
Akhirnya ramailah di rumah Dirga karena Dua keluarga datang menjenguk mereka karena kabar kehamilan Dinda.
" Nak gimana kau tidak mengalami mual- mual...?" ucap bu Nuning sambil memeluk Dinda setelah menyapa dan bersalaman dengan besarnya.
"Tadi pagi Bun...tapi sekarang udah nggak..." jawab Dinda sambil membalas pelukan sang Bunda.
"Ya udah kau harus menjaga kesehatanmu sayang......" lanjut mamanya.
"Ga gimana kalau bik sumi membantu di rumah ini....." tanya Bunda sambil menyambut tangan Dirga yang mau bersalaman.
"Boleh juga Bun.....apa mau bik Sumi Bun....?" tanya Dirga senang karena akan ada yang membantu dan menjaga Dinda .
"Pasti mau nak...soalnya Dulupun yang merawat Dinda waktu kecil ya Bik sumi"
"Sebenarnya Dirga juga mau mencari pembantu Bun....kasihan adek..tapi
kalau bik Sumi mau Dirga senang Bun..
nanti biar ada yang menjaga dan menemani Adek kalau Dirga tugas Bun"
Ucap Dirga antusias.
"Baiklah biar Bunda suru bik Sumi besok kesini.." lanjut bu Nuning.
"Trimakasih Bun....." lanjut Dirga gembira. akhirnya Dinda dibantu bunda dan mertuanya memasak di dapur. Tak lama selesai sudah pekerjaan merek Dinda dan Tia menata semua makanan yang di olah oleh mereka di atas meja makan , sebenarnya sejak tadi Dinda melihat masakan sudah merasa mual tetapi tetap dia tahan . setelah menunaikan solat duhur di masjid dekat rumah Dirga mereka makan siang bersama.
ketika akan makan Dinda lari ke toilet dekat dapur, Dirga yang melihat sang istri ke toilet mengikutinya.
"Sayang nggak apa-apa...?" tanyanya cemas.
"Nggak apa- apa mas.....sebentar lagi mendingan mas...." jawab Dinda yang masih mengeluarkan isi perutnya.
"Nggak apa- apa gimana yang lihat wajahmu memucat...." seru Dirga semakin cemas.
"Ini mama buatin wedang jahe...minum sedikit Din biar mualmu hilang..." tiba- tiba bu Nuning datang membawa minuman wedang jahe.
"Trimakasih Bun...." ucap Dinda sambil mengambil gelas yang di berikan Bundanya lalu meminumnya.
"Mas Dinda kekamar dulu ya....adek mual dan pusing " ucap Dinda sambil berjalan meninggalkan toilet.
__ADS_1
"Baiklah yang., ayo aku antar..." ajak Dirga sambil membimbing sang istri kekamar mereka. Ketika melewati meja makan Dirga memberitahukan kalau Dinda nggak bisa menemani mereka makan . Dirga pun membawa istrinya masuk ke kamar. Dirga membaringkan Dinda di tempat tidur dan menyelimutinya .
"Yang... mas tinggal dulu ya...." ucapnya sambil mencium dahi sang istri.
"Iya mas....adek tidur dulu ya..."
"Iya sayang......" Dirgapun meninggalkan Dinda dengan berat hati.
Sesampainya di meja makan terlihat para orang tua memperhatikannya.
"Nak nggak apa-apa istrimu kan.....?" tanya sang mama.
"Nggak apa- apa uda mendingan ma......" ucapnya sambil duduk.
"Ya udah kau sekarang makan dulu.."
ucap sang mama sambil memberikan piring yang sudah di isi nasi.
"Iya ma....." merekapun makan bersama.
Setelah rasa mual dan pusingnya agak hilang Dinda keluar dari kamarnya. Dilihatnya sang mertua dan kedua orang tuanya sudah selesai makan dan sedang duduk bercengkrama di ruang tamu.
"Din sudah sembuh nak....?" tanya sang Bunda.
Dinda duduk di antara Bunda dan mama Dirga.
"Kau harus menjaga kesehatanmu nak.."
Ucap mama mertuanya sambil mengusap lembut rambut Dinda.
"Iya ma...." ucapnya sambil tersenyum. Dinda terharu atas perhatian mereka.
Tak lama terlihat Dirga masuk dengan membawah sekantong buah- buahan.
"Mas dari mana....?" tanya Dinda.
"Dari supermarket depan yang....."
"Bunda mama Dinda tinggal dulu sebentar ya....."
__ADS_1
"Iya nak ...." jawab sang Bunda dan mertuanya hampir bersamaan.
Dindapun menghampiri Dirga yang sedang menaruh belanjaan di meja dapur.
"Beli apa mas.....?" tanyanya sambil mendekati sang suami.
"Buah- buhan adek mau....?"
" Mau mas....mangga sama jeruknya.."
"Adek duduk aja di situ mas kupasin.."
"Adek bantu ya.....?"
"Nggak usah yang....kamu duduk aja biar mas yang ngupas.." ucap Dirga sambil mengeluarkan buah- buahan dari kantong. Dicucinya semua buah lalu dimasukkan kedalam lemari es hanya meninggalkan beberapa buah mangga dan jeruk. Setelah mengupas mangga dan jeruk serta di potong kecil , Dirga memberikannya kepada sang istri yang sejak tadi melihatnya .
"Ini sayang buah yang kau minta..."
"Trimakasih mas...." ucap Dinda sambil tersenyum manis.
"Sini mas suapin...." ucapnya sambil duduk disebelah Dinda.
"Nggak usah dech mas.....biar adek sendiri..."jawab Dinda malu karena banyak orang.
"Nggak usah malu....yang nyuapin suami sendiri kok malu...." ucap Dirga tersenyum sambil menyodorkan buah mangga ke mulut Dinda. Sedang mama dan Bundanya yang sejak tadi melihat interaksi pasangan mudah itu hanya tersenyum bahagia melihat kemesraan anak- anak mereka.
Tak terasa sorepun tiba. kedua keluarga tersebut berpamitan pulang.
"Ga...jaga makan istrimu jangan lupa selalu periksa kehamilan istrimu....'" ucap sang mama ketika mau pulang.
"Iya ma...."
"Dan kau nak....jaga kesehatan jangan lupa minum fitamin serta susu hamilnya..." nasehat bu Susi sambil memeluk Dinda.
"Iya ma....."
"Besok biar bik Sumi datang kesini..." sela Bundanya yang ada di belakang sang mertua.
"Iya Bunda......" ucap Dinda.
__ADS_1
Merekapun akhirnya berpamitan . Dirga dan Dinda mengantarkan mereka sampai depan rumah. setelah mobil mereka tak lagi terlihat Dirga dan Dinda masuk kembali kedalam rumah. Dirga membawa sang istri kembali kedalam kamarnya untuk beristirahat karena wajah Dinda terlihat sedikit pucat.
..