Kebahagiaan Yang Tertunda

Kebahagiaan Yang Tertunda
DIRGA CEMBURU


__ADS_3

Sudah satu bulan lebih semenjak ulang tahun Dirga Dinda tak pernah sendirian kalau berangkat kekantor . Dirga akan selalu setia mengantar jemput Dinda. Seperti pagi itu ketika dinda sudah siap - siap berangkat kekantor terlihat Dirga sudah menunggu di depan rumah.


"Lo mas katanya mau ada perlu keluar kota ?" seru Dinda ketika Dirga sudah turun dari mobilnya dengan pakaian dinasnya


"Sebentar lagi dek....." jawabnya santai.


"Katanya berangkat pagi.."


"Anak-anak kusuruh berangkat dulu.."


"Lo kenapa..?"


"Kan mas nganterin adek dulu..." jawabnya sambil masuk kedalam rumah


"Ya ampun mas....Dinda kan bisa jalan sendiri.....masih ada motor metiknya Dinda kan...." ucap Dinda sambil tersenyum.


"Tapi mas yang nggak bisa sayang.." Dindapun tak bisa berkata apa- apa lagi.


"Mas uda makan...?"


"Uda yang....."


" Kalau begitu kita berangkat yuk..." ajak Dinda sambil mengambil tas kerjanya.


Setelah berpamitan pada kedua orang tua Dinda merekapun berangkat.tak begitu lama merekapun sampai di kantor Dinda.


"Mas Dinda turun dulu ya...mas langsung berangkat keluar kota....?"


"Iya yang....,"


"Jam berapa pulangnya..?"


"Nanti siang uda pulang kok...."


"Yaudah adek turun ya...hati-hati di jalan...." ucap Dinda sambil beranjak mau membuka pintu mobil. Tiba-tiba Dirga memegang tangan Dinda.


"Yang....."ucap Dirga sambil menunjuk pipinya.


"Maas...."


"Ayolah yang buat semangat mas yang akan keluar kota...." pinta Dirga sambil menunjukkan wajah memohon. Akhirnya Dindapun mendekatkan wajahnya ke muka Dirga untuk mencium Dirga namun ketika dinda sudah mendekatkan wajahnya Dirga memalingkan wajahnya menghadap Dinda , otomatis bibir Dirga yang kena cium.


Dindapun tersipu malu sedang dirga tertawa senang.

__ADS_1


"Hii mas Dirga curang...!"seru Dinda sambil meninggalkan Dirga yang masih tertawa.ketika Dinda turun dari mobil Dirga tiba-tiba ada yang memanggil.


"Dinda...!" seorang pria tampan dan gagah menghampiri Dinda yang sedang melangkah ke dalam kantornya. Dindapun memperhatikan pria yang sedang menghampirinya.


"Hay Bayu ..."


"Apa kabar Din...."ucapnya sambil mengulurkan tangan.


"Baik...lo kamu kok ada disini Bay..?"jawab Dinda sambil menyambut jabatan tangan Bayu.


"Iya ada sedikit urusan penting dengan CEOmu..." jawab Bayu sambil melangkah di sebelah Dinda. Merekapun berjalan sambil berbincang -bincang.tanpa mereka sadari ada orang yang sedang memandang mereka dengan wajah yang sangat cemburu.


'Ya ampun siapa sich dia...kok sepertinya adek kenal dekat ya sama pria tersebut' omel Dirga sambil menatap kepergian Dinda dan Bayu dengan marah . Dirgapun menjalankan mobilnya dengan perasaan gusar. Didalam perjalanan Dirga merasa tidak tenang dia selalu terbayang wajah kekasihnya yang sedang berjalan dengan pria lain. kecemburuan Dirga membuat dia resah seharian sampai dia kembali kekota J . menunggu sampai sore rasanya sudah nggak tahan ya tuhan....pria yang lagi bucin.....di ambilnya ponsel yang ada di atas meja kerjanya.di hubungannya no contak orang yang membuat dia resah sepanjang hari.


Dinda yang sedang memeriksa berkas pembukuan yang akan diserahkanke kepala bagian tiba-tiba HPnya bergetar,diambilnya benda berbentuk persegi itu. tertera nama mas Dirga.Dindapun menekan tombol hijau


"Asalamualaikum mas....."


"Walaikum salam...." terdengar ada nada kesal dari jawaban orang yang disebrang.


"Ada apa mas....?"


"Adek dimana...?"


tanya mas Dirga resah.


"Adek masih lama pulangnya....?"


"Sebentar lagi mas kenapa...?"


"Mas kangen yang....." ucap Dirga terdengar manja.


"Baru tadi pagi kita ketemuan mas...emang sekarang mas Dirga dimna....uda pulang dari luar kota....?"


"Uda tadi siang....."


"Satu jam lagi adek udah pulang kok..."


"Udah dulu ya mas adik lanjutin tugas adek"


"Baiklah yang..Asalamualaikum.."


"Walaikum salam..." Dindapun cepat- cepat menyelesaikan tugasnya .

__ADS_1


Tak lama selesai juga tugasnya,dirapikannya berkas- berkas itu lalu dibawa ke ruang bu Indah . diletakkannya berkas- berkas itu di atas meja kerja bu Indah , lalu Dindapun keluar.


Tak lama saat pulangpun tiba, Dinda melangkah meninggalkan ruangannya.Dia memasuki lift bersama rekan-rekan kerjanya.


Ketika sampai di halaman kantor Dinda melihat Dirga sedang berdiri bersandar di mobilnya yang diparkir dipinggir jalan di depan kator Dia masih mamakai seragam Polisi lengkap.


Dindapun berjalan menghampiri Dirga .


"Udah lama mas...?"


"Nggak kok baru aja..."Dirgapun membukakan pintu untuk Dinda. Dinda masuk ke mobil sambil tersenyum .


'Ada apa ini orang kok wajahnya agak kesal '


pikir Dinda ketika melihat wajah Dirga kala masuk kedalam mobil.Dirgapun menjalankan


mobilnya perlahan. mereka saling diam akhirnya Dinda yang nggak tahan.


"Ada apa mas....kok diam aja...?"Dirgapun menepikan mobilnya.


"Dek siapa laki-laki tadi...?" tanya Dirga sambil memandang wajah Dinda.


"laki-laki....yng mana sich mas....?"


"Yang tadi pagi menyapamu dan berjalan bersamamu dek...." kekesalan ada pada kalimat Dirga.


"Yang tadi pagi...oo itu , dia temanku waktu SMA namanya Bayu Dia mau bertemu dengan pak wijaya.


"Benarkah....?" kata bayu wajahnya terlihat kembali cerah.


"Iya...dia mau menemui pak Wijaya katanya ada urusan penting kenapa mas cemburu..?"


tanya Dinda sambil menahan tawa.


"Iya yang....." jawab Dirga jujur . Dindapun tertawa mendengar kejujuran Dirga.


"Mas.....kenapa cemburu adek cuma sayang sama orang yang ada disebelah adek kok.."


"Yang bener...?" Dindapun menjawab dengan anggukan kepala. melihat itu Dirga senang bukan main.Dia memeluk Dinda dan mengecup pucuk kepala Dinda sambil berucap .


"Trimakasih yang......" Dindapun tersenyum dalam pelukan Dirga sambil mebales pelukan Dirga .merekapun kemudian melanjutkan perjalanan.


Bersambung dulu sobat jangan lupa like dan komenya dong.😌😌😌

__ADS_1


__ADS_2