
Hari ini hari Sabtu hari dimana buat Dinda merasa santai karena disetiap hari saptu jika tidak ada tugas keluar kota dari kantor dinda akan mengisinya dengan tidur atau berkebun atau jalan keluar dengan Tia. hari ini Dinda sudah mempersiapkan akan menanam dan merawat bunga kesayangannya.sejak tadi pagi setelah makan dan bersih - bersih kamar Dinda sudah membeli beberapa bungah di toko bungah dekat rumahnya. sore inipun Dinda sudah sibuk menanam bunga tiba - tiba terdengar dering henfon miliknya yang ada di saku celananya. buru- buru Dinda mencuci tangan dan mengambil HPnya , dilihatnya nama orang yang dia sayangi.
"Asalamualaikum mas..."
"Walaikum salam Dek....lagi ngapain..?"
"Lagi nanam bunga mas...."
"Belum mandi yang......?"
"Belum mas ....setelah ini adik mandi.."
"Cepat gih mandi uda hampir malam..."
"Ok adek tutup dulu ya....."
"Eeeee tunggu dulu dek....ntar malam mas kesana ya....?"
"Iya adek tunggu,Asalamualaikum..."
"Walaikum salam....."jawab Dirga sambil tersenyum senang.
Setelah menerima telfon dari Dirga Dindapun membersihkan peralatan berkabunnya dan menaruh kembali kedalam gudang.lalu Dinda berjalan masuk kekamarnya untuk membersihkan diri. ketika sampai di kamar Dinda menyambar handuk yang ada di jemuran.Dinda menyelesaikan ritual mandinya setelah selesai dia memakai pakaian rumahan kaos lengan pendek warna putih dan celana bawa lutut warna hitam . tak lama terlihat Dinda sedang menunaikan solat magrib setelah solat dan mengaji sebentar Dinda duduk didepan meja riasnya. dia memoles wajahnya dengan bedak tipis,serta lifstik warna merah muda tipis.kebiasaan Dinda sambil menanti adzan magrib dinda akan mbantu bundanya menyiapkan makan malam. setelah menunaikan solar magrib dan dilanjutkan makan malam Dinda masuk kembali kedalam kamarnya.Dinda mengambil HPnya dia mendengarkan musik dan melihat whatsap dari teman- temannya. dibalasnya satu persatu . tiba- tiba terdengar ketukan di pintu dan suara Bunda memanggil namanya.
Tok
tok
tok
"Din ada nak Dirga tu didepan...." ucap Bunda.
"Ya Bun sebentar.." dibukanya pintu kamar terlihat bunda berdiri di depan pintu.
"ada apa Bun...?"
"Ada nak Dirga tu didepan ...sana temui dia.."
perintah Bunda lalu meninggalkan Dinda.
__ADS_1
"Iya Bun ..."jawab Dinda sambil melangkah ke ruang tamu. sesampainya di ruang tamu Dinda melihat Dirga yang duduk sambil tersenyum padanya.
"Selamat malam bidadariku..."
"Malem mas...."
"Tia nggak ikut mas....?"
"Ye manamungkin mas ngajak Tia orang mas mau ngapalin pacar mas..." seru Dirga sambil tertawa.
"Idi lebay mas..."Dindapun duduk didepan Dirga.
"Oh ya dek tiga hari lagi keluargaku datang kemari. "ucap Dirga.
Ya Tuhan apakah mas Dirga akan melamarku
batin Dinda.
"Ngapain mas....?"tanya Dinda bodoh.
"Ya ngelamar kamu lah dek......."
"Ini beneran mas...?"
"Iya iya Dinda mau...baiklah mas nanti Dinda bilang sama Bunda...." jawab Dinda.
merekapun binbincang - bincang hingga waktu menunjukkan jam 21.25. Dirgapun akhirnya berpamitan.
"Dek mas pulang dulu ya....jangan lupa bilang sama Bunda tiga hari lagi keluarga mas kesini" ucap Dirga sambil berdiri.
'Iya mas nanti adek bilang sama bunda....mas pamit dulu kan sama Ayah Bunda..?"
"Iyalah dek...."
"Sebentar Dinda panggilkan mereka...," Dinda pun melangkah kedalam rumahnya untuk memanggil kedua orang tuanya. tak lama merekapun keluar menemui Dirga.
"Om Tante Dirga pamit pulang..."
"Iya nak hati- hati di jalan..." jawab Ayah Dinda.
__ADS_1
"Iya Om....."Dirgapun menyalami mereka dengan mencium punggung tangan mereka.
"Asalamualaikum.."
"Walaikum salam.." jawab mereka. Dindapun mengantarkan Dirga sampai di mobilnya.
"Mas hati-hati di jalan.."pesan Dinda pada dirga yang sudah masuk kedalam mobilnya.
"Iya dek trimakasih ..mas pulang ya.."
"Iya mas...nanti kabari adek kalau udah smpai rumah. ya..."
"Siap calon Istriku.....Asalamualaikum.."
"Walaikum Salam.."Dirgapun meninggalkan Dinda .setelah mobil Dirga menjauh Dinda masuk kedalam rumah. ketika sampai di ruang keluarga Dinda melihat kedua orang tuanya sedang duduk menonton TV. Dinda menghampiri mereka.
"Ayah Bunda mas Dirga tadi bilang kalau tiga hari lagi keluarganya mau datang kemari.."
Terang Dinda pada kedua orang tuanya.
"Maksudmu pak Bima dan bu Susi mau kesini...?" tanya bunda heran.
"Iya Bunda..."
"Mereka ada apa kesini nak...."Tanya Ayah.
"Katanya mas Dirga sich mau melamar Dinda."
"Apa.....!" seru Bunda sambil memandang Dinda, tak terkecuali Ayahpun ikut terkejut.
"Yang bener Din....."tanya Bunda meyakinkan.
"Iya Bun mas Dirga bilang seperti itu.."
kalau begitu kita harus menyambut kedatangan mereka...." kata pak Damar kembali.
"Ayah .. kalau seperti itu Bunda mulai besok harus mulai menyiapkan keperluan untuk menyambut mereka..."ucap bunda pada Ayah.
"Iya Bun mulai besok kita harus merapikan rumah .." ucap Ayah.
__ADS_1
Mereka berbincang- bincang apa aja yang akan mereka butuhkan untuk menyambut kedatangan keluarga pak Bima papa Dirga.
Bersambung dulu sahabat jangan lupa like dan komentarnya dong....❤❤❤