinda dan Tia akhirnya berpisah diparkiran,sebab sejak mulai kerja Tia memakai mobil sendiri.Dinda menjalankan motornya perlahan. sesampainya di rumah terlihat kedua orang tua Dinda bersama adiknya lagi duduk- duduk diteras rumah.Dindapun memasukkan Motornya kedalam garasi, kemudian berjalan menghampiri kedua orang tuanya.
__ADS_1
"Asalamualaikum.." sapa Dinda sambil menyalami kedua orang tuanya.
"Walaikum salam .." Jawab mereka hampir bersamaan.
"Baru datang ndok...." tanya Ayah Dinda.
"Iya Yah.....oh ya Ayah Bunda besok Dinda pergi ke kota K.ada tugas kesana bersama atasan Dinda.." ucap Dinda sambil duduk dan mengambil pisang goreng yang ada di atas meja.
"Berapa hari ndok...?"tanya bunda.
"Katanya sich sekitar 4 sampai 6 hari Bun. "
"ya uda hati- hati di sana jaga diri baik- baik "
nasehat Ayah pada Dinda.
"Iya Ayah...."jawab Dinda sambil tersenyum.
"Kak sekarang malam minggu kak Dirga nggak datang ya kak.." tanya Sela tiba - tiba.
" Iya Din, kayaknya lama ya nak Dirga nggak kesini ,sejak wisudamu itu bunda nggak lihat nak Dirga kesini apa kalian bertengkar..?" tanya Bunda curiga.
"Tidak Bun mas Dirga lagi sibuk katanya..dia hanya vidio call aja Bun itupun kalau adawaktu senggang..." jawab Dinda.
"Ooo kirain Bunda kalian bertengkar.."
"ya udah sana gih mandi dulu....kamu belum solat.."perintah bunda sambil tersenyum menatap putrinya.Dindapun beranjak masuk kedalam untuk mandi dan solat.
__ADS_1
BS
.