Kebahagiaan Yang Tertunda

Kebahagiaan Yang Tertunda
KETEMU TEMAN LAMA


__ADS_3

Jam 8 malam Dinda sampai di kota K.mereka menginap di hotel bintang lima.dalam perjalanan tadi hanya ada pak Jafar dan mbak Sinta sekertaris pak wijaya serta Dinda. Karena pak Wijaya ada keperluan lain hingga beliau berangkat lebih dahulu naik pesawat. Dinda mendapatkan satu kamar dengan Sinta.


"Dek aku mandi dulu ya...."pamit Sinta sambil membawa handuk ke kamar mandi.


"Iya mbak....."jawab Dinda sambil menata baju di almari hotel.setelah selesai Dinda mengambil Hp nya yang ada di dalam tas kecilnya. Dia mau memberi kabar pada Dirga. tapi sebelum dia memencet tombol panggilan tiba- tiba henfonnya berbunyi . terlihat nama panggilan mas Dirga. Dindapun menerima panggilan itu dengan tersenyum.


Dinda " Asalamualaikum mas.."


Dirga "Walaupun salam dek..."


Dirga. " Uda nyampai dek.."


Dinda. " Ini baru nyampai.."


Dirga " kok nggak kasih kabar mas..'


Dinda. " Ini mau ngasih kabar mas,


Nggak tahunya mas nelfon


Duluan.


Dirga. "Benarkah...?"


Dinda. 'Nggak percaya..?"


Dirga. " Iya dech percaya..."


Dinda. " Mas adek akhiri dulu ya


Nelfonnya,karena adek


Mau mandi dulu.


Dirga. "Ya udah cepet mandi jangan lupa


solat dek...."


Dinda. "Iya mas..Asalamualaikum.."


Dirga. "Walaikum salam "


Ya ampun mas Dirga perhatian amat. Batin Dinda sambil tersenyum.tak lama Sinta pun keluar dari kamar mandi.Dindapun menggantikan Sita masuk ke kamar mandi.


setelah selesai ritual mandi Dinda dan Sinta ingin makan .Karena belum tahu daerah kota K Dinda dan Sinta memesan makanan melalui layanan hotel. tak lama makananpun datang setelah perut mereka kenyang Karena kelelahan mereka memilih istirahat lebih awal.


****


Keesokan harinya jam 06.30 Dinda dan Sinta sudah berada di lokasi bersama pak Wijaya .mereka bertemu dengan kepala bagian pelaksana proyek . mereka mengadakan rapat membahas kelanjutan bangunan proyek yang ternyata adalah sebuah proyek bangunan mall yang sangat besar dengan biaya yang sangat besar.


Tengah hari rapat baru selesai. Dengan keadaan yang sangat lelah Dinda dan Sinta kembali ke hotel.setelah selesai mandi dan solat Dinda berencana mau mencari makanan luar bersama Sinta.


Tiba- tiba ponsel Dinda berbunyi. Dindapun mengambil ponselnya yang ada di dalam tas.


"Asalamualaikum...."


"Walaikum salam dek.....mas nggak ganggu kan.." ternyata mas Dirga pikir Dinda yang memang tidak melihat siapa yang nelfon.


"Nggak kok mas..."


"Dek udah makan...."


"Belum mas,ini baru mau beli.."


"Ya uda makan dulu gih.....ntar kalau udah telfon lagi ya dek....."


"Iya mas...adek cari makan dulu ya Asalamualaikum...."

__ADS_1


"Walaikum salam.."


Dindapun mengambil tasnya dan memasukkan hp kedalam tas lalu menghampiri Sinta yang sudah menunggunya sejak tadi sambil bermain henfon.


"Ayo mbak..." mereka keluar kamar .


Mbak kita makan di mana..."tanya Dinda sambil mengunci pintu kamar.


" Disebelah hotel kayaknya ada restoran dech dek ,kita coba aja kesana yuk...


"Hayuk....."jawab Dinda semangat karena sejak tadi perutnya minta diisi.


Ketika sampai di restoran ternyata banyak pengunjungnya mereka mencari meja untuk duduk.ketika Dinda dan Sinta masuk banyak pengunjung yang memperhatikan mereka . kecantikan Dinda yang tanpa polesan mik up membuat dia jadi perhatian.merekaapun menemukan meja yang masih kosong .


"Mbak kesana yuk..."tunjuk Dinda sambil menyeret lengan Sinta. Sintapun hanya mengikuti Dinda. Setelah memesan makanan . mereka mengobrol sambil menunggu makanan mereka datang . tiba- tiba datang seorang pria gagah dan tampan datang menghampiri mereka.


"Hay....ini Dinda kan....?" Dindapun memandang pria itu.


