Kebahagiaan Yang Tertunda

Kebahagiaan Yang Tertunda
KEJUTAN BUAT DIRGA


__ADS_3

Jam 18.45 Ayah bersama Bunda dan Sela pergi kerumah mas Dirga. sedang Dinda menunggu jemputan dari Tia karena Tia sudah berjanji akan menjemputnya sendiri.


sejak sore tadi Dinda sudah mempersiapkan diri. dia memakai Dres warna navy panjang dibawah lutut.dia memoles wajahnya dengan bedak tipis dan lipstik warna merah serta sepatu heels warna hitam.penampilan Dinda sangatlah memukau. dia terlihat cantik dan anggun.setelah merapikan penpilannya Dinda menunggu Tia di teras. jam sudah menunjukan pukul 19.35 ketika terlihat mobil Tia memasuki halaman. Dindapun menghampiri mobil Tia yang pintunya sudah Tia buka.


"Beb maaf telat..habis kak Dirga selalu ngikuti aku terus jadinya aku nggak bisa keluar.." ucap Tia ketika Dinda masuk dan duduk di sebelahnya.


"Nggak apa- apa Ti...." jawab Dinda.


"Fiuu cantik banget sahabatku..."puji Tia sambil memandang Dinda.


"biasa aja kali..lebay amat say.....uda ayok berangkat ntar telat lo...."


"Ok sayang....." jawab Tia sambil menjalankan mobilnya. tak lama sampailah mereka di rumah Tia yang mega. terlihat sudah banyak tamu yang datang . setelah Tia memarkirkan mobilnya dia mengajak Dinda masuk lewat pintu samping yang langsung menuju kamar tidurnya .


"Din kamu tunggu sini dulu ya...." ucap Tia sambil memberikan minuman yang sudah diambilnya dari dalam ketika dia membawa masuk Dinda kedalam kamarnya.


"Baik..."


"Nanti kalau sudah waktunya aku kesini.." Dinda hanya menganggukkan kepala sambil meminum minuman yang Tia berikan.Tiapun keluar. Tak lama terdengar acara sudah dimulai. setelah papa Tia memberikan sambutan terdengar Dirga juga memberi sambutan dia berterima kasih kepada Papa serta Mama dan adiknya yang telah meberi kejutan kasih sayang yang membuat Dirga sangat bahagia.tak lama acara santaipun dimulai yang diisi alunan musik dari Band yang memang Di undang oleh papanya Dirga.


Tiba- tiba terdengar suara Tia yang sudah berdiri diatas panggung.


"Maaf para undangan sekalian saya hanya ingin mengganggu sebentar. saya hanya ingin mengucapkan selamat ulang tahun semoga kakakku tersayang panjang umur dan apa yang di harapkan terkabulkan amiin ....selain itu saya hanya ingin memberi hadiah buat kakaku. semoga hadiah ini akan membuat kakak tidak gelisah dan cemberut lagi.baiklah mari kita dengarkan sebuah nyayian untuk kakak.Tiapun turun dari panggung.Dirga yang memang sejak tadi gelisah dan sedih hanya bisa melihat adiknya dengan senyum.


'apa yang akan di lakukan adik nakalku ini'


batin Dirga sambil memandang adik satu-satunya turun dari panggung. tiba - tiba terdengar petikan gitar yang sangat merdu dan tak lama terdengar suara perempuan bernyanyi dengan suara yang sangat merdu dan Indah.


Kutuliaskan kenangan tentang


Caraku menemukan dirimu


Tentang apa yang membuatku muda


Berikan hatiku padamu


Takkan habis sejuta lagu


Untuk menceritakan dirimu


kan teramat panjang puisi


Tuk menyiapkan cinta ini


Tlah habis sudah cinta ini

__ADS_1


Tak lagi terpisah untuk dunia


karna tlah aku habiskan


susah cintaku hanya untukmu


Aku pernah berfikir tentang


hidupku tanpa ada dirimu


Dapatkah lebih inda dari


yang kujalani sampai kini


Aku slalu bermimpi tentang


Indah hari tua bersamamu


Tetap cantik rambut panjangnya


Meskipun tak hitam lagi


Bila habis sudah waktu ini


Tak lagi berpijak pada dunia


Susah hidupku hanya untukmu


Penampilan Dinda sangat memukau penonton.selain wajahnya yang cantik dan anggun suara dan permainan gitarnya sanggup membuat para undangan terpesona


