
Dirga membawa Dinda kembali kedalam ruangan pesta sambil menggengggam tangan Dinda .dia tak ingin melepaskan tangan Dinda walaupun Dinda sudah berusaha untuk melepaskannya.ketika sampai didalam banyak tamu yang memandang kedatangan mereka tak terkecuali teman-teman ataupun anak buah Dirga mereka merasa kaget melihatDirga yang menggandeng seorang wanita kedalam ruang pesta. Wanita yang mereka lihat tadi di peluk Dirga. Dirga seorang pria yang tampan dan gagah memiliki kedudukan AKP di kepolisian dan memiliki sifat yang sangat dingin dan angkuh terlihat sangat mencintai wanita yang bersama dengannya. Dirga membawa Dinda menghampiri mama dan papanya yang terlihat sedang berbincang-bincang dengan kedua orang tua Dinda.
"Hey kalian dari mana....?"tanya mama Dirga sambil tersenyum senang melihat Dirga menggandeng tangan Dinda.
"Dari dalam rumah ma...." jawab Dirga.
"Lalu kenapa Dinda kau pegang seperti itu....? Seperti takut Dinda lepas aja.." goda mamanya sambil tertawa.
"Iya ma karena sekarang Dinda adalah pacar Dirga jadi biar semua orang tahu kalau Dinda miliknya Dirga.." jawab Dirga sambil menatap Dinda mesra.
Dindapun mendapatkan perlakuan seperti itu dari Dirga hanya bisa tertunduk malu.
"Yang benar nak..." tanya mama Dirga tak percaya.
"Iya ma...kalau nggak percaya tanya aja pada Dinda "
"Selamat kalau giti nak...kami sangat setuju dengan pilihanmu, tapi coba kamu tanyakan dulu pada orang tua Dinda , setuju nggak mereka mempunyai calon mantu sepertimu..." ucap pak Bima menggoda Dirga. Dirga lalu memandang kedua orang tua Dinda bergantian.
"Om Damar bolehkan Dirga menjadi calon menantu Om..."ucapnya .
Dan merekapun yang mendengar tertawa melihat kelakuan Dirga.
"Boleh nak.. Siapa sich yang nggak mau punya calon mantu sepertimu."jawab pak Damar . sedang Dinda hanya bisa tertunduk malu.
"Baiklah ma , pa , om , tante Dirga dan Dinda mau ke teman-teman dulu.." ucap Dirga mohon diri.
"Baik silahkan...." ucap papa Dirga
Dirgapun membawa Dinda menemui teman-temannya yang sekaligus anak buahnya.
"Waduh yang baru punya kekasih "seru Doni yang melihat Dirga menghampiri mereka.
"Yee iri..." jawab Dirga sambil tertawa.
"Iya Dan....sekalinya punya pacar cantiknya bukan main.." ucap Doni
"Yach ...siapa dulu..Dirga....!"jawab Dirga sombong. Dindapun wajahnya kembali memerah mendengar perkataan mereka.merekapun berbincang-bincang santai, untung Dinda gadis supel jadi dia bisa larut dalam pembicaraan mereka. Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memandang mereka dengan sedih dan kecewa, karena pria yang sangat dia cintai sudah mencintai gadis lain.pria yang tidak pernah memperhatikan dia sebagai seorang gadis, pria yang selalu memandang dia sebagai anak buah saja. Rika gadis yang selalu mengharapkan cinta dari Dirga . Arumpun sebagai sahabat Rika hanya bisa memandangnya kasihan.
Tak terasa malam semakin larut banyak tamu yang sudah pulang tak terkecuali keluarga Dinda mereka juga berpamitan.
"Om biar Dinda bersama Dirga ya...."ucap Dirga ketika pak Damar mohon Diri.
"Lo kamu nggak sibuk nak..biar Dinda bersama Om aja, nanti merepotkan kamu.." tolak pak Damar sopan.
"Nggak kok Om..."
"Biar aja mas....biar Dirga belajar bertanggung jawab.."sela pak Bima papa Dirga.