"Ya ampun , ini Bayu kan..?" seru Dinda


"Iya Din apa kabar.."teryata Bayu teman Dinda semasa masih di SMA dulu. orang yang pernah sangat mencintai Dinda.tetapi Dinda menolaknya karena Dinda hanya ingin bersahabat.


"Baik Bay...kau kok ada disini.."


"Iya rumahku disini Din..kamu sendiri kok disini..."


"Ada tugas dari kantor.,."


"Ooo ...boleh aku duduk di sini..?"


"Boleh silakan...oh ya kenalkan temanku


mbak Sinta.."ucap Dinda memperkenalkan Sinta pada Bayu.


"Sinta...."Sintapun mengulurkan tangannya.


"Bayu..."sambut Bayu mereka berjabat tangan.tak lama makanan yang mereka pesan telah datang.


"Uda Din..sebenarnya aku tadi mau keluar tapi ketika melihat dirimu aku nggak jadi lalu kesini.."terang Bayu.


"Oh ya....kalau begitu aku makan dulu ya..."


"Silahkan jangan sungkan aku sudah makan kok ,sambil makan boleh kita ngobrol kan


Din..."tanya Bayu .


"Boleh..."


"Kapan kau pulang..? atau masih lama kalian bertugas disini.."tanya Bayu antusias.


"kami juga nggak tahu sich Bay...kalu pekerjaan kami cepat kelar kitapun cepat pulang "jelas Dinda.


"Ooo gitu jadi kalian nggak tentu pulang kapan.."


"Iya..."


sambil menikmati makanan Dinda dan Sinta


serta Bayu mengobrol bersama.


"Ok kayaknya aku harus pulang dulu Din lain kali ketemu lagi kalau kau masih disini..."


"Iya Bay terimakasih lo uda nemanin kita "


"Iya Asalamualaikum" pamit Bayu.


"Walaikum salam.." jawab mereka berbarengan.Bayupun meninggalkan meja mereka.

__ADS_1


Din kau semakin cantik jika aku lama- lama di dekatmu akan terluka lagi hatiku .


Tak lama merekapun selesai makan dan keluar dari restoran itu, sesampainya di kamar hotel Dinda menelfon Dirga sesuai janjinya.


"Assalammualaikum dek....uda Selesai makannya..?"


"Walaikum salam udah mas.."


"Dek mas kangen..."


"Ha ha baru kemaren kita pisah mas.."


"Nggak tahu dek mas kangen berat.."


"Hii..mas pandai merayu ya..."


"Nggak, tapi bener mas kangen banget"


""Iya dech adek ngerti...."


"Mas pinginnya adek cepat pulang."


"Iya mas ,adek cuma beberapa hari kan"


"Yang...mas kesana ya....?" Dinda tersenyum ketika mendengar panggilan Dirga.


"Jangan ,nggak boleh..mas Dinas !" Dinda tak ingin hanya karena dia Dirga sampai bolos kerja.


"Kan ada anak buah dek...." bujuk Dirga


"Itu nggak baik mas...masak komandan


memberi contoh yang nggak baik.."


"Iya dech yang istrinya komandan.." Dinda tertawa mendengar omongan Dirga. Setelah berbincang- bincang sebentar Dirgapun meminta Dinda Istirahat.Ketika Dinda mau menaruh Hp di meja tiba- tiba ada panggilan masuk.


ternyata Tia yang menelfon.


"Asalamualaikum..."ucap Dinda.


"Walaikum salam...."


"Beb gimana kabarmu .kenapa nggak ngasi kabar sich beb..?" lanjut Tia kesal.


"Sibuk say....kamu baik kan...?" tanya Dinda


"Aku baik aja, say kapan pulang..?"


"Nggak tahu beb..emang kenapa..?" tanya Dinda penasaran.


"Bisa nggak 4 hari lagi kamu pulang.."


Tanya Tia mengharap.


"Emang ada apa sich..."


"Ada acara sedikit dirumah, ulangtahun kak Dirga dan syukuran untukku karena aku uda lulus dan kerja. " jelas Tia.


"Oh ya.....? mas Dirga kok nggak ngasih tahu aku ya...aku juga belum tahu beb kapan pulangnya ,moga aja cepat kelar dan aku bisa pulang.."


"Iya sich....tapi nanti kalau kau bisa telfon aku ya....jangan ngomong sama kakak ,kalau dia tanya kamu pulang kapan ngomong aja pulangnya masih lama.."


"Iya sayang..." jawab Dinda sambil tertawa.


"Ya udah sana gih tidur uda malam. "


"Baiklah Asalamualaikum.."

__ADS_1


"Walaikum salam ..." Dindapun menutup panggilan dan menaruh Hpnya diatas meja. lalu merebahkan diri pergi ke alam mimpi.


Bersambung dulu ya say......


__ADS_2