Sedang Dirgapun tak dapat menggambarkan kebahagiaan yang dia terima hari ini . dia sangat terharu setiap nada yang dinyanyikan oleh Dinda.dia tahu lagu itu adalah ungkapan hati orang yang sangat dia cintai. tanpa terasa butiran air mata menetes di pipi Dirga. Dinda menyanyikan lagu milik Virgon dengan begitu indah. Dirga tak menyangka Dinda mempunyai suara yang sangat merdu dan permainan gitarnya sangat bagus. Dindapun mengakhiri lagunya dengan sempurna sehingga mendapatkan tepuk tangan yang sangat meriah.Ketika Dinda turun dari panggung Dirga menyambutnya dengan pelukan.kontan saja membuat Dinda terkejut . bukan saja Dinda tapi para tamu dan kedua orang tua Dirga dan Dindapun melotot kaget.Dirga yang cuek dingin dan tidak muda didekati kaum hawa itu tiba- tiba memeluk wanita di depan orang banyak.perbuatan Dirga membuat patah hati gadis-gadis yang berusaha mendekatinya. mereka mengharapkan salah satu dari mereka bisa menjadi kekasih Dirga tetapi kini sudah jelas Dirga sudah melabuhkan hatinya pada gadis yang sedang dia peluk.


"Mas..kok gini malu dilihat banyak orang..'


bisik dinda pada Dirga yang sedang memeluknya dengan erat. Dirga pun sadar dan perlahan melepas pelukannya.


"Terimakasih sayang maaf....." ucap Dirga sambil memandang Dinda.


"Sayang ikut mas sebentar yuk....."seru Dirga sambil menarik Dinda keluar dari ruang pesta tanpa perduli banyak mata memandangnya.


Dinda hanya bisa mengikuti langkah Dirga tanpa banyak tanya. ternyata Dirga membawa masuk Dinda ke kamarnya.


"Mas kok kesini...?" tanya Dinda sambil memperhatikan kamar Dirga yang luas.


"Iya mas mau tanya sama adek.." ucap Dirga sambil mendudukkan Dinda di sofa yang ada di dalam kamarnya.

__ADS_1


"Tanya apa mas..?"


"Kapan adek pulang,dan kenapa ponsel adek tidak aktif..?" tanya Dirga beruntun.Dindapun mendengar pertanyaan Dirga tersenyum.


"Tapi janji mas nggak boleh mara ya...." Dindapun memandang Dirga yang terlihat kesal.


'Lihat jawaban adik dulu.."jawab Dirga sambil duduk disebelah Dinda dan memutar badan Dinda agar menghadap dirinya.


"Maaf mas adik sudah pulang kemaren sore


karena pingin buat kejutan buat mas jadinya adik berbohong sama mas.." jawab Dinda


"Apa..kemaren..dan adik bilang kemaren masih ada disana..lalu bilang pulangnya masih besok lusa..!" seru Dirga kaget.


"Iya mas maaf...sebenarnya adik tidak tega membohongi mas Dirga tapi demi kejutan , adek berbohong.." ucap Dinda sambil menunjukkan wajah imut yang memelas.kontan saja yang maunya Dirga marah jadi luluh seketika.


"Trus kenapa nggak bisa di hubungi ..?"


"Batrai adik habis dan belum diisi sampai sekarang coba mas telfon pasti nggak nyambung.." ucap Dinda sambil tersenyum manis biar Dirga nggak marah.


"Adeeek...kau ini emang ya..,tahu nggak mulai tadi pagi mas cemas nggak karuan,ditelfon berkali -kali nggak bisa hampir aja mas nyusul kesana..."seru Dirga gemas.Di peluknya gadis pujaan hatinya dengan erat .diciumnya bibir merah itu dengan gemas. Dinda yang mendapat ciuman secara mendadakpun kaget.namun akhirnya Dindapun mebales


ciuman Dirga walaupun belum berpengalaman.akhirnya kedua insan yang sedang dimabuk cinta itu melepas kerinduan.Setelah merasa Dinda hampir kehabisan nafas Dirga baru melepas bibir Dinda.


"Hii mas Dirga Dinda hampir kehabisan nafas tau....." protes dinda sambil memayunkan bibirnya.


"Itu hukuman buat adek...." jawabDirga sambil tertawa dan akan memeluk kembali Dinda.


"Stop mas...!" seru Dinda sambil menahan tubuh Dirga yang akan memeluk dirinya kembali.


"Kenapa sayang..?"


"Adek belum menyapa Om dan Tante..!"


" Baiklah ayuk keluar...."ucap Dirga sambil menarik Dinda berdiri.


"Tunggu mas..!"seru Dinda sambil mengambil hadiah yang sudah di persiapkannya.


"Ini untuk mas Dirga, selamat ulang tahun ya semoga panjang umur dan banyak rejekinya"


"Amiiiin....Trimakasih sayang...boleh mas buka..?" Dindapun menganggukkan kepala.


Dirgapun membuka hadiah itu perlahan


"Wau.....hadiah yang sangat indah...." seru Dirga gembira."Boleh mas pakai..?" tanya Dirga sambil mengambil jam tangan hadiah Dinda.

__ADS_1


"Boleh...."Dirgapun membuka jam yang dia pakai lalu memakai jam tangan pemberian Dinda. setelah itu merekapun keluar menuju ruang pesta.


BS


__ADS_2