__ADS_1
"Baiklah., kalau begitu Om pulang dulu... titip Dinda ya nak..."
"Iya Om .. " jawab Dirga
"Asalamualaikum...."
"Walaikum salam...." jawab mereka bersamaan. Setelah kedua orang tuanya pulang tak lama Dindapun pulang Diantar Dirga. Diperjalanan Dirga mengajak Dinda berbicara-bincang.
"Yang....."
"Hmm..."
"Yang jangan lama- lama ya pacarannya.." ucap Dirga didalam mobil ketika mengantar Dinda pulang.
"Lo maksud mas kita cepat putus...?" goda
Dinda . sebenarnya dia tau yang dimaksud Dirga
"Deeek......hati-hati dong kalau ngomong.." seru Dirga kesal.
"Trus maksud mas apa dong......?" ucap Dinda sambil menahan senyum. Dirgapun menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
"Dek kau sengaja ya..?"Dirkapun menatap Dinda dengan gemas.
"Nggak juga...." hampir tak tahan Dinda menahan senyumannya.
m*****t bibir Dinda sampai puas baru di lepaskan masih sempat dia menggigit bibir Dinda .
"Mas sakit tau....." Dinda mengerucutkan bibir kecilnya dengan lucu Dirgapon melihat tingkah Dinda kembali mencium Dinda sekilas.
"Yang kenapa sich kaumenggemaskan sekali"
seru Dirga sambil menatap wajah Dinda yang terlihat jengkel.
"Mas....mas nggak sadar ya sekarang kita dimana...?" tanya Dinda
"Sadar yang..."jawab Dirga menggoda.
"Trus kenapa mas mencium adek. ?"
"Itu hukuman buat adek....jika adek menggoda mas lagi pasti akan dapat hukuman ..".jawab Dirga sambil mencubit hidung Dinda .
"Auu sakit mas......."seru Dinda sambil mengusap hidungnya. Dirgapun tertawa melihat tingkah Dinda. kemudian merekapun melanjutkan kendaraannya.
"Yang...mama kerumahmu ya....?"tanya Dirga kembali.
"Untuk...?"Dinda memandang Dirga yang fokus melihat kedepan.
__ADS_1
"Melamarmu yang....." jawab Dirga sambil memandang Dinda sekilas.
"Mas kita kan baru jadian kok uda mau di lamar sich...." Dinda menjawab sambil tertawa.
"Deeeeek mas serius...!" seru Dirga gemas.
"Iya iya....maksud adek kita kan baru jadian mas masak sich langsung lamaran...?"
"Tapi kan mas udah nunggu adek lama.... kamu aja dek yang lama nggantuk mas.."
sungut Dirga manja. Dinda yang melihat Dirga manja padanya jadi tersenyum.
"Ye emang jemuran di gantung.."
"Emang gitu kan...?"
"Iya dech iya...baiklah bagaimana kalau satu tahun lagi.
'Nggak mau..."
"Enam bulan...?"
"Terlalu lama.."
"Ampun...trus maunya mas kapan..?"
"Satu bulan lagi...."
"Yah...jangan satu bulan dong mas...hmm
dua bulan ya.....?" bujuk Dinda sambil memandang Dirga.Dirgapun cepat menepikan mobilnya dan menghadap ke Dinda.
"Benarkah.....?janji adik mau dilamar mas dua bulan lagi.."seru Dirga gembira.
"Baik tapi dengan satu syarat.." ucap Dinda
"Apa itu....?"
"Adek masih boleh bekerja..?" Dirga diam berfikir sebentar.
"Tapi dek kalau adek menikah dengan mas otomatis adek adalah ketua bayangkari lo."
"Kalau emang sangat penting adek bisa ijin dari kantor.."
" Baiklah mas setuju..."jawab Dirga sambil memeluk Dinda. lalu mencium pucuk kepala Dinda.setelah itu mereka kembali melanjutkan perjalanan.
Bersambung dulu ya say.....
__ADS_1