
Setelah berbena diri Dinda berjalan keluar dari kamarnya iya menuju dapur untuk membuatkan kopi susu buat sang suami serta menyiapkan makan pagi. Ketika sampai di dapur terlihat Bundanya sudah ada di sana.
"Bun masak apa...?" tanya Dinda sambil mendekati bundanya dan memeluk dari belakang.
"Ini Bunda buat nasi goreng..hey kau uda punya suami hilangkan manjamu sayang....." ucap bunda yang masih menggoreng telor.
"Yach Bunda...kalau soal manja sama Bunda walaupun uda punya suami masih tetep boleh kan.....?" ucap Dinda manja.
"Ya boleh sayang....udah sana buatkan suamimu minuman.."
"Iya Bun...Dinda tinggal dulu ya bun..."
"Iya...." Dindapun membuat minuman buat sang suami lalu pergi kembali kekamarnya. Dinda dan Dirga memang sedang berada di rumah Dinda. Karena sebelum mereka pindah kerumah mereka sendiri Dirga dan Dinda berinisiatif akan tinggal satu bulan dirumah pak Damar dan satu bulan Di rumah pak Bima. Kini mereka sedang di rumah pak Damar.
Ketika sampai di depan pintu kamar Dinda bertemu dengan suaminya yang juga akan masuk kamar setelah berolah raga .
"Udah selesai mas....?"
"Udah yang......" merekapun masuk kekamar bersama- sama.
Setelah menaruh minuman di atas meja Dinda mengambilkan handuk buat sang suami mandi.
__ADS_1
"Mas mandi dulu gih...atau mau minum dulu.,?" ucap Dinda sambil menyerahkan handuk yang dia pegang.
"Minum air putih dulu sayang...." Dinda pun mengambilkan botol minuman yang memang ada di meja kamar. diberikannya botol minuman itu pada Dirga yang langsung meminumnya.
Setelah memberikan botol pada sang istri Dirga berjalan kekamar mandi. Sedang Dinda menyiapkan baju dinas yang akan di pakai sang suami. Setelah menaruh baju sang suami di atas tempat tidur Dinda mengambil baju yang akan Dinda pakai bekerja . sudah dua hari mereka mulai bekerja kembali.
Ketika sang suami keluar dari kamar mandi Dinda sudah rapi.
Melihat kecantikan sang istri Dirga berjalan menghampiri.
"Yang jangan terlalu terlihat cantik seperti ini dong....membuat mas nggak mau jauh dari adek...." ucap Dirga sambil memeluk pinggang Dinda.
"Ya enggak sich...tapi kalau kayak gini mas nggak rela kecantikan adek di nikmati orang lain..."
"Kan cuma lihat aja mas...sedang yang memiliki mas sendiri..." jawab Dinda sambil memberikan senyum yang paling manis. Dirgapun mencium lembut bibir sang istri.
"Udah sekarang mas ganti baju adek mau siapin sarapan ..." seru Dinda setelah sang suami melepas ciumannya. Dirgapun melepas pelukannya dan mulai berganti pakaian.
Setelah merapikan baju serta riasan wajahnya Dinda keluar dari kamarnya. Dinda melangkah menuju ruang makan.
Ternyata sang Bunda sudah menyelesaikan persiapan makan pagi mereka di bantu bik sumi.
__ADS_1
"Bun ada yang bisa Dinda bantu Bun..?"
Tanya Dinda mendekat.
"Nggak ada Din udah selesai kok... panggil aja Sela dan suamimu..."jawab Bunda sambil memandang Dinda sekilas dan tersenyum.
"Ok Bos...." jawab Dinda sambil berjalan meninggalkan bundanya. Bu Susi hanya tersenyum melihat tingkah sang anak.
Tak lama terlihat Dinda dan Dirga berjalan menghampiri meja makan kemudian terlihat pak Damar dan Selapun datang juga. Nerekapun akhirnya makan bersama. Setelah menyelesaikan makan pagi mereka ber siap- siap menuju tempat tugas mereka masing- masing.
"Yang tolong bawakan topiku ya...." ucap Dirga yang sedang memakai sepatu dinasnya.
"Iya...." seru Dinda yang masih berada di dalam kamar, tak lama terlihat Dinda yang sudah rapi keluar dari kamar sambil menyandang tas dan membawa topi suaminya. Merekapun berpamitan pada kedua orang tua Dinda. terlihat mobil yang dikendarai sepasang suami istri tersebut meninggalkan kediaman pak damar. sesampainya di depan kantor sebelum turun Dinda mencium tangan Dirga dan Dirga pun mencium pucuk kepala Dinda.
" Mas Dinda nanti agak sore pulangnya soalnya ada miting nanti.." ucap Dinda sebelum turun.
"Ok sayang telfon mas nanti kalau sudah selesai..." jawab Dirga sambil membelai rambut Dinda yang diikat ekor kuda.
"Baiklah....." jawab Dinda sambil turun dari mobil.
"hati- hati mas...da" ucap Dinda ketika sang suami menjalankan mobilnya. setelah mobil sang suami menjauh Dinda masuk ke kantornya.
__ADS_1